Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
taman?


__ADS_3

.


.


.


malam harinya di Rumah megah Barrest dan Aya.


An membukakan pintu Mobilnya untuk Carrina yang menganga melihat Rumah Megah Barrest.


"ini Rumah Om Barrest An?" tanya Carrina memastikan lagi.


"iya..! kamu akan melihat Mama Aya yang seperti adik Mommy, dia pasti senang jika kamu memanggil Mama juga padanya." ujar An sambil merangkul bahu Carrina.


Carrina mengangguk-ngangguk namun matanya menjelajahi pemandangan itu lalu An menjelaskan kalau Barrest sebenarnya kaya-raya tapi kesetiaannya pada Rovert tidak membuatnya lupa diri, bagaimana pun menyebalkannya Rovert tapi Barrest tetap setia menjadi bawahan Rovert padahal Barrest juga punya penghasilan yang cukup besar tidak perlu menguras otak sudah menghasilkan uang.


Carrina kagum dengan kesetiaan Barrest pada Rovert walau sudah Kaya-Raya tidak mengundurkan diri dan setelah Agus ditetapkan menjadi Asisten ke-2 An maka Barrest bisa mengundurkan diri sebab alasan Barrest bekerja tidak ada lagi yang mana posisi Presdir sebelumnya Rovert telah digantikan dengan An.


"hmm.! belum lagi om Barrest bertemu dengan Mama karna Mommy dan Papa." ujar An.


"hah?" Carrina mencerna maksud kata-kata An.


"Mama Aya seperti Adik kandung bagi Mommy, mereka besar sama-sama dan Mommylah yang meyakinkan Mama untuk menikahi Om Barrest demi kebahagiaannya sekarang Mama bahagia." balas An.


Carrina semakin kagum dengan Xabara, "wahh..! mommy hebat sekali."


"hmm..? kamu belum bertemu dengan sahabat baik Mommy yang lain, dia juga menikahi Pria yang kini menjadi suaminya karna Mommy juga." senyum tipis An sambil mengusap kepala Carrina.


"Mommy hebat." Carrina mengacungkan kedua ibu jari tangannya memuji Xabara yang bisa memberi kebahagiaan pada Orang lain.


"iya..!? Mommyku sangat hebat tapi salahnya Mommyku yang hebat itu sudah menjadi Istri Papaku." kekeh An.


Carrina tersenyum lebar, "pantas saja Papa sangat mencintai Mommy."


An mengangguk lalu mereka telah tiba didepan pintu dan sebelum mengetuk pintu Rumah ternyata Pintu Rumah Aya-Barrest sudah terbuka menampilkan sosok gadis menawan yang berhasil membuat Carrina tertegun.


"haii?" sapa BoniTania


An mendengus saja lalu Tania memeluk An membuat Carrina mengerjab-ngerjabkan mata.


"kenapa memelukku hmm?" tanya An dengan senyum tipisnya mengusap kepala Tania tapi tangannya yang lain tidak lepas menggenggam tangan Carrina.


"aroma Abang sangat wangi." jawab Tania lalu melepaskan pelukannya dan beralih ke Carrina.

__ADS_1


"wahhh.!! Kakak ipar cantik sekali." senyum lebar Tania memegang tangan Carrina yang tersenyum kikuk.


An menyentil kening Tania yang mengaduh kesakitan sambil memanyunkan bibirnya Tania melepaskan tangan Carrina, Carrina sampai kaget An seperti itu pada gadis cantik itu yang sepertinya seumuran dengan Alena.


"kenapa tamunya tidak dibawa masuk sayang?" tanya seseorang suara wanita itu yang tak lain adalah Aya semakin mendekat dan Orang pertama yang dilihat oleh Aya adalah Carrina.


"ini istrimu An?" tanya Aya.


"iya Ma..! kenalkan ini Carrina Carol, Istriku." kata An mengecup punggung tangan Carrina didepan Aya dan Tania.


Aya tersenyum lebar dan Tania menganga saja melihat An benar-benar berubah seperti yang dikatakan oleh Ana juga Alena.


"ha--halo Ma?? saya Carrina." ucap Carrina dengan canggung dan gugup.


Aya tersenyum lebar, "bagus sekali..!"


Aya menepis tangan An lalu mendorongnya kesamping membawa pergi Carrina, Carrina menoleh kebelakang seolah ingin membawa An yang malah terkekeh didorong oleh Aya.


"suamimu tidak akan hilang." kata Aya membuat Carrina malu lalu patuh saja kemana Aya membawanya.


Aya melihat Barnes (anak pertama Aya dan Barrest) dan Barrest pun meminta mereka menyapa Carrina, Barnes berdiri lalu melangkah ke Carrina sementara Barrest hanya menyapa biasa saja sebab mereka sudah pernah bertemu.


"aku Barnes..!" Barnes mengulurkan tangannya menyapa Carrina.


"kalau An melihatnya dia akan meninjumu." bisik Aya.


Barnes terkekeh, "biarkan saja..! Aku mau melihat amarahnya Ma." jawab Barnes begitu santai.


Aya menggeleng kepalanya lalu Barnes kembali ke sofanya memainkan Ponselnya, tadi hanya sopan-santun Barnes saja untuk menyapa tamu istimewa Aya yaitu menantunya Xabara.


"ayo sayang..!" ajak Aya membawa Carrina menuju Taman belakang untuk membuat Carrina yang tegang serta gugup menjadi lebih tenang dan nyaman.


An menemui Barnes, Barnes melirik Tania merangkul lengan An layaknya sepasang kekasih.


"apa Istrimu tidak cemburu?" tanya Barnes.


"aku sudah mengatakan padanya kalau ada monster kecil disini yang suka menempeliku." jawab An.


Tania mengerucutkan bibirnya, "wajah semanis dan seimut ini disebut monster? pantas saja Kakak ipar tadi kelihatan kaget melihatku ternyata abang menjelek-jelekkanku ya?"


An terkekeh lalu Barnes bertanya ada apa dengan An yang bisa jatuh cinta pada perempuan cantik dan An hanya jawab jujur kalau hati Carrina jauh lebih cantik dari parasnya sehingga mereka tau kalau An awalnya tidak tertarik dengan kecantikan Carrina namun ketulusan Carrina lah yang mengetuk hati An.


.

__ADS_1


Carrina terperangah melihat taman belakang Aya yang ditumbuhi tanaman-tanaman indah seperti mawar merah, putih, biru, kuning, semua jenis mawar yang ada di dunia ini ada di Taman itu.


"wahhh..?" Carrina berlari ditengah-tengah taman itu membuat Aya tertawa melihat Carrina bisa tertawa selepas itu.


"kamu juga suka mawar Carrina?" tanya Aya.


"iya Ma..! sangat suka, tapi Mama punya mawar biru? aku belum pernah melihat tumbuhannya secara langsung karna katanya menanam dan merawatnya sangat sulit."


Aya dan Carrina akhirnya bisa berbicara akrab selama berjam-jam hanya membahas mawar hingga tidak sadar kalau An sudah memperhatikan Carrina sejak tadi yang terlihat sangat menyukai Taman Mawar seperti yang dimiliki Aya.


An tersenyum tulus lalu berbalik pergi membiarkan Carrina bersama Aya.


.


di meja makan, makan siang bersama.


"An? sepertinya Carrina sangat menyukai Bunga Mawar." kata Aya tiba-tiba.


An menoleh ke Carrina yang melebarkan matanya lalu tersenyum kikuk ke An.


"aku akan buatkan untuknya Ma, terimakasih sudah membuatnya menjadi lebih nyaman." ucap An ke Aya.


pranggg...!


Tania, Barnes menjatuhkan sendok makan mereka di atas piring saking syoknya, Aya membuka mulutnya lebar-lebar.


"sudah aku bilang kalian persiapkan mental, anak ini udah tidak waras bahkan aku membuat istrinya menunggu di Ruangan tunggu saja aku ditegur didepan semua Bawahannya." gerutu Barrest.


An cuek saja sementara Carrina yang sungguh malu dipuji begitu hebat bisa membuat An berubah 360° pada siapapun.


Carrina dan An sampai dipaksa menginap di Rumah Aya.


.


malam hari, di Kamar Tamu.


"apa kamu mau aku buatkan Taman Bunga Mawar di Rumah kita?" tanya An berbisik mesra tepat ditelinga Carrina.


Carrina yang dipeluk dari belakang oleh An tersenyum manis, "aku mau An..! aku sangat bahagia jika kamu yang membuatkan taman itu untukku, aku akan membantumu."


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2