
.
.
.
An tersenyum lalu mengusap pipi Carrina, "kamu sudah berjanji kan?"
Carrina mengangguk, "An aku mohon kita harus saling percaya satu sama lain, hubungan kita tidak akan bertahan lama jika salah satu ada yang curiga-an."
An tersenyum tipis, "kamu mengejekku yang pencemburu?"
"tidak An...! aku tidak mengejekmu, aku suka kamu yang cemburu dan kamu tau sendiri Cintaku padamu jauh lebih besar daripada Cintamu padaku An, aku lebih pencemburu padamu." bela Carrina yang tidak peduli ukuran Cinta An yang jelas Carrina tidak mau berpisah dari An.
An mengulum senyum lalu membawa Carrina memasuki Ruangannya, tak lupa An menghubungi OB untuk membersihkan paketan yang berserakan itu.
di sofa,
"lalu bagaimana kita harus saling mempercayai jika kita saling pencemburu hmm?" tanya An.
Carrina menjelaskan begitu serius bahwa siapapun yang mereka temui dan apapun yang diterima harus saling jujur satu sama lain tentu An setuju karna Ia memang tidak suka jika memiliki pasangan seorang pembohong.
"kalau begitu kita ganti Ponsel selama 1 hari ya ? aku akan ganti nomormu boleh?" tanya An.
Carrina mengeluarkan Ponselnya lalu An memberikan ponselnya ke Carrina yang terlihat oleh An bahwa Carrina terlihat senang menerima Ponselnya.
"sandi ponselku 2104 Carrina tapi, apa kamu mau ponselku?" tanya An penasaran.
"bu-bukan Ponselnya tapi ini Ponselmu pasti banyak fotomu kan? aku boleh melihatnya?" tanya Carrina sambil tersenyum cerah seolah sudah melupakan masalah beberapa saat yang lalu.
An tersenyum, "tentu saja..! di dalamnya juga ada fotoku tidak mengenakan baju."
Carrina melebarkan matanya, "mak-maksudnya?"
An tergelak lalu mengusap gemas kepala Carrina yang wajahnya sungguh merah tapi mata Carrina seakan ingin melihat tubuh An tanpa baju.
__ADS_1
"kalau begitu aku kembali bekerja An.!" izin Carrina dan An mengangguk memberi izin pada Carrina yang sedang sangat malu itu.
Carrina kembali bekerja dengan semangat seolah masalah tadi tidak ada apa-apanya dibanding menerima pinjaman Ponsel An.
Carrina terlonjak kaget mendengar getar ponsel An segera Ia melihat nama Mommy tertera di layar Ponsel An.
"ba-bagaimana ini?" gumam Carrina merasa jantungan lalu dengan segala keberanian Carrina mengangkat panggilan Xabara.
"Ha-halo Mommy?" sapa Carrina dengan tergagap.
"kalian tukar hp?" tanya Xabara seolah sudah tau jenis pacaran zaman sekarang.
Carrina mengatakan bahwa ada masalah dengan Ponselnya jadi An meminta berganti ponsel selama 1 harian sementara An memegang ponselnya untuk diperbaiki.
Xabara terkekeh mendengar keseriusan Carrina menjelaskan situasi mereka yang bertukar Ponsel, "Mommy tidak mempermasalahkan alasannya sayang, Mommy mengerti anak-anak zaman sekarang model pacarannya bagaimana. bisa beritau nomormu sama Mommy sayang? Mommy ingin bicara masalah bisnis dengan Kekasihmu itu."
"tentu saja Mommy..! akan aku kirimkan ya?" sahut Carrina.
panggilan terputus lalu Carrina dengan jantungan mengirimkan nomor Ponselnya ke Xabara, ternyata An membuat nama kontak khusus yaitu Calon Istri di Ponselnya An, maka nya Carrina semakin jantungan saja saat ini, nama Kontak An di Ponsel Carrina adalah BigBos Kesayangan.
Carrina semakin tidak sabar ingin cepat-cepat melihat potret An, Ia segera menyelesaikan pekerjaannya sesekali melihat ke Ponsel An.
.
Carrina telah selesai membersihkan diri, kini Ia memainkan Ponsel An sambil makan cemilan. Carrina tersenyum lebar melihat Galeri foto An hanya berjumlah 50 Foto saja, memang lelaki jarang berfoto tidak seperti perempuan tapi Carrina pun jarang berfoto mungkin Fotonya hanya 10 saja di Ponselnya.
Carrina melihat Foto An yang tidak mengenakan baju di Ruangan Fitnes, Carrina menjatuhkan cemilannya dengan mata mengerjab-ngerjab melihat betapa kerennya tubuh tersembunyi An selama ini.
"wahhh?" gumam Carrina membuka mulutnya selebar-lebarnya.
Carrina tersadar segera menggeleng-geleng kepalanya sambil menepuk-nepuk pipinya untuk tidak berpikiran lain namun Carrina semakin memperbesar foto An itu.
"Toh An juga tidak tau kalau aku melihat Fotonya sampai seperti ini." gumam Carrina terkikik sendiri.
tiba-tiba Carrina teringat ada Potret dirinya mengenakan jubah mandi dengan rambut basah seperti Foto seksi para Model Lidya, Flo yang selalu membuat Carrina cemburu jadi melakukan pose seksi sendiri diPonselnya saja tanpa disebar.
__ADS_1
"haiiishh..!?" Carrina langsung meletakkan Ponsel An disampingnya lalu menutupi kedua wajahnya yang sangat merah membayangkan An melihat potret dirinya.
"mampuslah aku..!" gumam Carrina takut An berpikir kalau dirinya adalah seorang jal*ng.
.
An berada di sebuah Konter membeli kartu baru yang mahal untuk mengganti Nomor Ponsel Carrina lalu Ia kembali ke Perusahaan dan masuk ke Ruangannya.
An membersihkan dirinya terlebih dahulu sebelum mengganti nomor Ponsel Carrina setelah selesai mandi An membuat jus buah dan duduk di Sofa membuka kartu baru yang kali ini akan An lindungi dengan kemampuan Perusahaan X Company Group dalam menjaga keamanan data.
setelah mendaftarkan nomor Baru, An melihat kontak nama yang ada dalam Ponsel Carrina.
An tiba-tiba tersenyum sampai memperlihatkan gigi putihnya ketika melihat nama kontaknya, "Bigbos Kesayangan? boleh juga."
An meminum Jusnya lalu melihat album foto Carrina hanya ada 10 saja, tiba-tiba An menyemburkan Jusnya dan terbatuk-batuk seorang diri melihat foto nakal Carrina yang mengenakan jubah mandi dengan rambut basah.
"uhuukk---uhukkk...!" An memukul-mukul dadanya sendiri sampai Ia tenang lalu mengambil Ponsel Carrina dan melihatnya sekali lagi.
An melihat foto lainnya ternyata ada 5 Foto Carrina yang sangat seksi, An teringat kalau Foto Carrina sangat mirip dengan pose Model segera An mengambil Iped dan mencari Pose Model yang terkenal ternyata mirip Pose Lidya juga Flo.
"kenapa dia meniru mereka berdua?" gumam An penasaran tapi mata An lebih menyukai Foto Carrina yang limited sebab hanya An saja yang melihat sisi nakal Carrina itu berbeda dengan Model dan Artis yang berpose untuk mencari uang serta memamerkannya pada semua orang secara gratis.
An menanyakan perihal itu pada Ana dengan nomor baru Carrina itu.
"ya Ampun An..! udah jelaslah Carrina cemburu pada Lidya dan Flo yang digadang-gadangkan sangat seksi begitu cocok denganmu, Carrina pasti ingin berpose seksi untuk membuktikan pada dirinya sendiri juga bisa berpose seperti itu." kata Ana yang memang bukan anak-anak lagi sehingga An juga terbuka dengan Ana membahas perempuan.
An terkekeh lalu Ana bertanya dimana An mendapatkan Foto Carrina sebab Ana yakin kalau Carrina tipe gadis pemalu sehingga tidak akan berani memperlihatkan fotonya pada An, An jawab mereka bertukar HP lalu mematikan panggilan secara sepihak supaya Ana tidak banyak mengoceh.
An dengan senyum tampannya mengirim semua Foto seksi Carrina ke Ipednya seolah sangat menyukai Foto Carrina itu padahal memang sangat suka.
"aku jadi merindukannya." gumam An pelan menatap Potret Carrina yang menjadi Walpaper Ipednya.
An menoleh ke luar dengan raut wajah penasaran mengapa Carrina tidak datang ke Ruangannya lalu Ia bangkit dan pergi ke dapur menyiapkan Jus untuk Carrina tentu itu menjadi alasannya masuk ke Ruangan Carrina.
.
__ADS_1
.
.