
Lisa yang sedang meminang baby Anissa menghampiri Delon.
"boleh saya bawa Anissa ke halaman belakang". tanya Laura
"boleh". jawab Delon singkat
setelah mendapat persetujuan dari Delon, langsung membawa Anissa ke halaman belakang.
drt
drt
saat Delon akan mengikuti Lisa ke halaman belakang ia mendapatkan telepon.
"hallo". jawab Delon
"....."
"baik saya akan kesana". jawab Delon dan segera mematikan sambungan teleponnya dan memasuki mobil dan meninggalkan rumah untuk menuju kantor karena ada meeting mendadak.
sedangkan baby Annisa yang di timang timang Lisa tertawa kecil dan Lisapun terseyum saat melihat senyum baby Anisa yang begitu teduh. mama Ayu yang melihat Lisa dan baby Anissa dari atas balkon terseyum kemudian turun menghampiri Lisa.
"apa dia rewel". tanya mama Ayu
"tidak ma Anissa anak yang baik". jawab Lisa
"bagaimana perasaanmu Lisa". tanya mama Ayu lagi
"jauh lebih baik". Lisa menjawab dengan senyuman
__ADS_1
oek
oek
oek
baby Anissa tiba tiba menagis sangat kencang.
"sepertinya dia haus".
saat mendengar penuturan mama Ayu, Lisa langsung membuka kancing dressnya dan menyusui baby Anissa, bayi itu langsung diam dan menikmati sumber kehidupannya
"anak mama haus ya". Lisa membelai pipi baby Anissa yang sedikit mengembung karena sendang menyusu.
"cucu nenek yang cantik senang ya ketemu dengan mama".
"seperti mas Delon sudah benar benar menyesal". sambung Lisa
"biarkan dulu Lisa, anak itu harus di beri pelajaran". jawab mama Ayu
"tapi Lisa kasihan melihatnya".
"jangan lemah Lisa karena kamu sangat mencintai Delon, biarkan saja dulu, tetaplah berpura pura amesia". Lisa hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju
pyar
Lisa dan mama Ayu terkejut saat mendengar benda yang pecah dari belakang dan langsung menoleh. Meraka melihat vas bunga yang sudah pecah berada di lantai.
meong
__ADS_1
meong
meong
Lisa dan mama Ayu menghela nafasnya karena tadi mereka berpikir ada yang mendengar pembicaraan mereka, ternyata hanya seekor kucing yang telah memecahkan vas bunga. Lisa menutup asetnya saat baby Anisa sudah kenyang dan tidur dengan nyaman di gendong Lisa.
"ma Lisa masuk kedalam ya, mau meletakkan Anissa agar nyaman tidurnya"
"iya". jawab mama Ayu dengan senyuman
Lisa mengedong baby Anissa dan membawanya masuk ke dalam kamar kemudian meletakkan baby Anissa di dalam box.
setelah meletakkan baby Annisa, Lisa duduk di tepi ranjang dan memikirkan apa yang di lakukan Delon saat di hotel, Lisa sebenarnya tau apa yang di lakukan Delon terhadapnya, Lisa hanya berpura pura tidur dan menikmati apa yang di lakukan Delon karena dia sangat merindukan Delon. selama ini Lisa juga tau Delon sering diam diam tidur bersamanya dan pergi saat pagi agar tidak di ketahui oleh Lisa tetapi faktanya Lisa tau semuanya, membayangkan itu semua Lisa terseyum sendiri.
"kenapa baru sekarang mas, melakukan itu semua". monolog Lisa
"benar kata mama sebaiknya lanjutan sandiwara ini lebih sedikit lama agar aku bisa mengetahui sejauh mana perasaanmu mas terhadapku". setelah mengatakan itu Lisa menatap kamar Delon.
"dulu di kamar ini aku selalu mendengar nama Laura keluar dari mulut mu mas, aku Sangat iri dengan Laura yang bisa kamu cintai sampai kamu kehilangan akalmu mas, apakah aku bisa mendapatkan cintamu seperti Laura" saat mengatakan itu nadanya bicara sangat Menyakitkan jika di dengar orang lain.
💙💙💙
Hay Hay semuanya ada rekomedasi cerita lagi nih cuss langsung kepoin...
judul : Aku Bukan Pelakor
karya : Ara Utara
__ADS_1