Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
perhatian


__ADS_3

.


.


.


An menghela nafas panjang tiba-tiba Ia memikirkan Carrina.


"apa Carrina melihat berita tentang aku dengan Flo atau Lidya?" gumam An menebak.


An memijit pelipisnya seketika selama ini Ia memang tidak peduli dengan rumor tapi entah mengapa An cemas jika Carrina salah paham padanya.


An memang tidak pernah jatuh Cinta walaupun Ia banyak menolong perempuan tapi bukan berarti An harus jatuh Cinta pada mereka semua, An adalah Pria yang mahal dan tidak mudah jatuh cinta pada perempuan apalagi hanya karna modal cantik saja.


"bagaimana caraku menjelaskannya?" gumam An tidak mengerti cara memberitau Carrina bahwa Ia tidak pernah menyukai perempuan-perempuan yang di gosipkan terhadapnya.


An tampak berpikir keras lalu menghubungi seseorang dan tersenyum lebar, An pun kembali bersiul dan bekerja seperti biasa sampai jam makan siang nanti.


di Jam Istirahat,


An menemui Carrina di Ruangan Carrina yang tak kunjung keluar.


"Carrina?" panggil An malah melihat Carrina tertidur di meja kerjanya itu sambil memegang pulpen.


An melihat komputer Carrina yang banyak huruf aneh tidak terbaca karna di tekan oleh lengan Carrina, Ia terkekeh gemas.


"Carrina?" An mengelus kepala Carrina.


"hmm?" sahut Carrina perlahan mengerjabkan matanya, ketika matanya setengah memicing melihat sosok yang memanggilnya itu membuat matanya melebar seketika.


"Ehh?" Carrina kelagapan sendiri kepergok ketiduran oleh An.


An mengulum senyum, "apa kamu mau mengingkari janji hmm? ayo kita makan siang..!" ajak An.


Carrina menata rambutnya dan melihat komputernya banyak huruf tidak masuk akal membuatnya memejamkan mata begitu malu.


"tinggalkan saja..!" pinta An menarik lengan Carrina untuk segera berdiri.


Carrina pun menurut pada An dan mereka berdua berjalan layaknya Atasan-bawahan seolah An sudah tau kalau Carrina belum siap memberitau semua Orang tentang hubungan mereka berdua jadi mengikuti kesiapan hati Carrina saja.


.


An membukakan pintu untuk Carrina yang malu-malu memasuki Mobil An begitu juga An masuk mobilnya itu tapi An tidak malu-malu seperti Carrina.

__ADS_1


"makan dimana Tu- Ehh? An? kita makan dimana?" tanya Carrina.


"ke suatu tempat..!" jawab An sambil tersenyum ke Carrina yang belum terbiasa dengan situasi barunya itu dengan An.


sebelumnya An hanya bersikap baik tapi wajahnya datar bahkan tersenyum tipis saja langka sekali Carrina melihatnya.


Carrina memperhatikan jalanan hingga tiba-tiba Ia tertegun melihat Gerbang Mansion Mewah terbuka, Carrina juga telah melihat ada tulisan besar diatasnya Mansion Maldev.


"di-dimana ini?? apa Tuan membawaku ke Rumah Keluarganya?" batin Carrina begitu gelisah ditempat duduknya saat ini.


An menyadari itu segera menggenggam tangan Carrina, "aku melakukan ini supaya kamu tau aku serius Carrina..! jangan dengarkan kata-kata Orang lain tentang aku dengan siapapun itu."


Carrina yang awalnya gelisah seketika membeku sendiri saja.


"a-apa maksudnya? jangan dengarkan kata-kata Orang lain tentang Tuan dengan Siapapun?" batin Carrina tidak mengerti.


Mobil An berhenti di Parkiran khusus Mobil, Carrina bisa melihat banyaknya Mobil di tempat itu.


"i-ini..?" Carrina melihat mobil yang ada disekitar Mobil An.


"oh. ..! ini Mobilku semuanya." jawaban An membuat Carrina melebarkan matanya sambil memperhatikan Mobil An yang banyak sekali menurutnya terlebih lagi harganya juga tidak terbilang murah.


"apa kamu mau satu?" tanya An.


Carrina menggeleng, "bu-bukan? ak-aku pikir ini semua Mobil semua Keluargamu." cicit Carrina.


Carrina begitu gugup dibawa oleh An menemui keluarganya, "aku tidak tau apa aku bisa makan dengan tenang nanti." batin Carrina membayangkan drama mertua dan menantu.


Carrina menggeleng sebab Ia sudah pernah bertemu Xabara yang sangat baik tapi Rovert? Carrina takut bertemu dengan Rovert yang bisa saja tidak menyukainya.


An disambut baik oleh beberapa pelayan yang tampak begitu akrab juga dengan An seperti Keluarga bukan Pelayan, Para Pelayan itu begitu terpana melihat sosok yang digenggam tangannya oleh An, Carrina menyapa dengan gugup, sungguh Ia tidak punya persiapan sama sekali.


An membawa Carrina memasuki Mansion nya sampai An melihat Xabara, Ratu dan Rovert telah menunggunya.


"Mommy? Nenek? Pa? kenalkan ini Carrina..! pacarku." ujar An.


Carrina menyapa dengan kikuk belum lagi jantungnya berdentum keras berhadapan dengan Keluarga paling terkaya di Negaranya itu.


Xabara dan Ratu mendekati Carrina.


"cepat sekali nak?" tanya Ratu terkekeh ke An yang tersenyum.


Xabara dan Ratu menangkup pipi Carrina.

__ADS_1


"kamu pasti lapar kan sayang? ayo kita ke meja makan..!" ajak Xabara.


Carrina tampak ragu karna belum menyapa Rovert hal itu membuat Xabara sadar lalu menarik lengan Rovert untuk menyapa calon menantunya.


"iya..! hai calon menantu..? kenapa kamu bisa menyukai si datar ini ha? apa yang kamu sukai dari anak ini?" pertanyaan Rovert itu membuat An memutar kedua bola matanya dengan malas.


Carrina pun tersenyum malu menyadari perkataan Rovert seolah tidak keberatan dengannya tapi malah heran mengapa Carrina bisa suka pada Pria seperti An (wajah datar).


"sudah kan? ayo jalan sayang!" ajak Ratu ke Carrina.


Carrina pun duduk disamping An.


"dimana 2 Ratu Drama Mommy?" tanya An.


"mereka dalam perjalanan kemari..! kamu sih buru-buru mengajak makan siang kesini, kasihan mereka sedang ada urusan harus ketar-ketir untuk makan bersama calon kakak iparnya." jawab Xabara.


Carrina tidak berani bersuara malah malu sendiri disebut calon kakak ipar nya Ana dan Alena.


tiba-tiba Carrina berani memberitau tentang asal-usul keluarganya sebab Ia tidak mau Keluarga baik itu tau dari Orang lain mengenai dirinya, bukannya tegang atau syok Keluarga An malah tertawa gemas.


"sekarang Mommy mengerti kenapa kamu menyukainya sayang." kata Xabara.


"jujur dan berani." sahut Ratu.


"boleh juga." jawab Rovert tersenyum tipis saja.


Carrina memutar kepalanya ke An yang mengulum senyum malah bertanya pada Carrina kenapa malah membahas hal itu di meja makan.


tiba-tiba semua Orang menoleh ke arah Pintu Mansion mendengar teriakan Ana dan Alena yang telah kembali.


Ana dan Alena memeluk Carrina dengan gemas serta mengucapkan selamat datang dalam keluarga Maldev, bahkan dengan segala ocehan Alena mengatakan bahwa Carrina adalah gadis pertama yang dibawa oleh An menemui Keluarga besarnya.


Carrina semakin malu dianggap beruntung oleh Ana dan Alena.


"sudah-sudah..! ayo kita makan..!" ajak Xabara.


Carrina awalnya gugup dan nyaris tidak bisa menelan nasinya tapi memang Alena yang bisa membuat Carrina tidak lagi gugup, An membiarkan saja Alena mengoceh seperti itu sebab Ia juga tau Carrina begitu tegang saat ini.


Carrina melihat makanan didekat An ada menu kacangnya dengan cepat tangan Carrina mengambil piring berisi menu kacang itu serta menggantinya dengan sayuran sebab Carrina tau An gemar makanan sehat.


An tersenyum ke Carrina yang masih memikirkannya walau terlihat masih gugup, interaksi mereka berdua terlihat oleh Xabara maupun Rovert sehingga mereka paham mengapa An bisa tertarik pada Carrina yang memang sangat perhatian sekali.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2