Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Nadia Almira (Nadia)


__ADS_3

sesampainya di rumah Niko Laura memperhatikan rumah tersebut karena memang Laura belum mengetahui kondisi rumah Niko


"mas kenapa rumahnya seperti tidak terawat". tanya Laura


"kondisinya membuat tidak bisa merawat rumah dia masih bersyukur bisa merawat dirinya sendiri". jawab Alex


tok


tok


tok


pintu terbuka dan Niko menjalankan kursi rodanya


"sudah siap bertemu Mira". tanya Alex dan Niko menganggukan kepalanya


"nanti jelaskan pelan pelan ke Mira supaya tidak terjadi ke salah paham apalagi Mira sempat tinggal di rumah bordil". ucap Alex


"iya, aku berharap Mira tidak membenciku". ucap Niko


Alex menyuruh sang supir untuk membantu Niko naik ke dalam mobil. mobil yang melaju dengan kecepatan pelan itu membuat Niko memeras tangan karena merasa gugup , gugupan yang Niko alami adalah takut Mira membenci setelah tau dia adalah ayah kandung Mira. mobil di memasuki gerbang rumah bercat putih. sang supir membantu Niko duduk di kursi rodanya dan Alex mendorong kursi roda Niko


ting


tong


seorang wanita terseyum ramah


"mari masuk".


saat kursi Alex, Laura dan Niko memasuki rumah Niko menatap pada seorang perempuan yang sedang duduk di sofa sambil memakan buahnya dan perempuan itu tidak sengaja menatap pria yang yang duduk di kursi roda. pria itu meneteskan air mata dan langsung menghapusnya.


"Bu siapa orang yang di bawa om Alex". tanya perempuan itu


"dia ingin bertemu dengan mu nak, ibu sudah memberitahu mu selama".


"tapi ada urusan apa ingin menemuiku". bisiknya lagi


"maaf jika menganggu pagi pagi". ucap Alex


"tidak masalah, silahkan apa yang ingin di sampaikan"


Alex menatap perempuan yang sedang duduk sambil memegang piring berisi beras


"Mira" panggil Alex


deg

__ADS_1


pyar


perempuan itu menjatuhkan piringnya saat Alex memanggilnya Mira dan semua orang di sana terkejut saat melihat reaksi Mira saat di panggil Alex


"ke kenapa om bisa tau panggilan itu". tanyanya


"om tau dan om juga mengetahui sesuatu yang Mira tidak ketahui". ucap Alex


"apa maksud om". tanya Mira


"Mira dengarkan om ya, apa yang akan om katakan Mita jangan marah". ucap Alex


"om tanya bagaimana jika Mira bertemu orang tua Mira". tanya Alex


"apa maksud om Alex". tanya Mira


"selama ini ayah Mira selalu mencari Mira DNA merindukan Mira". Jawab Alex


"tapi kenapa ayah Mira malah meninggalkan Mira di rumah bordil itu jika memang dia merindukan Mira". tanya Mira


"sekarang biar ayahmu yang menjelaskan dan dengarkan baik baik jangan memotongnya sebelum selesai menjelaskan". ucap Alex lalu melihat Niko dan Mira mengikuti pandangan Alex yang tertuju ke arah pria yang duduk di kursi roda, Alex menganggukan kepalanya sebagai tanda Niko untuk berbicara


"Mi Mira ini ayah nak". ucap Niko dan Alex mendorong kursi rodanya agar berada di depan Mira


"ayah merindukan Mira". sambung Niko sambil menggapai tangan Mira tapi Mira menjauhkan tangannya


"apa buktinya jika kamu ayah ku". sambung Mira


"kamu punya tanda lahir berbentuk bulat di bagian perut mu". ucap Niko dan Mira membenarkan itu karena memang dia memilikinya


"dan nama panjangmu Nadia Almira, ayah benar". tanya Niko dan Mira menganggukan kepalanya


"tapi kenapa ayah menjual Mira di rumah itu, apa ayah tau sepuluh tahun tinggal di rumah bordil itu membuat Mira ketakutan". ucap Mira


"ayah tidak pernah menjual Mira kesana". jawab Niko


"Bohong, madam Vina yang mengatakan jika aku di jual oleh orang tuaku". ucap Mira sambil meneteskan air mata


"ayah bisa menjelaskan semaunya dan bukan ayah yang menjual mu nak". ucap Niko meraih tangan Mira dan di tepis oleh Mira


"nak dengarkan dulu penjelasan ayahmu yah jangan sampai kamu seperti Gio yang tidak percaya dengan ibunya sendiri". ucap Fatma sambil mengusap bahu Mira dan Fatma juga mengenal pria yang duduk di kursi roda itu dan dia adalah pria yang sudah memfitnahnya


"baiklah jelaskan". ucap Mira


Niko menjelaskan ke Mira bahwa saat umurnya satu tahun dia di culik dan Niko harus mengikuti kemauan penculik itu agar dia bisa membawa Mira pulang, yaitu dia harus menghancurkan rumah tangga orang lain yaitu Fatma orang yang berada di samping Mira dan murah melihat ibu mertuanya. setelah semuanya Niko lakukan ternyata penculik itu menghianati dan mengatakan pada Niko bahwa Mira sudah dia lenyapkan tetapi Niko masih yakin bahwa Mira masih hidup dan penculik itu berusaha membunuh Niko sehingga membuat Niko seperti sekarang. Niko baru tau jika Mira masih hidup dan di jual ke rumah bordil karena bantuan Alex saat mencari Keberadaannya sehingga akhirnya Niko sampai di depannya.


"seperti itu cerita nak, ayah sangat menyayangimu selama ini ayah hidup dalam keterpurukan dengan keyakinan bahwa putri ayah masih hidup dan yang ayah pikiran kamu tinggal di mana sudah makan dengan benar". ucap Niko

__ADS_1


"siapa yang menculik Mira dan menjualku". tanya Mira (Nadia)


"mama Mira sendiri". jawab Niko


deg


"si siapa mama Mira". tanya Mira dan Niko menarik nafasnya sebelum menjawab


"Merlin". jawab Niko


deg


bukan hanya Mira yang terkejut tetapi Fatma juga terkejut akan jawaban yang di berikan Niko


"maksudnya Merlin mama tiri mas Gio". tanya Mira untuk memastikan


"iya". jawab Niko karena Alex sudah menceritakan Mira menikah dengan siapa


Mira langsung menatap ibu mertua saat tau siapa ibu kandungnya dengan perasaan yang tidak dapat di jelaskan


"ke kenapa harus dia ibu Mira". monolog Mira sambil menangis lalu Meninggalkan mereka semua dan masuk ke dalam kamarnya


"Mira sayang mau kemana ayah belum selesai nak". ucap Niko yang sangat ingin memeluk putrinya


Niko menatap Fatma yang sejak tadi diam dengan tatapan yang sulit di artikan setelah tau Mira adalah anak Merlin


"mba saya minta maaf atas kejadian yang dulu". ucap Niko sendangkan Fatma menatap Niko tanpa ekspresi


"saya tau saya salah tapi saya mohon jangan sakiti putri saya atas apa yang pernah saya lakukan bersama mantan istri saya mba". sambung Niko


"putri saya tidak tau apa apa, jika mba ingin marah atau menghukum maka hukum saya saja yang menanggungnya". ucap Niko


Niko berbicara seperti itu karena Mira telah menjadi menantu dari Fatma dan Niko tau apa yang di rasakan Oleh Fatma, anak dari orang yang menjadi penyebab kehancuran keluarganya dan penderitaan bertahun tahun sekarang malah menjadi bagian dari keluarganya bahkan sedang mengandung cucunya


"mba jika mba ingin melampiaskan kemarahan mba silahkan saya siap tapi mohon terima Mira dengan baik". Niko memohon kepada Fatma


"sebaiknya kalian pulang dulu". ucap Fatma dengan dingin


"Niko sebaiknya kita pulang dulu, Mira juga masih butuh waktu". ucap Alex


"tapi aku masih ingin bertemu Mira". ucap Niko yang belum sempat memeluk dan menyampaikan rasa rindunya selama ini


"kita bisa datang kemari karena bukan hanya Mira yang butuh waktu tapi Fatma juga". ucap Alex dan Niko menanggukan kepalanya


Alex dan Niko Keluar dari rumah Fatma


"saya yakin mba orang baik, saya harap mba tidak melakukan kesalahan". ucap Laura

__ADS_1


"kami pulang dulu mba". sambung Laura dan menyusul suaminya


__ADS_2