
.
.
.
Carrina tengah bersenandung senang melanjutkan pekerjaannya di Ruangannya sambil senyam-senyum sebab hatinya sedang berbunga.
sore harinya,
Carrina keluar dari Lift menuju pintu Perusahaan sebab ada paketan untuknya padahal Carrina tidak memesan apapun.
"dengan Nona Carrina?" tanya Kurir paketan dengan ramah.
"iya saya Carrina, ada apa ya pak?" tanya Carrina penasaran.
"ini pesanan atas nama Nona..!" kata Kurir Paketan dengan ramah sambil menyodorkan sebuah kertas meminta Carrina menandatangani bukti kalau Paketan telah sampai ke tangan Carrina.
"apa ini? saya tidak pesan apapun?" tanya Carrina melihat paketan yang ukurannya setinggi lutut Carrina.
"kami juga tidak tau Nona, kami hanya mengerjakan pekerjaan kami dan Paketan ini memang untuk Nona." jawab Kurir Paketan.
Carrina terpaksa menandatangani bukti itu lalu Kurir Paketan memohon izin untuk pergi.
Carrina membawa paketan itu yang Ia peluk sehingga wajahnya tidak kelihatan saking tingginya paketan itu ketika berada di gendongan Carrina. setiap orang melihat Paketan Carrina tentu bertanya sebab mereka tau kalau Carrina tidak punya siapa-siapa lalu Keluarga Carrina yang mana memberi paketan dan dengan jujurnya Carrina menjawab tidak tau.
di Ruangan Kerja Carrina,
Carrina membuka isi Paketan itu betapa terkejutnya Carrina isinya adalah sebuah koper warna Putih dengan garis-garis warna emas dan hitam sungguh cantik sekali.
"Koper?" gumam Carrina seketika teringat perkataan An tadi siang padanya.
"aku akan belikan Koper untukmu Carrina, setelah Koper itu datang susun pakaian yang dibutuhkan besok pagi kita akan ke Perancis masalah BlackMalv tidak usah dipikirkan, aku tau jawaban untuk mereka supaya tidak curiga dengan hubungan kita." begitulah kata-kata An.
Carrina seketika tersenyum cerah lalu membuang segala sampah yang membungkus Koper itu dan Carrina menguji Kopernya. sungguh hadiah apapun yang An berikan untuknya lebih berarti daripada pemberian Lancord terhadapnya yaitu segala perhiasan dan pakaian-pakaian serba mewah, hati Carrina lebih bahagia menerima apapun hadiah An.
"cantik sekali..!" gumam Carrina tersenyum lebar memeluk Koper barunya lalu beberapa saat kemudian Carrina menarik Koper barunya berjalan mengelilingi meja serta kursi kerjanya ternyata sangat nyaman.
.
__ADS_1
dengan hati gembira Carrina menyusun pakaian-pakaian yang akan Ia bawa untuk keberangkatannya esok hari, menurut Carrina kemana pun An membawa Carrina pergi sudah pasti sangat membuat Carrina bahagia walau harus ke pelosok desa sekalipun.
ke esokan harinya,
An dan Carrina naik Taksi Online menuju Bandara, Orang-orang BlackMalv tidak menaruh rasa curiga sedikitpun pada pasangan itu sebab tidak ada yang tau isi hati serta pemikiran An sedangkan Carrina memang ceria, walaupun mereka semua sudah melihat sejak keluar dari Lift An membawa Koper Carrina tetap saja mereka semua tidak ada juga yang curiga karena mereka semua tau kalau An memang BigBoss yang baik.
di dalam Taksi,
An memakaikan Carrina Topi Putih dan Masker putih sedang pakaian yang Carrina kenakan warna hitam kalau An berpakaian serba putih dari ujung kaki sampai ujung rambut (topi) tetap putih.
"ini perjalanan pertamaku ke Luar Negeri, aku sangat senang." ucap Carrina dengan mata menyipit ke arah An.
An tersenyum lalu mengelus kepala Carrina yang menggemaskan seperti anak-anak dibawa liburan.
setibanya di Bandara,
Carrina memegang lengan An dengan kedua tangannya sedangkan tangan An itu dimasukkan ke kantong celananya, tangan kanannya menarik 2 Kopernya dan Carrina secara bersamaan.
"wahh..!" Carrina begitu senang melihat Bandara.
An tiba-tiba berhenti tentu saja Carrina ikut berhenti dengan raut wajah tanda tanya lalu An meminta Carrina duduk di koper Carrina begitu juga An duduk di Kopernya, Carrina terpana ketika Kopernya bisa jalan sendiri Ia menoleh ke An yang terkekeh berpegangan tangan dengan Carrina.
"bukankah itu Koper baru Couple yang baru keluar itu ya? harganya kan mahal banget." bisik salah satu Orang yang dilewati oleh Carrina dan ternyata Carrina mendengar pembicaraan Orang itu.
Carrina tersenyum manis saja rasa penasarannya sekarang bisa ditekan oleh perasaan bahagia nya berdua-an dengan An seperti Pasangan suami-Istri yang sedang bulan madu ke Luar Negeri.
selama di dalam pesawat Carrina menoleh kekiri-kekanan juga melihat dari pantulan kaca seperti anak kecil yang banyak ingin taunya, wajar saja Carrina begitu norak sebab ini pengalaman pertamanya naik pesawat.
An melihat Carrina seperti itu malah tertawa tanpa suara ternyata pergi ke luar Negeri dengan pasangan sangat menyenangkan.
perjalanan yang begitu jauh tidak membuat Carrina kelelahan bahkan Ia tidak tidur sama sekali saking senangnya, sampai tiba di Bandara Perancis hatinya semakin senang saja.
"besok malam aku harus ke acara pesta Carrina, kamu mau di Hotel atau ikut denganku?" tanya An.
"ikut." jawab Carrina tersenyum lebar.
"bawa gaun?" tanya An seketika senyum Carrina luntur.
"ga-gaun??" beo Carrina mencicit sebab Ia memang tidak membawa gaun.
__ADS_1
An mengulum senyumnya, "aku bisa belikan..! tapi karna kamu memaksa ikut jadi tidak bisa menyewa 2 kamar, pihak acara yang mengundangku hanya mereservasi 1 kamar untukku saja..! kamu tidak keberatan 1 kamar denganku kan?"
Carrina terdiam sesaat lalu mengangguk pelan sambil tersenyum malu tanpa Carrina ketahui kalau itu hanya alasan An saja yang mau berdua dengan Carrina.
An membuka pintu kamar hotel mereka berdua benar-benar mirip pasangan yang sedang berbulan madu.
"wahhh...!" Carrina berlari memasuki Kamar Hotel menuju Balkon dan melihat Menara Eifel terpampang didepannya.
An sudah biasa ke berbagai negara sejak umur masih sangat muda, Ia hanya tersenyum dengan tingkah kekanakan Carrina yang sangat lucu tidak pernah memikirkan image ingin terlihat baik didepan An melainkan bersikap apa-adanya kecuali sikap malu-malu kucingnya itu.
An membawa Carrina jalan-jalan di Kota Perancis menyewa kendaraan pribadi selama beberapa jam, An seperti sudah hafal letak sudut jalanan Kota itu sambil mencarikan Carrina gaun untuk acara malam itu.
"kenapa? mau ke menara?" tanya An.
Carrina menoleh ke An mengangguk-nganggukkan kepalanya semangat, kapan lagi Carrina ke Negara ini jadi ketika ditawarkan An tentu Carrina tidak mau menolak.
"kita cari gaunnya dulu ya? Menara itu memang kelihatan dekat tapi sebenarnya lumayan jauh, kita harus berputar jalan." ujar An.
"iya." jawab Carrina dengan senyuman.
.
An maupun Carrina benar-benar seperti pasangan pengantin yang sedang bulan madu ketika jalan berdua, bahkan ada fotografer di menara Cinta malah menawarkan diri ingin memotret Carrina bersama An.
Carrina begitu senang melihat hasil fotonya dengan An, An melihat itu mengulum senyum.
"kenapa kamu bisa suka hanya karna 1 foto ini hmm?" tanya An dengan kekehannya.
"kenapa?" tanya Carrina balik.
"bukankah perempuan suka perhiasan?" tanya An.
Carrina tersenyum lebar sambil menyimpan fotonya berdua dengan An itu, An sangat tampan tengah tersenyum ke Kamera sementara selama ini Carrina tidak pernah melihat potret An tersenyum.
"senyumanmu lebih mahal dari perhiasan apapun yang ada di dunia ini An." batin Carrina.
.
.
__ADS_1
.