
"aku tidak akan mengampuni orang yang membawa Laura pergi".
"Laura dimana kamu sekarang". monolog Alex
"tapi siapa yang membantunya, aku rasa bukan orang luar karena mereka tidak ketahuan sama sekali oleh penjaga". Alex berpikir
"bik". panggil Alex
"iya tuan". jawab bik sum saat sudah sampai di kamar Laura
"bik bersihkan kamar ini". perintah Alex dan meninggalkan kamar Laura menuju ke kamar, saat sampai kamar Alex membayangkan perlakuan dia kepada Laura termasuk saat dia mencambuk Laura hingga masuk rumah sakit membuat hatinya teriris. Alex masuk ke kamar mandi untuk menyegerkan badannya, setelah itu dia turun.
"Riko". teriak Alex
"iya tuan"
"bagaimana apa sudah menemukan petunjuk di mana Laura berada". tanya Alex
"belum tuan". mendengar jawab Riko , Alex merasa geram
"kumpulan semua orang yang berada di rumah ini". perintah Alex dan Riko memangil semua orang termasuk para pelayan, saat semua sudah terkumpul.
"Hans, kamu yang aku tugaskan untuk menjaga setiap gerbang yang berada di rumah ini, apa ada yang masuk sekitar tengah malam". tanya Alex
"tidak tuan semalam saya berkeliling untuk mengecek setiap pintu semua terkunci". jawab Hans
"apa kalian ada yang melihat ada orang yang masuk"
"tidak tuan". jawab mereka semua
"Riko dimana kamu semalam". tanya Alex
"semalam saya di rumah tuan, kemarin sore saya izin pulang karena anak saya sedang sakit dan tadi pagi baru kembali". jawab Riko.
Bagaskara baru sampai di rumah melihat semua orang di kumpulkan merasa terkejut, tidak seperti biasanya.
"Alex ada apa ini, kenapa mereka dikumpulkan". tanya Bagaskara
"semalam ada orang yang masuk dan membawa Laura pergi". jawab Alex
"pergi". tanya Bagaskara dengan terkejut
"Laura menghilang yah". beritahu Alex
"dimana Jhon yah".
"Jhon izin pulang ke apartemennya".
__ADS_1
Alex menyuruh mereka kembali ke tempatnya masing masing dan Alex mengajak ayahnya ke ruang kerja.
"ayah Laura bukan anaknya Gunawan". Alex berbicara
"jangan berbicara sembarangan Lex namanya saja Laura Gunawan Amadya". jawab Bagaskara
"aku aku juga baru tau tadi pagi".
Alex menceritakan semuanya dari dia menemukan sebuah foto keluarga di kamar Laura dan menyuruh temannya untuk mencari informasi tentang keluarga dalam foto itu, sehingga Alex mengetahui siapa Laura yang sebenarnya. Alex menyerahkan foto itu kepada Bagaskara, saat Bagaskara melihat foto itu dia sangat terkejut dan langsung terduduk di sofa, Bagaskara seperti kehilangan nafasnya setelah melihat foto itu.
"ayah kenapa". tanya Alex khawatir saat melihat ayah seperti sesak nafas
"dia dia Laksamana". Bagaskara menjeda ucapannya.
"dia Laksmana Maheswara tangan kanan ayahmu, orang kepercayaannya". Bagaskara melanjutkan perkataannya
"yang benar yah". tanya Alex dan Bagaskara menjawab dengan menganggukan kepalanya, Bagaskara masih menetap foto itu dan membuang nafasnya secara kasar.
flashback on
Mahendra dan Laksamana bersahabat sejak kecil, mereka tumbuh di lingkungan yang sama. hingga mereka tumbuh menjadi dewasa dan Mahendra memegang tahta D'devil sedangkan Laksmana di tunjuk sebagai tangan kanan Mahendra, dan pada akhirnya mereka menikah dengan wanita pilihan mereka masing masing.
di saat Marisa istri Mahendra melahirkan D'devil di serang oleh Start Black anggota mafia yang di pimpin oleh Gunawan.
Mahendra yang tidak fokus karena istrinya melahirkan membuatnya meninggal dan hancurnya D'devil, Gunawan yang mengetahui Marisa melahirkan segera menuju ke rumah sakit untuk membunuh Marisa beserta anaknya. Laksmana yang masih hidup segera bangkit dan menghubungi istrinya yang sedang menemani Marisa.
"hallo mas". jawab Ambarwati
"kenapa mas". tanya Ambarwati
"Mahendra terbunuh sayang, dan Gunawan akan membunuh anak dan istrinya, kamu harus selamat mereka agar keturunan D'devil bisa hidup dan membangkitkan kembali D'devil yang hancur". tanpa pikir panjang Ambarwati mematikan sambungan teleponnya dan memasuki ruangan Marisa dan terlihat Marisa sedang meminang putranya.
"Marisa". panggil Ambarwati
"Amba lihatlah putraku sangat mirip dengan ayahnya".
"Marisa Kita harus pergi dari sini".
"ada apa, aku sedang menunggu suamiku". jawab Marisa
"Marisa kita harus pergi dari sini agar dirimu dan putramu selamat". Ambarwati berbicara dengan pelan agar Marisa bisa mengerti
"selamat bagaimana". tanya Marisa penasaran
"Marisa dengarkan aku, saat kamu melahirkan D'devil di serang Start Black dan itu menyebabkan". Ambarwati menjeda perkataannya
"menyebabkan Mahendra meninggal dan hancurnya D'devil".
__ADS_1
"tidak mungkin, Amba kamu bohongkan". tanya Marisa
"aku tidak berbohong, dan sekarang Gunawan menuju kemari untuk membunuhmu dan putramu, ayo kita pergi".
"mas Hendra hiks hiks". Marisa menatap putranya dan mencium keseluruh wajahnya dan menyerahkan putra kepada Amba
"Amba bawa putraku pergi dari sini". perintah Marisa
"kita akan pergi dari sini semua".
"tidak, aku mohon bagaimanapun caranya selamatkan putraku".
saat mereka sedang berdebat ada seseorang yang sedang berusaha membuka pintu yang terkunci
"cepat Amba pergi dari sini". perintah Marisa
Amba yang sedang mengandung delapan bulan itu langsung keluar melalui jendela saat dia berhasil keluar, Amba melihat Gunawan menghabisi Marisa dengan sadis, Amba menutup mulutnya saat mengetahui berbuat keji tersebut, Amba langsung berlari dengan keadaan hamil, Amba menyadari ada beberapa anggota Start Black ada di depan rumah sakit, saat melihat tukang sapu , Amba masuk ke gerobak itu dan berhasil keluar dari rumah sakit dan bertemu dengan Laksamana.
"mas"
"Amba, dimana Marisa".
"Marisa dibunuh dan hanya putranya yang berhasil aku bawa".
mereka berdua segera pergi tapi saat mereka akan kembali ke rumah terdapat anggota Strart Black berada di rumah meraka, demi menyelamatkan putra Marisa Amba memberikan kepada seorang preman.
tiga tahun kemudian Laksamana dan Amba baru bisa bertemu dengan Bagaskara dan menceritakan semua, Bagaskara sangat senang anak dari kakaknya masih hidup, dan mereka mulai mencari anak tersebut, sampai lima tahu lamanya pencarian belum ada hasil.
Bagaskara yang mendengar Keluarga laksmana kecelakaan sangat terkejut, satu minggu setelah meninggalnya Laksamana dan Ambarwati, Bagaskara baru bisa kembali ke Indonesia dan akan membawa Angelina tinggal bersama tetapi sampai disana Angelina sudah tidak ada.
flashback off
setelah mendengar penjelasan sang ayah, Alex terkejut dengan hubungan Laksamana dan ayah kandungnya.
"yah kita telah melakukan kesalahan besar, orang tua Laura menyelamatkanku tetapi aku membuat putri mereka menderita". Alex langsung menyenderkan tubuhnya di sofa dan mengusap wajahnya kasar, bayang bayang perlakuan terhadap Laura berputar seperti kaset rusak.
"lex bagaimanapun caranya temukan Laura, karena orang tua Laura kamu bisa kembali ke D'devil". Bagaskara berkata
Alex yang mengetahui perjuangan ibunya Laura yang sedang mengandung menyelamatkanya membuatnya meneteskan air dan di tambah perlakuannya terhadap Laura selama ini.
sebuah fakta yang membuat Alex dan Bagaskara seperti di hantam batu besar.
💙💙💙
sambil menunggu updatean selanjutnya mampir di karya temanku yuk yang pasti bikin penasaran.....
judul. : Pesona Tuan De Luca
__ADS_1
karya : Komalasari