Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Keluarga Malik 2


__ADS_3

pria itu langsung meninggalkan Merlin saat melihat seorang anak laki laki berjalan menghampiri mereka.


"Farhan mau main ya". tanya Merlin dan Farhan menatap punggung seorang pria yang menjauh


"pria itu mengantarkan sebuah paket" ucap Merlin dan Farhan langsung meninggalkan Merlin begitu saja dan masuk ke dalam rumah


satu minggu berlalu dan hari ini Malik akan pulang ke rumah setelah urusan di luar kota sudah selesai. Merlin membuat susu hamil milik Fatma


"Tante memasukan apa ke susu ibu". tanya Farhan yang melihat Merlin memasukkan sebuah bubuk ke dalam susu ibunya


"Farhan main yuk". teriak teman Farhan dan Farhan yang mendengar panggilan itu langsung menghampiri temannya, Merlin bernafas lega saat melihat Farhan pergi bersama teman temannya.


Merlin berjalan menuju kamar Fatma sambil membawa susu


"mba ini susunya". ucap Merlin dan Fatma menerima susu itu


"mba aku bawa Gio ke taman belakang ya". ucap Merlin sambil mengendong Gio


"iya". jawab Fatma


setelah kepergian Merlin Fatma meminum susunya sampai habis, setelah meminum susu itu Fatma merasakan kram di perutnya yang begitu hebat. Fatma merintih kesakitan. dan terus memanggil Merlin sedangkan Merlin yang berada di balik pintu hanya diam saja dan terseyum puas, setelah tidak mendengar suara rintihan Merlin membuka pintu kamar itu dan melihat Fatma yang sudah tergeletak di lantai dan darah mengalir di pahanya.


"apa sekarang tugasku". ucap seorang pria


"tidur di sampingnya dan lepas semua pakaian kalian berdua". perintah Merlin


pria itu langsung mengendong Fatma ke ranjang dan melepas semua pakaian yang Fatma keenakan kemudian pria itu melepas pakaian sendiri lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka, darah terus mengalir di paha Fatma dan pria itu membuat tanda di leher dan juga di atas apel Fatma agar menyakinkan siapapun yang melihat mereka. Merlin langsung menuju halaman belakang bersama Gio yang berada di gendongan saat mendengar mobil Malik berhenti di depan pintu.


"sayang aku pulang". panggil Malik


"sayang kamu dimana aku pulang dan membawakan hadiah untuk kalian". ucap Malik


Malik merasa heran saat istirnya tidak menyambutnya seperti biasanya kemudian Malik berjalan menuju kamarnya dan saat membuka pintu kamar Malik langsung menjatuhkan beberapa paper bag yang dia bawa saat melihat pemandangan yang berada di depannya. Malik langsung menarik pria itu


bugh


bugh

__ADS_1


bugh


"kurang ajar siapa kamu berani tidur bersama istri ku ha." tanya Malik dengan amarah yang mengebu gebu


"aku pacar emang salah aku tidur bersama pacarku". jawab pria itu sambil mengusap bibirnya yang berdarah


bugh


bugh


bugh


Malik terus menghajar pria itu dengan membabi buta.


"tuan apa yang tuan lakukan". ucap Merlin saat melihat malik menghajar seorang pria.


"tuan Kenapa tuan memukul adiknya mba Fatma". Malik menghentikan pukulan saat Merlin mengatakan jika pria itu adiknya Fatma


"adik kamu bilang mana ada adik yang tidur bersamanya". ucap Malik


"berarti selama ini mba dan pria ini melakukan zina". ucap Merlin sambil menutup mulutnya


"apa maksudmu". tanya Malik


"maaf tuan selama ini saat tuan kerja pria ini selalu datang dan mba Fatma mengatakan bahwa dia adalah adiknya dan juga mereka berdua selalu berada di kamar , mba Fatma selalu menyuruh saya membawa Gio ke halaman belakang dan jangan masuk rumah sebelum mba Fatma memanggil saya tuan". jawab Merlin dan Malik mengepalkan tangannya lalu menyiram wajah Fatma dengan air sehingga membuat wanita itu terbangun. Fatma menahan sakit di bagian perutnya.


"mas kamu sudah pulang, mas perutku sakit sekali". ucap Fatma dan ingin meraih tangan Malik tetap suaminya langsung menjauh


"jadi seperti ini kelakuan mu saat aku pergi". tanya Malik sendangkan Fatma yang belum mengerti sama sekali merasa bingung


"sudah berapa lama kamu punya hubungan dengan dia." ucap Malik sambil mengarahkan tunjuk ke seorang pria yang hanya mengenakan handuk di pinggangnya dan Fatma melebarkan matanya saat melihat pria asing ada di kamarnya, Fatma juga terkejut saat melihat pakaian berserakan di lantai kemudian Fatma baru menyadari jika dirinya tidak memakai sehelai benang bahkan Fatma juga terkejut saat melihat ranjang yang dia duduki terdapat darah dan Fatma yakin dia telah kehilangan anaknya.


"mas ini tidak seperti yang kamu lihat". ucap Fatma yang turun dari ranjang dengan tubuh yang terlilit selimut


"tiga bulan aku ada hubungan dengan sudah tiga bulan." jawab pria itu


"kamu jangan fitnah aku tidak mengenal my". ucap Fatma

__ADS_1


"sayang kenapa kamu tidak mengakuinya bahkan anak yang kamu kandung itu anakku karena kamu tidak ingin sumaimu curiga maka tadi kamu menyuruh untuk melakukan dengan kasar agar bayi itu lenyap dan apa yang kita lakukan itu sudah berhasil melenyapkan anak kita dan aku minta maaf sayang seharusnya tadi aku setelah selesai langsung pergi tapi aku malah ketiduran sehingga suamimu tau bahwa kita memiliki hubungan". pengakuan dari pria itu


"mas dia bohong, anak yang aku kandung adalah anakmu, mas percaya padaku". ucap Fatma sambil meraih tangan suaminya tetapi langsung di tepis


"pakai baju kalian". ucap Malik dan keluar dari kamar itu


Fatma yang melihat suaminya tidak peduli dengannya sungguh sakit hatinya


plak


Fatma menampar pria itu


"siapa kamu sebenarnya kenapa kamu memfitnah ku". teriak Fatma


"sayang kenapa kamu menampar ku, sekarang kamu tidak mengakui ku setelah suamimu tau bahkan selama ini kamu selalu menikmati apa yang kita lakukan". ucap pria


"pakaian baju kalian dan keluar dari kamar". teriak Malik yang mendengar perdebatan mereka


pria itu dan Fatma langsung keluar setelah memakai pakaian dan menahan sakit di perut, tanpa menunggu lama Malik menyeret mereka berdua sampai ke depan pintu dan menghempaskan mereka berdua begitu saja


"mas tolong percaya dengan ku". Fatma memohon sambil memegang kaki Malik tetapi Malik langsung menendangnya


"sayang kenapa kamu memohon dengannya bukannya bagus suami tau jadi kita bisa hidup bahagia bersama". ucap pria itu


"pergi sekarang dari rumah, aku Malik menceraikan mu". ucap Malik dengan lantang dan membuat Fatma seperti tersambar petir dengan kenyataan


Farhan menghampiri ibunya tetapi Malik langsung menarik Farhan


"pergi kamu". teriak Malik


dengan lantai gontai Fatma meninggalkan rumahnya dan Farhan memberontak di dekapan ayahnya , Farhan mengigit tangan ayahnya sehingga dekapan itu terlepas dan Farhan langsung berlari menuju ke arah ibunya


"Farhan kemari kamu". Malik menghampiri Farhan tetapi Farhan bersembunyi di punggung ibunya


"Farhan mau ikut ibu , Farhan tidak ingin tinggal bersama Tante jahat itu". ucap Farhan


Malik menarik tangan Farhan tetapi Farhan tetap memberontak dan pada akhirnya Malik melepaskan Farhan dan menatap kepergian Farhan yang di bawa oleh Fatma sedangkan Merlin terseyum melihat itu dan sangat senang.

__ADS_1


__ADS_2