
"ULAR". teriakan Laura begitu nyaring saat Alex berdiri di hadapannya dengan keadaan polos dan dengan reflek Laura memukul ular Alex dengan guling
bugh
"huff, kenapa suka sekali memukulnya". protes Alex lalu mengenakan handuk untuk menutupi bagian bawahnya
"ular ini bisa membuatmu nikmat dan ketagihan yang pasti bakal ada Alex junior dan Laura junior saat ular ini masuk dan menembakkan bisanya". Alex berbicara dengan sensual di telinga Laura dan mengungkung Laura di bawah sedangkan Laura menahan tubuh Alex
"i itu kata dokter Salla tidak boleh berhubungan". jawab Laura dengan gugup
"berarti jika diperbolehkan oleh dokter maka kamu akan mengizinkan ular ini masuk ke sarangnya". Alex berbicara dengan menaik turunkan alisnya
"Bu bukan begitu". jawab Laura gugup
"bukan apanya". Alex semakin gencar menggoda Laura
"aku tidak mau". protes Laura
"belum di coba kenapa tidak mau, jika ular ini sudah masuk pasti akan membuatmu ketagihan". Alex semakin menggoda
"pasti sakit, malam itu sangat sakit". nada suara Laura begitu sendu
"maaf, aku pastikan kali ini tidak sakit, tapi tunggu sampai dokter mengizinkan". Alex mengelus pipi Laura dan bangkit menuju kearah lemari dan memakai bajunya, Laura bernafas lega saat Alex menjauh, Laura langsung menarik selimut untuk menutupi wajahnya saat Alex berganti pakaian
"dasar si tembok mesum". umpat Laura di balik selimut
"sampai berani menggodaku akan aku potong itu ularnya". sambung Laura dengan kesal
"jika di potong kamu tidak akan merasakan nikmat dunia Baby". jawab Alex dan menarik selimut Laura sedangkan Laura menatap Alex dengan tajam
"dasar tembok mesum". setelah mengatakan itu Laura turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi
"tembok mesum tembok mesum". ejek Laura dari dalam kamar mandi, Alex yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya
"syukur dia sudah tidak bersedih lagi" monolog Alex saat Laura sedikit demi sedikit kembali seperti Laura yang dia temui pertama kali.
di dalam kamar mandi Laura berendam dengan banyak sabun bahkan Laura memainkan busa tersebut, saat ini Laura merasa rileks saat tubuhnya terendam dan Laura menyenderkan kepalanya dan memejamkan matanya , Laura menghirup aroma sabun yang begitu menangkan.
"aromanya membuatku terasa tenang" monolog Laura
tanpa terasa Laura tertidur dalam bathtup saat sedang mandi, Alex yang berasal di kamar sudah tiga puluh menit Laura belum keluar juga
tok
tok
"my baby, kamu baik baik saja ". tanya Alex tidak ada sahutan sama sekali dan itu membuat Alex khawatir
tok
__ADS_1
tok
Alex mengetuk pintunya lagi tapi tidak ada jawaban, saat Alex membuka pintu ternyata tidak terkunci dan Alex langsung masuk , pemandangan pertama yang Alex lihat adalah Laura yang sedang tertidur di dalam bathtup tanpa pakaian, Alex dapat melihat tubuh polos Laura karena busa di dalam bathtup sudah menghilang
"cobaan lagi cobaan lagi, kau jangan bangun". monolog Alex terhadap ular miliknya, Alex mempunyai ide jahil, Alex langsung mengangkat tubuh polos Laura dari dalam air dan hal itu membuat Laura terkejut.
"aaa tembok apa yang kamu lakukan". teriak Laura saat dalam gendongan Alex, Laura yang menyadari tubuhnya polos langsung menutup asetnya
"kenapa di tutupi aku sudah melihat semua". ejek Alex sambil memandangi Laura
"dasar tembok mesum". Laura mengigit dada Alex tapi tidak membuat Alex sakit sama sekali
"sabar baby jangan agresif dong". Alex semakin mengoda Laura
"siapa yang agresif". protes Laura
"baby jika dokter tidak melarangnya sudah aku bawa kamu keranjang".
Laura menutup mata Alex karena sejak tadi Alex tidak berkedip sama sekali
"turunkan aku tembok". Alex tak bergeming sama sekali
"dasar tembok mesum". protes Laura saat Alex mengendong keluar dari kamar mandi
tok
tok
tok
"tembok di panggil Mex".
"aku tau"
"kakak keluar atau aku akan masuk". Mex kesal yang tidak mendapatkan jawaban dan itu membuat Laura panik karena dirinya tidak memakai baju
"tunggu di ruang kerja Mex" jawab Alex
lalu Alex menurunkan Laura di ranjang dan Laura langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhnya sedangkan Alex menuju ke lemari untuk mengambilkan baju untuk Laura. Laura melototkan matanya saat Alex membawakan baju beserta **********.
"kenapa kau pegang barang pribadiku". protes Laura
"tidak masalah kamu istriku". jawab Alex
"warna merah sungguh sexy baby". bisik Alex di telinga Laura dan meletakkan baju Laura di ranjang
cup
"pakai baju dan istirahatlah, aku harus menemui Mex". Alex mencium pipi chubby Laura dan pergi
__ADS_1
"dasar mesum mesum mesum". teriak Laura yang masih bisa di dengar Alex dari luar, Alex berjalan dengan senyum yang mengembang, saat memasuki ruang kerja Mex menatap Alex dengan bingung saat Alex tersenyum sendiri
"kak kamu sudah gila ya, senyum senyum sendiri". ejek Alex
"ini namanya senyum bahagia". jawab Alex
"ada ya orang barusan kehilangan calon anaknya dan sekarang malah bahagian".
"siapa bilang, anakku masih ada". jawab Alex
"berarti". Mex tidak melanjutkan perkataannya karena sudah paham dengan rencana Alex
"apa yang ingin kamu katakan" tanya Alex
"lihatlah ini". Mex menyerah sebuah flashdisk kepada Alex
Alex mengambil flashdisk itu dan memasangnya ke laptop dan hanya terisi satu Vidio saja, Alex langsung memutar Vidio itu. saat menyaksikan tanyangan Vidio itu mata Alex memancarkan kemarahan.
brak
Alex menutup laptopnya dengan kasar setelah melihat keseluruhan Vidio tersebut.
"sial". umpat Alex
"jadi dia penghianatnya". geram Alex dan mengepalkan tangannya
"kita harus memberinya pelajaran kak". Mex berkata
"aku akan menghajarnya sekarang juga".
"jangan, biarkan saja, kita pura pura belum mengetahuinya".
"tapi orang seperti itu harus diberi pelajaran kak". protes Mex
"Mex ayah pernah mengajarkan kita untuk menggunakan otak untuk mengalahkan orang licik". Alex mejelaskan dengan pelan pelan agar Mex mengerti
"kakak benar". Mex menghembuskan nafasnya untuk meredam emosinya.
"aku masih tidak mengerti kak, kenapa dia bekerja sama dengan Gunawan selama ini kita memperlakukan dia dengan baik". tanya Mex
"kakak juga tidak tau Mex". jawab Alex dan menyenderkan kepalanya
Alex menjelaskan kepada Mex untuk mengikuti permainan mereka, Alex juga menyuruh Mex untuk mengganti cairan yang Gunawan berikan kepada mata matanya, jadi setelah di ganti biarkan dia menaruh cairan itu di makanan atau minuman Laura, Alex menyuruh Mex untuk menggantinya dengan vitamin. Mex menyetujui rencana kakaknya.
"baiklah kak nanti aku akan menggantinya saat di lengah"
"bagus, jaga emosimu saat sedang di Start Black agar penyamaranmu tidak terbongkar, karena disana kamu sendirian sedangkan orang orang D'devil yang kita tugaskan hanya bisa masuk di perusahaan Alex". Alex menasihati Mex.
Alex sangat tahu jika Mex tidak bisa mengendalikan emosinya ketika sudah terpancing.
__ADS_1