Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
di pekerjakan


__ADS_3

.


.


.


"sudahlah Kakak Ipar, terima saja pemberian Mommy dan Papa ya? asal Kakak tau Papa itu bukan tipe Pria yang mau membeli kado sendiri dengan tangannya yang berharga itu, tapi sekarang?" Alena.


"apa yang kamu lakukan itu berharga bagi Papa, selama ini kami semua tau bagaimana keras kepalanya An kalau Papa memintanya menjadi Presdir X Company Group." sambung Ana.


"menghilang aja entah kemana." sahut Alena lagi.


Xabara terkekeh saja dan Rovert tersenyum sambil merangkul bahu Xabara.


"kalau begitu Papa dan Mommy pergi menjemput Nenek kalian ya?" Rovert.


"kemungkinan Mommy akan menginap di Rumahnya Mama Aya ya?" tanya Xabara.


"iya Mom." jawab Ana dan Alena.


Carrina hanya termangu saja melihat berlian yang diberikan oleh Rovert.


"ayo Kak..!" ajak Alena menuntun Carrina menuju Kamarnya Carrina sementara Ana memegang kotak berlian nya Carrina.


.


malam harinya,


An memasuki Kamarnya bersama Carrina,


"Carrin?" panggil An dan melihat sekeliling.


"Carrin?" An mendatangi Carrina yang duduk menghadap meja riasnya sendiri.


"kenapa hmm?" tanya An duduk dibelakang Carrina lalu memeluk Carrina dengan mesra sesekali mengecup bahu Carrina.


"An? kenapa Papa membelikanku berlian semahal ini? aku tidak bisa menerimanya, aku tulus membantu Papa." Carrina.


An melihat tatapan Carrina hingga Ia tersenyum, "Papa juga tulus padamu, mungkin caranya memang terbilang aneh bagimu Carrin..! tapi percayalah jika dia yang membeli Berlian ini sendiri artinya dia sangat tulus."


Carrina menghela nafas, "apa aku harus menerima berlian semahal ini?"


"iya." jawab An sambil tersenyum tampan.


"An? tapi aku...?"


"terima saja sayang..! papa adalah Pria yang sangat menjaga harga diri jika pemberiannya di tolak oleh Orang yang sangat di hargainya maka dia akan tersinggung." ujar An.


"tersinggung?" beo Carrina mengerjab ke arah Cermin.


"iya..! kamu mengerti bagaimana jika Papa sudah tersinggung? bisa saja dia tidak merestui kita lagi." bisik An.

__ADS_1


Carrina seketika membelalakkan matanya, "tii--tidak..! aku menerima berlian ini kok.. haha..!"


cepat kali Carrina menerima berlian itu hanya karna takut tidak direstui oleh Papa Mertuanya, An tergelak melihat Carrina yang tidak mau Rovert tersinggung sampai memisahkan mereka berdua.


"coba pakai sayang?" pinta An.


Carrina menurut dan An sangat menyukai Carrina yang memakai Berlian itu.


"Penilaian Papa tidak salah meminta Mommy mencari hadiah untukmu." ujar An.


"kamu tau Mommy yang memilih ini An?" tanya Carrina penasaran.


An menggeleng, "Perusahaan Berlian Tiffany itu milik Mommy dan Berlian itu sudah makanan keseharian Mommy, hanya sekali melihat saja dia tau kualitas Berlian yang dilihatnya."


Carrina tersenyum kikuk, "kamu sangat Kaya An, Mommy dan Papa juga sangat kaya."


An mengulum senyum, "dan kamu Istri dari Tuan Muda An."


Carrina tersenyum malu-malu lalu meletakkan kalung berliannya ke dalam kotaknya dan berdiri, melihat Carrina berdiri tentu An juga ikut berdiri. Carrina menghadap An sementara tangan An langsung melingkar indah dipinggang Carrina.


"maafkan aku An..!" ucap Carrina.


"maaf?" beo An sambil menaikkan sebelah alisnya dan keningnya juga berkerut tipis.


"aku belum memberimu anak." cicit Carrina dengan kepala tertunduk padahal Ia ingin sekali mengandung anak An.


An tergelak, "kamu meminta maaf karna hal ini?"


Carrina mendongak ke An, "iya..! aku ingin mengandung anakmu An, aku ingin melahirkan anakmu, membesarkan anakmu dan memberinya banyak cinta."


Carrina mengangguk-ngangguk pelan.


"kapan terakhir kamu datang bulan sayang?" tanya An.


Carrina menautkan alisnya, "sebulan yang lalu."


"kemungkinan bulan ini kamu akan berisi, ayo kita lakukan lagi lebih banyak." An menggendong Carrina yang melingkarkan tangan serta kakinya di tubuh An.


Carrina tersenyum lebar seketika di bisikkan kata-kata manis oleh An, teror yang selalu merepotkan mereka sudah dianggap angin lalu saja oleh mereka berdua namun An masih mencari tau dalangnya.


.


.


pagi-pagi,


Carrina membuatkan sarapan langsung untuk Keluarga barunya, ternyata mereka semua suka dengan Roti yang Carrina masakkan (Kebab Sayur).


Carrina pergi ke Kamarnya bersama An dan melihat An baru saja keluar dari Kamar mandi dengan Jubah mandinya itu.


"Sayang kamu masak?" tanya An.

__ADS_1


"Iya An..? hari ini kamu akan di tunjuk resmi sebagai Presdir X Company Group..! jika kamu bekerja disana pasti lebih mudah menemukan Orang yang menerorku kan?" Carrina membawa nampan berisi sarapan spesial untuk sang suami.


An tersentak, "iya juga...! Perusahaan X Company Group sangat hebat dalam mencari data pribadi seseorang." batin An.


An terlalu bahagia bersama Carrina yang semakin Ceria sehingga lupa kalau X Company Group adalah Perusahaan Raksasa yang sangat di hormati dalam dunia bisnis.


"An? ayo sarapan..!" Carrina memotong sarapannya dengan pisau lalu menusuknya dengan garpu setelah itu menyuapkannya ke An.


An membuka mulutnya saja tinggal mengunyah begitu dimanja oleh Carrina yang sangat perhatian pada An.


"aku pakai baju apa Carrin sayang?" tanya An.


Carrina tersenyum manis lalu berkata, "akan aku carikan An tapi habiskan sarapannya ya?"


An mengangguk mengelus pipi Carrina, "apa kamu sudah sarapan Carrin?"


"aku yang masak di dapur sudah kenyang menyicipi makanan yang aku buat enak apa tidak." senyum manis Carrina.


An terkekeh, "asin pun akan aku makan jika kamu yang masak."


"masa sih?" tanya Carrina tersenyum cerah dan terpancar kebahagiaan dimatanya itu.


"iya dan tambah gulanya dari bibirmu ini." lanjut An lagi menoel-noel bibir Carrina yang merona namun terlihat malu-malu.


.


sekitar jam 8 lewat Rovert, Xabara dan Ratu kembali ke Mansion.


Carrina mendapatkan impiannya yaitu mengantarkan An ke depan Gerbang bersama Rovert yang ditemani oleh Xabara.


"An kamu hati-hati bekerja nya ya?" kata Carrina melihat jarum jam tangannya menunjukkan pukul 10.23 WIB.


An mengusap kepala Carrina, "aku akan cari Pengawal Perempuan untukmu sayang..! sepertinya aku harus tambah Pengawal di Perusahaan BlackMalv dari kalangan wanita."


Carrina tersenyum manis, "kenapa aku harus dikawal An? aku bisa pergi bersama Ana dan Alena kalau aku mau, mereka pasti mau menemaniku..! jangan khawatirkan aku ya? fokus saja dengan pekerjaanmu, tetap bekerja keras tapi jangan lupa makan ya?"


An mengulum senyum.


"apa kamu mau aku mengantarkanmu makan siang An?" tanya Carrina.


"boleh sayang..! sepertinya aku butuh pekerja untuk menjadi Asistenku."


"kalau begitu aku mau jadi Asistenmu lagi tanpa dibayar." jawab Carrina cepat membuat Rovert dan Xabara terkekeh.


Carrina yang sadar langsung berubah malu-malu, saking asiknya bersama An sampai lupa kalau ada Mertuanya disamping Carrina dan An.


"baiklah sampai aku menemukan Asisten yang lain tapi kalau kamu sudah hamil tidak boleh bekerja lagi, bagaimana? terima penawaranku?" tanya An.


"tentu saja An..! kalau aku sudah mengandung anakmu aku tidak akan kemana-kemana." jawab Carrina melompat-lompat senang memegang tangan An sebab Ia bisa bersama An kemana-mana.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2