Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
dikurung


__ADS_3

.


.


.


diam-diam Alena menerbitkan senyum tipisnya tapi hanya sedetik lalu berubah ekspresi dan melihat ke arah Klient Saga.


"kenapa Kakak itu ya?" tanya Alena dengan tingkah polosnya itu.


Saga menarik lengan Alena hingga masuk ke pelukan Saga, Alena mendongak dan Saga menunduk karna Tinggi Saga melebihi tinggi Alena walau sudah mengenakan heels.


"cemburu ya?" bisik Saga dengan gemas.


Alena menautkan kedua alisnya dan merubah ekspresi nya, "tidak." jawab Alena membuang muka.


Saga tertawa lalu menangkup kedua pipi Alena dan menciumi wajah Alena sehingga Alena tampak memerah karna Saga melakukannya didepan umum.


"gemasnya aku pada Istriku ini." kata Saga yang menganggap dunia miliknya saja bersama Alena.


kemesraan Saga dan Alena terlihat oleh Slavina Cae yang begitu iri dengan Alena, sebenarnya Slavina sudah dari SMP itu sangat menyukai Saga sebab Saga sangat Jenius selalu Juara Umum namun suka menyendiri, Saga tidak pernah terlihat dekat dengan Pria maupun perempuan yang satu kelas dengan Saga.


Slavina baru kembali dari Kanada setelah menyelesaikan Studynya S3 di Kanada dan sudah bekerja disana selama 3 tahun, saat kembali Slavina mendengar kabar bahwa Saga telah menikah dengan Putri Penguasa Keluarga Maldev, tentu saja Slavina merasa marah karna selama ini Ia merasa yakin akan dapat balasan Cinta dari Saga.


Slavina menjadi Artis untuk mengalahkan popularitas Alena namun sepertinya Ketenaran memang sudah melekat dalam diri Alena yang sejak kecil sangat aktif di bidang Olahraga, Alena disebut-sebut dewi Olahraga sepanjang masa dan dinobatkan sebagai Pemain Anggar Profesional tercantik didunia. walau tau begitu Slavina tetap tidak menyerah seolah tak terima miliknya direbut oleh Alena.


"hah..! apa yang dia banggakan? kenapa dia sangat pandai mempermalukanku? aku ini Artis tapi kenapa merasa tertekan dengannya?" batin Slavina.


"tidak akan aku biarkan, Reyza milikku sejak masa SMP. ciih...!! hanya karna dia seorang Putri Penguasa boleh merebut Reyza dariku? selama ini Reyza tidak pernah dekat dengan perempuan manapun lalu kenapa tiba-tiba Reyza menikah dengannya? pasti Reyza ingin kekayaan Keluarga Maldev saja." gumam-gumam Slavina merasa percaya diri.


Keluarga Maldev sangat kaya jadi Ia sangat yakin kalau Saga hanya ingin kekayaan Keluarga Maldev saja dan tidak ada Cinta dalam diri Saga untuk Alena.


glukk... gluk.. gluk...!


Slavina terus saja meneguk minuman yang ada disampingnya sampai semua gelas habis diminum olehnya saja.


"aku juga Putri Penguasa." gumam Slavina yang menganggap dirinya sama dengan Alena malah lebih seksi Slavina daripada Alena.


Intinya Slavina lebih baik dari Alena yang tidak seksi itu karna tidak pernah terlihat berpakaian kurang bahan.


.


Alena melihat sekitar dan terlihat olehnya Slavina terus memandangi Alena bersama Saga.


"ohh...! mau cari celah untuk mendekati Pria-Ku ya?" batin Alena langsung paham.

__ADS_1


Alena merapatkan tubuhnya ke Saga tapi Saga tidak terusik sama sekali malah tangan kanan yang tadi memegang gelas berpindah ke tangan Kiri lalu tangan kanannya melingkar dipinggang Alena.


Alena menyandarkan sisi kepalanya ke bahu Saga lalu bola matanya melirik Slavina yang tampak tidak senang padanya.


"Saga?" panggil Alena.


"iya sayang." sahut Saga.


"kenapa dia terus memandangmu? apa kamu pernah tertarik padanya?" tanya Alena serius.


Saga melihat ke arah Slavina yang tersentak lalu tersenyum lebar menyibakkan rambutnya kebalik daun telinganya sendiri seolah merasa malu dipandang Saga, Saga tidak tertarik sama sekali lalu kembali menatap Alena.


"tidak sayang..?! sejak awal aku hanya jatuh Cinta padamu saja, aku sibuk belajar dan tidak punya waktu untuk melihat perempuan lain." jelas Saga dengan senyuman.


Alena memicing curiga, "jujur tidak apa Saga." tanya Alena serius.


Saga terkekeh, "senangnya Istriku ini kalau cemburu."


"mana ada..!" bela Alena.


cupp...!!


Saga mencium gemas bibir Alena yang melebarkan matanya, Saga kembali mengecup bibir Alena berkali-kali.


"kenapa kamu selalu meragukanku hmm? apa perlu aku mengangkat tubuhmu sekarang dan kita bercint* didalam Mobil hmm?" goda Saga.


Alena memerah seketika, "Saga..?"


"aku serius." kata Saga dengan raut wajah seriusnya menatap lekat Alena.


Alena yang terlanjur malu pun izin ke Toilet dan Saga meminta Alena untuk tidak meninggalkannya lama-lama sambil menggoda Istrinya yang sedang malu itu.


.


di Toilet,


Alena mengipas-ngipasi wajahnya dengan tangannya dan melihat dari pantulan cermin.


"sadar Alena..! sadar..!" gerutu Alena untuk tetap konsentrasi.


pikiran Alena melayang-layang tentang hubungan suami-istri yang diceritakan oleh Jimmy padanya, bohong jika Alena tidak penasaran padahal Ia punya suami.


20 menit Alena menenangkan diri lalu keluar dari Toilet tapi Ia merasa heran mengapa Pintunya tidak bisa dibuka.


"kenapa sih?" gumam Alena tidak menyerah mencoba membuka Pintu Toiletnya hingga Ia tersadar akan sesuatu.

__ADS_1


"wanita jal*ng itu berani mengunciku." gumam Alena segera mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Saga.


"sayang? kenapa lama sekali? apa kamu sakit perut?" tanya Saga yang cepat sekali mengangkat panggilan Alena.


"keluarkan aku Saga..! ada yang mengunciku dari luar." pinta Alena dengan wajah datar.


Saga tidak mematikan panggilannya terdengar oleh Alena bahwa Suaminya itu tengah berlari menuju arahnya, Alena mendengar lagi suara wanita yang berusaha menghalangi langkah Saga.


"jangan menghalangiku...!" kata Saga dengan nada berbeda karna Alena tidak pernah mendengar intonasi Saga yang seperti itu.


"Reyza? aku tidak menghalangimu..! kita makan ya?" rayu wanita itu membuat kening Alena mengkerut.


"sengaja mengunciku untuk bisa mencari kesempatan, dasar licik...! aku akan ajari apa itu kelicikan sempurna sebenarnya." gumam Alena dengan senyum tipisnya yang misterius.


brakhh...!


Alena terkekeh mendengar teriakan wanita itu, pasti Saga mendorong wanita itu tanpa hati dan kembali menemui Alena yang terkurung.


Saga melihat Toilet wanita diberi tanda Toilet rusak/dalam perbaikan, begitulah tulisannya.


"siapa yang melakukan ini." Saga menendang rambu-rambu itu hingga berserakan lalu Saga tanpa ragu memasuki kawasan Toilet perempuan.


"sayang?" panggil Saga menggedor-gedor pintu.


"iya Saga..? cepat cari bantuan bukakan pintu ini." sahut Alena.


"minggirlah sayang..! aku akan mendobrak pintunya." pinta Saga.


"iya." jawab Alena melangkah mundur kira-kira 5 meter dari pintu Toilet.


Saga berusaha mendobrak Pintu Toilet hanya 2 kali saja Pintu itu langsung rusak, Saga nyelonong masuk ke Toilet wanita itu.


"sayang? kamu tidak apa-apa?" tanya Saga dengan khawatir.


Alena mengangguk, "aku terkurung tidak sampai 1 jam Saga." kata Alena.


"tetap saja kamu terkurung sayang..! kamu pasti takut kan?" Saga menangkup pipi Alena sembari menyibakkan rambut Alena yang malah menatap datar Saga memperlakukannya seperti anak kecil yang takut dikurung.


"kita pulang saja..!" ajak Saga melepas jas kebesarannya dan memakaikannya ke tubuh Alena lalu menggendong Alena ala brydal style.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2