Tuan Mafia

Tuan Mafia
Serangan Tiba Tiba


__ADS_3

pagi harinya Alex terbangun dengan keadaan seger, saat melihat jam menunjukkan pukul enam pagi Alex segera membersihkan dirinya. setelah itu Alex keluar kamar saat melihat kamar Laura membuat Alex mengingat kegiatannya semalam, ada rasa senang dalam hati Alex saat tahu Laura masih virgin dan berarti dia adalah laki laki pertama yang menyentuhnya, Alex akan mengetuk pintu Laura tapi tidak jadi.


"biarkan saja, pasti dia juga belum bangun karena kecapekan". monolog Alex dan segera turun ke bawah. saat sampai bawah Alex segera memakan sarapannya dengan diam.


"bik nanti jika Laura membutuhkan sesuatu segera siapkan". perintah Alex


"baik tuan" jawab Pelayan itu.


"Riko". panggil Alex


"iya tuan". jawab saat sudah ada didepan Alex


"nanti laporkan apa saja yang di lakukan Laura kepadaku". Alex berbicara dengan datar


"baik tuan". jawab Riko, setelah itu Alex berdiri dan berjalan di ruang tamu tapi Jhon belum datang juga.


"tidak seperti biasanya Jhon terlambat seperti ini jika pulang ke apartemennya". monolog Alex dan mengambil ponsel lalu menghidupkan karena semalam Alex matikan agar tidak ada yang menaggu tidurnya, saat ponsel itu aktif terdapat banyak panggil dari Jeki dan beberapa pesan yang Jeki tinggalkan.


*Jeki*


besok bertemu di cafe Dahlia


aku sudah menemukan jawaban dari foto itu


jangan telat, siap siap club malammu jadi milikku, besok jam sembilan pagi


saat membaca pesan dari Jeki Alex merasa senang karena sebentar lagi dia akan tahu foto siapa yang Laura simpan tersebut, dan sampai itu foto keluarga mantan tunangan Alex akan memberikan hukuman yang lebih dari semalam.


*Alex*


jek jam sepuluh saja pagi ada pertemuan dengan Gunawan


^^^*Jeki*^^^


^^^baiklah Lex^^^


^^^jangan lupa club malammu^^^


*Alex*


club malam yang berada di jalan melati


akan menjadi milikmu


^^^*Jeki*^^^


^^^serius club malam yang di jalan melati^^^


*Alex*


hmmm


setelah membalas pesan Jeki Alex segera menelepon Jhon tapi tidak di angkat oleh Jhon. Alex mencobanya menghubungi Jhon hingga akhirnya di panggil ke tiga Jhon baru mengangkatnya.


"halo tuan". jawab Jhon di sebrang telepon


"Jhon kamu dimana jam segini belum datang". tanya Alex

__ADS_1


"maaf tuan , saya bangun kesiangan ini sedang menuju kerumah tuan, lima belas menit lagi sampai". jawab Jhon


"cepat, kamu tahukan hari ini ada pertemuan Dengan Gunawan". Alex berbicara


"jika kamu datang terlambat lagi, aku pastikan akan mengantikanmu dengan yang lain". sambung Alex dengan tegas


"maaf tuan saya tidak akan mengulanginya lagi". jawab Jhon, Alex segera mematikan sambungan teleponnya.


setalah lima belas menit akhirnya Jhon datang dan Alex segera menuju ke mobil, Jhon membukakan pintunya, saat di dalam perjalanan menjadi hening, Jhon yang tahu Alex marah karena dia datang terlambat lebih memilih diam daripada terkena kemarahan Alex. tiba tiba ada mobil yang memotong perjalanan mereka sehingga membuat Jhon menghentikan mobilnya


citt


lima orang turun dari mobil dan mengedor gedor mobil Alex dan Alexpun keluar


"siapa kalian". tanya Alex tapi kelima orang itu yang menggunakan topeng tidak menjawab pertanyaan Alex , mereka menyerang Alex.


bugh


bugh


bugh


perkelahian terjadi di antara mereka, bagi Alex hanya melawan lima orang itu hal mudah, tapi saat itu datang enam mobil sehingga menjadi tiga puluh orang jumlah mereka


"sial ternyata mereka tidak hanya berlima" umpat Alex


"Jhon hati hati kita hanya berdua". sambung Alex


"baik tuan". jawab Jhon


bugh


bugh


bugh


dor


dor


Alex membalas tembakan orang itu, darah banyak yang keluar dari perut Alex


bugh


bugh


dor


Alex terjatuh karena pukulan tersebut mengenai tepat luka tembakan tersebut dan di tambah terkena tembakan lagi di bagian yang sama


"tuan". teriak Jhon


saat orang itu akan menembak Alex lagi.


dor


dor

__ADS_1


dor


Bagaskara datang bersama anggota D'devil lainnya, mereka langsung menembak untuk menyelamatkan Alex, saat tau beberapa anggota D'devil datang orang bertopeng topeng itu langsung pergi. Bagaskara langsung menghampiri Alex


"Jhon segera bawa Alex kerumah sakit" perintah Bagaskara, Alex yang masih dalam keadaan sadar di bantu Bagaskara memasuki mobil


"Jhon kenapa bisa di serang seperti ini". tanya Bagaskara saat mobil sudah melaju menuju rumah sakit


"saya tidak tau tuan besarnya, biasa jika kami hanya pergi berdua dan lewat jalan itu aman aman saja". jawab Jhon


"aku rasa benar tuan besar yang di katakan pemimpin Clan Oktopus itu". sambung Jhon


"benar Jhon aku rasa penghianat kali ini sangat pintar karena kita tidak bisa menebak siapa dia". Bagaskara berbicara dengan raut wajah marah.


beberapa menit akhirnya mereka sampai di rumah sakit dan Alex segera di obati oleh beberapa dokter untuk mengeluarkan dua peluru di tempat yang sama.


☘️☘️☘️☘️☘️


Merlin yang berada di kamar sangat senang mengingat besok adalah hari pernikahannya dengan Delon.


"akhirnya impianku akan tercapai".


huwek


huwek


Merlin langsung berlari menuju ke kamar mandi dan memuntahkan cairan bening , setelah muntah Merlin merasa lemas dan mengambil tespeck yang berada di laci kamar mandi setelah menunggu beberapa menit, tespeck tersebut menunjukkan garis dua Merlin langsung membulatkan matanya dan segera mengambil ponsel dan menghubungi Delon


"hallo Merlin". jawab Delon


"hiks hiks Delon". Merlin berpura pura menangis


"ada apa Merlin". tanya Delon khawatir saat mendengar Merlin menangis


"Delon a aku ha hamil hiks". Merlin berucap sambil menangis


"hamil". tanya Delon satu kata yang membuat hati Delon merasa gelisah


"iya barusan aku mengeceknya, karena tiba tiba aku muntah muntah dan saat aku cek tanggal datang bulan aku sudah telat satu Minggu". Merlin menjelaskan


"Delon kenapa diam, kamu tidak akan membatalkan pernikahan kitakan hiks". Delon masih diam


"Delon ini anakmu karena malam itu kamu menyentuhku hiks hiks, jawab aku Delon". tanya Laura


"besok pernikahan kita tetap dilanjutkan, aku mohon jangan dibatalkan, jika di batalkan bagaimana dengan kedua orang tuaku, aku tidak masalah aku bisa membesarkan anak ini sendiri tapi kehormatan kedua orang tuaku bagaimana hiks".


"Merlin tenanglah". jawab Delon


"bagaimana aku bisa tenang jika kamu hanya diam saja".


"pernikahan kita tetap dilanjutkan, aku tidak akan membiarkan anakku tumbuh tanpa kehadiran seorang ayah". jawab tegas Delon dan Merlin sangat senang mendengar jawab Delon


"sekarang istirahat ya". perintah Delon dan mereka mengakhiri panggilan tersebut.


setelah mematikan ponselnya Merlin menghapus air matanya dan mengusap perutnya


"nak aku tidak tau kamu anak siapa, yang pasti ayahmu diantara Mex dan Delon karena dua hari setelah Mex menyentuhku aku berhubungan dengan Delon untuk menjebaknya, aku sangat berterima kasih kamu hadir di dalam perutku, karena kamu Delon yakin untuk menikah denganku". Merlin berbicara dengan mengusap usap perut dan merebahkan dirinya di ranjang.

__ADS_1


☘️☘️☘️☘️


jangan lupa berikan dukungan kalian berupa like, komen, Hadiah atau vote dan jangan lupa favorit agar tidak tertinggal updatean selanjutnya


__ADS_2