
Alex keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk dibagian pinggang saja, lalu Alex mengambil pakaian saat Alex akan mengancingkan bajunya , Laura menghampirinya dan mengancingkan baju Alex dan tidak lupa memasangkan dasi, Alex tersenyum Laura memerhatikan , Alex menarik pinggang Laura dan mencium bibir Laura sekilas
"tumben perhatian hmmm". tanya Alex
"aku mau jadi istri yang baik". jawab Laura dengan memasang dasi
"lagi tidak menginginkan sesuatu kan". Alex merasa curiga dengan sikap Laura yang tiba tiba perhatian
"kan jika istri menginginkan sesuatu suaminya harus mengabulkan keinginan". Laura berbicara dan mengalungkan tangannya di leher Alex
"oke jadi istriku yang manis ini sedang menginginkan apa". tanya Alex sambil mengapit dagu Laura
"hmmm aku ingin mie ayam Dekat kampusku, boleh ya aku pergi kesana dan sekalian pergi ke kampus". tanya Laura dengan bibir yang mengkrucut
"nanti biar aku suruh Riko untuk membelinya, untuk kulihamu aku sudah mengajukan cuti selama satu semester".
"apa". Laura terkejut saat Alex berani beraninya membuat dirinya cuti
"ya sudah kalau begitu aku mau makan mie ayam saja, bolehkan kalau aku pergi ke sana". tanya Laura
"tidak boleh". jawab Alex dengan mencium hidung Laura
"ayolah boleh ya". Laura merengek manja
"baiklah tapi habis dari beli mie ayam langsung pulang, nanti Riko yang akan mengantar mu". jawab Alex
Laura senang Alex memperbolehkan dia pergi untuk membeli mie ayam, dan Laura langsung mencium pipi Alex, Alex terkekeh melihat Laura yang sangat bahagia karena di izinkan pergi
"ingat selalu menghubungiku". perintah Alex dan mengambil sesuatu dari laci dan memberikan kepada Laura
"ponsel, terima kasih ponsel baru".
"setelah sampai di kedai nanti hubungi aku".
karena sudah siang Alex pergi ke perusahaan dan Laura memilih sarapan di Kamarnya, kini para pelayan sudah membawakan makanan untuk Laura, Laura memakan makananya dengan diam.
"lama lama aku bisa gendut jika makan sebanyak ini setiap hari, kenapa nafsu makanku sangat tinggi". monolog Laura saat sudah mengabiskan makannya, saat matanya menatap potongan buah melon membuat menelan salivanya dan akhirnya mengambilnya lalu memakannya
ππππππ
Alex yang sudah sampai di perusahaan langsung menuju ke ruang meeting sampainya di sana sudah ada beberapa Orang dari perusahaan yang berbeda. Alex langsung memulai meeting tersebut
"sebelumnya saya minta maaf jika satu bulan ini saya tidak ada respon terhadap kalian dan kurangnya kompeten dari saya, maka hari ini saya duduk di sini untuk membahas kerjasama yang sempat saya tunda selama satu bulan". Alex berbicara Dengan santai
"jadi untuk yang masih mau bekerja dengan perusahaan kami silahkan yang ingin mundur saya persilakan". sambung Alex
__ADS_1
semua orang di sana saling pandang, jika mereka mundur belum tentu mendapatkan patner kerja seprofesional tuan Alex , Alex memang sempat abai selama satu bulan dan mereka pikir mungkin tuan Alex memilih urusan yang tidak bisa di tinggalkan, awalnya mereka sempat goyah dan ingin mengundurkan diri karena hasutan orang lain. tapi hari ini Alex sudah menjelaskan semuanya dan mereka memutuskan untuk tetap maju bekerja sama dengan Alex.
setelah mendengar keputusan mereka, Alex dan orang orang yang berada disana membahas kerja sama mereka dalam pembuangan sebuah mall yang akan di bangun di jalan anggrek, di tempat itu sangat strategis untuk sebuah pembangunan. satu jam lamanya akhirnya meeting telah selesai.
"terima kasih tuan Alex atas kerjasama".
"sama sama semuanya".
satu persatu mereka meninggalkan ruangan meeting tersebut, setelah mereka pergi Alex merasa lega karena mereka masih mau percaya dengannya.
ππππππ
Gunawan yang berada di sebuah pemakaman, menaburkan bunga di makam itu dan menatap sendu sebuah nisan yang tertulis Karina Amadya
"hai adek , maaf kakak baru bisa berkunjung, jangan marah". Gunawan berbicara dengan sedih
"kamu tau hidup kakak tak secerah saat kamu masih ada, dengan keceriaan dan keluguan membuat kakak bahagia tapi setelah kejadian yang merenggut nyawamu membuat dunia kakak gelap dek". Alex mengusap nisan itu dan menaruh bunga Lily kesusksesan adekknya
setelah puas Gunawan meninggalkan makam itu saat berada di dalam mobil Gunawan mendapat telepon dari seseorang dan segera mengangkatnya
"informasi apa yang kamu dapat". tanya Gunawan pada seseorang di sebrang sana
"mereka tidak jadi mengundurkan diri dari kerjasama bersama alex tuan, Alex berhasil menghandle mereka". orang disebrang sana menjelaskan yang informasi yang dia dapat
setelah mendapatkan informasi yang tidak membuatnya senang, Gunawan mencengkram setir mobil dengan erat dan kemudian menjalankan mobil dengan kecepatan tinggi untuk melampiaskan kemarahannya
"tetap awasi dia". perintah Gunawan dan mematikan ponselnya
ππππππ
Laura menuruni tanggal dengan pakaian yang sudah rapih
"Riko ". panggil Laura
"maaf nyonya, Riko belum datang". salah satu pelayan mengahampiri Laura dan mengatakan bahwa Riko belum datang
"belum datang, makasih ya bik". setelah mengatakan itu Laura memilih duduk di sofa yang berada diruang tengah
ting pesan masuk
*suamiku*
sedang apa
^^^*Laura*^^^
__ADS_1
^^^sedang menunggu Riko^^^
*suamiku*
berani berani kamu menunggu pria lain babyπ‘
^^^*Laura*^^^
^^^bukan begitu maksudku, aku menunggu karena dia belum datang dan aku sudah tidak sabar ingin makan mie ayamπ, dan dia belum datang ke rumah ^^^
*suamiku*
ohh
ingat baby jangan berani beraninya menunggu pria lain karena suamimu ini pria yang paling tampang seduniaπ€
^^^*Laura*^^^
^^^PD sekali kamu tau tembok memuji dirimu sendiri tampan, wajah datar seperti tembok dibilang tampanπ^^^
*suamiku*
hey Tembok tembok seperti itu juga kamu terpesona babyβ€οΈβ€οΈβ€οΈπ
Laura mengulum senyumnya saat melihat Jawab Alex dan tidak berniat membalasnya. Laura akui akhir akhir ini dia mulai nyaman bersama Alex dan Laura aku juga kalau Alex itu tampan
"maaf nyonya saya terlambat". Riko meminta maaf saat melihat nyonya sudah menunggunya
"tidak apa apa Rin, ayo antarkan saya ke kedai mie ayam dekat kampus". jawab Laura
Riko mengantarkan Laura ke tempat tujuannya dan terdapat beberapa orang yang Alex tugaskan untuk menjaga Laura dari kejauhan, setelah beberapa menit akhirnya mobil sampai di depan kedai Mei ayam, Laura langsung masuk
"mang". panggil Laura
"neng Laura, sudah lama tidak terlihat, kemana saja neng, biasa sering makan di sini". jawab penjual mie ayam
"hehehe sedang sibuk mang, mang mie ayam seperti biasa tapi dua mangku ya".
"dua mangku neng"
"iya mang, akhir akhir ini selera makan Laura meningkat". jawab Laura
Laura menunggu dengan tenang pesan, dan tidak lupa mengirim pesan kepada Alex , dari kejauhan ada seorang perempuan yang melihat ke arahnya Laura sejak Laura masuk ke kedai mie ayam tersebut
"LAURA"
__ADS_1