
hari ini Alex pulang larut malam karena harus menyelesaikan pekerjaan yang tertunda karena mengurus kepergian Bagaskara, Alex menaiki tangga dengan malas, saat sudah memasuki kamar Alex terseyum saat melihat Laura tertidur dengan pulas. Alex langsung memasuki kamar mandi dan segera membersihkan dirinya. setelah selesai Alex langsung menyusul Laura yang berada di ranjang. sebelum tidur Alex menyingkap baju Laura dan mencium perut buncit Laura.
"lima bulan lagi kita bertemu" Alex mengusap perut Laura lalu kembali menutup baju Laura. Alex membuang boneka panda itu ke lantai yang membuat cemburu saat Laura lebih memilih memeluk boneka itu daripada di peluk olehnya.
kemudian alex membawa Laura kedalam pelukannya untuk mencari kenyamanan dan Alex membuang boneka panda yang telah membuat uring uringan
"malam ini kamu tidur di bawah wlee". ejek Alex pada boneka itu dan Laura terbangun dengan cemberut saat tau bonekanya berada di bawah
"kenapa di buang". Alex terkejut mendengar suara Laura dan langsung menghadap kearah Laura
"boneka itu membuatku cemburu baby". protes Alex
"ambil". perintah Laura dan Alex menggelengkan kepalanya pertanda tidak mau mengambilnya
bugh
Laura memukul Alex dengan bantal karena telah berani membuang boneka
"baby kenapa di pukul". proses Alex sambil memegang batas tersebut untuk menghentikan tindakan Laura yang terus memukulnya
"daripada memeluk boneka jelak itu lebih baik memelukku baby" Alex merentangkan tangannya
bukannya menyambut pelukan Alex Laura turun dari ranjang dan mengambil boneka panda dan memeluk dengan erat dan kembali tertidur membelakangi Alex.
"memelukmu tidak selembut boneka ini, badanmu keras". jawab ketus Laura dan Alex hanya bisa menggelengkan kepalanya, saat melihat pintunya Kamarnya belum tertutup sempurna Alex berjalan ke pintu sendangakan orang yang melihat mereka langsung bersembunyi. akhir alex memilih memeluk Laura dari belakang karena lelah yang Alex rasakan membuatnya langsung tertidur saat mencium aroma istirnya.tanpa Alex sadari ada seseorang yang melihat kegiatannya dari pintu yang tidak tertutup rapat, orang itu melihat dari Alex menyingkap baju Laura hingga Alex tertidur.
__ADS_1
"jadi janin itu masih ada" monolog orang itu dan segera meninggalkan tempat itu dan turun secara diam diam agar tidak menimbulkan suara sehingga membangun orang yang sedang tertidur.
ππππ
di tempat lain Lisa yang terbangun memandangi wajah Delon yang tertidur dengan pulas, tangan Lisa menelusuri wajah tampan Delon dengan keberanian Lisa menempel bibirnya ke bibir Delon awalnya Lisa hanya mendiamkan saja dan akhirnya Lisa ******* bibir Delon. Lisa melototkan matanya saat Delon membalas ciuman bahkan Delon menekan tengkuk Lisa dalam hitungan detik Lisa berada di bawah kukungan Delon tanpa melepaskan ciuman itu dan Delon semakin dalam ******* bibir Lisa.
"umhh". Lisa memukul dada Delon saat mulai kehabisan nafas dan Delon segera menyudahi ciuman tersebut, pandangan Delon jatuh kebibir Lisa yang tebal akibat ciuman itu dan Delon memandang wajah Lisa yang pipinya muncul rona merah.
Delon sebenarnya sudah bangun saat Lisa memainkan wajahnya tetapi Delon membiarkannya saja hingga akhirnya Lisa berani menciumnya , Delon masih berpura pura tidur untuk melihat seberani apa Lisa bertindak dan ternyata Lisa berani ******* bibirnya
"ma maaf mas". Lisa berbicara dengan gugup
Alex tidak menanggapi permintaan maaf Lisa tetapi justru mencium Lisa kembali, awalnya Lisa ingin menolak tapi dia tidak ingin menyiakan kesempatan ini karena dia hanya punya waktu enam bulan, Lisa memilih mengikuti permainan Delon.
tangan Delon secara perlahan membuka kancing baju piyama milik Lisa.
ciuman Delon turun ke leher Lisa dan meninggalkan jejak kepemilikan di sana.
Lisa hanya bisa mengeluarkan suara indahnya.
tangan Delon yang satunya menelusup ke sarang Lisa, tangannya mempermainkan sarang Lisa dengan intens. Lisa yang di serang berbagai arah semakin tidak terkondisikan. Delon terseyum puas saat mendengar suara Lisa yang sangat indah di telinganya, dia tersenyum.
sarang Lisa semakin lembab, saat tau Lisa akan mencapai puncaknya Delon menambah kecepatannya yang membuat Lisa semakin bergairah. Lisa mencengkram batal saat dia merasakan sesuatu akan keluar dan Lisa menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri.
"aaaaa". teriak Lisa saat mencapai puncaknya dan Delon langsung menanggalkan pakaiannya dan Lisa
__ADS_1
"mas" Lisa berbicara dengan wajah sendunya
"iya". jawab Delon dengan santai
"mas aku mencintaimu" Lisa mengeluarkan perasaan untuk Delon sedangkan Delon hanya diam saja saat mendengar penuturan Lisa
"mas tidak perlu membalasnya, cukup mas tau saja aku sangat mencintaimu mas". sambung lisa dengan terseyum manis
pipi Lisa semakin merah saat Delon mengelus pipinya.
sekali mengeliat ular Delon masuk ke sarangnya dengan sempurna, Delon merasakan ularnya di cengkram begitu kuat dan nikmat, Delon bermain dengan pelan karena takut terjadi yang tidak diinginkan terhadap kehamilan Lisa. Delon terus mempermainkan sarang Lisa,Delon membuat pola abstrak disana sehingga menimbulkan sensasi yang tidak bisa Lisa jabarkan.
Delon menyelipkan tangannya di punggung Lisa dan membuat duduk di pangkuannya dan Delon menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang. karena malu Lisa menyembunyikan kepalanya di leher Delon. Delon yang akan sampai puncak langsung membuat Lisa terlentang kembali.
"hmmm". guman Delon saat menyemburkan kecebongnya, malam ini mereka menghabiskan malam yang indah Delon berguling kesamping Lisa dan membawa istirnya kedalam pelukannya dan menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka. Delon mencium kening Lisa, mereka berdua menetralkan nafasnya, Lisa yang kelelahan langsung tertidur di pelukan Delon.
Delon memandangi wajah damai Lisa dan menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah Lisa
"kenapa aku berdebar seperti ini, kenapa debaran ini semakin kenceng, tidak mungkin aku jatuh cinta kepadanya, hanya Laura yang bisa membuatku jatuh cinta, pasti ini efek permainan tadi" monolog Delon sambil memegangi dadanya, Lisa mengeratkan pelukannya pada Delon. Delon memandangi foto Laura yang dia ambil dalam laci saat dia memandang foto itu Delon merasakan ada yang berbeda tapi dia tidak tau, Delon memandangi foto Laura dan wajah Lisa secara bergantian. setalah puas memandang foto Laura delon mengambil foto itu ke dalam laci. Delon lama lama memejamkan matanya dan menyusul Lisa kedalam mimpi.
mereka tidak tau apa yang akan terjadi dalam waktu enam bulan itu, entah Lisa pergi karena perceraian atau hal yang lainnya. Lisa akan merekam dalam ingatan waktu enam bulan itu untuk dia kenang.
ππππ
kehamilan Laura memasuki sembilan bulan...
__ADS_1
jeng jeng detik detik menuju puncak dendam dan terbongkarnya masa lalu Mahendra dan adik Gunawan yang menjadi awal dendam?
jangan lupa tinggalkan dukungan kalian πβΊοΈ