Tuan Mafia

Tuan Mafia
Memilih Berdamai


__ADS_3

setelah membaca beberapa lembar tulisan dalam buku itu kemudian Gunawan mengambil CD tersebut dan memasukan ke laptop dan menonton video, saat Vidio itu di putar Gunawan belum melihat wajah pelaku tapi saat pelaku itu pergi terlihat dalam tempat yang dekat dengan taman itu, saat pelaku tersebut membuka jaket dan topeng membuat Gunawan sangat terkejut bagai tersambar petir, tangannya langsung terkepal dapat terlihat dengan jelas bahwa amarah menguasai dirinya.


"bagaimana sekarang percayakan". tanya Alex dan Gunawan yang mendapatkan pertanyaan dari Alex hanya diam saja, selama ini dia hanya telah salah membunuh orang


"saya datang kemari untuk mengakhiri permusuhan ini, saya tidak ingin ada dendam yang turun temurun, soal meninggalnya kedua orang tua saya, saya sudah ikhlas, yang saya inginkan sekarang adalah hidup bahagia bersama istri dan anak anakku tanpa ada bayang bayang balas dendam". Alex berbicara dengan keseriusan, Gunawan menarik nafasnya setelah mendengar penjelasan dari Alex dan menghampiri Alex


"maaf". hanya satu kata yang di ucapkan oleh Gunawan dan memeluk Alex ,Alex membalas pelukan Gunawan.


"mulai hari ini mari bekerja sama sebagai rekan bisnis". ajak Alex dan mengulurkan tangannya kemudian Gunawan menerima uluran tangan Alex


"lepaskan istri dan anak Riko" perintah Alex dan Gunawan memberikan isyarat kepada anak buahnya untuk melepaskan istri dan anak Riko. Riko langsung memeluk istri dan anak.


" masalah kita sudah selesai, saya harus pergi". Gunawan menanggukan kelapanya.


Alex,Mex, dan Jhon meninggalkan tempat itu. Alex melangkah dengan rasa bahagia dan ringan, beban selama ini yang dia pendam terasa ringan saat mengambil keputusan yang terbaik dan tidak adanya korban dalam keputusan tersebut.


"tidak ada yang lebih baik dari kedamaian, memang sulit untuk mengambil keputusan untuk berdamai dengan orang yang telah membuat kita kehilangan, tapi memaafkan jauh lebih baik daripada menimbulkan masalah yang lain". monolog Alex sambil tersenyum


"tuan". teriak riko sambil berlari yang di ikuti istri dan anaknya, saat sampai di depan Alex Riko langsung berlutut.


"maafkan saya tuan". Alex langsung memegang bahu Riko dan menyuruh berdiri.


Riko menjelaskan bahwa waktu dia menyelamatkan Laura malam itu adalah untuk menjauhkan Laura dari bahaya, karena Riko tidak ingin orang yang tidak tau apa apa terlibat dalam aksi balas dendam yang terjadi antara Alex dan Gunawan, dan itulah Riko tidak memberitahu keberadaan Laura kepada Alex saat tau Alex mencintai Laura, saat tau Alex frutasi atas kepergian Laura di situlah Gunawan akan menyerang D'devil tetapi masih gagal karena kuatnya kebesersamaan D'devil.


hingga pada akhirnya Alex mengetahui keberadaan Laura dan juga berita kebahagiaan atas kehamilan Laura, dan saat Riko memberi tau kepada Gunawan tentang kehalaman Laura. Gunawan menyuruh Riko untuk mengugurkan janin yang Laura kandung, Riko setuju karena jika Laura ke guguran maka dia tidak terikat bersama Alex dan dengan begitu Riko bisa membawa Laura pergi dan bisa menyelamatkan Laura agar tidak terlibat balas dendam. saat malam itu dia membawa pisau adalah untuk membunuh Laura tetapi Laura lebih dulu menghadap kearahnya, sebenarnya Riko terpaksa melakukan itu karena istri dan anaknya di sekap oleh Gunawan saat Riko menolak untuk membunuh Laura karena bagi Riko tujuan adalah Alex seharusnya tidak melibatkan orang lain.


"maafkan saya tuan". Alex terseyum mendengar cerita dari Riko


"aku berterima kasih karena kamu memikirkan Laura agar tidak terlibat, dan aku memaafkanmu, hiduplah bahagia bersama keluargamu". Alex menepuk pundak Riko dan masuk kedalam mobil. setelah kepergian Alex Riko menghampiri istrinya.


"aku senang mas, masih bisa bertemu dengan mu". ucap Cika sambil memeluk Riko


"aku akan selalu berusaha membahagiakan kalian". Riko membalas pelukan istrinya dan mengusap kepala istirnya.


"curang masak Alif tidak dipeluk". Alif berbicara dengan cemberut saat kedua orang tuanya saling memeluk, Riko dan Cika terkekeh saat melihat putra mereka merajuk. Riko langsung mengendong Alif dan mengandeng tangan Cika kemudian mereka pergi dari tempat itu.


setelah kepergian Alex , Gunawan mengendarai mobil dengan kecepatan penuh dan kemerahan yang mengebu gebu.

__ADS_1


💙💙💙💙💙


di dalam mobil terasa hening, Alex menatap keluar jendela


"aku masih tidak percaya kakak memilih jalan damai". tanya Mex


"aku hanya ingin hidup tanpa adanya dendam demi keluargaku" jawab Alex dengan tersenyum


"wah ternyata mafia terkejam sudah tidak cocok untukmu kakak". ejek Alex sambil tertawa lepas, Alex memukul Mex yang suka sekali mengejeknya.


Alex yang melihat Jhon yang diam dan fokus menyetir


"Jhon kamu tidak ingin jujur kepadanya". tanya Alex


"jujur kepada siapa tuan". jawab Jhon dengan kerutan di dahinya


"Laura".


"aku harus jujur apa kepada nyonya tuan". jawab Jhon dengan santai.


cittt


Jhon menginjak rem secara mendadak sehingga membuat dua orang di belakang terkejut


"tidak perlu terkejut Jhon aku tau selama ini kamu sering menghilang dan pergi kemana saja". Alex mendengus kelas saat Jhon berhenti mendadak


"pasti Laura akan bahagia jika tau kakaknya masih hidup, Laura masih sangat berharap kalau kakaknya masih hidup". ada kebahagiaan di hati Jhon saat Laura memiliki harapan tentang dirinya


"saya belum siap tuan". jawab Jhon


"segera beritahu Laura".


"Jhon boleh aku bertanya". Mex berbicara


"silahkan tuan Mex". jawab Jhon


"kenapa waktu kakak sedikit frustasi, kamu seolah olah membujukku untuk menyingkirkan kak, sehingga aku berpikir bahwa kamu adalah penghianatnya". tanya Mex dan Jhon terseyum dengan pertanyaan Mex

__ADS_1


Jhon menceritakan bahwa dia di perintahkan oleh Bagaskara untuk menguji Mex apakah Mex tertarik untuk menyingkirkan Alex, Bagaskara ingin tau apakah anaknya memiliki sifat tamak atau tidak karena Bagaskara ingin kedua putranya saling menjaga bukan menjatuhkan.


"kak bolehkah mampir di makam ayah sebelum menyusul kakak ipar". tanya Mex dan Alex menganggukan kepalanya.


Jhon memutar mobilnya menuju, setalah sampai di makam mereka turun dan menuju ke makam Bagaskara. Mex mengelus nisan ayahnya.


"ayah tenang saja kami akan saling menjaga yah". ucap Mex


"ayah tenang saja, aku akan menjaga Mex yang sangat nakal ini".


setelah rindunya terobati mereka langsung menuju ke tempat Laura. Alex membeli bunga untuk di berikan kepada Laura. setelah menempuh dua jam perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah yang berada di tengah hutan. Alex memasuki rumah itu.


"Jolin dimana Laura". tanya Alex


"nyonya ada di kamarnya tuan". jawab Jolin


Alex langsung menuju ke kamarnya, saat membuka pintu pandangan pertama yang Alex lihat adalah Laura yang tertidur sambil memeluk foto pernikahan mereka. Alex menghampiri ketiga anaknya yang juga tertidur. kemudian Alex duduk diranjang dan mengambil foto itu dan meletakkan di nakas.


"ternyata kamu sangat mencintai ku my baby". bisik Alex


"emmm". Laura berguman


💙💙💙💙


sambil menunggu updatean selanjutnya mampir di cerita baruku yang penuh dengan petualangan dan misteri....


judul : My Lovely My Angel


Lula seorang penulis novel yang sangat terkenal, apa jadinya jika lula masuk ke novel yang di buat dan menjadi Protagonis wanita dalam novel itu?


Ya lula ternyata masuk kedalam tubuh Lentara sosok tokoh yang dia buat lemah. Lentara adalah gadis cantik dan lemah karena selalu di sayang oleh kakeknya dan kakeknyalah yang selalu menyelesaikan masalah Lentara. Di saat kakeknya meninggal lentara diberi sebuah benda dan diamanatkan untuk diberikan kepada seseorang yang memiliki tanda elang di punggungnya sehingga membuat Lula di kejar para mafia dan hidupnya selalu dalam ancaman. Kemudian Lentara dipertemukan dengan mafia terkejam yaitu tuan Ismail.


Apakah lula sanggup hidup sebagai lentara?


Ikut perjalan lula sebagai lentara dalam My Lovely My Angel


__ADS_1


__ADS_2