
.
.
.
"Carrina kamu sudah berjanji tidak akan menginginkan Tuan An kan? kamu boleh mencintai Tuan Muda dan seperti biasa sembunyikan Perasaanmu dengan baik, jangan sampai ketahuan dan tekan Perasaanmu itu."
Carrina terus mengomeli dirinya sendiri yang memiliki harapan besar terhadap Perasaan An, Carrina yang sudah lama menyembunyikan Perasaannya pada An lama-lama seperti terpupuk dan perasaan itu semakin kokoh serta begitu subur sehingga sulit bagi Carrina untuk mundur.
Carrina melebarkan matanya melihat notif berita ada membahas Tuan Muda An yang memiliki hubungan spesial dengan Model Internasional dan Kisah Asmara mereka telah terjalin di Jerman.
DEG!!?
jantung Carrina berdetak 2 kali lebih cepat dan hatinya seperti diremuk serta sangat sakit tapi tidak ada darah.
"a-apa ini benar?" gumam Carrina dengan suara bergetar.
Carrina melihat Artikel itu dengan jari telunjuk gemetar, jujur saja Carrina tidak suka Perasaannya sendiri tapi bagaimana cara Carrina menahan Perasaannya? Carrina juga tidak bisa membuat hatinya berhenti berharap pada An.
bibir Carrina memang mengatakan bahwa Ia menyerah tapi hatinya tidak bisa, Carrina cemburu hatinya seperti terbakar tapi tidak bisa melakukan apa-apa karna An bukan miliknya.
"aaahhhhhh....!" Carrina menjerit seketika membalik Ponselnya.
"sadar Carrina..! sadarr...!! dia sosok Cinta tersembunyimu selama ini, jangan mengharapkan hal yang tidak mungkin, memangnya apa kelebihanmu ha? Tuan An tidak akan jatuh Cinta pada gadis aneh sepertimu."
Carrina terus memarahi dirinya sendiri sampai merasa tenang Ia tidak melihat berita An dengan sosok Model Internasional yang disebut-sebut Flo itu.
Carrina berusaha untuk tegar disaat semua Orang yang ada di Perusahaan membicarakan tentang Flo dan An, mereka tidak dapat kabar apapun dari An sebab sudah diketahui oleh Bodyguard BlackMalv bahwa An tidak akan mau terbuka jika masalah hatinya.
tidak tau apa masalah An di Jerman kepulangan An jadi tertunda 1 minggu lagi sehingga Artikel itu semakin dicurigai memanglah benar.
An sudah hampir 1 bulan di Jerman lalu kembali ke Indonesia sementara Carrina berjuang untuk dirinya sendiri, kini Kepribadian Carrina semakin terbuka pada Anggota BlackMalv, Carrina hanya butuh waktu 2 Minggu lagi sehingga kecemasannya hilang.
.
"dimana Tuan Muda? kenapa tidak kembali juga?" Ujar Wel serius.
"apa maksudmu Wel? bukannya Egy menjemput Tuan An ya?" tanya Rop.
"aku merasa Tuan Muda punya masalah di Jerman, apa ada musuh disana?" terka yang lainnya.
__ADS_1
Carrina yang awalnya pura-pura tidak dengar menoleh ke Anggota BlackMalv, "apa maksud kalian semua? apa Egy belum bertemu dengan Tuan An?"
"coba hubungi Tuan An." desak Ayunda.
Carrina dan Anggota BlackMalv berkumpul di Taman Belakang tempat pelatihan mereka semua sebagai Bodyguard BlackMalv.
Carrina menggigit bibir bawahnya dengan cemas melihat Orang-orang An sibuk mencoba menghubungi Egy yang panggilannya tidak diangkat.
"masalah..!" gumam Wel.
"cepat berpencar..!" teriak Rop yang langsung mengerti.
"BlackMaster berkumpul..!" Seru Wel dengan serius.
Carrina dan Ayunda hanya terganga saja dengan tingkah Orang-orang An yang kini mode menyeramkan, sungguh mereka tidak pernah melihat Wel dan yang lainnya memperlihatkan ekspresi menyeramkan seperti itu.
"kalian disini saja..! Tuan Muda dan Egy pasti dalam bahaya." titah Wel.
Ayunda memeluk Carrina dengan erat sementara Carrina gelisah juga khawatir terjadi sesuatu pada An, Carrina bisa tahan jika Ia tersakiti saat An memiliki hubungan khusus dengan perempuan lain tapi Carrina tidak bisa tahan jika An terluka.
Pasukan BlackMalv yang kini berubah menjadi BlackMaster yaitu Kumpulan Mafia yang dipimpin oleh An dikenal Master dari segala Master telah berlarian memasuki Mobil masing-masing.
"aku mau melihat Tuan Muda Kak." jawab Carrina.
"jangan Carrina..? Tuan An itu seorang Master di dunia Mafia dan musuhnya banyak." kata Ayunda memperingati.
"tapi Tuan An sudah banyak membantuku Kak, aku ingin membantu mencarinya." kata Carrina segera melepaskan diri dari Ayunda dan berlari keluar Gedung BlackMalv.
"CARRINA???? jangaaaann..!" teriak Ayunda hendak menyusul Carrina tapi Putrinya sedang tertidur di Ruangannya.
Ayunda tidak mungkin meninggalkan anaknya yang nanti bisa saja mencarinya.
di Parkiran Mobil BlackMalv,
Carrina berlari ke arah Mobil yang tersisa di Parkiran dan ternyata dewi keberuntungan berpihak padanya melihat ada Kunci Mobil tergantung disana.
"Tuan semoga Tuan baik-baik saja." gumam Carrina menyibakkan rambutnya kebelakang lalu mengendarai Mobilnya dengan kecepatan tinggi.
dalam waktu 1 Bulan Carrina sudah mahir mengendarai Mobil.
"sebenarnya apa yang terjadi? kenapa Tuan An bisa terlambat pulang?" gumam Carrina begitu khawatir.
__ADS_1
Carrina mengikuti Instingnya menuju Bandara ketika Ia tidak menemukan Mobil Egy maka Carrina melewati jalan pintas yang sekiranya Egy lewati sebab Egy suka mengendarai Mobil dengan kecepatan tinggi, jika lewat jalan besar Egy akan terus berhenti karna banyak rambu-rambu lalu lintas.
"tanda apa ini?" gumam Carrina melihat jejak ban Mobil.
Carrina mengikuti jejak Mobil itu dengan kecepatan pelan, tiba-tiba jejaknya menghilang dipersimpangan, "kemana jejaknya?" gumam Carrina.
Carrina seketika melihat ke arah tikungan tajam yang memasuki Hutan, "hutan?" gumam Carrina menginjak gasnya berbelok tajam menuju hutan yang Ia tebak ada Mobil memasuki tempat itu.
Carrina hanya mengikuti instingnya saja sampai Ia mendengar suara tembakan, Carrina langsung sadar ada perkelahian disana.
"apa yang harus aku lakukan?" gumam Carrina dengan khawatir.
Carrina melihat sekitarnya lalu melihat ada mic yang terhubung ke atas Mobil, "Mobil apa ini? kenapa? Ehhh?"
Carrina menemukan ide langsung mencari sesuatu diPonselnya dan menghubungkan suara di Ponselnya ke Mic sehingga bunyi khas Mobil Polisi memecah kesunyian hutan.
Carrina meletakkan Ponselnya lalu melaju kencang ke arah bunyi tembakan tadi, suara Mobil terdengar lagi oleh Carrina pergi ke arah lain.
Insting Carrina sangat kuat dan pendengarannya sangat tajam, ketika bahaya mengelilingi An membuat Carrina berani memasuki bahaya apapun asalkan An ditemukan serta baik-baik saja.
"kuatlah Carrina..! Tuan Muda sudah menyelamatkanmu 2 kali." gumam Carrina sambil meringis ketika Ia banyak memasuki lubang dan bebatuan sehingga bokongnya terasa sakit dan kepalanya juga terbentur-bentur.
Mata Carrina melebar kaget melihat Mobil Egy terbuka tak jauh darinya, Ia semakin cepat melajukan Mobilnya ke arah Mobil Egy.
"semoga kalian baik-baik saja." gumam Carrina sambil menghentikan Mobilnya didepan Mobil Egy yang terbuka lalu Ia keluar dari Mobilnya.
"Egyy?" panggil Carrina berlari ke Mobil Egy yang tidak ada siapapun.
Carrina tau tidak ada musuh lagi disekitar Mobil Egy, banyak bekas ban Mobil di tempat itu mungkin suara yang Carrina keluarkan tadi membuat mereka semua lari mengira Polisi telah datang.
"Egyy?" teriak Carrina berlari sambil memainkan belati nya melihat sekeliling.
"Tuaann?" panggil Carrina lagi.
Carrina melebarkan matanya melihat tetesan darah, "tidaakk..!" gumam Carrina tidak terima lalu berlari mengikuti tetesan darah itu.
.
.
.
__ADS_1