Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Monster Jamur


__ADS_3

Alex dan Mex sudah sampai di rumah mereka dan bertepatan dengan mobil yang di tumpangi oleh Farhan dan Ana.


"kalian berdua darimana". tanya Alex


"dari kantor yah". jawab Farhan


"Kenapa ke kantor Farhan, kakimu masih sakit". ucap Alex


"ada sedikit masalah yang harus Farhan selesaikan di kantor yah". jawab Farhan


"kenapa tidak minta bantuan ayah, ayah tidak ingin kakimu semakin parah". ucap Farhan


"terima kasih yah, tapi Farhan bisa menyelesaikan sendiri dan Farhan tidak enak jika harus merepotkan ayah terus". ucap Farhan


"ayah tidak merasa di repotkan malah ayah akan senang bisa membantu mu Farhan, Ana bawa Farhan masuk". ucap Alex dan Ana menganggukan kepalanya


"kak aku pulang dulu ya, soalnya istriku di rumah sendiri sedangkan Marko lebih suka di markas". ucap Mex


"iya". jawab Alex


Alex masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu, Laura keluar dari dapur membawa dua minuman.


"mas Mex di mana". tanya Laura


"langsung pulang baby". jawab Alex


"padahal aku sudah membuatkan minuman untuknya". ucap Laura lalu memberikan minuman untuk Alex dan Alex menerima minuman itu dan langsung meminumnya


"bagiamana mana mas apa sudah mendapatkan informasi". tanya Laura


"sudah". jawab Alex


Alex memberitahu Laura bahwa selama ini Merlin memang sempat gila tetapi itu tidaklah lama dan saat mereka datang untuk menjenguknya dia tidak dalam kondisi gila. Merlin melahirkan seorang anak perempuan yang kemudian di bawa oleh ayahnya tetapi untuk menjalankan rencananya Merlin menculik anaknya sendiri dan mengancam mantan suaminya untuk mengikuti kemauan tetapi setelah mantan suaminya mengikuti kemauannya Merlin telah membunuh anaknya tetapi mantan suaminya sampai sekarang masih memiliki keyakinan bahwa putrinya masih hidup.


"jadi Merlin sudah menikah dan aku tidak menyangka mas dia menyiakan suami yang begitu baik dan menerima dia dengan masa lalunya bahkan dia mendapatkan mantan suaminya untuk menghancurkan keluarga mba Fatma". ucap Ana


"aku tidak juga sempat menawarkan kepada Niko untuk membantunya untuk mencari Mira anaknya dan Niko memberikan foto ini". Alex memberikan foto itu pada Laura


"mas akan meminta bantuan kepada teman mas untuk mencari keberadaan anak itu". ucap Alex

__ADS_1


"semoga saja teman mas bisa menemukan Mira jika memang Mira masih hidup". ucap Laura


"mas kasihan dengan keadaan Niko, Merlin benar benar kejam sampai membuat orang yang pernah baik kepadanya menjadi seperti itu". ucap Alex sambil melepas dua kancing atasnya


Alex mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang


"hallo Lex ada apa".


"aku butuh bantuan mu". ucap Alex


"bantuan apa". tanyanya


"aku ingin kamu mencari keberadaan seorang anak perempuan tetapi menggunakan foto lama karena hanya foto itu yang aku punya". beritahu Alex


"baiklah akan aku bantu, kirim saja fotonya".


"anak ini namanya Mira dan dia hilang di malang, mungkin kamu bisa mencari di malang, mungkin sekarang umurnya sekitar dua puluhan". ucap Alex


"baiklah akan aku beri informasi ketika aku mendapatkan tentang anak itu".


setelah mengatakan tujuan Alex mematikan sambungan teleponnya


"mas apa kamu akan memberitahu Farhan jika kamu tadi bertemu dengan pria yang sudah memfitnah ibunya" . tanya Laura


Alex masuk ke kamar kemudian yang di susul oleh Laura dan Laura menyiapkan pakaian ganti suaminya. sendangkan Ana dan Farhan yang berada di kamar, Farhan yang keluar dari kamar mandi membuat Ana membulatkan matanya


"aaaa monster jamur". teriak Ana lalu menutup wajahnya dengan tangan sendangkan Farhan mengejutkkan dahinya saat Laura berteriak


"Monster jamur". tanya Farhan


"iya monster itu menggantung". jawab Laura yang masih setia menutup matanya


"menggantung dimana biar aku usir". ucap Farhan karena melihat Ana yang masih menutup mata dan Farhan berpikir Ana Masih ketakutan


"dia menggantung di bawah mu" jawab Ana dan Farhan langsung menurunkan pandangan ke bawah dan betapa terkejutnya saat dirinya tidak memakai handuk saat keluar dari kamar mandi, seketika Farhan langsung mengerti apa yang di maksud monster jamur oleh Ana


"kau menyebutnya monster jamur". tanya Farhan dan Ana menganggukan kepalanya


"mas sudah pakaian handuk belum". tanya Ana dan Farhan menyeringai

__ADS_1


"sudah". jawab Farhan dengan santai dan Ana membuka jarinya lalu mengintipnya kemudian langsung menutupnya kembali


"kamu bohong mas". ucap Ana dan Farhan langsung mengambil handuk Ana dan melilitkan di pinggangnya


"kenapa malu kamu mau melihatnya sah sah saja". ucap Farhan


"akukan belum pernah melihatnya" balas Mas dengan ketus


"putri tulip kau bisa melihat punyaku dengan puas". goda Farhan sambil berusaha menurunkan tangan Ana


"buka sayang". ucap Farhan


"gak mau pakai dulu baju atau handuk". tolak Ana sambil berusaha mempertahankan tangannya


"hey monster ini nantinya yang akan membuatmu kenyang selama sembilan bulan". ucap Farhan


"kenyang sembilan bulan". tanya Ana lalu menurunkan tangannya dan Ana bernafas lega saat Farhan sudah memakai handuk tetapi Ana menelan salivanya saat melihat perut dan dadanya bidang Farhan apalagi wajah Farhan yang terkena tetesan air dari rambutnya membuat Farhan semakin tampan


"maksudmu". tanya Ana yang masih belum paham dengan kata kata Farhan dan Farhan terkekeh saat mengetahui Ana yang tidak paham dan Farhan mencondongkan tubuhnya dengan tetap memegang tongkat di tangan kanannya


"saat monster jamur ini menerkammu serta menyemburkan racunnya maka akan membuat perutmu semakin membesar selama sembilan bulan dan setelah sembilan bulan keluarlah baby jamur". ucap Farhan dan Ana masih mencerna dari kata kata Farhan sedangkan Farhan menaik turunkan alis


"kau tidak akan bisa menerkam ku dengan kaki mu yang masih sakit pangeran panda". ucap Ana lalu meniup wajah Farhan saat dia tau maksud Farhan dan tentu dengan wajahnya yang sudah memerah


"putri tulip kurasa kakiku tidak akan menjadi penghalang karena yang bekerja adalah monster jamur bukan kakiku hmm". ucap Farhan sambil mengelus pipi Ana


"bagaimana jika aku menendang kaki mu ketika monster jamur mu menerkam ku dan pasti akan membuat kaki mu parah jadi tunggu kaki mu sembuh dulu baru menerkam ku pangeran pandan". ucap Ana lalu berdiri dan lari ke kamar mandi


brak Ana menutup pintu dengan keras


"putri tulip jika menunggu kaki ku sembuh akan aku pastikan monster jamur ini tidak akan membiarkanmu istirahat." goda Farhan dan Farhan sangat puas saat mendengar detak jantung Ana yang sangat keras serta wajah Ana yang berubah merah bahkan bukan hanya pipinya saja


sedangkan Ana yang berada di kamar mandi memegang dadanya yang berdetak sangat kencang.


"ya ampun barusan hanya godaan saja sudah membuat mu panas dingin seperti ini apalagi monster jamur itu benar benar menerkam ku". monolog Ana


"Kenapa juga pangeran panda harus lupa tidak memakai handuk kalau di memakai handuk aku tidak akan di goda seperti ini". sambung Ana


"jujur saja aku belum siap untuk melakukan itu".

__ADS_1


Farhan yang duduk di ranjang saat sudah memakai pakaian dan masih terseyum saat melihat reaksi Ana


"monster jamur sabar dulu sepertinya mangsa mu belum siap untuk menerima racunmu dan tunggu sampai kaki ku sembuh dulu". monolog Farhan


__ADS_2