Tuan Mafia

Tuan Mafia
Sebuah Harapan


__ADS_3

sesuai janjinya Alex mengajak Laura jalan jalan, sesuai ke inginan Laura yaitu pergi ke pantai, saat sudah sampai pantai Laura bermain air dan Alex hanya mengamati saja, tetapi Laura yang merasa bosan bermain sendiri menghampiri Alex.


"baby aku tidak ingin bermain air ya". tolak Alex tapi Laura terus menyeret Alex dan menyiram air pantai ke Alex, saat Alex basah Laura tertawa bahagia, Alex tidak tinggal diam dan membalas perbuatan Laura, sebelum air mengenainya Laura sudah berlari terlebih dahulu.


"baby awas ya kamu , jangan lari". teriak Alex


"ayo tangkap aku jika bisa". jawab Laura


"ayo tangkap ayo, wleee" ejek Laura


Mereka berdua tampak bahagia saat main kejar kejaran, tapi tiba tiba Laura menghentikan langkahnya saat melihat satu keluarga bermain air bersama, Laura langsung memegang perutnya


"ayo tertangkap". Alex langsung memeluk Laura dari belakang saat berhasil menangkapnya tapi tidak ada respon dari Laura


"hey baby kenapa diam saja". lalu Alex mengikuti arahnya pandangan Laura, Alex melihat keluarga yang sangat bahagia, Alex langsung terseyum karena pasti Laura diam karena menginginkan keluarga seperti itu


"baby pasti nanti akan ada anak anak yang lucu lahir dari rahimmu". ucap Alex sambil mengelus perut Laura dan menciumnya


"tapi kapan". tanya Laura dengan sendu


"tidak lama lagi". jawab Alex dan terus mengusap perut Laura


"saat kamu mengusap perutku seperti ini aku merasa bahwa dia masih ada" lalu Alex membalikkan badan Laura


"jangan sedih aku benci melihatmu sedih seperti ini". Alex berbicara sambil mencubit pipi Laura


"ayo bikin, biar di sini ada anak kita". ajak Laura sambil mengusap perutnya sehingga membuat Alex tersedak secara tidak langsung Laura mengajaknya untuk bercinta.


andai saja dokter Salla tidak melarang pasti Alex saat ini juga membawa Laura di hotel dekat pantai itu dan menikmati surga dunia berdua


"baby ingat kata dokter belum boleh berhubungan". jawab Alex


"tapi aku sudah tidak sabar ingin ada anak di dalam sini, ayolah bikin". Alex semakin frutasi, tapi sedetik kemudian Laura terdiam dan sadar apa yang dia minta tadi, membuat pipinya merona


"hmmm ini kenapa pipinya semakin gemas". tanya Laura

__ADS_1


"aku malu secara tidak langsung aku meminta itu". jawab Laura sambil menenggelamkan kepalanya di dada Alex


"jangan cari sarang lain, mentang mentang aku belum diperbolehkan kamu mencari sarang lain untuk ularmu itu". rajuk Laura dan Alex terkekeh mendengar penuturan Laura


"sampai kapan kamu anak berpikir seperti baby, saat ini dan seterusnya hanya kamu".


Alex dan Laura menghabiskan waktu di pantai sambil berpelukan melihat ke indahan pantai, mereka berdua bersyukur bisa di persatukan walaupun awalnya dengan niat yang salah, tapi mereka menyakinkan bahwa ada hikmah di balik sebuah kejadian. Laura bersyukur Alex bisa membuat bahagia dan Alex sendiri bersyukur Laura mau memberinya kesempatan setelah apa yang dia lakukan kepadanya.


💙💙💙💙💙


sedangkan di sebrang jalan di samping kampus A terdapat seseorang duduk di dalam mobil mengamati sebuah kedai mie ayam menunggu kedatangan seseorang


"aku harap hari ini kamu datang Laura dan aku bisa membawamu pergi jauh dimana hanya ada kita berdua saja". monolog Delon


sudah tiga puluh menit dia berada di dalam mobil tetapi orang yang di tunggu tidak datang juga


tok


tok


"Lisa".


"mas apa yang kamu lakukan di sini". tanya Lisa


"aku sedang menunggu Lauraku datang ke kedai itu". jawab Delon


"kenapa mas yakin jika Laura akan datang". tanya Laura


"karena kedai itu adalah tempat favorit Laura makan, hampir setiap hari dia datang ketempat itu". jawab Delon dengan mata fokus ke kedai mie ayam, Lisa langsung diam mendapat jawaban dari Delon


"bo boleh aku temani mas"


lalu Delon membuka pintu samping dan Lisa langsung berjalan dan masuk ke mobil , Lisa hanya bisa memandangi Delon yang sangat semangat


"aku mohon jangan buat Laura datang, aku tau ini egois tapi aku hanya ingin suamiku tidak bertemu perempuan lain walaupun itu dari masalalunya". do'a lisa dengan meremas tas karena merasa cemas, cemas Delon bertemu Laura, Lisa bisa berkata akan membantu Delon mencari Laura di depan pria itu tali hatinya tidak siap jika Delon benar benar bertemu dengan Laura.

__ADS_1


"Lisa sekitar jam berapa kamu bertemu dengannya". tanya Delon


"sekitar jam satu mas". Delon yang mendengar jawaban Lisa langsung tersenyum saat melihat jam di pergelangan tangannya karena sebentar lagi menunjukkan pukul satu siang


Lisa terkejut melihat senyum Delon yang begitu menawan, satu kali pun Lisa belum pernah melihat senyum itu tapi hari ini Lisa dapat melihat senyum itu tapi bukan untuk dirinya.


sudah jam lima sore tetapi Laura tidak datang juga membuat Alex kesal dan memukul setir mobil


"mas mungkin besok Laura akan datang, sekarang kita pulang saja ya, kedainya juga sudah tutup". ajak Lisa dan si anggukan oleh Delon.


💙💙💙💙💙


disebuah apartement seorang wanita sedang membayangkan hidupnya yang dulu begitu indah tapi sekarang untuk makan dan semua fasilitas yang dia dapat harus mengorbankan harga dirinya, Sintia masih ingat pertama kali dia berada dijalan ini untuk sampai sekarang.


flashback on


seseorang gadis remaja berumur 20 tahun bekerja sebagai guru ngaji membuatnya sangat bahagia walaupun hanya mendapatkan bayaran yang kecil karena dia bisa membagikan ilmu yang dia dapat, rutinitas itu dia jalani setiap hari sehingga suatu saat sang kakak yang memiliki hutang membuat dia dan kakaknya di kejar kejar oleh rentenir dan yang membuat Sintia kecewa adalah sang kakak menjualnya di sebuah club malam.


"siapa kalian". tanya Sintia saat pulang dari masjid tiba tiba ada yang menghadang


"ternyata kamu cantik juga pasti punya harga yang mahal, bisa mengambilkan modal yang saya keluarkan untuk membelimu". seorang wanita berjalan memutari Sintia


"gimana cantikkan adikku". Mayang berbicara dari balik punggung seorang laki laki


"mba apa ini maksudnya". tanya Sintia dengan cemas


"tolong mba ya Sintia , rentenir itu akan memasukkan mba ke penjara jika mba tidak membayar hutang". mohon Mayang kepada sang adik


"tapi apa maksud harga jual harga jual". tanya Sintia yang belum paham


"kamukan masih perawan dan harga keperawanan sangat tinggi,jadi maaf mba menjualmu untuk membayar hutang". dunia Sintia seakan runtuh


"tidak aku tidak mau, itu dosa mba". tolak Sintia


Sintia berusaha kabur tetapi beberapa laki laki mengejarnya, dan saat tertangkap Sintia berusaha memberontak , Sintia yang sendirian kalah di bandingkan dengan lima pria yang memegangi tangannya dan wanita itu mendekati Sintia lalu membiusnya sehingga Sinta pingsan.

__ADS_1


__ADS_2