
pagi pagi sekali Mex sudah bersiap siap, semua sudah berkumpul di ruang makan, mereka menikmati makanan dengan nikmat.
"Mex kau akan pergi lagi". tanya Bagaskara kepada putranya
"iya yah". jawab Mex
"ayah seperti tidak tau Mex saja". Alex berbicara
"Mex kapan kamu akan berhenti pergi sesukamu, apa rumah ini tidak membuatmu nyaman untuk tinggal".
"yah aku hanya ini bersenang senang saja, sebelum aku terikat dengan wanita jadi aku harus menyenangkan diriku". jawab Mex tanpa melihat ayahnya
"jangan lupa berkunjung ke makam ibumu". Mex hanya menganggukkan kepalanya.
Mex meninggalkan ruang makan dan pergi menuju ke motornya saat sampai ruang tamu berpapasan dengan Jhon
"pagi tuan Mex, tuan Mex ingin pergi". sapa Jhon
"iya Jhon". jawab Mex
"biar saya antar tuan mau kemana". tanya Jhon
"tidak perlu Jhon, saya hanya ingin ke club saja". jawab Jhon
"kenapa tuan lebih suka di club, kenapa tuan tidak bergabung saja dengan D'devil, kalau tuan gabung pasti anggota D'devil akan menyukai tuan Mex apalagi kemarin saya lihat kemampuan tuan Mex nembak begitu hebat".
"tidak Jhon aku lebih suka dengan club daripada harus di D'devil lagian sudah ada kak Alex di sana". jawab Mex sambil mengambil helmnya
"tapi sayang dengan kemampuan tuan jika tidak di pakai". sambung Jhon
"siapa bilang tidak terpakai Jhon, aku belajar menembak untuk melindungi diriku, Terima kasih atas pujianmu". jawab Mex dan meninggalkan Jhon begitu saja.
brem
brem
brem
brem
Mex menghidupkan motornya dan pergi dari rumah menuju ke apartmentnya lima belas menit akhirnya sampai, saat sudah sampai Mex memasuki ruang khusus yang berada di apartemen miliknya
ting
*Gunawan*
datang kerumah Frans antar saya keluar kota
^^^*Frans*^^^
__ADS_1
^^^baik tuan saya akan segera kesana^^^
saat mendapatkan pesan dari Gunawan, Mex langsung mengambil sebuah topeng yang dibuat khusus dari kulit sehingga bisa menyerupai wajah orang lain dan segera memakai, saat berada di lingkungan Start Black Mex menggunakan identitas sebagai Frans dan menggunakan wajah lain.
"saatnya bermain drama Gunawan, aku pastikan kali ini kamu akan mempercayai menjadi anggota yang sangat penting di Start Black dan kamu selalu melibatkanku saat menyusun rencana" monolog Mex dengan senyum sinisnya
*Viki*
Vik bersiap siap saat bermain drama
Mex segera melajukan motornya ke rumah Gunawan dan saat memasuki rumah itu membuat senyum Mex terpancar
*aku sudah berhasil menghancurkan putrimu yang sombong itu, tunggu giliranmu Gunawan hancur di tangan kakakku" monolog Mex dalam hati.
"maaf tuan saya sedikit terlambat".
"ini kunci mobilnya Frans". Gunawan menyerahkan kunci mobilnya dan Frans alias Mex membukakan pintu mobil untuk Gunawan saat Gunawan sudah masuk Frans segera memasuki mobil di bagian kemudi dan melajukan mobilnya.
satu perjalanan mereka melewati jalan yang sepi dan saat itu ada yang memotong perjalanan mereka sehingga Frans menghentikan mobilnya secara mendadak.
"Frans kenapa berhenti". tanya Gunawan
"ada orang yang memotong jalan kita tuan". jawab Frans
"keluar Kalian dari dalam mobil". teriak mereka
"tuan biar saya menghadapi mereka". Frans turun dari mobil
bugh
bugh
"tuan awas". teriak Frans
dor tembakan mengenai perut Frans saat dia menghalangi Gunawan agar tidak tertembak, Gunawan langsung mengeluarkan pistolnya
dor
dor
dor
dor
Gunawan menembak kearah mereka tetapi tidak ada satupun yang terkena tembakan Gunawan dan orang orang itu langsung pergi.
"Frans kamu tidak papa". tanya Gunawan
"tidak tuan ini hanya luka kecil". jawab Frans dengan memegangi perutnya
__ADS_1
"sebaiknya kita ke rumah sakit terlebih dahulu".
akhirnya Gunawan yang menyetir dan Frans duduk di kursi samping Gunawan
"akhirnya berjalan dengan lancar, aku harap ini rencanaku yang terakhir agar kamu mempercayaiku Gunawan" monolog Frans dalam hati.
setelah sampai di rumah sakit Frans langsung di tangani oleh dokter dan mengeluarkan peluru yang berada di Perutnya. saat sudah selesai Frans langsung menghampiri Gunawan.
"maaf tuan karena saya perjalanan anda tertunda". Frans meminta maaf kepada Gunawan
"sudah tidak masalah, kita bisa melanjutkan lagi perjalanannya, Frans mulai hari kamu jadi tangan kanan saya". ucapan Gunawan
"tangan kanan, tapi saya hanya sebagai sopir dan penjaga saja tuan, rasanya tidak pantas saya menjadi tangan kanan". jawab Frans dengan berupa pura menolak
"selama ini saya lihat kamu selalu melakukan yang terbaik,menjadi tangan kanan saya itu sangat cocok untukmu Frans". Gunawan menyakinkan Frans
"jika tuan menganggap saya pantas menyandang jabatan itu, saya sangat berterima kasih tuan". jawab Frans
"mari tuan kita lanjutkan perjalanan yang sempat tertunda, biar saya saja yang menyetir yang Luka hanya dibagian perut saja". sambung Frans
akhirnya mereka melanjutkan perjalanan, di dalam mobil terasa sangat hening "bagus dengan aku menjadi tangan kanannya, aku bisa mendapatkan informasi mengenai mata mata itu dan tau rencana mereka" monolog Frans di dalam hati.
💙💙💙💙💙
di sebuah kamar club seorang wanita mengerjapkan matanya, saat terbangun dia merasa tubuhnya sangat remuk, dia mengingat bahwa semalam dia minum minum untuk meluapkan emosi sehingga ada lima pria yang menghampirinya, dan saat melihat tubuhnya hanya terbalut selimut dan pakaian berserakan di lantai dan seketika itu dia terkejut , Merlin langsung membekap mulutnya berarti semalam dia bermain dengan lima pria.
"kau sudah bangun". sapa seorang pria
"kau". Merlin terkejut
"iya kau masih ingat bukan denganku, kau begitu sombong di Kampus Merlin". jawab laki laki itu
"Kenapa aku ada disini". tanya Merlin
"tentu saja menikmati tubuhmu bersama ke empat temanku, sungguh nikmat rasanya". pria itu menjelaskan
"kenapa kau tidak pergi bersama ke empat temanmu, bukankah kamu sudah mencicipi tubuhku".
"tentu saja aku masih kurang dan pagi ini aku akan mengulanginya lagi". jawab pria itu dan langsung menindih tubuh Merlin dan langsung mencium bibir Merlin sedangkan Merlin sendiri yang masih lemas tidak bisa memberontak, pria itu melakukan aksinya tanpa memperdulikan Merlin yang semakin lemas. setelah selesai pria itu langsung bangkit dan memakai kembali pakaiannya, sedang Merlin sudah pingsan. pria itu menutupi tubuh polos Merlin dan menggendong keluar dari club tersebut.
"mulai hari ini kamu menjadi pemuas nafsuku Merlin, ini akibat dari kesombonganmu" monolog sinis laki laki itu dan membawanya ke rumah. pria itu melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju kesebuah pulau pribadi, pria itu membawa Merlin kepulau pribadi agar tidak bisa melarikan diri. dia akan membuat Merlin menjadi bonekanya.
💙💙💙💙💙
sambil menunggu update selanjutnya yuk mampir di karya temanku yang pasti bikin penasaran.....
judul : Protagonis Laki-Laki Terlalu Mencintaiku
karya : Mommynya Judy
__ADS_1