Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
item


__ADS_3

.


.


.


hidup Alena begitu dijaga oleh Saga dan Agam,


beberapa bulan kemudian,


Alena mendengar percakapan Saga dengan Dyrga yang memelas untuk datang ke Perusahaan, Dyrga seperti putus asa tidak bisa mengatasi Perusahaan Saga.


"apa kau tidak paham ya? aku pantau dari sini saja, Istriku sedang hamil." tolak Saga.


"Tuan?? anda bisa izin sebentar pada Nyonya, walaupun saya tidak kenal begitu dekat Nyonya Alena tapi saya sangat yakin Nyonya tidak akan melarang Tuan datang kesini, ini semua demi keselamatan Perusahaan Tuan, kami tidak bisa melawan peretas yang baru masuk ini." Dyrga bicara sampai lupa pernafas saking cepat dan paniknya.


Saga memijit pelipisnya, "tapi aku sangat mencintai Istriku aku takut dia terluka."


Alena tersenyum mendengar perkataan Saga yang juga memelas tidak ingin meninggalkannya walau hanya ke Perusahaan, Alena baru kali ini merasa egois tidak memikirkan betapa sibuknya Saga sebagai Presdir di 2 Perusahaan yaitu di bidang Pertambangan juga Pemilik Perusahaan Perkebunan Sawit yang semakin bertambah berpuluh-puluh hektar.


"Saga??" panggil Alena.


Saga yang terkejut menyimpan Ponselnya sampai lupa mematikannya.


"sa--sayang? ada apa sayang? apa kamu mau sesuatu?" Saga menghampiri pujaan hatinya lalu menangkup kedua pipi Alena dengan lembut.


"pergilah ke Perusahaanmu, bawa sikembar ya?" pinta Alena.


Saga tersentak lalu menggeleng kepalanya, "aku tidak bisa meninggalkanmu."


Alena tersenyum karna tau Saga masih trauma dengan kepergian Ibu Kandungnya saat mengandung jadi Saga tidak mau meninggalkan Alena saat hamil.


Alena memegang lengan Saga, "aku janji tidak akan keluar selangkah dari Rumah ini sampai kamu pulang."


Saga termenung, "tapi sayang..?"


"dengarkan Aku Saga..! aku baik-baik saja, selama aku tetap di dalam Rumah kamu tidak akan khawatir kan? aku malah khawatir kamu didekati wanita asing jadi aku sengaja meminta sikembar ikut denganmu." kata Alena serius.

__ADS_1


Saga akhirnya tersenyum lalu mencium bibir Alena yang tidak pernah mengungkapkan Cinta tapi selalu menunjukkan reaksi menggemaskannya yang cemburu jika Saga didekati wanita lain.


"kalau begitu pakai ini ya?" Saga berlari memutari Meja kerja nya dan membuka lacinya ternyata sebuah kalung.


Alena langsung paham kalau di kalung itu ada alat pelacak, Ia memutar tubuhnya membelakangi Saga sambil memegang rambutnya supaya Saga tidak kesulitan memakaikan kalung itu di lehernya, Saga menciumi leher belakang Alena yang langsung berbalik setelah memakaikan kalung itu karna jika dibiarkan maka mereka akan berakhir diatas sofa.


"pergilah Saga..! aku disini menunggumu, ingat belikan aku ayam crispy pedas ya??" pinta Alena sambil mengecap bibirnya seolah tidak sabar ingin memakan makanan yang Ia sebut itu.


Saga menciumi wajah Alena, "sayang? aku sangat menyayangimu."


Alena tertawa lalu menjauhkan Wajahnya dari wajah Saga dan memaksa Saga pergi untuk menyelamatkan Perusahaan Saga.


Nathan dan Natasha yang disuruh Alena untuk ikut Papanya tentu begitu semangat mengikuti Papanya.


.


Alena melambaikan tangannya ke Mobil Saga, Sikembar juga melambai-lambai ceria ke Alena dengan senang hati mereka menjalankan misi Alena untuk memberantas Wanita mana saja yang mencoba mendekati Pria milik Mommy mereka.


Agam baru keluar Rumah seperti baru bangun tidur.


"cucukuu??" Agam berlari mengejar Mobil Saga.


Agam pun menghentikan langkahnya lalu kembali ke Alena dan menanyakan alasan Natasha dibawa.


"mereka menjaga Saga dari wanita jal*ng Pa." jawab Alena lalu merangkul lengan Agam membawa Mertuanya masuk Rumah.


.


di Perusahaan,


Saga menggendong Natasha dan menggandeng tangan kecil Nathan memasuki Perusahaannya yang telah disambut oleh Dyrga.


"Tuan? akhirnya anda datang juga." kata Dyrga dengan mata pandanya itu.


Saga mengangguk lalu melangkah melewati Dyrga yang mengekori Saga membawa anak-anaknya, Dyrga diam-diam tersenyum lebar melihat Anak-anak Saga yang sangat menggemaskan. Dyrga tidak pernah membayangkan Saga yang kejam dan tak punya hati bisa-bisanya sudah memiliki Keturunan juga Punya keluarga kecilnya sendiri.


dulu banyak yang mengatakan kalau Dyrga akan menikah duluan dibanding Saga yang tak punya hati, tapi sekarang kenyataannya Saga-lah yang duluan berkeluarga juga punya anak sementara Dyrga masih memiliki Pacar dari kalangan OG walau begitu Ia sangat mencintai kekasihnya.

__ADS_1


Saga membawa anak kembarnya di Ruangannya serta meminta sikembar untuk tetap patuh sementara Saga akan bekerja.


"baik papa." jawab Nathan dan Natasha berlari ke arah Sofa.


"Papa Sya au cemilan anyak..!" pinta Natasha dengan riang.


"iya sayang..! belanja Online aja ya?" Saga memberikan Ponselnya ke Natasha yang memekik Riang mengambil Ponsel Saga lalu kembali berlari ke Sofa.


Nathan dan Natasha sibuk belanja di Ponsel Saga yang akan diantar langsung ke Perusahaan Saga, Saga sudah memiliki brankas di Perusahaannya berisi banyak uang tunai bila diperlukan dan berkas penting yang bersifat rahasia. Saga tidak membatasi anaknya dalam berbelanja dan Ia malah fokus bekerja dibantu oleh Dyrga.


"berani main-main dengan Perusahaanku, kau mau adu IT denganku ya?" seringai Saga.


Dyrga tersenyum lebar sebab Ia sangat yakin akan menang jika sudah Saga yang turun tangan, pekerjaan yang Dyrga lakukan berjam-jam dan berhari-hari karna masalah besar akan selesai dalam waktu singkat jika Saga yang mengatasinya.


"dapat kau...!" seringai Saga.


Saga menangkap item cepat pelaku untuk memancingnya padahal seorang Saga yang punya kemampuan IT teratas tidak mampu di pancing dengan Item murahan lalu Saga menekan enter dan Pelaku akan kalah karna Saga membuat Komputer musuh berasap sehingga Komputernya tidak akan bisa di gunakan lagi akibat tidak sanggup menanggung beban Virus yang Saga berikan.


"selesai kan? masalah ini saja seminggu tidak selesai olehmu." Saga beralih ke Dyrga dengan tatapan datar.


"Tuan? jangan samakan kita Tuan, ada adalah Master IT sedangkan saya tidak mahir IT menyewa seorang Peretas lain juga tidak ada sebaik Tuan." gerutu Dyrga.


"tolong hargai saya juga Tuan, saya juga ingin berpacaran selama ini saya hanya sibuk kerja beruntung pacar saya ini sangat pengertian, saya ingin melamarnya hari ini memangnya anda saja yang mau Istri saya juga ingin punya Istri dan anak yang lucu." celoteh Dyrga.


Saga terdiam tampak berpikir, "aku akan beri sistem keamanan yang lebih kuat dan tidak akan bisa ditembus musuh, kau bisa berkencan dengan baik."


"terimakasih atas kemurahan hati Tuan." ucap Dyrga sangat senang.


Saga mengusir Dyrga pergi setelah meminta izin Dyrga juga kekasihnya yang seorang OG, Dyrga bisa dikatakan dari kalangan biasa yang beruntung setelah bekerja dengan Saga jadi memilih kekasih tidak di kalangan atas melainkan dari kalangan biasa saja, Dyrga bisa mencari uang sendiri dan tidak butuh wanita yang bisa mencari uang (wanita karir) tapi butuh wanita yang kelak bisa menjaganya jufa Keluarga kecilnya sementara Dyrga-lah yang akan mencari uang untuk menafkahi wanita itu dan Keluarga kecilnya nanti.


"sayang? Papa harus membuat Item jebakan, kalian mau menunggu Papa 2 jam?" tanya Saga ke Sikembar.


Sikembar menunjukkan tanda yang artinya Ok dengan jari mereka sedangkan pandangan mereka fokus ke Ponsel Papanya saja, Saga tersenyum lalu kembali bekerja.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2