
Delon memeluk istrinya dengan tubuh yang bergetar akibat menagis, dia masih belum percaya jika Lisa meninggalkan dirinya secepatnya ini.
"ayo bangun sayang". suara Delon sangat sendu
"aku tarik kata kataku , aku tidak ingin kamu pergi sayang hiks". sambung Delon
"ayo sayang bangun jangan hukum aku seperti ini, ayo bangun kamu bisa menghukum ku dengan cara lain". Delon masih terus menagis karena kali ini rasanya jauh lebih sakit di bandingkan saat dia di tinggal menikah oleh Laura, Delon merasa tidak adil dulu dia tidak bisa bersatu dengan Laura dan sekarang kenapa Lisa di ambil begitu cepat, andai waktu bisa di putar dia tidak akan meminta Lisa pergi darinya.
ceklek
pintu di buka dan seseorang masuk mengahampiri Delon yang sedang menagis dan memeluk jenazah itu begitu erat. Delon tidak menyadari ada seseorang yang masuk ke ruang operasi itu.
"pak". Delon tidak mendengar panggilan itu
"pak maaf". orang itu memanggil dengan menepuk-nepuk pundak Delon
"jangan ganggu saya". jawab Delon tanpa melihat orang itu
"tapi pak..."
"saya sudah bilang jangan ganggu saya". teriak Delon dan menghadap ke orang itu
"tapi.."
"kamu tidak saya sedang sedih hiks, saya barusan di tinggal istri saya jadi jangan ganggu saya". orang itu geram dengan Delon karena dari tadi memotong ucapan
__ADS_1
"dia ibu saya". beritahu orang itu dengan menunjuk jenazah itu, Delon terkejut saat wanita di hadapan ini mengaku bahwa jenazah istirnya adalah ibunya
"jangan sembarang ya mbak, ini jenazah istrinya saya". jawab Delon dengan tidak terima
"bapak ya yang jangan sembarang, maka lihat dulu itu". teriak wanita itu dengan geram
dengan perlahan Delon membuka kain yang menutupi jenazah itu, saat kain itu terbuka Delon langsung melototkan matanya dan sedikit mundur, ada rasa lega saat membuka kain itu.
"maaf mbak". Delon langsung keluar dari ruangan itu, saat di lorong rumah sakit Delon melihat dokter yang menangani istrinya dan langsung menghampirinya
"dok". panggil Delon dan dokter itu menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Delon
"dok dimana istrinya saya". tanya Delon
Delon langsung berlari menuju ruang Dahlia dua, saat membuka pintu pemandangan pertama yang dia lihat adalah Lisa yang terbaring di brangkar dengan alat yang menempel di tubuhnya dan juga kedua orang tuanya yang duduk di sofa. Delon langsung menghampiri Lisa dan mencium seluruh wajah Lisa. Delon menatap nanar kepala Lisa yang tidak ada rambut sama sekali. Ayu mengusap bahu putranya.
"Lisa koma, kita akan lakukan yang terbaik baik agar Lisa bisa sembuh". mama Ayu berbicara sambil mengusap bahu putranya
"koma". tanya Delon dan di anggukan mama Ayu
Delon menghela nafasnya saat mengetahui bahwa istrinya mengalami koma, dalam hati Delon berharap Lisa segera sadar dan setelah itu Delon akan mengakui kepada Lisa jika dia mencintainya, Delon juga akan mempertahankan rumah tangganya. Delon berharap Lisa bisa sembuh dari penyakitnya.
"aku akan melakukan apapun agar kamu sembuh sayang, agar kita bertiga bisa bersama sama dan bahagia". bisik Delon di telinga Lisa, Lisa yang mendengar kata kata Delon meneteskan air mata, Delon yang melihat itu terseyum walaupun Lisa mengalami koma dia masih meresponnya. lalu Delon mengusap air mata itu dengan jarinya.
"nak kamu tidak ingin melihat putrimu". tanya mama Ayu
__ADS_1
"nanti dulu ma, aku masih ingin di samping Lisa". jawab Delon
mama Ayu menghampiri suaminya dan mengajaknya keluar dari ruangan itu untuk memberi ruang untuk Delon agar merenungi semua apa yang telah di perbuat. kedua orang tau Delon berharap anaknya dapat mengambil hikmah atas apa yang terjadi dan waktu lima bulan yang telah dia lakukan bersama dengan Lisa bisa merubah segalanya.
Delon yang duduk di samping Lisa mengecup punggung tangan Lisa dan menggenggamnya seolah olah wanita itu akan meninggalkannya, walaupun Lisa tidak memiliki rambut masih terlihat sangat cantik.
💙💙💙💙
bagaimana part ini?
jangan lupa tinggalkan jejak
hey hey aku bawa cerita lagi ini, jangan lupa mampir ya dan yang pasti cerita ini sangat rekomendasi banget untuk di baca..
judul : Istri Yang Tak Dihargai (Berubah Cantik)
karya : Syasyi
Aisyah, seorang istri yang di jadikan pembantu di rumah suaminya sendiri. Bahkan dirinya harus menerima pernikahan suaminya dengan kekasihnya. Penghinaan kerap dia rasakan dari suami, ibu mertuanya, dan juga istri kedua suaminya. Aisyah hanya di jadikan istri yang tak di hargai oleh suaminya yang bernama Kenzi.
Namun pertemuannya dengan sang dewa penolong merubah takdirnya. Aisyah yang memiliki kulit tak terawat ( jelek ) dan penampilan kampungan berubah menjadi sosok wanita cantik dan memukau. Di tambah pertemuannya dengan orang masa lalunya yang membantu dirinya mewujudkan balas dendamnya.
Yuk ikuti kisah Aisyah dalam merubah takdirnya dan membalaskan dendamnya atas perbuatan mantan suami, mantan madunya, dan keluarga mantan suaminya
__ADS_1