Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
calon asisten


__ADS_3

.


.


.


Carrina berlari seperti anak-anak melihat semua yang ada di dalam Supermarket, Ia begitu bersemangat saat berbelanja keperluan dapur untuk pertama kalinya setelah 10 tahun lamanya di kurung.


"Tuan Muda memberiku banyak uang, apa aku bisa beli pakaian baru?" gumam Carrina tersenyum lebar.


belanja Carrina tidak sampai jutaan tapi uang yang An berikan sangat banyak bagi ukuran belanja keperluan dapur.


Carrina mendengar percakapan para wanita yang bergosip tentang Tuan Muda An, "ternyata Tuan Muda An lebih terkenal dari dugaanku." batin Carrina.


"jadi Tuan Muda An sudah punya kekasih apa belum?" tanya salah satu penggosip.


"apa kamu gila?? Tuan Muda An tidak pernah menjalin hubungan dengan perempuan manapun sama seperti Tuan Besar Rovert dimasa muda tidak pernah punya kekasih tapi ketika jatuh Cinta langsung mendapatkan perempuan yang diinginkan."


"aah.. iya juga... Nyonya Xabara sangat cantik, aku pernah melihatnya di acara Pesta malam itu. woww...!! dia benar-benar dewi padahal Anak-anaknya sudah besar."


"haha..! mungkin Tuan Muda An akan jatuh Cinta pada seorang Dewi juga sama seperti Papanya ketika jatuh cinta langsung mengikat erat pujaan hatinya."


diam-diam Carrina memanjangkan telinganya bahkan pura-pura melihat serta membaca barang didekat para penggosip itu padahal Ia hanya ingin menguping pembicaraan mereka saja.


"aku penasaran siapa sosok dewi itu."


"kalau kita punya wajah pas-pasan bermimpi saja."


"tapi aku dengar Tuan Muda An tidak tertarik dengan perempuan cantik, kamu kenal Artis Lidya? dia kan terang-terangan mengejar Tuan Muda An dengan muka temboknya itu berulang kali mendekati Tuan Muda An padahal sudah di tolak."


"bodo amat..! urusan Perempuan cantik bukan urusan kita, kalau aku secantik Lidya akan berusaha mencari perhatian Tuan Muda An. siapa yang tidak akan jatuh Cinta pada Tuan Muda An yang kejam tapi tidak pernah pacaran dan bukan penjahat kelam*n, aku yakin sekali Tuan Muda jatuh Cinta pasti wanita nya akan diperlakukan seperti harta karun."


Carrina tersenyum lebar, "ternyata Tuan An belum pernah pacaran dan belum menikah, lalu siapa mereka yang dimaksud Tuan An saat itu?" batin Carrina sungguh penasaran.


Carrina belum punya Ponsel jadi hanya bisa dengar-dengar gosip Orang saja mengenai sosok Cinta tersembunyinya selama ini.


"ayo kita kembali...!"


Carrina mendengus sebal saat Penggosip itu tidak lagi melanjutkan pembahasan mereka tentang sosok An yang terkenal, padahal Carrina belum puas mengetahui tentang An.


Carrina membeli pakaian Formal 2 stel berwarna Coklat tua dan Maron yang mirip warna hati (gelap) lalu kembali ke Apartemen baru yang menjadi tempat tinggalnya entah sampai kapan.

__ADS_1


"169542." gumam Carrina menekan sandi Apartemen An.


tring...!


Carrina membuka pintu Apartemen lalu mengangkat semua belanjaannya, saking bahagia nya Carrina berjalan kaki dari Supermarket sampai ke Gedung Apartemen.


.


"aku bisa memegang pisau dapur setelah sekian lama." senyum manis Carrina memegang Pisau dapur lalu memainkannya begitu lihai.


sudah 5 tahun Carrina tidak diizinkan lagi memegang pisau dapur oleh Lancord.


.


ke esokan harinya,


di Perusahaan BlackMalv.


"kau bisa menguasai bahasa asing Ayunda?" tanya An dengan datar.


Ayunda menundukkan kepalanya, "sa-saya akan belajar lebih giat lagi Tuan Muda."


An langsung paham kalau Ayunda tidak menguasai bahasa Asing, "tidak apa..! aku akan punya Asisten baru yang bisa bahasa Asing."


"dengan senang hati Tuan..! maafkan saya yang belum menguasai bahasa Asing dengan sempurna." ucap Ayunda dengan malu.


sebagai Asisten menguasai bahasa Asing memang yang paling utama tapi Ayunda malah belum sempurna dalam bahasa Asing walau cuma bahasa Inggris.


"pergilah..!" usir An.


Ayunda pamit undur diri dan pergi dari Ruangan An, An mencari data Pribadi Carrina Carol seorang Putri dari Keluarga biasa tapi kedua Orangtuanya meninggal karna kecelakaan misterius tidak tau penyebabnya sehingga Carrina hanya tinggal bersama Neneknya.


"dia berkata jujur." ujar An mengangguk melihat data diri Carrina yang memang tidak terdaftar di SMA manapun sebab terakhir Carrina hanya SD itu pun belum sempat memasuki SMP.


Carrina diajarkan banyak hal ketika menjadi tawanan Lancord mungkin menghilangkan rasa bosan Carrina belajar sendiri dalam sangkar emas Lancord sehingga bisa menguasai banyak bahasa.


di Luar Gerbang,


"siapa anda Nona?" tanya penjaga Perusahaan BlackMalv.


Carrina membenarkan masker dan topinya, "sa-saya Carrina Carol yang sudah membuat janji dengan Tuan Muda An, ap-apa kalian bisa mengantarkan saya bertemu Tuan Muda?" tanya Carrina tanpa memperlihatkan wajahnya.

__ADS_1


para satpam meminta izin untuk memberitau atasan sebab mereka tidak boleh sembarangan mengizinkan tamu masuk apalagi Carrina tidak mau memperlihatkan wajahnya sampai Egy datang di depan Gerbang.


"masuklah Nona..!" ajak Egy yang dipercaya oleh An.


Para Satpam meminta maaf pada Carrina telah menahan Carrina di Gerbang sementara Carrina malah meminta maaf balik karena tidak bisa memperlihatkan wajahnya yang sangat tidak percaya diri memperlihatkan wajahnya.


Egy mempersilahkan Carrina memasuki Gedung berpuluh tingkat milik An, sungguh Tuan Muda Kaya Raya yang bisa membangun Perusahaannya sendiri padahal punya jaminan meneruskan tahta Perusahaan milik Rovert Maldev sebab An satu-satunya anak laki-laki keturunan Maldev.


Carrina merasa tidak nyaman diperhatikan malah membenarkan roknya yang padahal sangat sopan tapi Ia merasa malu sendiri entah apa yang ada dalam pikirannya itu.


.


"silahkan Nona..! didalam sana Ruangan Tuan Muda An." pinta Egy menunjuk sopan Ruangan Presdir.


Carrina mengangguk dan mengucapkan terimakasih pada Egy lalu menanyakan keadaan Rop yang ternyata masih di Rumah Sakit dalam masa pemulihan.


Carrina menatap Pintu Ruangan An dengan hati berdebar lalu Ia menarik nafas dalam-dalam dan mengepalkan tangannya.


"kuatlah Carrina..! kuatlah..! ku mohon percaya dirilah sedikit saja kurangi perasaan pemalu mu itu." gumam Carrina menyemangati dirinya.


tok.. tok...


Carrina mengetuk Pintu Ruangan An, Carrina pun terkejut pintu tiba-tiba terbuka tapi tidak ada Orang yang membukanya pasti pakai teknologi begitulah pemikiran Carrina lalu Ia masuk ke Ruangan An.


"kau sudah datang?" tanya An tanpa melihat ke Carrina sudah tau kalau orang yang mengetuk adalah Carrina.


Carrina berjalan seperti robot kikuk ke arah An lalu berdiri cukup jauh dari meja kerja An.


"bahasa apa saja yang kau kuasai?" tanya An.


"English, Spanyol, Mandarin, Thailand, Rusia, Jerman." jawab Carrina.


An menautkan kedua alisnya, "bukankah kemarin kau mengatakan hanya menguasai 4 bahasa?"


"benarkah? ak-aku ehh?? sa-saya lupa Tuan Muda ta-tapi saya memang menguasai semua bahasa yang saya sebutkan, anda boleh menguji saya."


An mengangguk pelan membenarkan tantangan Carrina lalu Ia berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah Sofa serta meminta Carrina mengikutinya dan duduk di sofa.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2