
.
.
.
"kalau begitu aku kerja dulu ya sayang? demi masa depan kita." ucap An dengan lembut.
Carrina mengangguk-ngangguk sambil berlari terlebih dahulu hingga An mengerutkan keningnya tidak mengerti dan An sadar ketika Carrina membukakan pintu Mobil untuknya.
Rovert terkekeh pelan melihat perhatian Carrina, pantas saja An jatuh Cinta pada Carrina karna perhatiannya itu pada An padahal An bukan tipe Pria yang haus perhatian namun perhatian yang tulus dari hati tentu An sangat suka.
"aku berangkat ya sayang?" izin An mengecup kening Carrina yang mengangguk-ngangguk cerah.
Carrina juga memasangkan Seatbeltnya An sampai-sampai An merasa gemas dengan tingkah Carrina yang memperlakukannya seperti anak kecil yang baru saja pertama kali dilepas berangkat sekolah.
"hati-hati suamiku.!" ucap Carrina lalu mengecup kening An dan mengeluarkan separuh badannya yang tadi masuk ke Mobil.
Carrina menutup pintu Mobil An lalu An menurunkan kaca Mobilnya dan melambai dengan senyuman ke Carrina yang semangat sekali melambai-lambai ke An sampai berlari kecil mengikuti Mobil Rovert.
Xabara memperhatikan saja tingkah Carrina yang begitu menjaga An dan Ia mengulum senyum, "pantas saja An tidak pernah minta dimanja denganku lagi ternyata bermanja dengan Istrinya." gemas Xabara.
Xabara tau kepribadian An yang tidak mau terlalu dimanja oleh Xabara tapi sangat senang dimanja oleh Carrina, memang benar kata pepatah Kalau seorang anak akan lebih mendengarkan kekasih hatinya dibanding Ibu yang melahirkannya.
"sayang? mereka sudah pergi..? kemarilah..!" pinta Xabara.
Carrina memutar badannya ke Xabara lalu berlari ke arah Xabara yang memeluk Carrina dengan gemas.
"kamu ini ceria banget sih?" Xabara mengelus-ngelus kepala Carrina sambil menuntun Carrina masuk ke Mansion sedangkan Carrina melingkarkan tangannya dipinggang Xabara dengan manja.
.
di Perusahaan X Company Group.
"kalian sangat mengenal Putraku kan?" tanya Rovert kepada bawahannya di Ruangan Rapat.
"iya Tuan." jawab semua bawahan Rovert begitu takjub melihat penampilan An secara langsung.
Rovert menoleh ke An, "lihatlah? mereka sampai terpana melihatmu, kamu tidak pernah kemari Son, jika bukan karna Carrina mungkin kamu tidak akan kesini kan?"
__ADS_1
An mendengus sementara bawahan Rovert diam-diam mengagumi Carrina yang bisa membuat An mau menjadi Presdir X Company Group dan mereka semua bisa melihat wajah tampan An setiap hari, walaupun Rovert juga tampan dan gagah di Usia nya itu tapi darah muda jauh lebih menyenangkan siapapun yang memandangnya apalagi pekerja Rovert sekarang banyak yang generasi muda.
Rovert kembali menatap bawahannya, "kalian harus bekerja sama dengannya, mulai hari ini dia adalah pimpinan kalian di Perusahaan ini titahnya adalah titahku. mengertiii??"
"mengerti Tuan Besar." jawab bawahan Rovert serentak.
"Papa akan antar kamu ke Ruanganmu Son..!" ajak Rovert dan An mengangguk.
Rovert dan An jalan bersama-sama tentu kelihatan sangat keren, hal yang langka dengan ketampanan versi mereka masing-masing.
Rovert sendiri yang mengenalkan pekerjanya ke An di setiap departemen dan An yang otaknya mudah menangkap pun langsung mengingat semuanya dengan baik tanpa ada yang tertinggal.
"ini Ruanganmu sekarang Son ..! kamu boleh melakukan apa saja yang kamu mau untuk mendesain ulang model Ruanganmu." ujar Rovert.
"iya Pa." jawab An mengangguk-ngangguk melihat Ruangan An yang sangat luas.
Rovert juga menunjukkan Kamar Pribadinya ke An yang suka sebuah Ruangan ada Kamar Pribadinya, An menyunggingkan senyum tipisnya.
"semua yang ada didalam ini akan An ganti." kata An dan Rovert mengangguk setuju saja.
"sekarang Papa akan beritau semua Sandi data, Sandi Keuangan dan semuanya." ajak Rovert dan An mengikuti Rovert yang kembali ke meja Kerja.
An mengangguk-ngangguk ketika An memberitau Sandi di semua Departemen Perusahaan Raksasa X Company Group, pantas saja Rovert merasa lelah bekerja di Perusahaan ini ternyata Pekerjaan Papanya sesulit ini, An diam-diam merasa bersalah karna terlalu keras hati pada Papanya itu namun tidak di tunjukkan oleh An.
An dan Rovert menoleh ke arah Pintu lalu Barrest datang dengan santainya berkata.
"apa di Ruang Tunggu itu Istrimu An? kenapa tidak membawanya ke Rumah Kami? Mamamu pasti mengomelimu kalau sampai dia tau kamu menikah tanpa memberitaunya." kata Barrest teringat Aya yang memang dipanggil Mama oleh Anak-anak Xabara.
"jemputlah Istrimu..!" titah Rovert dan An mengangguk lalu berlari ke arah Barrest malah melewati Omnya itu yang melihat Rovert dengan tanda tanya.
"Tuan?" panggil Barrest.
"jangan heran dia seperti itu, menantuku itulah yang membuatnya mau menjadi Presdir di Perusahaan ini." kata Rovert.
Barrest berdecak kagum lalu hendak menemui sosok tadi yang mengaku sudah punya janji dengan An juga mengenalkan dirinya adalah Istri An, Barrest benar-benar tidak tau kalau An sudah menikah bahkan tidak ada yang memberi tau keluarganya.
"mau kemana?" tanya Rovert.
"mau menemui menantumu itu." jawab Barrest dibantah oleh Rovert malah meminta Barrest melakukan pekerjaannya baru boleh pensiun sampai An mendapatkan gantinya Barrest.
__ADS_1
Barrest benar-benar tetap setia pada Rovert sampai detik ini walau sifat Tuannya itu tidak menyenangkan dan mereka sering berdebat tapi masalah pekerjaan mereka sangat akur.
.
Carrina tersenyum manis melihat pemandangan Balkon Perusahaan X Company Group.
Ceklek...!
Carrina memutar kepalanya ke arah pintu dan melihat An yang datang segera Ia balik badan berlari ke arah An memeluk suaminya dengan manja.
An melihat sekeliling, "kamu sendiri sayang?" tanya An serius.
Carrina mengangguk lalu mendongak ke An, "Ana ada Urusan di Kandang Kuda dan Alena mulai sibuk pelatihan Anggar di Amerika beberapa hari lagi."
"lalu kenapa kamu kesini Carrin? aku tidak mau kamu sendirian." An begitu cemas Carrina datang seorang diri ke Perusahaan X Company Group.
"aku diantar oleh Agus suamiku." jawab Carrina lalu menanyakan keberadaan Agus.
"Agus ke Kantin, tadi dia mau makan tapi aku cegat heheeh...! jadi aku suruh dia ke Kantin untuk makan sambil memberinya uang saku." cengir Carrina.
An terkekeh pelan, "pintar sekali Istriku sekarang sudah tau cara mengatur ya?"
Carrina tersenyum menunjukkan deretan gigi putihnya, "demi suamiku tentu saja aku harus melakukan apapun untukmu."
An tergelak lalu memeluk Carrina memberi kecupan manis di puncak kepala Carrina.
"lebih baik kamu makan An..! aku buat menu spesial kata Mommy kamu suka makan Lobster ya? aku buat dengan caraku sendiri juga sup nya aku jamin sangat enak."
Carrina melepaskan pelukannya dari An sambil menuntun An duduk di Sofa lalu Ia sibuk membukakan rantang nasi yang Ia bawa masih mengoceh ke An.
setelah makan siang, An mengenalkan Carrina ke Semua Bawahan barunya sedangkan Carrina malu-malu dipamerkan oleh An sehingga kedepannya tidak akan ada yang melarang Carrina datang ke Perusahaan X Company Group.
"Om dengar? jangan antar Carrin-Ku ke Ruang Tunggu lagi." An melirik Barrest yang menganga saja.
"dengar tidak Om?" tanya An.
"dengar..? iya dengar." jawab Barrest melirik ke arah Rovert yang terkikik malah mengejek Barrest yang ditegur oleh Bos barunya itu padahal bisa dibilang seperti anak sendiri bagi Barrest.
.
__ADS_1
.
.