
setelah Lisa sadar dari koma ini keadaannya sudah membaik dan di perbolehkan pulang. awalnya Lisa ingin pulang ke panti, perasaan Delon serasa di remas remas saat Lisa menolak di dekati olehnya, sudah satu minggu Delon berusaha mendekati Lisa tapi berujung penolakan sedangkan untuk baby Annisa mendapatkan perhatian Lisa sepenuh karena Lisa merasa gemas dengan bayi itu. Delon semakin frutasi saat Lisa lebih memilih pulang ke panti di bandingkan ke rumah untung saja ada mama Ayu yang berhasil membujuk Lisa agar mau pulang ke rumahnya walaupun lisa belum mau di dekati olehnya, Delon merasa lega setidaknya dia bisa melihat Lisa di rumahnya.
"Tante yakin saya pulang ke rumah Tante". tanya Lisa dengan ragu ragu
"tidak masalah, lihat baby Annisa sangat nyaman denganmu". Lisa memandangi Anissa yang terlelap nyaman di gendong seutas senyum terbit di bibirnya
"tapi Lisa tidak nyaman". sambung lisa
"tidak nyaman kenapa sayang". tanya mama Ayu
"dia". tunjuk Lisa saat Delon masuk ke ruang rawatnya, mama Ayu langsung menoleh ke arah Delon dan Delon sendiri langsung mematung saat Lisa menunjuknya
"ada apa dengannya".
__ADS_1
"di dia selalu mengaku sebagai suamiku padahal Lisa kan belum menikah tan tapi sudah seminggu ini dia selalu mengatakan bahwa dia suami Lisa jadi Lisa takut dan tidak nyaman, Lisa takut dia melakukan yang buruk terhadap Lisa".
deg
perkataan Lisa membuat Delon semakin takut jika istrinya tidak bisa mengingat dia untuk selamanya bahkan kini wajahnya sudah memucat seperti mayat hidup.
"Lisa dengan tante, Lisa sudah menanggap tante sebagai mama Lisa kan". Lisa hanya menganggukan kepalanya
"jadi percaya sama tantenya di rumah tante Lisa akan baik baik saja". Lisa hanya menggunakan kepalanya
"saat kamu berjuang untuk mendapatkan Lisa". Delon hanya menatap ayahnya
"dulu Lisa yang selalu berjuang untuk sekarang giliranmu". setelah mengatakan itu Bagas masuk ke ruang rawat Lisa
__ADS_1
Delon berpikir benar yang di katakan ayahnya, dia harus berjuang agar Lisa mengingatnya, dulu Lisa berjuang untuk mendapatkan cintanya dan sekarang dia mencintai Lisa, Lisa telah berhasil membuat hatinya dan menyingkirkan nama Laura, jadi sekarang dia juga harus merasakan perjuangan yang di lakukan Lisa untuknya. Delon masih ingat dulu Lisa menawarkan pertemanan kepada jadi langkah awal agar Lisa mengingatnya adalah menjadi temannya agar selalu dekatnya dengannya dan mendapatkan kepercayaan Lisa seperti dulu dia memberikan kepercayaan kepada Lisa karena pertemanan.
Delon berdiri saat pintu terbuka dia terseyum saat Lisa mengendong anak mereka walaupun Lisa belum mengetahui bahwa Annisa anaknya setidaknya Lisa sangat menyayanginya bahkan berkat anak itu Lisa mau tinggal di rumahnya. Delon membantu ayahnya membawa barang barang Lisa. Lisa duduk di belakang bersama mama Ayu dan juga Anissa yang berada di gendongan Lisa sedangkan Delon yang menyetir mobil dan ayah Bagas duduk di samping Delon. Delon mencuri pandang melalui kaca mobil sedangkan Lisa yang matanya tidak Sengaja bertatap dengan Delon melalui kaca langsung mendudukkan kepalanya dan Delon tersenyum saat melihat Lisa yang malu malu itu. saat sampai di rumah Lisa langsung di bawa ke kamar Delon dan Lisa. Delon meletakan barang barang Lisa di samping lemari. mama Ayu meletakan baby Annisa di box yang berada di tempat tidur itu sedangkan Delon langsung keluar agar Lisa tidak semakin takut dengannya.
💙💙💙💙💙
setalah ini tamat kita akan lanjut ke kisah ustadz Ilham dan Sintia dengan judul baru. yang sudah baca cerita ini dari awal pasti tau siapa ustadz Ilham dan Sintia. yuk komen agar cepat rilis ceritanya.
yuk sambil nunggu update selanjutnya saya punya rekomedasi cerita yang sangat bagus dan pasti bikin penasaran setiap part yuk cus langsung kepoin ceritanya...
judul : Begitulah Takdir
karya: Yuthika Sarah
__ADS_1