
Delapan tahun kemudian
kini tiga keluarga sedang menonton sebuah tayangan, yaitu di mana kebersamaan mereka dan juga kedua orang tua mereka. para orang tua duduk di sofa sedangkan anak anak duduk di bawah. mereka semua tanpa sedang tersenyum saat menonton siaran itu.
"bunda papa itu kakek dan nenek". tanya Kaila anak berusia delapan tahun itu bertanya
"iya sayang". jawab Andra
"kenapa kakek dan nenek tidak ada di sini". tanya Oliver anak berusia tujuh tahun
"iya mommy Deddy yang dikatakan kak Oliver, dimana kakek dan nenek ". tanya Olivia
Oliver dan Olivia anak kembar dari pasangan Farhan dan Ana
"kakek dan nenek berada di tempat yang terbaik dan mereka tidak bisa bersama kita ". jawab Ana
"itu di mana mom". tanya Olivia
"nanti kita ke sana bersama sama". jawab Farhan bagaimanapun caranya jika mau di jelaskan mereka juga tidak akan paham
" mama papa tuh". ucap Felix sambil menunjuk pada layar
Arden mengambil putranya yang baru berumur tiga tahun itu lalu memangkunya
"itu kakek dan neneknya Felix". jawab Arden
"kek nek". tanya Felix yang belum lancar bicaranya
__ADS_1
"iya sayang". jawab Anissa sambil mencubit pipi putranya itu
delapan tahun bukan hal mudah yang di jalani oleh mereka berdua terutama Arden, semenjak memang perusahaan ayahnya banyak orang orang yang berusaha menjatuhkan Devil Group karena mereka di anggap lemah. di mana Arden harus menelan kekecewaan saat mobilnya di sabotase oleh musuh bisnis ayahnya sehingga membuat Arden dan juga Anissa yang sedang hamil lima bulan mengalami kecelakaan dan kecelakaan itu menyebabkan mereka kehilangan anak mereka.
apa yang telah dilakukan oleh orang itu membuat Arden Murka sehingga membuat perusahaan orang itu hancur lebur tanpa ada sisa apapun dan Arden bahkan membuat nama orang itu di blacklist oleh perusahaan di seluruh dunia. dari kejadian itu tidak ada satupun pembisnis yang berani untuk menghancurkan Devil Group, bahkan untuk bekerjasama dengan devil Group sekarang jauh lebih sulit dibandingkan saat di pegang oleh Alex. Arden tidak asal menerima kerja sama yang masuk ke dalam perusahaannya. pertanyaan apakah Andra dan Ana iri dengan Arden yang menjadi pewaris perusahaan orang tua mereka, jawaban tidak karena Andra sendiri sudah memiliki perusahaan sendiri dan Alex memberikan dua pulau pribadi untuk putra pertama itu sedangkan Ana mendapatkan warisan danau yang Alex buat untuk Laura dan juga sebuah mall atas nama Ana bahan omset dari mall tersebut tidak main main.
"bagaimana dengan Devil Group Arden". tanya Andra bahkan Andra tau bagaimana Arden mempertahankan perusahaan itu saat mendapatkan serangan dari berbagai arah jika dirinya yang ada di posisi itu tidak akan sanggup
"jauh lebih baik kak". jawab Arden
"dulu aku pikir kamu tidak tertarik untuk dunia bisnis, bagaimana dulu ayah harus mengancam mu dulu baru mau ikut ke perusahaan tapi sekarang cara mu memimpin sangat luar biasa bahkan di atas ayah". ucap Andra
"iya aku juga tidak menyangka bahwa kamu bisa seperti sekarang ini, semau pembisnis tunduk padamu". timpal Farhan
"dulu aku masih ingin menghabiskan masa kuliah ku tapi sebuah keadaan harus membuat ku mengubah prinsip dan keinginan ku". jawab Arden dan mengusap rambut putranya
tidak ada lima belas menit mereka semua sudah sampai di makam Alex dan Laura
"kakek nenek lihat Kaila sekarang punya tiga adik tapi si kembar itu sangat cerewet terutama Olivia dia selalu membuat kaila pusing ". aduk Kaila dan para orang tua hanya terseyum menanggapi itu
"ma yah maaf Arden baru Arden baru bisa kemari, sekarang hidup Arden sudah sangat bahagia memiliki seorang istri dan anak, Arden harap mama dan ayah bahagia disana seperti kami di sini". ucap Arden
"pa ayah terima kasih sudah menjadi mertua yang baik untuk Anissa dan terima kasih sudah melahirkan anak laki-laki yang sangat baik dan memperlakukan istrinya dengan baik". ucap Anissa
"ma yah Andra mengucapkan terima kasih sudah mendidik dan membesarkan Andra yang belum bisa membuat mama dan ayah bahagia". ucap Andra
"Tasya sangat berterima kasih pada mama dan ayah yang sudah menerima Tasya di keluarga mama dan ayah". ucap Tasya
__ADS_1
"ma yah Ana minta maaf jika pernah membuat kalian kecewa Karena Ana masuk ke dunia Mafia dan Ana juga berterima kasih karena mama dan ayah telah merawat Ana, mungkin ucapan terima kasih saja tidak cukup untuk menggambarkan pengorbanan kalian untuk kami semua ". ucap Ana
"ma yah Farhan juga berterima kasih karena sudah memberi istri secantik Ana untuk Farhan ". ucap Farhan
walaupun ada beberapa orang yang berusaha untuk mengadu domba mereka bertiga nyatanya tidak ada yang berhasil karena tali persaudaraan dan sifat siaga baik yang di tanamkan oleh Alex dan Laura untuk anak anaknya sangatlah kuat sehingga Sulit untuk di pecah belah
kebahagiaan juga di rasakan oleh keluarga kecil Yusuf, dimana Yusuf telah menyadari perasaannya yang dimana rasa yang di rasakan pada Anissa dan istrinya sangatlah berbeda,Jika perasaannya pada Anissa adalah sebuah obsesi yang timbul karena sebuah doktrin kepemilikan dari kecil jika dengan istrinya Yusuf merasakan sebuah cinta dan di cintai
"ibu gendong". rengek anak berusia tujuh tahun lebih
"Ismail ibu tidak bisa mengedong mu, abangkan sudah besar dan lihat ibu sedang membawa adik di dalam perutnya nanti jika Abang minta gendong itu akan membuat adik yang ada di dalam perut ibu terjepit, Ismail tidak mau kan adiknya sakit karena terjepit". ucap Yusuf dan Ismail mengelengkan kepalanya
"jadi bagaimana jika ayah saja yang mengendong". ucap Yusuf dan merentangkan tangannya dan Ismail masuk ke pelukan ayahnya
"tidak jadi, Ismail sudah besar dan akan jadi Abang nanti jika minta gendong Abang di tertawai adik". ucap Ismail dan masuk ke dalam kamarnya
"terima kasih mas sudah mau menerima ku dan juga Ismail". ucap Bunga yang memegangi perutnya dan juga punggungnya
"mas yang harusnya berterima kasih karena kamu mau menjalani rumah tangga dengan pria yang kadang tidak bisa mengendalikan emosinya ini". ucap Yusuf
"sebaiknya duduk jangan kelamaan berdiri". ajak Yusuf dan menuntut bunga yang sedang Hamil delapan bulan itu menuju sofa
bukan hal mudah bagi Yusuf dan bunga untuk mencapai bahagia, dimana Bunga yang berusaha keras untuk menghilangkan trauma hingga siap menyerahkan dirinya pada suaminya dan Yusuf yang berusaha agar tidak menyakiti istrinya karena emosi.
semua orang telah menemukan kebahagiaan masing masing setalah apa yang mereka lewati untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut
...~END~...
__ADS_1