
.
.
.
"bertindaklah layaknya Pria bukan pecundang." kata An dengan datar.
"aku tidak peduli.! aku akan dapatkan dia dengan berbagai cara, tapi aku penasaran bagaimana kau bisa jatuh Cinta padanya? setauku kau tidak mudah tertarik dengan perempuan cantik." tanya Zheyan.
An mengambil pisau yang tertancap di dinding seperti tau kalau Pisau itu sangat tajam dan begitu kokoh sampai bisa menembus dinding.
An melempar pisau itu ke arah Zheyan yang kaget tapi masih bisa menetralkan senyumnya berpura-pura tidak terpengaruh sebab Ia tidak takut apapun jika harus mendapatkan Carrina yang secantik itu.
"jangan samakan aku denganmu ! kita tidak sama." kata An dengan senyum miringnya lalu pergi dari Zheyan.
An tidak menganggap Zheyan sebagai kawan hanya sekedar rekan kerja saja jadi ketika berkhianat An tidak merasa sakit hati sama sekali.
.
Carrina melihat ke Balkon dan terlihat olehnya Mobil An memasuki Gerbang BlackMalv pun segera berlari menuju Lift untuk menyambut sang kekasih hati dengan raut wajah ceria. hal ini merupakan impian Carrina menunggu kedatangan Pria yang dicintainya dan jujur saja sekarang telah terpenuhi.
An duduk diam didalam Mobil selama beberapa saat, "ckk...! melawanku? dasar pecundang..! apa urusannya berani mengataiku tidak seharusnya jatuh cinta pada Carrina? berlagak sok bisa mendapatkan Carrina, Carrina bahkan tidak akan pernah meliriknya."
An percaya bahwa Zheyan tidak akan bisa mendapatkan hati Carrina sebab Lancord saja 10 tahun memberi Carrina Cinta tidak membuat Carrina luluh karena telah mencintainya apalagi Zheyan yang hanya anak bawang (baru datang).
An memejamkan matanya bersandar di bangku mobilnya dan matanya terbuka mendengar suara langkah kaki ternyata Carrina berlari ke arah Mobilnya dengan raut wajah ceria nya yang terlihat sebagai gadis periang tidak punya beban hidup.
An seketika melupakan masalah tikus kecil itu malah mengulum senyum dan Ia pun segera keluar dari Mobilnya.
"An?" Carrina memegang kedua tangan An sambil melompat-lompat senang seperti bocah yang bahagia kedatangan kedua Orangtuanya dari negeri yang jauh.
"kenapa menjemputku? apa pekerjaanmu sudah selesai?" tanya An membalas genggaman tangan Carrina.
Carrina mengangguk-ngangguk, "aku sudah menyelesaikan pekerjaanku dengan baik, aku menunggumu makan bersama..! aku masak spesial untukmu." ujar Carrina malu-malu.
An tertawa lalu merangkul leher Carrina yang segera melingkarkan lengannya di pinggang An sambil tersenyum begitu senang dengan kehidupannya sekarang.
Anggota BlackMalv meledek An dan Carrina untuk tidak bermesraan disaat semua Orang sibuk menata altar pernikahan Wel dan Ayunda yang akan digelar esok malam tapi An tidak mendengarkan ledekan mereka malah tetap melakukan apa yang membuat Anggota BlackMalv jomblo kesal karena tidak punya pasangan.
__ADS_1
.
"bagaimana?" tanya Carrina berbinar penuh harap menunggu reaksi An mencoba masakannya.
An diam masih fokus merasakan makanan Carrina yang ternyata enak juga.
"kamu bisa memasak Carrina?" tanya An penasaran.
"aku bisa memasak An, sejak kedua Orangtuaku meninggal aku punya nenek dan dia selalu bekerja untukku jadi aku tidak bisa melakukan apa-apa selain hanya memasak makanan enak untuknya, tapi karna terlalu memaksa diri untuk bekerja jadi sakit-sakitan lalu meninggal dan aku tidak punya siapa-siapa lagi setelah itu." jawab Carrina.
"maaf..? aku tidak bermaksud." kata An merasa bersalah sehingga tidak melanjutkan kata-katanya karna takut menyinggung perasaan Carrina.
Carrina tersenyum lebar, "tidak apa An..! semua yang aku alami tidak ada apa-apanya sejak kamu juga menyukaiku."
An mengulum senyum, "kenapa kamu begitu jujur hmm?"
Carrina tersenyum manis, "makan yang banyak An..!" pinta Carrina sambil melayani An seperti seorang Istri yang begitu baik.
An melihat itu hanya tersenyum lalu kembali menyantap makanannya sambil memperhatikan Carrina yang terlihat bahagia sekali hanya karna An suka masakan Carrina.
Carrina memang bahagia memiliki An sebab Ia tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini ketika punya kekasih jelas Orang itu lah satu-satunya yang dimilikinya apalagi Carrina sangat mencintai kekasihnya itu dan sudah sangat lama sekali Carrina memendam perasaan terhadapnya.
.
Carrina tidur di pelukan An sebab An yang memintanya.
"Carrina?" panggil An dengan nada serius.
"hmm?" sahut Carrina menduselkan kepalanya di belahan dada An.
"bagaimana jika ada Pria lain yang mendekatimu? apa kamu mau berteman dengan mereka?" tanya An.
Carrina menggeleng kepalanya, "aku tidak akan membuatmu salah paham kedepannya An, aku tidak akan menerima Pria manapun yang mengajak berteman denganku demi menjaga harga diriku didepanmu."
An mengulum senyum, "aku mengerti."
Carrina tersenyum manis, "apa ada masalah An?"
"hanya masalah kecil." jawab An.
__ADS_1
"masalah apa An? tadi aku dengar dari Wel katanya kamu keluar untuk menemui Zheyan apa itu benar? apa yang dilakukannya padamu? apapun yang dia katakan itu tidak benar ! jangan percaya kata-katanya An." tanya Carrina.
An tergelak, "apa menurutmu hatiku padamu begitu lemah Carrina?"
Carrina dengan jujur mengatakan bahwa Cintanya pada An jauh lebih besar dari perasaan An terhadapnya, Carrina tidak peduli apapun tapi jika An meninggalkannya maka Carrina tidak akan bisa bertahan hidup.
An memeluk Carrina yang begitu mencintainya, "jangan menangis Sayang.! aku tidak terpengaruh sama sekali olehnya."
Carrina mengangguk-ngangguk, "bagaimana jika kamu menghabisinya saja An?" tanya Carrina tiba-tiba sambil menghapus air matanya dan melepaskan pelukannya dari An menatap An begitu serius.
An tertegun sejenak lalu tersenyum, "pertarunganku dengannya itu sudah jelas akan mengarah kematian jika dia tidak berhenti mengejarmu."
"hmm..! lakukan apa saja yang kamu inginkan An, aku tidak akan bertanya tentangnya karna dia tidak penting bagiku." jawab Carrina serius.
An mengangguk lalu kembali memeluk Carrina yang mencari kenyamanan dalam pelukan An lagi.
tatapan An lurus kedepan, Ia tidak tau sebesar apa perasaannya pada Carrina tapi yang jelas An bukan Pria bodoh hingga mau melepaskan Carrina yang begitu setia mencintainya selama 10 tahun, zaman sekarang wanita mana yang bisa bertahan mencintai seseorang ditengah adanya cinta lain yang ada disisinya.
.
ke esokan harinya,
Carrina keluar dari Gerbang BlackMalv membawa Mobil pemberian An.
Carrina ingin membeli banyak cemilan malam yang telah habis di lemari kulkasnya itu, Carrina mengenakan Topi dan Masker demi menjaga wajahnya dari tatapan Pria jahat nantinya.
di Supermarket,
"aku beli banyak-banyak aja deh..? nanti tidak tahan lagi, nanti malam kan Acara pernikahan Kak Wel dan Kak Ayunda pasti mereka meminta cemilan dariku." gumam-gumam Carrina.
Carrina mengambil Troly yang paling besar serta memasukkan semua makanan ringan yang enak menurutnya sampai Trolynya penuh Carrina tidak sadar.
"Ehhh? udah penuh aja." senyum malu Carrina yang keenakan mengambil makanan ringan sampai tidak tau sudah banyak saja.
.
.
.
__ADS_1