Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa
hal baik tidak boleh ditunda


__ADS_3

.


.


.


Jimmy menerima lamaran Viken,


"Mama benar mau menikah dengan Papa??" tanya Rayden dengan senang memeluk Jimmy.


Jimmy tersenyum mengelus kepala Rayden, "iya..? kamu senang kan punya Mama sambung seperti ini? kamu pasti anak yang cerdas, apa yang dikatakan teman-temanmu punya Mama seperti Ku?" tanya Jimmy.


Rayden tersenyum lebar, "mereka tidak berani mengejekku lagi Ma..! Mereka takut kalau Papa mereka Mama ambil terus dijadikan Papaku." kata Rayden dengan senang melompat-lompat dipelukan Jimmy.


"hmm?" Viken mengerutkan keningnya.


Jimmy tertawa lalu membekap mulut kecil Rayden yang hendak mengatakan kebenarannya.


Viken menatap gemas Jimmy yang tertawa, "mau mengambil Papa mereka untuk jadi Papa Rayden? memangnya apa kurang Papanya sekarang?"


Rayden begitu gembira telah memiliki keluarga utuh sebab itu semua impiannya selama ini, Ia punya mama yang membuatnya bahagia disekolah tidak dibuli anak jahat lagi.


"Ak--aku saat itu hanya menolong Rayden saja." bela Jimmy celingukan melihat arah lain.


Rayden melepaskan tangan Jimmy lalu memberitau Viken hingga raut wajah Viken berubah kesal.


"Oh..! memang yakin mau Pria lain lagi?" tanya Viken.


"Haha..?" Jimmy jadi merasa tertekan tapi mencoba untuk tertawa.


"Raydenn??" kesal Jimmy mengejar Rayden yang berlari darinya sambil tertawa.


"Jimmyy??" Viken pun mengejar Jimmy untuk memberi pelajaran.


bisa-bisanya Jimmy mengatakan hal seperti itu pada anak-anak lain, memangnya tidak ada cara lain untuk mengusir mereka semua haruskah mengancam merebut Papa mereka untuk dijadikan Papa Rayden? Jimmy memiliki banyak pesona yang sudah memiliki sertifikat khusus Pelakor elit (wkwkwk karna Jimmy jahat ya dulu), tentu saja Viken tidak ragu kata-kata Jimmy yang bisa merebut Pria manapun jika Jimmy mau. kebanyakan Pria di Negara ini brengs*k tapi tidak semua Pria seperti itu.


aksi kejar-kejaran seperti kereta api pun terjadi di Rumah Viken, Jimmy mengejar Rayden sementara Viken mengejar Jimmy.


suara tawa membahana keluar dari bibir Rayden, saat ini Rayden sedang Libur sekolah sehingga bisa mengikuti Viken ke Luar Kota, alasan Rayden hanya 1 yaitu ingin dekat dengan Jimmy yang bekerja di Kota itu.


.


ke esokan harinya,

__ADS_1


Jimmy terkejut melihat berita Anton telah meninggal terjatuh dari lantai atas, Jimmy bertanya pada Viken.


"aku memukulnya serta memperingatinya banyak hal terus dia kabur setelah itu aku tidak tau apa-apa lagi." jawab Viken dengan serius tentu Jimmy percaya.


Viken bisa melihat raut wajah lega di paras Jimmy.


"aku senang dia mati..!" gumam Jimmy dengan senyuman.


"apa dia memang selalu mengganggumu?" tanya Viken dibalas anggukan oleh Jimmy.


"sangat mengganggu..! dia pacarku yang ke-6 tapi selalu minta melakukan itu setiap jam, aku jijik lalu memutuskannya." jawab Jimmy.


"dia bukan suamiku tapi bertingkah seperti itu, aku langsung paham dia ingin pacaran denganku karna ingin fisikku saja." sambung Jimmy lagi.


Jimmy tiba-tiba membekap mulutnya lalu nyengir ke Viken, "maaf."


Viken terkekeh, "kalau begitu aku akan menjadi suamimu, kita menikah dalam waktu dekat ini bagaimana?"


Jimmy menjatuhkan rahangnya, "secepat itu? lalu Nenekmu?"


Viken menjelaskan bahwa Neneknya pasti menyukai Jimmy jika Rayden menyukai Jimmy, jujur saja Neneknya Rayden sangat menyayangi Rayden dan sangat tau kalau Rayden kekurangan kasih sayang Ibu.


.


Alena mendengar Kabar Jimmy akan menikah dengan Viken pun begitu senang.


"selamat ya sayang?? aku berharap kamu selalu bahagia, jika Viken macam-macam aku akan menghabisinya." kata Alena menatap penuh ancaman ke Viken yang menggaruk kepalanya.


"mana keponakan kecilku?" tanya Jimmy bertingkah sok imut padahal tidak dimata Alena namun sangat imut didepan Viken.


Alena menggeleng kepalanya, "mereka tidur." jawab Alena menyentil pelan kening Jimmy yang mengerucutkan bibirnya sambil mengelus keningnya.


Viken tidak ikut campur pertemanan Alena dengan Jimmy, bagaimana pun peran Alena sangat besar dalam hidup Jimmy sehingga bisa berubah seperti sekarang.


"kapan kalian akan menikah?" tanya Alena yang duduk di kursi Roda.


Jimmy ingin menunggu Alena bisa berjalan normal lagi tapi Alena tidak terima sebab hubungan baik serta rencana baik tidak boleh ditunda-tunda nanti jadi sial, Anehnya lagi Jimmy percaya kata-kata Alena yang diam-diam terkikik melirik Viken yang juga menahan tawa, sepertinya Viken tau Alena hanya mengerjai Jimmy saja.


Jimmy dan Viken menikah 2 minggu dari sekarang dengan bantuan Keluarga Alena semua persiapan Pernikahan mereka telah selesai.


selama 2 Minggu itu Jimmy telah merasakan bagaimana baiknya Viken terhadapnya, Ia merasa beruntung sekali setelah berteman baik dengan Alena.


di Ruangan Make Up,

__ADS_1


"terimakasih Alena..! karna Bunga Pengantinmu itu aku dikejar-kejar oleh Viken." ucap Jimmy memegang kedua tangan Alena yang masih senang duduk dikursi Roda.


Alena membalas pegangan tangan Jimmy, "bukan aku yang melakukan itu Jimmy tapi kamu sendiri yang mau berubah dan bertahan selama ini."


"aku iri kamu sudah punya anak yang sudah besar padahal anakku saja belum pandai merangkak." canda Alena membuat Jimmy tertawa merasa terhibur dengan candaan Alena.


Ana dan Sean tidak bisa hadir di acara Pernikahan Jimmy namun memberi kado istimewa untuk sahabat baik adiknya itu, banyak Perempuan yang Iri pada Jimmy punya teman seperti Alena.


semua Orang mengatakan hidup akan bahagia jika berteman baik dengan Keluarga Maldev, itulah yang didapatkan oleh Jimmy telah menemukan kebahagiaannya setelah berteman baik dengan Alena.


ceklek.. !


"Mamaaa?" panggil Rayden berlari memasuki Ruangan make Up Jimmy langsung memeluk Jimmy dengan erat dan mendongak.


"ayo kita keluar..! Papa sudah menunggu Mama." ajak Rayden dengan manja padahal umurnya 8 tahun bisa dikatakan sudah besar.


Alena tersenyum lebar lalu membantu Jimmy Keluar, Alena yang masih di Kursi Roda pun masih mampu membantu sahabat baiknya itu demi kebahagiaan Jimmy sebab kesempatan tidak akan datang kedua kalinya, menurut Insting Alena tentu Ia tau kalau Viken tulus menyukai Jimmy.


pernikahan Jimmy juga terkenal di medsos karna ada Alena dan Keluarga Maldev yang membantu Jimmy, Jimmy tidak punya Keluarga lagi sebab mereka semua telah berpencar entah kemana.


status Viken juga cukup berpengaruh di Indonesia sebagai Pria terkaya nomor 6 di Negaranya.


.


Alena menatap Jimmy diatas panggung bersama Viken yang memangku Rayden.


"selamat Jimmy..! aku harap kamu akan selalu bahagia." gumam Alena tersenyum lembut.


"sayang?" Saga tiba-tiba datang mengelus kepala Alena yang mendongak ke arah Saga.


"ayo makan..! bayi kita dijaga oleh Papa, takutnya nanti mereka rewel sementara stok asi simpanan mu sudah habis." pinta Saga.


Alena melihat ke arah Jimmy lalu Saga mengatakan kalau Jimmy bukan wanita bodoh, Jimmy pasti tau kalau Alena sedang sibuk sebab baru saja punya bayi yang masih kuat-kuatnya asi.


"ya sudah..! ayo..!" Alena pun menuruti permintaan Saga.


Jimmy tidak sengaja melihat Alena pun tersenyum lebar, Ia tidak mempermasalahkan kesibukan Alena karna dengan adanya Alena di Acara Pernikahannya itu saja sudah menjadi kebahagiaan yang spesial bagi Jimmy.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2