
mobil yang dikendarai oleh Bagaskara akhirnya sampai di rumah dan Alex yang sedang duduk didepan terkejut ayahnya sudah pulang dan tiba tiba seperti ini apa ada masalah dalam pikiran Alex
"ayah sudah selesai liburannya". tanya Alex
"sudah, gimana kabarmu Lex".
"baik yah, apa ada masalah bukanya ayah pulang tiga Minggu lagi". tanya Alex
"tidak, hanya saja ayah sudah merasa bosan". Jawab Bagaskara
lalu mereka bertiga memasuki rumah dan pandangan Bagaskara mencari Laura, tetapi wanita itu tidak ada.
"dimana istrimu"
"Laura ada di belakang yah sedang merawat bunga yang di tanam". jawab Alex kemudian Bagaskara memasuki kamarnya dan Melihat Laura dari jendela kamar tangannya mengepal erat saat melihat Laura, amarah dendam memuncak dalam diri Bagaskara
"aku harus menyingkirkanmu aku tidak ingin Alex melupakan tujuannya, Alex harus bisa membalas kematian kedua orang tuanya, dan kamu beserta keluargamu termasuk ayahmu Gunawan harus lenyap dari dunia ini". monolog Alex dan menutup tirai jendela.
Laura yang sedang menyiram tanaman merasa ada seseorang yang mengawasi "kenapa aku merasa ada orang yang mengawasiku" kemudian Laura melihat keatas dan sekitar tetapi tidak ada siapapun "aish mungkin hanya perasaanku saja dan efek dari kurang tidur" sambung Laura dan melanjutkan merawat tanamannya.
hari sudah sore Laura menyiapkan makanan untuk Alex, tapi saat Alex turun bersama Bagaskara membuat Laura sedikit kesal , pasti tuan besar itu akan mengomeli, saat kedua sudah duduk Laura segera mengambilkan makanan untuk Alex dan pergi kebelakang
"sadar diri juga dia" monolog Bagaskara didalam hati
☘️☘️☘️☘️☘️☘️
sedangkan di sebuah club terdapat dua gadis yang akan di lelang, mata para hidung belakang menatap dua gadis itu dengan lapar seakan ingin memakan mereka begitu saja.
"selama malam tuan tuan" sapa Mex
"malam" . jawab semuanya
"malam ini ada dua gadis yang akan di lelang, dan yang pasti mereka masih perawan, kalian lihat berapa seksinya mereka". dan dua gadis itu hanya bisa menangis.
"ya ampun sayang jangan mengisi karena malam ini kalian akan menikmati surga dunia". Mex mengusap air mata salah satu dari gadis itu
"aku yakin kalian pasti ketagihan". sambung Mex
"oke semuanya kita mulai pelelangan malam ini di mulai dari gadis berbaju warna merah, lihatlah betapa imutnya dan umurnya masih 18 belas tahun pasti sangat sempit dan akan membuat kalian puas, kita buka dengan jatah seratus juta" Alex berbicara
"seratus dua puluh juta"
"seratus lima puluh juta"
"dua ratus juta"
"masih ada lagi jika tidak ada maka akan gadis ini akan menjadi milik tuan elang"
"tujuh ratus juta". teriak seseorang
"apa masih ada yang ini menawarkan lagi"
"satu, dua, tiga". Mex menghitung
"baik tidak ada yang menawar lagi maka gadis ini milik tuan Jason, silahkan tuan bawa dia bersenang senang". Alex mempersilahkan Jason membawa gadis itu tetapi gadis itu memberontak
__ADS_1
"lepas aku aku tidak mau" teriak Lila
"sayang tenang kita akan menikmati surga dunia"
"aku tidak mau cuih". Lila meludahi Jason
plak
plak jason menampar Lila dan Lila akhirnya pingsan karena tamparan itu
setelah ada Keributan kecil Mex melanjutkan melelang gadis keduanya, hingga harga gadis itu senilai lima ratus juta.
"untung besar kita vik hari ini".
"iya bos".
"sudah kamu siapkan gadis itu vik". tanya Mex
"sudah bos aku yakin malam ini bos akan senang"
"kerja bagus Viki".
kemudian Mex berjalan kearah kamar yang sudah terdapat gadis yang akan menjadi mainannya malam ini, saat memasuki kamar senyum Mex mengembang.
"si siapa kamu". tanya gadis itu
"sayang jangan takut, aku akan membuatmu menikmati surga dunia". Mex membelai wajah gadis itu dengan sensual dan detik selanjutnya hanya mereka yang tahu apa yang terjadi.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
"bik dimana si tembok". tanya Laura
"tuan Alex dan tuan besar tadi pagi sekali sudah berangkat katanya ada masalah". Laura hanya menjawab oh saja
"nyonya Kenapa memanggil tuan dengan sebutan tembok". tanya bik sum
"karena muka tidak ada senyum sama sekali lurus seperti tembok". jawab spotan Laura.
"nyonya saya sudah menyiapkan makanan untuk nyonya di meja makan".
"terima kasih bik". jawab Laura dan bergegas menuju ke meja makan dan memakan makanannya di sana terdapat ayam kecap kesukaan Laura.
Laura sudah berada di halaman belakang dengan memegang pistol dan sebuah apel yang di gantung oleh Laura, Laura menatap tangannya yang memegang pistol "Laura kamu belajar menembak hanya untuk melindungi dirimu jika sewaktu-waktu mereka akan menghabisimu" monolog Laura
dengan sedikit gemetar Laura mengangkat tangan dan mengarahkan pistol itu ke apel, Laura menarik nafas dan
dor
"aaaa". teriak Laura saat satu tembakan melesat dan membuka matanya
"nyonya tidak ada orang yang menembak dengan mata tertutup" Riko menghampiri Laura
"kenapa kamu disini". tanya Laura
"aku pengawal dan supir pribadinya nyonya jadi aku pasti ada didekat nyonya". jawab Riko
__ADS_1
"seperti ini caranya menembak" beritahu Riko dan mengeluarkan pistol dari saku
dor
satu kali tembakan tepat mengenai buah apel yang di gantung Laura
"silahkan nyonya di coba lagi".
Laura mengarahkan pistol itu ke apel dan mata Laura lurus menatap apel itu
dor
dor
dor
dor
empat kali tembakan yang Laura layangkan tetapi tidak satupun yang mengenai sasaran
"aishh kenapa susah sekali". Laura cemberut sedangkan Riko yang melihat Laura seperti itu "nyonya imut sekali jika sedang kesal, aish apa yang aku pikirkan, bisa dihabisi tuan jika aku mengangumi nyonya" monolog Riko dalam hati
"pertama kali belajar memang sudah nyonya tapi jangan menyerah, silahkan di coba lagi". perintah Riko
dor
dor
tembakan yang di lontarkan Laura melesat lagi
drt drt
Riko mengangkat panggilan dari tuannya dan menjauh dari Laura
"hallo tuan". jawab Riko
"apa yang sedang nyonya lakukan". tanya Alex
"nyonya sedang belajar menembak tuan" dan Alex dapat mendengar suara tembakan
dor
kali ini tembakan Laura mengenai tetap sasaran
"Riko lihat aku menembak tetap mengenai sasaran". teriak Laura dengan senang Riko hanya membalas dengan senyuman karena sedang berbicara dengan Alex
"tuan dengar, nyonya ternyata orang yang cepat belajar". beritahu Riko
"kamu awas terus Laura" perintah Alex
"baik tuan"
dor
dor
__ADS_1
Laura sangat semangat saat tembakan mengenai sasaran dan Riko mengawasi Laura dari kejauhan.