
andai Lisa tidak hilang ingatan saat itu juga Delon langsung membawa Lisa ke ranjang dan memadu kasih. Lisa menikmati sarapan pagi itu dengan menundukkan kepalanya karena sejak tadi Delon terus memperlihatkannya. Delon mengulurkan tangannya untuk mengusap saos yang ada di bibir Lisa.
deg
jantung Lisa berdetak saat Delon mengusap bibirnya dan Lisa diam mematung, Delon yang melihat Lisa terdiam memajukan kepalanya sehingga dua benda kenyal itu saling menempel.
ting
sendok yang di pegang Lisa jatuh ke lantai karena terkejut dengan tindakan Delon. tangan Delon memegang tenguk Lisa dan memperdalam ciuman tersebut, Lisa diam saja saat Delon memperdalam ciuman karena tidak tau apa harus dia lakukan, tindakan yang Delon lakukan membuat pikirannya kosong.
"hmmm". guman Lisa saat akan kehabisan nafas dan memukul dada bidang Delon.
Delon melepaskannya ciuman tersusun dan mata keduanya saling mengunci, jantung Lisa berkerja dua kali lipat. Delon menyatukan keningnya dan mencium kening Lisa.
"maaf". ucap Delon sedangkan Lisa langsung membalikan badannya dan memegang dadanya yang berdetak tidak beraturan
"kenapa aku diam saja, jadi malukan sekarang". monolog Lisa
berbeda dengan Delon yang terseyum atas ciuman tadi dan melihat pipi Lisa yang memunculkan semburat merah walaupun Lisa membelakangi Delon dapat melihat dari pantulan kaca bahkan Delon dapat melihat Lisa yang memegangi bibirnya.
"bersiap siaplah sebentar lagi kita pulang". suara bariton Delon membuat Lisa kembali dari ke linglungannnya
"eh iya". jawab Lisa dengan gugup.
__ADS_1
di dalam mobil mereka berdua saling diam
"yes pagi pagi sudah dapat nutrisi, aku yakin kamu merasakan apa yang aku rasakan, cepat atau lambat kamu pasti akan mengingatku, yes yes yes nutrisi pagi". monolog Delon dalam hati dan menyetir sambil tersenyum sedangkan Lisa merasa aneh melihat Delon yang terseyum sendiri.
Lisa melihat kearah luar saat melihat penjual arom manis Lisa menatapnya dan sekita Delon menghentikan mobilnya dan keluar dari mobil kemudian berjalan mendekati penjual tersebut. Delon membeli sepuluh bungkus arom manis, setelah mengetahui perasaan terhadap Lisa, Delon mencari tau tentang Lisa dari kesukaannya dan apa yang tidak dia sukai.
"mas ini uangnya kelebihan".
"buat mas aja ,anggap saja rezeki buat mas dan mohon doanya agar istri saya cepet sembuh". ucap Delon
"makasih mas semoga keluarga mas selalu bahagia". balas penjual itu.
setelah memasuki mobil Delon memberikan arom manis itu kepada Lisa.
"tapi ini terlalu banyak". jawab Lisa
"ya hitung-hitung berbagai rezeki dengan penjual kalau kita beli banyak". jawab Delon dan melajukan mobilnya
"hmmm tau darimana saya suka arom manis". tanya Lisa
"aku tau semuanya tentang mu". jawaban Delon sukses membuat Lisa merasakan di istimewakan karena selama ini tidak ada yang tau dia menyukai apa dan tidak menyukai apa.
saat mobil masuk ke halaman rumah ternyata mereka sudah di sambut baby Anissa yang sedang di gendong mama Ayu. saat Lisa turun dari mobil baby Anissa mengerakkan tangan. Lisa yang tau baby Anissa ingin di gendong oleh segera mengendong baby Anissa dan bayi itu tersenyum. Delon yang melihat pemandangan itu terseyum.
__ADS_1
"bagaimana liburannya". tanya mama Ayu
"liburannya lancar ma". jawab Delon sambil mendudukan dirinya di kursi
"ma harus mengunakan cara apa supaya ingatan Lisa cepat pulih". tanya Delon
"mungkin kamu bisa membuat dia senang atau bahagia dengan menciptakan kenang-kenangan indah". jawab mama Ayu
"bagaimana rasanya tidak di perdulikan". tanya mama Ayu
"sakit ma, andai waktu bisa di putar pasti aku akan memperlakukan Lisa dengan baik". jawab sendu Delon
"itulah yang di rasakan Lisa selama ini, dan ini mungkin karma buat mu". setalah mengatakan itu mama Ayu masuk ke dalam rumah dengan senyum tipis.
💙💙💙💙
maaf yang hanya bisa up tipis tips tapi setelah tanggal 9 akan up dua atau tiga bab perhari
hey hey aku punya rekomedasi cerita lagi ni, yuk cuss Langsung kepoin aja..
judul: Wanita Milik 5 Tuan Muda
karya: Momoy Dandelion
__ADS_1