
.
.
.
An dan Carrina pun sama-sama terlelap dengan nyenyak seakan waktu telah berhenti diantara mereka yang tidak mau melepaskan satu sama lain.
Xabara memasuki kamar An mencari keberadaan An tapi malah melihat An tidur dengan Carrina di Sofa, Ia tersenyum sambil menggeleng kepalanya pelan lalu pergi tidak mengganggu mereka berdua.
Xabara percaya An tidak akan melakukan hal di luar batas selain tidur saja, sejahat-jahatnya An pasti hanya sebatas dada saja itu pun kalau An memang jahat tapi Xabara yakin An tidak akan melakukan hal itu sebelum menikah karna Cinta An pada seorang perempuan pasti akan sangat menghormati harga diri perempuan itu sama seperti Rovert yang menghormatinya.
malam harinya,
Carrina menggeliat pelan di pelukan An, Ia mengerjabkan matanya melihat kelakuannya sendiri begitu tidak sadar telah memeluk An dengan erat.
"sudah bangun?" tanya An.
Carrina kaget lalu menjauhkan wajahnya dari dada bidang An sehingga bisa bertatapan langsung dengan An.
"nyenyak sekali tidurmu ya?" An mengusap puncak hidung Carrina yang merona detik itu juga.
"ayo kita kembali..! sepertinya mereka sudah menunggu kita makan malam." ajak An sembari duduk memijit tengkuknya yang terasa pegal.
Carrina ikut duduk lalu menahan lengan An yang memijit leher An sendiri membuat An menoleh ke Carrina.
"apa pegal?" tanya Carrina serius dan An mengangguk pelan.
Carrina pun memijit leher An yang mengulum senyum dengan perhatian Carrina itu, tidak ada bantahan apapun dari bibir An yang membiarkan Carrina memijit lehernya sampai terasa baikan barulah mereka keluar kamar.
Carrina tidak mengerti mengapa Keluarga An senyam-senyum seperti itu pada An kalaupun karna tidur 1 kamar dengan Carrina seharusnya yang di tatap mereka semua kan Carrina bukan An yang tidak melakukan kesalahan.
"lain kali makan bersama kami lagi ya sayang!!" pinta Ratu.
"kita masak bersama ya?" sahut Xabara.
"lain kali Kakak tidur sini saja." sambung Alena.
Carrina merasa senang dengan perhatian mereka semua seolah Carrina merasa punya Keluarga besar malah Carrina ingin sekali tinggal bersama Keluarga An yang begitu baik padanya.
.
"kamu kenal Lidya dan Flo sayang?" tanya Xabara.
Carrina tersentak lalu menganggukkan kepalanya pelan sebagai jawaban Ia mengenal kedua Model sekaligus Artis itu.
__ADS_1
"mereka berdua tidak pernah dibawa kemari oleh An, kamu tau kan kalau kamu spesial bagi An?" tanya Xabara serius.
Carrina mengerjabkan matanya lalu tersenyum malu sambil mengangguk-ngangguk lagi, Carrina masih begitu gugup sampai belum berani banyak bicara dengan Keluarga An.
"mereka itu juga menyukai An tapi An tidak pernah menyukai mereka walaupun tubuh mereka seseksi itu, kamu yang spesial bagi An..! Nenek harap kamu jaga An dengan baik ya nak?" pinta Ratu serius.
"baik Ne-Nek?" cicit Carrina.
Carrina menoleh ke An yang sedang berpelukan dengan Alena dan berbincang juga dengan Ana serta Rovert.
"apa kamu cemburu dengan Alena sayang?" tanya Xabara.
Carrina melebarkan matanya, "ti-tidak Tan? Eh..? Mom." Carrina geleng-geleng kepala.
Xabara terkekeh, "jangan cemburu pada Alena ya? dia memang manja sama Abangnya jangan heran melihatnya menempel begitu sama Abangnya."
"nanti kalau Alena sudah punya suami pasti tidak akan begitu." sambung Ratu.
"jelas lah Mom..! dia punya Suami yang bisa peluk seperti bantal guling nanti." tawa lebar Xabara.
Carrina ikut tertawa tanpa suara sambil melihat An yang tampak sayang sekali pada Alena, Carrina tidak cemburu pada Alena hanya saja Carrina ingin berlatih lebih berani lagi supaya bisa bermanja dengan An.
.
tengah malam,
"ada apa?" tanya An melihat Wel tengah menunggunya.
"Tuan..? Flo sudah berada di Hotel, Wanita itu bersikeras ingin melihat Tuan dan ingin mentraktir Tuan makan malam bersama saja." lapor Wel yang memang tidak tau kalau An dan Carrina sudah resmi menjadi sepasang kekasih.
Carrina mengerjabkan matanya lalu An melirik Carrina yang sepertinya kelihatan terkejut dengan perkataan Wel.
"bukan kah aku sudah bilang tidak akan terima undangannya itu? aku tau taktik perempuan sepertinya." kata An dengan dingin.
"Gerbang Perusahaan sudah di ubah Tuan tinggal di hubungkan ke Ponsel Tuan dan anda bisa melihat tamu yang datang di Gerbang Perusahaan walaupun Tuan sedang berada di Luar Negeri sekalipun." lapor Wel lagi.
"hmm...! biarkan saja wanita gila itu melakukan apa yang dia suka, aku tidak akan menemuinya." kata An sambil melangkah pergi.
Carrina melihat kepergian An hendak menyusul lalu Wel dengan santainya menghadang jalan Carrina sebab Carrina memang seperti adik bungsu BlackMalv.
"ad-ada apa Kak Wel?" tanya Carrina mengerjab.
"tadi siang Tuan Verdy lagi-lagi datang dan mendesak ingin bertemu denganmu." kata Wel dengan serius.
An menghentikan langkah kakinya mendengar perkataan Wel.
__ADS_1
"la-lalu?" tanya Carrina.
"aku jawab kamu sedang keluar sama Tuan An, kami sudah mengusirnya tapi tetap saja dia bersikeras sampai kami lelah mengusirnya jadi membiarkan saja dia melakukan apa saja yang dia mau, kami tidak bisa menutup gerbang karna tadi masih dalam masa perbaikan Gerbang yang sesuai dengan permintaan Tuan An." Wel.
Wel memberitau apa saja yang Verdy lakukan dan akhirnya beberapa jam kemudian pergi juga karna memang tidak menemukan Carrina.
"apa dia melihat wajahmu Carrina?" tanya Wel.
"tidak Kak..!" jawab Carrina.
"tanpa melihat wajahmu saja dia sudah segila itu bagaimana jika dia sudah melihat wajahmu? berhati-hatilah kedepannya Carrina." kata Wel serius.
Carrina mengangguk lalu izin pergi dan Wel membiarkan Carrina pergi.
Carrina berlari menuju An yang juga melangkah menuju Lift lalu menahan pintu Lift yang tertutup untuk Carrina.
.
"apa aku boleh memberitau pada Pria itu kalau kamu pacarku?" tanya An serius.
"tentu saja Tu- Ehh...? An..! aku malah ingin juga memberitau wanita itu kalau kamu pacarku." jawab Carrina dengan berani.
An menoleh ke Carrina yang begitu berani lalu Ia terkekeh seketika membuat Carrina merona malu karna ketahuan cemburu tidak suka An makan malam dengan perempuan lain.
"baiklah..! aku atasi dia dan kamu atasi wanita itu ya?" ujar An.
Carrina tersenyum lebar dan mengangguk-ngangguk setuju ketika An hendak mendekati Carrina pintu Lift terbuka.
"selamat malam..!" ucap Carrina dengan menahan malu lalu berlari keluar Lift menuju Ruangannya.
An tertawa sambil menggeleng kepalanya, Carrina benar-benar unik dan lucu.
.
di Kamar Carrina,
Carrina memperhatikan foto seksi Flo yang begitu berani mengajak makan malam dengan An.
"apa begini??" Carrina mengikuti pose Flo.
"ini gampang..?" ketus Carrina dengan nada cemburu.
Flo memang sangat seksi dan cantik tapi sayangnya An telah menjadi Kekasih Carrina tentu saja Carrina tidak mau An berpaling hati dari Carrina terlebih lagi Carrina sudah lama menginginkan dirinya menjadi Kekasih An.
.
__ADS_1
.
.