Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
tidak tau atau memang tidak mengerti


__ADS_3

.


.


.


sementara di tempat An,


Carrina kelelahan akibat berpesta bersama di hari pernikahan Wel dengan Ayunda, mereka hanya mengundang Keluarga Besar BlackMalv saja tapi kehebohan mereka yang sibuk menari-nari seperti banyak saja tamu undangannya.


An menoleh ke Carrina yang masih bisa tersenyum di tengah rasa lelahnya itu bekerja, An segera berdiri dari duduknya dan melangkah menuju Carrina yang senyumnya kian melebar saja.


An mengambil berkas yang Carrina bawa lalu diletakkan di mejanya dan An menangkup pipi Carrina sedangkan Carrina memejamkan matanya sejenak sambil tersenyum perlahan matanya terbuka memandang bola mata An yang tidak lagi dingin menatapnya melainkan hangat.


"kenapa masih bekerja? aku bilang istirahat saja kan?" tanya An serius.


Carrina menggeleng kepalanya, "aku hanya membantumu An..! jangan menganggap remeh aku ya? aku tidak akan bisa juga istirahat jika pekerjaanku belum selesai."


"kalau kamu pingsan bagaimana?" tanya An dengan cemas.


Carrina mengulum senyum, "cepat tandatangani berkasnya biar aku bisa cepat istirahat lagi." pinta Carrina.


An duduk di meja nya sambil memegang tangan Carrina tapi tangan lainnya mengambil berkas tadi dan mereka membicarakan masalah pekerjaan.


Carrina memperhatikan An yang begitu tampan saat sedang fokus bekerja tiba-tiba saja Carrina mendekatkan bibirnya di kening An dan mengecup kening An yang matanya langsung beralih ke Carrina.


Carrina menjauhkan dirinya dari An sambil malu-malu namun lengan An sudah melingkar di pinggang Carrina, "maaf An..! aku suka saja melihatmu sedang serius bekerja." cicit Carrina dengan menahan malu.


"lalu kenapa tidak mau memandangku hmm?" tanya An dengan gemas.


Carrina memberanikan diri menatap mata An lalu An menanyakan masalah Kontrak yang Carrina bawa seperti banyak sekali kendalanya, Carrina berubah serius dan mengutarakan keinginannya jika An mau memperhatikan pejabat kecil yang minta perlindungan dari Perusahaan An yang menyewakan jasa Bodyguard maka Perusahaan An akan sangat terkenal di rakyat kecil.


"kamu harus buktikan pada mereka kalau Perusahaanmu ini bukan untuk Orang Kaya-Raya saja An." ujar Carrina.


An mengulum senyumnya, "jadi kamu mau aku terima saja.?"


Carrina mengangguk demi kesuksesan Perusahaan An yang saat ini memang lagi melejit karena Perusahaan An memiliki kualitas Bodyguard yang sangat hebat dalam bertarung juga tidak pernah mengecewakan Klient nya.


An menuruti permintaan kekasihnya itu yang begitu tulus terkadang An merasa Carrina sangat mirip dengan Xabara yang selalu memikirkan rakyat kecil.

__ADS_1


"aku sudah tandatangan, kamu senang??" tanya An kembali melingkarkan lengannya dipinggang Carrina yang tersenyum lebar melihat berkasnya itu.


Carrina telah mencari tau sosok pejabat kecil itu dan letak tempatnya dengan serius Carrina mengatakan kalau Bodyguard yang cocok dikirim ke tempat itu adalah Rop.


An mengangguk-ngangguk sambil menatap lekat Carrina yang begitu profesional dalam bekerja walau sedang kelelahan, jika wanita lain pasti akan bermalas-malasan apalagi sudah menjadi kekasih seorang Penguasa seperti An.


cup..!


Carrina mengerjabkan matanya memandang An yang mengecup pipinya, "An?"


"apa kamu masih lelah?" tanya An.


Carrina mengangguk, "habis ini aku akan tidur."


An mengusap hidung Carrina dengan jari telunjuknya di tekuk, "siapa suruh kamu begitu bersemangat tadi malam menari-nari bersama mereka, aku bahkan baru tau kamu seorang penari yang hebat."


Carrina tersenyum malu, "tidak juga An..! aku menari hanya untuk bersenang-senang ssja untuk melepas rasa bosan, kan kamu tau aku selalu dikurung olehnya."


"jadi kamu mau menyalahkanku yang tidak membawamu dari awal?" tanya An sambil tersenyum.


Carrina menggeleng kepalanya, "aku tidak pernah mengatakan hal itu."


mereka begitu larut dengan perasaan masing-masing sampai Carrina kehabisan nafas tentu An melepaskan ciumannya.


"apa aku terlalu...?" tanya An dan Carrina menggeleng kepalanya.


"memang aku saja yang tidak pandai tapi aku akan belajar An." jawab Carrina dengan serius pula.


An terkekeh, "apa yang harus kamu pelajari?" tanya An.


"belajar bercium*n." jawab Carrina dengan merona.


An kembali mengulum senyumnya ketika Carrina memuji An yang sangat profesional dan dengan mudahnya An mengatakan hal itu naluri seorang Pria bukan karna pengalaman.


"naluri?" beo Carrina tampak berpikir.


"istirahatlah di Ranjangku Carrina, aku akan segera menyusulmu kalau sudah selesai dengan pekerjaanku." pinta An sambil mengusap bibir Carrina.


"kenapa diranjangmu?" tanya Carrina dengan linglung.

__ADS_1


"aku akan masak makan siang untukmu dan membangunkanmu untuk makan." jawab An mencubit pipi Carrina yang tersenyum manis.


"baiklah..! aku akan antar berkas ini ke Wel lalu kembali kesini." kata Carrina dengan senyuman tapi An menahan berkasnya lalu menghubungi Wel.


Carrina berusaha menjelaskan pada An tentang pekerjaannya tapi Wel sudah terlanjur datang dengan raut wajah gembira tanpa berkomentar apapun mengambil berkas itu lalu pamit dan pergi sambil bersiul-siul seperti sedang bahagia.


"dia tidak keberatan kan? kamu kelelahan tapi dia malah bahagia." kata An.


"kenapa dia bisa sebahagia itu ya? bukankah seharusnya pengantin yang lelah? aku lihat tadi malam Kak Wel dan Kak Ayunda juga paling heboh tariannya seperti Orang mabuk." gumam-gumam Carrina sambil melihat An sesekali.


"itu karna dia mendapatkan haknya sebagai suami tadi malam." jawab An.


"hak suami? apa itu?" tanya Carrina dengan polos.


An tertawa akan kepolosan Carrina malah dipukul oleh Carrina yang memang penasaran hal menyenangkan apa yang bisa membuat Orang lelah bisa begitu semangat bekerja.


"mau tau?" tanya An dan Carrina mengangguk-ngangguk.


"bukankah kamu masih peraw*n?" tanya An menggoda dan Carrina dengan serius mengangguk.


"kalau begitu kamu harus menikah dulu denganku maka kamu akan tau apa yang membuat Wel begitu bahagia seperti itu." jawab An.


Carrina melebarkan matanya, "apa hal itu harus menikah dulu? bisa ceritakan padaku bagaimana gambarannya An?"


An meledek Carrina yang akan malu tapi Carrina bersikeras ingin tau lalu An meminta Carrina mencari tau lain kali saja dan sekarang meminta Carrina untuk istirahat.


Carrina sangat pandai menjaga tubuhnya dari Pria manapun termasuk Lancord akan tetapi tidak tau hubungan yang dimaksud bisa menyenangkan hati para lelaki ketika sudah menjadi seorang suami.


.


di Ranjang An,


Carrina mencari tau rasa penasarannya lewat aplikasi (Google) betapa terkejutnya Carrina melihat adegan tidak memakai apapun, Carrina dengan hati-hati menekan itu seketika wajahnya sungguh merah dan sontak saja cepat mematikan ponselnya.


Carrina memekik menyembunyikan wajahnya ke bantal sambil menggeleng-geleng kepalanya malah membayangkan hal itu terjadi padanya dengan An.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2