Tuan Mafia

Tuan Mafia
Di Awali Dengan Pertemanan


__ADS_3

Lisa menatap baby Annisa yang di letakan di dalam box, Lisa berpikir Kenapa baby Annisa dia letakkan di kamar yang dia tempati bukan di kamar ke dua orang tuanya. saat sedang melamun Delon masuk membawa makanan untuk Lisa, Lisa langsung menarik selimut saat Delon mendekat dan mundur hingga tubuhnya menabrak kepala ranjang. Delon meletakan makanan itu di atas meja dan duduk di sisi ranjang.


"aku tau kamu tidak percaya bahwa aku suamimu". Delon berkata dengan lembut


"aku memang belum menikah dan kamu tiba tiba mengaku sebagai suamiku, jika memang kita sudah menikah seharusnya ada buku pernikahan atau foto pernikahan, itu saja tidak ada, pasti kamu berbohong dan menginginkan sesuatu dariku". Lisa berbicara dengan memegang erat bantal.


Delon yang mendengar soal buku nikah dan foto pernikahan tersenyum getir karena kenyataan memang buku dan foto itu tidak ada. setelah akad tidak ada sesi foto sedangkan untuk buku nikah telah Delon bakar saat mengetahui bahwa Laura lebih memilih suaminya di bandingkan dengan dirinya. saat ini Delon sangat menyesal telah melakukan tindakan itu dan sekarang akan semakin sulit untuk membuat lisa percaya bahwa dirinya adalah suaminya.


"tidak masalah jika kamu tidak percaya bagaimana kalau sekarang kita berteman". ucap Delon dengan senyum tapi terdapat luka dan Delon mengulurkan tangannya kepada Lisa sedangkan Lisa memandangi tangan Delon.


"te teman". tanya Lisa dan di anggukan oleh Delon, dengan ragu ragu Lisa menerima uluran tangan Delon dan Delon terseyum saat Lisa mau menerimanya uluran tangannya


"semoga dengan langkah ini bisa membuat ingatanmu kembali". monolog Delon


sedangkan Lisa sendiri merasa senang ada seseorang yang mau berteman dengannya karena selama ini tidak ada yang mau berteman dengannya, semua orang menjauh karena dia hanya anak panti.


oek


oek

__ADS_1


oek


Delon yang mendengar baby Annisa menagis langsung mendekati box dan mengendong bayi itu.


"cup cup anak ayah Kenapa menagis hmmm". Delon mengelus punggung bayi itu dan perbuatan Delon dilihat oleh Lisa ada perasaan aneh saat melihat pemandangan itu.


"makanlah aku akan menenangkan Annisa". setelah mengatakan itu Delon berjalan ke balkon sedangkan Lisa yang merasa lapar segera memakan makanan yang di bawa oleh Delon.


"cup cup kenapa menagis terus sayang". Delon masih berusaha membuat anaknya tidak menagis lagi


"untuk saat ini jika ingin bersama mama tidak bisa lama lama sayang kita harus membuat mama mengingat kita dulu tapi secara perlahan". Delon menepuk menepuk pelan punggung Anissa


"kenapa Anissa menagis terus". tanya Lisa di belakang Delon, Lisa memutuskan menghampiri Delon karena bayi itu masih saja menagis


"boleh saya yang menggendong". tanya Lisa


Delon langsung menyerahkan baby Anissa untuk di gendong dan saat baby Annisa sudah berada di dalam gendongan Lisa langsung terdiam dan baby Annisa langsung terseyum kecil saat di gendong oleh Lisa.


"hmmm ternyata ingin di gendong oleh mamanya". monolog Delon sambil terseyum

__ADS_1


"anak pintar langsung diam ya di gendong sama aku, gemas deh kamu baby Anissa". Lisa menoel noel pipi Annisa.


sedangkan di bawah Ayu dan Bagas melihat ke arah anak dan menantunya, sebuah pemandangan yang indah saat di lihat.


"pak semoga Lisa cepat ingat".


"semoga saja ma, mungkin hilangnya ingatan Lisa sebagai teguran buat Delon agar tidak menyiakan orang yang berada di sampingnya". jawab Bagas.


Delon secara perlahan mendekat ke arah Lisa dan dengan pelan merangkul Lisa, Delon berada di belakang Lisa, satu tangannya berada di pinggangnya Lisa sedangkan satu tangannya mengusap kepala baby Annisa. Delon terseyum saat Lisa tidak menolaknya.


💙💙💙💙


yuk sambil nunggu update selanjutnya aku punya rekomedasi cerita yang sangat bagus dan yang pasti bakal bikin penasaran...


cusslah langsung kepoin saja


judul : Antara Jeritan dan Harapan


karya : Ibn Muchsin

__ADS_1


Seorang siswa SMA yang punya penyakit terbelakang mental bernama Soejono alias Jono hidup dengan kemiskinan yang terpaksa harus mencari nafkah untuk keluarganya dengan cara yang haram, sebagai pengedar narkoba untuk membeli obat untuk ibundanya yang sakit-sakitan, disamping itu ayahnya juga sudah lama wafat dan dia adalah anak pertama dari 4 bersaudara yang keseluruhannya juga terbelakang mental, Tak hanya itu dia juga harus dibully teman-temannya di sekolah, Alex Felixius si ketua geng di kelas XII Bahasa anak seorang pegawai Freeport yang kaya raya, dia selalu pamer dengan orang-orang di sekitarnya, dia musuh bebuyutan Jono dan dikenal sebagai trouble maker di setiap tempat, untungnya ada wanita cantik jelita bernama Salma yang tak tega melihat pengorbanannya, dan Salma pun akhirnya jatuh hati padanya



__ADS_2