Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Kebahagiaan Pangeran Panda & Putri Tulip


__ADS_3

Di sebuah kamar sepasang suami isteri yang baru sah itu hanya diam saja hanya keheningan di antara mereka.


"kenapa pak Farhan mengantikan Gio padahal hari ini hari pernikahanku dengan Gio dan bukannya pak Farhan sudah meninggal dalam kecelakaan itu". ucap Ana sambil menatap Farhan dengan tajam


Farhan menghampiri Ana yang duduk di bibir ranjang dan Farhan duduk di samping Ana tetapi Ana menggeser duduk lalu Farhan menggeser juga duduknya agar berdekatan dengan Ana sampai Ana berada di ujung dan nyaris terjatuh jika Farhan tidak menahan pinggang Ana, Ana langsung melepas tangan Farhan dan langsung berdiri.


"jangan cari cari kesempatan ya pak, jawab pertanyaan saya". tanya Ana sambil berdiri


"duduklah baru akan aku jawab pertanyaan mu putri tulip". ucap Farhan


Ana mengerjapkan matanya saat Farhan memanggil putri tulip karena hanya satu orang yang memanggilnya seperti yaitu pangeran pandanya.


"kenapa bapak memanggil mu seperti itu". tanya Ana sambil duduk di samping Farhan


"kenapa apa tidak boleh". tanya Farhan


"tidak karena yang boleh memanggilku seperti itu hanya". Ana menghentikan perkataan saat mengingat surat yang di berikan pangeran panda sehingga membuatnya menerima lamaran Gio


"hanya apa". tanya Farhan


"sudahlah pak tidak perlu di jelaskan saya hanya ingin tau kenapa bapak mengantikan Gio". tanya Ana


"aku hanya menempati janjiku untuk menjemput putri tulip ku". jawab santai Farhan dan menatap Ana


"siapa sebenarnya bapak". tanya Ana


"putri tulip apa kau melupakan pangeran panda mu ini". ucap Farhan sambil menaik turunkan alisnya


"kau". Ana tidak melanjutkan perkataannya


"jika memang pak Farhan adalah pangeran panda apa buktinya". ucap Ana


Farhan mengeluarkan kalung yang dia pakai saat Ana melihat kalung yang di pakai Farhan membuat bola matanya melebar, Ana masih ingat dia membuat kalung itu dan di berikan kepada pangeran panda sebelum dia kembali ke rumahnya, Farhan yang melihat Ana Yanga diam saja lalu menceritakan pertemuan pertama ma mereka yaitu dimana saat Farhan dipalak oleh anak anak kompleks yang mengambil hasil dagangan kuenya dan saat itu Ana datang membantunya, Farhan menceritakan itu agar Ana yakin bahwa dirinya adalah pangeran pandanya. Farhan memegang kedua tangan Ana tetapi Ana langsung menarik tangannya.


"hey kenapa apa kamu tidak suka dengan ku". tanya Farhan saat melihat Ana yang berubah dingin

__ADS_1


"untuk apa datang ha". tanya Ana


"aku datang untuk menepati janji yang aku tulis di surat itu". jawab Farhan dan Ana langsung terkekeh


"ya untuk apa datang bukannya kamu mengirimkan surat lagi dan mengatakan jangan menunggu" ucap Ana dengan dingin


"setelah kamu mengirimkan surat itu dan sekarang datang menghancurkan pernikahanku dan mengantikan Gio , kamu ingin mempermainkan ku". sambung Ana dengan amarah yang menggebu gebu


"aku tidak ada untuk mempermainkan mu putri tulip bahkan aku mengajar di kampusmu hanya untuk melihat baik baik saja dan tidak dalam masalah". jawab Farhan


"dan aku mengirimkan surat itu satu bulan yang lalu sebelum kecelakaan bahkan surat itu isinya aku menyuruh mu untuk menunggu sampai aku bisa ada di sisimu dan surat apa yang kamu bicara Putri tulip ku". tanya Farhan


Ana berjalan ke arah Lemari dan mengambil kotak yang penuh kenangan bersama pangeran panda dan mengeluarkan surat itu dan memberikan kepada Farhan


"aku tidak menulis surat ini". ucap Farhan


"bukan kamu ya tapi itu jelas jelas tulisan tangan mu dan sama seperti tulisan tangan di surat yang sebelumnya". ucap Ana


"kapan kamu mendapatkan surat ini". ucap Farhan sambil berdiri mengunakan tongkatnya


"sekitar satu minggu yang lalu aku baru saja keluar dari rumah sakit dan itupun aku langsung pulang ke rumah ibu". ucap Farhan


"aku mencarimu selama ini hingga akhirnya aku tau kamu berkuliah di kampus itu dan aku memutuskan untuk menjadi dosen agar dekat dengan mu lalu setalah aku menemukan mu untuk apa aku menulis surat ini dan lihat secara baik baik walaupun sama tapi masih ada perbedaan di tulisan itu". ucap Farhan sambil melangkah ke Ana dengan bantuan tongkat dan meraih tangan Ana dan memberikan surat itu


Ana membuka surat itu dan membandingkan dengan surat yang sebelumnya dan benar saja terdapat perbedaan dari tulisan itu. Farhan meraih tangan dengan tangan kanannya sendangkan tangan kirinya memegang tongkat/kruk agar bisa berdiri.


"sekarang percayakankan". tanya Farhan dan Ana menganggukan kepalanya


"tapi saat itu kamu sudah tau jika aku putri tulip tapi kenapa kamu tidak mengatakan langsung kepada ku". tanya Ana


"maafkan aku jika saat itu aku langsung menemui mu dan mengatakan aku pangeran panda, aku takut wanita itu mencelakai ibuku". jawab Farhan


"kenapa wanita itu mau mencelakai ibumu". tanya Ana


"karena aku tau rencananya yang ingin menghancurkan keluarga mu lewat dirimu". jawab Farhan

__ADS_1


"menghancurkan keluarga ku untuk apa". tanya Ana


"aku tidak bisa menceritakan sekarang nanti aku ceritakan padamu". jawab Farhan


"tapi aku akan berusaha melindungi kalian". ucap Farhan


"tapi kamu jahat setidaknya kirim pesan padaku saat kamu sudah tau jika itu aku". ucap Ana lalu mencubit Farhan


"auwh auwh". ringis Farhan saat Ana tidak sengaja menendang kakinya yang masih sakit


"eh maaf". ucap Ana


Farhan membawa Ana dalam pelukannya dan mencium rambut Ana


"aku senang sekarang bisa berada di sisimu Putri tulip ku". ucap Farhan


"aku juga senang tapi". jawab Ana lalu menjeda ucapannya


"tapi apa". tanya Farhan


"aku sudah memberikan harapan palsu kepada Gio dengan menerima lamaran tapi saat hari pernikahan tiba aku malah menikah dengan mu dan bagaimana bisa Gio tidak hadir di hari pernikahannya". jawab Ana


"sudah jangan pikirkan Gio, aku sudah lelah berdiri sebaiknya kita duduk". ajak Farhan dan Ana membantu Gio untuk duduk di pinggir ranjang


sendangkan Laura yang ada di kamarnya merasa gelisah sejak tadi Laura berusaha menghubungi suaminya tetapi tidak di angkat oleh Alex , saat menanyakan keberadaan Alex di D'devil pada Mex , Mex Memberikan jawaban jika Alex tidak ada di D'devil.


"mas kamu dimana ini sudah sore kenapa belum pulang, aku minta maaf". monolog Laura lalu menghubungi suaminya lagi tetapi panggilan itu di tolak oleh Alex


Laura benar benar merasa bersalah dan ini untuk pertama kalinya Alex menolak panggilan darinya. Ana mengusap wajahnya dengan kasar dan mencoba mengirimkan pesan pada sumainya itu


*tuan Mafiaku*


mas aku minta maaf atas kecerobohan ku, mas pulang ya, aku benar benar minta maaf


pesan yang Laura kirim langsung centang dua tetapi tidak di baca oleh suaminya. Ana berjalan kesana kemari sembari menunggu balasan dari suaminya tetapi sudah tiga puluh menit pesan itu belum di baca sama sekali oleh Alex.

__ADS_1


__ADS_2