Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Misteri Merlin


__ADS_3

setelah mendengar cerita dari Farhan, Ana tidak habis pikir kenapa seorang wanita bisa menyakiti sesama wanita bahkan tega membunuh orang yang telah menjadi suaminya.


"tapi kenapa Tante Merlin ingin menghancurkan keluarga ku". tanya Ana


"untuk masalah itu aku tidak tau yang tau hanya orang tuamu, aku tau dia ingin menghancurkan keluarga mu juga karena aku mencari mu dan di saat itu juga aku di pertemukan kembali dengan adik setelah kematian ayah kami, dimana dia sering mengikutimu dan aku mencari tau kenapa dia mengikutimu sehingga aku tau bahwa adikku di manfaatkan oleh wanita itu menghancurkan keluarga mu dan wanita itu juga masih mempertahankan adikku karena harta yang di miliki ayah kami masih atas nama Gio semua". jawab Farhan


"maaf jika pertanyaan ku yang satu ini akan membuat mu tersinggung, jika semua harta dan perusahaan atas nama Gio lalu bagaimana mas bisa memiliki perusahaan sejaya sekarang". tanya Ana dan Farhan yang mendapatkan pertanyaan itu tersenyum


"sejak aku lulus SMA aku buka usaha kecil kecil dengan modal dari uang saku yang di berikan ibu aku tabung dan hingga pada akhirnya aku bisa menciptakan peluang pekarangan untuk orang lain walaupun saat itu hanya tiga sampai lima orang hingga bisa memiliki perusahaan yang sekarang ini". jawab Farhan dan Ana menganggukan kepalanya


"lalu sekarang apa yang akan mas lakukan agar Gio tau kebenarannya". tanya Ana


"mas dan ayah akan mencari bukti bukti apa yang di lakukan wanita itu dan memberikan kepada Gio". jawab Farhan


Farhan mengusap kepalanya Ana sendangkan Ana yang mendapatkan perlakukan seperti itu langsung tersipu malu dan Farhan semakin gemas saat melihat putri tulipnya tersipu seperti itu apalagi muncul semburat merah dalam pipi Ana.

__ADS_1


"gemas dengan pipi ini kenapa bisa merah seperti ini". goda Farhan sambil mencubit pipi Ana


"mas jangan seperti itu". ucap Ana malu malu


Farhan berusaha berdiri dan Ana yang melihat Farhan kesulitan untuk berdiri langsung membantunya, Farhan terseyum saat Ana memperhatikan dirinya. Ana membantu Farhan masuk ke dalam kamar mandi. setelah Farhan selesai dari kamar mandi Ana mengatakan pada Farhan bagaimana kalau mereka pindah di kamar bawah saja selama kaki Farhan belum sembuh. Ana tidak tega jika Farhan harus turun naik tangga dengan keadaan seperti itu. jika memang Ana mau pindah di kamar bawah Farhan setuju setuju saja dan Farhan sendiri juga merasa kesulitan ketika naik turun tangga.


untuk sementara waktu Farhan akan tinggal di rumah Ana tetapi setelah kakinya sembuh dan Farhan mampu menjaga Ana maka dia akan membawa Ana ke rumahnya. sedangkan di rumah Farhan Alex sudah menempatkan beberapa anggota D'devil untuk menjaga Fatma karena Farhan yakin Merlin tidak tinggal diam saat rencananya gagal.


sedangkan Alex yang berada di kamarnya menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang dan menatap langit langit kamar karena sedang memikirkan sesuatu, Laura yang baru saja masuk kamar menghampiri suaminya yang sedang melamun.


Alex mengambil tangan Laura yang ada di bahu lalu mengecupnya, Alex mengeser duduknya dan menyuruh Laura duduk di sampingnya, Laura segera naik keranjang dan duduk di samping Alex , Alex masih diam sambil memainkan tangan Laura dan Laura yakin Alex sedang memikirkan sesuatu.


"aku tidak tau jika dendam di masa lalu menimbulkan dendam lain yang bahkan membahayakan anak kita". ucap Alex


"andai dulu aku tau jika dendam itu akan menimbulkan dendam lain, seharusnya dulu aku mencari kebenaran dan mengajak Gunawan untuk berdamai bukan malah saling serang sehingga merugikan satu sama lain. dulu aku melakukan segala cara agar bisa menghancurkan Gunawan salah satunya menikahimu dan juga aku menyuruh Mex untuk menghancurkan Merlin yang mengakibatkan Merlin masuk ke rumah sakit jiwa, dan ternyata atas tindakan ku dulu berimbas ke anak kita bahkan ke orang lain". monolog Alex yang menyesali tindakan di masa lalu

__ADS_1


"mas aku juga masih tidak percaya jika Merlin bisa melakukan itu bahkan sampai membunuh orang serta janin yang belum lahir dan memfitnah orang lain sehingga membuat keluarga yang bahagia hancur begitu saja dan memanfaatkan salah satu anak mereka untuk mencapai tujuannya". ucap Laura


"orang bisa melakukan apa saja untuk membalas rasa sakitnya dan kamu tau ketika dia bisa membalas orang yang telah menyakitinya maka itu akan menjadi kebahagiaan tersendiri untuknya". ucap Alex sambil membelai wajah Laura


"mas bisakah nanti jangan ada pertumbuhan darah dan kita ajak Merlin bicara baik baik agar tidak ada dendam berikutnya, apalagi lagi dulu saat terakhir kita bertemu Merlin dalam keadaan hamil dan kita juga tidak tau anaknya Merlin yang mana jangan sampai kita menghabisi Merlin menimbulkan dendam baru yang ada di hati anak Merlin". ucap Laura


Alex mengatakan kepada Laura dia akan berusaha untuk berdamai dengan Merlin dan Alex juga mengatakan bahwa dulu Fatma membawa Merlin ke rumahnya karena dia sedang dalam bahaya bahkan anak yang di kandung Merlin di bunuh ketika melahirkan tetapi Alex tidak akan percaya begitu saja apalagi Merlin bisa melakukan apa saja dan bisa saja Merlin menyembunyikan anaknya dan bisa jadi anak Merlin ada di sekitar mereka. Alex akan mencari tau itu dulu serta mencari bukti atas kejahatan yang Merlin lakukan agar Gio bisa percaya kepada Fatma bahwa ibunya itu bukan seperti yang Gio pikirkan selama ini.


Alex juga sudah memerintahkan anak buahnya untuk mencari kebenaran tentang anak Merlin Alex memerintahkan anak buahnya untuk mencari tau mulai dari rumah sakit jiwa tempat Merlin di rawat terakhir kalinya sebelum Merlin di nyatakan hilang ketika terjadi kebakaran di salah satu gedung rumah sakit jiwa itu, Alex berharap mendapatkan informasi dari rumah sakit jiwa itu, karena setelah Merlin menghilang dari rumah sakit jiwa Alex tidak perduli tentang itu karena Alex pikir Merlin tidak akan sembuh karena depresi berat yang dia alami.


"baby jangan jangan selama ini Merlin itu belum benar benar sembuh maka dia bisa melakukan hal sejahat itu atau hanya pura pura gila". ucap Alex


"aku tidak tau mas tapi waktu terakhir kali kita bertemu dia keadaannya benar benar seperti itu, tapi tidak mungkin jika Merlin hanya pura pura Gila". ucap Laura


Alex seakan mendapatkan jawaban karena yang Alex ingat pada saat dia dan Laura setiap menjenguk Merlin di rumah sakit jiwa, Merlin selalu menyerang Alex dan hanya Alex yang Merlin serang tetapi dokter mengatakan bahwa Merlin memang sering menyerang orang lain tapi yang anehnya Merlin di tempat yang berbeda dari pasien lain dan Merlin juga tidak menyerang dokter, Laura ataupun suster.

__ADS_1


"aku masih ingat Merlin selalu mengatakan ingin membunuhku waktu itu, bisa jadi Merlin tidak gila hanya pura pura gila dan hanya depresi ringan, aku harus cari dokter itu dan aku akan membuatnya mengatakan apa yang sebenarnya terjadi". monolog Alex dalam hati


__ADS_2