Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
takut marah


__ADS_3

.


.


.


Carrina sedang fokus bekerja bahkan di jam istirahatnya Carrina belajar bahasa Perancis menghafal setiap kosa-kata yang belum dikuasai olehnya, An mengintip Carrina untuk memastikan Carrina tidak melihat pertengkaran Flo dan Lidya didepan gerbang malah tersenyum begitu tampan dengan keseriusan Carrina belajar bahasa Perancis seorang diri.


"benar-benar pekerja keras." gumam An dengan gemas.


An menyiapkan makan siang spesial untuk Carrina yang tidak terpikirkan makan.


"kok ada bau makanan?" gumam Carrina mengendus-ngendus ke mejanya.


Carrina seketika membuka matanya melihat An tengah tertawa lebar duduk di atas meja kerjanya sehingga Carrina harus mendongak memandang Pria yang Ia cintai itu terlihat begitu tampan ketika tertawa.


"makanlah..! belajar lebih giat ya? datangi aku kalau ada kosa kata yang belum bisa dikuasai lidahmu, aku bisa mengajarimu." kata An mengusap kepala Carrina sambil melangkah pergi dari Ruangan Carrina.


Carrina tersenyum begitu senang lalu Ia memindahkan kamus bahasa Perancis yang dipegangnya dan mulai makan dengan tenang begitu menikmati masakan An.


Carrina bisa belajar seorang diri ketika An sendiri yang memperhatikannya sungguh membuat rasa semangatnya semakin berkobar padahal Carrina tidak bisa makan sendiri tapi makan masakan An seorang diri malah bahagia.


Carrina tidak sempat memainkan Ponselnya sehingga tidak tau kabar tentang Lidya dan Flo.


di Ruangan An,


"bongkar semua bukti yang sudah kau kumpulkan!" titah An pada mata-matanya yang bekerja di Entertainment Lidya bekerja.


"lalu bagaimana dengan saya Tuan? saya akan dipecat atau saya mengundurkan diri saja terlebih dahulu?" tanya Orang itu dengan penasaran.


"aku akan mencarikanmu pekerjaan dimana saja kau mau..!" kata An membuat mata-matanya senang dan berjanji detik ini juga akan langsung mengundurkan diri lalu malam harinya akan membuka rahasia Lidya.


panggilan pun terputus,


"aku sudah kehabisan kesabaran..! sudah aku peringatkan untuk tidak mencari masalah padaku, tapi kau masih juga berani melakukan cara murahan ini." ujar An dengan wajah dingin.


An masih bisa menoleransi masalah Flo sebab masih kategori ringan tapi An merasa Lidya sudah begitu berani bertindak diluar batas walau begitu karirnya tetap saja aman bukannya anjlok karna orang belakang.


An menunggu Carrina mendatanginya untuk belajar tapi kekasihnya itu tidak kunjung tiba membuat An begitu gemas, Carrina tidak pernah mau memanfaatkan dirinya bahkan meminta sesuatu pun tidak pernah malahan An yang semakin terjerat dengan pesona Carrina begitu pekerja keras dan sangat mandiri serta tidak mau bergantungan dengan siapapun itu, itu sebabnya ketika Carrina menyusahkan An malah senang.

__ADS_1


malam harinya,


berita tentang Lidya memiliki banyak Daddy Sugar menyebar luas di dunia maya, semua adegan 21+ nya juga beredar. karir Lidya hancur dalam sesaat bahkan nama Pria yang disebut terlibat dengan Lidya juga terkena imbasnya bercerai dengan Istri mereka yang sesungguhnya dipecat dari pekerjaan.


An menghancurkan semua Orang yang telah mendukung Lidya selama ini tanpa berbelas kasih, sebenarnya An sudah lama tau tapi mereka semua tidak ada rasa bersalah dan malah bangga dengan semua tindakan sewenang-wenang nya itu sehingga An menghancurkan saja mereka supaya bertobat.


"mengerikan sekali kalau Tuan Muda sudah bertindak..!" begitulah komentar netizen mengenai masalah karir Lidya yang sudah hancur.


sosok Carrina yang dielu-elukan oleh banyak orang karna memenangkan hati An bahkan bisa membuat An kehilangan kesabarannya membongkar aib Lidya demi menjaga ketentraman Carrina, Cinta An begitu besar pada sosok Carrina begitulah pemikiran serentak semua Orang sehingga An bisa menghancurkan karir perempuan selama ini An tidak pernah peduli dengan semua artikel apapun tentangnya tapi sejak punya Carrina sekarang An jauh lebih tegas.


sementara sosok yang di bicarakan publik itu tengah serius menghafal kosa-kata lalu segera bangkit dan tersenyum cerah berlari keluar dari Ruangannya menuju Ruangan An.


"An?" panggil Carrina keheranan tidak melihat An yang bekerja.


Carrina melihat jam tangannya betapa terkejutnya Carrina hari sudah malam.


"akhirnya kamu datang juga Carrina."


Carrina menoleh kebelakang melihat An sudah berpakaian santai.


"a-aku mandi dulu..!" kata Carrina segera berlari hendak keluar dari Ruangan An saking semangatnya ingin menguji bahasa Perancisnya dengan An malah tidak ingat waktu.


Carrina menoleh ke An sambil nyengir kuda, "ak-aku harus mandi."


"apa kamu lupa sudah punya kekasih yang butuh diperhatikan hmm? kenapa semangatmu ingin menguasai bahasa Perancis ini begitu besar? sampai lupa waktu." kata An mengusap puncak hidung Carrina.


Carrina malah tersenyum lebar, "kamu sudah besar kan? kenapa harus diperhatikan?"


An mencubit pipi Carrina, "dasar pacar-ku yang kejam!"


Carrina tertawa lalu memeluk An dengan manja, "maafkan aku..! aku terlalu bersemangat ingin cepat-cepat menguasai bahasa Perancis."


An mengangguk mengusap kepala Carrina, "sekarang akan aku uji."


Carrina melepaskan pelukannya dari An, "tapi aku belum mandi."


"tidak usah mandi." jawab An merangkul leher Carrina sambil membawanya masuk ke Ruangan Pribadinya.


Carrina benar-benar pantas disebut gadis berotak monster, dalam hitungan jam bisa menguasai seluruh isi kamus Bahasa Perancis dan diajarkan sedikit oleh An langsung menguasai semuanya dengan begitu fasih.

__ADS_1


Carrina membersihkan dirinya di Kamar An memakai baju kaus besar An sehingga Carrina kelihatan seksi dipandang An.


"kenapa?" tanya Carrina mencoba menurunkan Baju An yang Ia pakai kini berada di atas lututnya.


An terkekeh lalu meminta Carrina datang kepadanya dan An memegang tangan Carrina, "biarkan saja..!"


"kan aku sudah bilang tadi mandi di kamarku saja tapi kamu memaksaku." kata Carrina memanyunkan bibirnya tampak sekali tidak nyaman mengenakan pakaian An yang ukurannya pendek bagi Carrina.


"tidak apa..! tapi kamu ada melihat ponsel Carrina?" tanya An.


Carrina menggeleng kepalanya, "kenapa?" tanya Carrina balik.


"masalah Lidya." jawab An.


"benarkah?" tanya Carrina yang memang tidak tau.


An menuntun Carrina ke Sofa, Carrina melihat An duduk duluan di sofa dan meminta Carrina duduk ditengah-tengah pahanya membuatnya malu tapi duduk juga dengan posisi membelakangi An.


An memeluk Carrina dari belakang sambil mengeluarkan ponselnya membuka berita terhangat saat ini, Carrina pun melihat layar ponsel An yang jelas Ia tau kalau An tengah menunjukkan sesuatu padanya.


"apa kamu marah padaku dengan masalah Lidya?" tanya An dibahu Carrina.


"kenapa aku harus marah? aku rasa dia memang pantas diperlakukan seperti ini, dia menggunakan cara curang untuk terkenal, menurutku tidak adil jika dibandingkan dengan para Model yang jujur." oceh Carrina.


An mengulum senyum, "itu sudah cukup bagiku..!"


Carrina menautkan kedua alisnya, "apa kamu takut aku marah padamu An?"


"tentu saja..!" jawab An menekan kepala Carrina dengan lembut.


Carrina tersenyum manis, "apapun yang kamu lakukan An aku percaya padamu..!"


An terkekeh mengacak gemas kepala Carrina lalu mereka berbincang menghabiskan waktu berbicara dari masalah serius sampai ke masalah spele sesekali mereka saling tertawa.


kini An bermain game di Ponselnya dan Carrina menonton aksi keren An yang main game di ponsel, mereka betah sekali duduk berlama-lama dengan posisi itu.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2