Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 126


__ADS_3

Beberapa hari ini Alena menikmati waktu luangnya dengan berlatih bersama Raka di siang hari dan juga Edward di sore sampai malam hari, waktu 2 Minggu yang dimiliki Alena sebelum kembali bekerja benar-benar di gunakan dengan baik untuk berlatih


Ketrampilan menembak Alena sudah tidak bisa diremehkan lagi, bahkan Raka sampai berdecak kagum dengan pencapaian Alena hingga detik ini


"Kemampuan mu sudah bisa menandingi ku Al, luar biasa" ucap Raka


"Terimakasih, semua berkat bantuan mu Ka"


"Tenaga dalam keturunan klan Nugraha memang unik, aku sangat mengaguminya"


"Jangan salah, milik klan yang lain juga hebat, Edward contohnya"


"Iya, suami mu itu juga luar biasa, bisa menyerap tenaga dalam lawan, sungguh kekuatan yang langka"


Tak lama kemudian datanglah Edward mendekat dan mencium pipi istrinya, Alena tertawa kecil saat Raka memalingkan muka


"Besok ikut aku bermain golf, sekalian bertemu dengan beberapa rekan bisnis di sana, siapkan beberapa pengawal Ka"


"Baik, akan aku siapkan"


"Aku juga ikut kan Honey?"


"Tentu saja Bee, mereka penasaran ingin bertemu nyonya Edward"


Edward segera membawa Alena pergi masuk ke dalam rumah utama, keduanya kini sedang berada di dalam kamar mandi


"Bee, mandi bareng ya"


"Memang bisa, aku menolak?"


Edward terkekeh melihat wajah istrinya yang sudah pasrah, dengan pelan Edward membuka baju atas istrinya, mencium lembut pundak Alena dan menyusuri hingga ke leher jenjangnya


"Honey, ini masih sore lo, bentar lagi Magrib, jangan macem-macem" ucap Alena memperingatkan


"Jangan mengancam ku, ini akan sangat cepat Bee, aku sudah tidak bisa menahannya" bisik Edward dan membuat Alena membulatkan matanya


"Honey!"


Teriak Alena yang langsung di bungkam oleh ciuman dan luma*tan panas suaminya


Sentuhan Edward selalu memabukkan bagi Alena, arus panas yang di alirkan oleh Edward kini membakar tubuh istrinya, desa*han saling bersautan dengan indah dari keduanya, merasa Alena sudah siap, Edward mengangkat tubuh istrinya duduk di meja kecil yang ada di kamar mandi


Kedua kaki Alena di angkat dan di buka oleh Edward, Edward tersenyum melihat in*tim istrinya ter expose dengan sempurna, di usapnya lembut dengan jarinya hingga Alena makin manja menggerakkan tubuhnya


"Aku masukkan Bee"


"Emh, pelan honey"


Dan kemudian penyatuan berhasil di lakukan, Alena menahan tubuhnya setengah duduk di atas meja, sedangkan Edward terus memacu miliknya keluar masuk ke dalam diri Istrinya, saat Edward merasakan ada sesuatu yang hampir meledak, dia sedikit membungkuk untuk menancapkan miliknya dengan dalam


"Honey, Ooh!"


"Hampir Bee, Ough"


Dan tak lama kemudian teriakan nikmat yang tiada tara menggema bersama


"AAKH!"


Edward tersenyum dan menciumi seluruh wajah Alena berkali-kali


"Makasih Bee, love you so much"


"Me too honey"


Edward memeluk tubuh Alena dan menggendongnya masuk di bawah guyuran shower hangat, keduanya segera membersihkan diri


*


Raka sudah menyiapkan semua pengawal yang akan mengantar Edward dan Alena, kini semua meluncur dibelakang mobil Edward


Raka tetap setia di dekat Alena dengan berada satu mobil dengannya, perbincangan mengalir antara Alena dan Raka yang sedang duduk di kursi depan bersama sopir, Edward sibuk memeriksa handphone nya, terdengar beberapa kali Daniel menghubunginya dan mengatakan kalau hampir sampai di tempat permainan Golf


Sampai di tempat semuanya segera masuk ke dalam sebuah bangunan di area lapangan Golf, tampak di sana sudah ada beberapa kolega bisnis Edward yang menunggunya, kebanyakan dari mereka sudah di dampingi wanita yang cantik dan seksi


Alena menghela nafas saat mengetahui bagaimana glamornya dunia yang selalu di geluti oleh Edward suaminya

__ADS_1


"Ada apa Honey?"


"Gak ada, hanya terkejut saja melihat banyak wanita seksi di meja pertemuan kalian"


"Dan hanya kamu bagiku yang paling seksi Bee"


"Mana ada, pakaianku tertutup gini"


Edward menghentikan langkahnya, Alena dan Raka sontak terkejut dan ikut berhenti, Edward menyambar tubuh Alena mendekap erat dalam pelukannya, hingga tak berbatas lagi, dengan lembut Edward berkata


"Apa perlu aku membuka semua dan menikmatinya disini Bee?"


"Hah!"


Alena melongo mendengar kata-kata suaminya


"Kalian jangan berbuat konyol!"


Sahut Daniel yang sudah nongol di belakang mereka


Sedangkan Raka langsung menarik nafas lega karena tidak terjadi hal me*sum yang lagi-lagi bisa merusak pikirannya


"Ish, Hentikan Honey, lepas, malu sama yang lain"


Edward melepaskan pelukannya dan tersenyum, kini keduanya sudah duduk diantara pembisnis yang lain ,tentu saja kedatangan Edward langsung di sambut hormat dengan mereka


Edward memperkenalkan istrinya, semua terpana dengan kecantikan Alena, dengan sangat santun dan berwibawa Alena memperkenalkan dirinya, semua pesona Alena sungguh menghipnotis semua mata yang ada di sana, lain halnya dengan para wanita-wanita seksi yang lebih banyak tidak suka dengan keberadaan Alena yang sudah menarik perhatian semua pria yang ada di sana


Edward kembali menyadarkan rekan-rekannya untuk kembali ke topik pembicaraan, Daniel yang berada di sampingnya juga membantu Edward


Sementara Raka yang duduk di belakang Alena terperanjat melihat kelakuan para wanita yang tangan dan kakinya bermain panas di bawah meja, rupanya mereka saling menggoda satu sama lain, hingga di lihatnya ada seorang kaki wanita yang sudah bermain masuk ke dalam celana Daniel, Raka hanya tersenyum


"Oh, jadi begini permainan para wanita ******* yang berusaha menempel dan menguras harta para kaum jutawan" batin Raka


Daniel berusaha menghindar dan mengeluarkan kaki wanita yang ada di sebelahnya, saat kaki berhasil di hindari , kini tangan wanita itu mengelus lembut bagian sensitif Daniel


"Ough, Sh*it!"


Ucap Daniel lirih dan terdengar oleh Edward dan Alena


"Konsentrasi Niel, tander ini sangat penting" ucap Edward


"Bantu aku Ed, wanita sialan di sebelahku ini semakin liar menyentuh barang berhargaku" ucap Daniel lirih


"Atasi saja sendiri masalahmu, jangan manja" sahut Edward lirih


Daniel membelalakkan mata, tidak percaya dengan perkataan Edward, tidak mungkin dia langsung menendang wanita di sebelahnya, apalagi dia salah satu wanita milik kolega bisnis perusahaan, Alena hanya tersenyum mengetahui maksud suaminya yang sedang mengerjai Daniel


Sejenak Alena memutar otak untuk keluar dari Zona menyesatkan, dan akhir munculah sebuah Ide


"Maaf semuanya, saya mengganggu sebentar, bagaimana kalau semua perempuan cantik yang ada di meja ini ikut dengan saya, ada hal menarik yang akan saya perlihatkan, bukankah seorang wanita cantik identik dengan permata?"


Langsung semua wanita tanpa aba-aba segera mengikuti langkah Alena


Edward tersenyum melihat taktik istrinya yang sangat brilian, Daniel langsung bernafas lega, sedangkan Raka menertawakan Daniel dan tetap setia mengikuti Alena


Di tempat lain, Alena segera beraksi mempromosikan permata dan Berlian yang ada di Diamond Eagle Company, tentu saja semuanya sangat berantusias, hingga banyak sekali mereka memborong pesanan permata dari perusahaan suaminya


Akhirnya pertemuan Edward selesai dan para wanita segera kembali ke pasangannya masing-masing dengan hasil belanja permata yang membuat pasangannya tercengang


Edward dan Daniel mendekat ke tempat Raka dan Alena


"Apa yang kamu lakukan Alena, Kenapa para wanita itu membuat pasangannya tampak pusing?" Tanya Daniel


"Aku hanya membantu mu keluar dari masalah wanita Niel, kau tidak berterimakasih akan hal itu?" Ucap Alena


"Ck, iya, terimakasih Alena" ucap Daniel malas


Edward tersenyum sambil duduk di sebelah Alena, di tariknya badan istrinya hingga sangat dekat dengan tubuhnya


"Apa yang sudah kamu lakukan Bee?"


"Aku memberimu keuntungan hampir 1 miliar dalam 3 jam, bagaimana?, Apa istrimu ini masih kurang cerdas honey?"


"Maksudnya?"

__ADS_1


"Alena mempromosikan permata dan Berlian dari perusahaan Diamond Eagle Company, dan hasilnya, mereka banyak yang memborong nya pak Edward" Raka menjelaskan


"Apa!"


Ucap Edward dan Daniel bersamaan


"Sekalian buat pelajaran bagi rekan bisnis mu honey, lain kali biar gak membawa wanita gak jelas lagi saat membicarakan kerjasama tander penting"


"Hahaha"


Edward tertawa melihat tingkah konyol istrinya sekaligus juga bangga


*


Semua bersiap untuk segera kembali, saat melintasi jalanan yang sepi dan tak jauh dari lapangan Golf, tiba-tiba saja mobil Edward di hadang oleh sebuah pasukan bercadar berpakaian serba hitam


Pengawal yang ada di depan segera turun dan terjadilah baku hantam, kini semuanya bergerak maju untuk melindungi mobil Edward


"Sepertinya orang-orang kita mulai kewalahan Ka, mereka banyak sekali membawa pasukan" ucap Edward


"Saya akan keluar membantu, sebaik nya anda dan Alena tunggu di dalam saja"


"Hem" jawab Edward


Alena mulai panik ketika datang awan hitam menggulung para pengawalnya hingga semuanya mundur


"Apa itu honey?"


"Diamlah di sini Bee, jangan keluar mobil, aku harus turun tangan"


Edward langsung turun dari mobil dan mengibaskan tangganya ke udara, seketika gulungan itu mundur dan menghilang


Sesaat kemudian munculah seorang laki-laki tinggi dengan tatapan tajam dan kejam


"Jadi kau Edward Runcel Eagle, orang yang punya kekuatan tenaga dalam?"


"Siapa kamu?!"


Tanya Edward


"Namaku KAISAR, dan terimalah ini!"


Kaisar langsung menyerang Edward dengan gerakan cepatnya, menerobos masuk berusaha memukul titik rawan tubuh musuhnya, Edward meloncat dengan lincah berusaha menghindar dan bertahan sambil mengukur kekuatan lawan


"Rupanya kekuatan hitamnya sangat tinggi, aku harus lebih berhati-hati" batin Edward masih terus menghindari serangan Kaisar


"Lawan aku bang*sat, jangan menghindari ku!" Teriak Kaisar


"Kamu yang minta, jangan salahkan aku" jawab Edward


Edward meloncat mundur, menyiapkan tubuh dan tenaga dalamnya untuk segera menyerang, kecepatan gerakan Edward bahkan hampir tidak terlihat oleh mata, kini keduanya saling menyerang


"Sh*it, kekuatannya luar biasa, aku semakin kelelahan, Aku harus menggunakan cara lain" batin Kaisar


Dan benar saja Kaisar mengeluarkan serbuk putih yang tidak di sadari oleh Edward dan melemparnya ke arah Edward


Edward terkejut dan seketika harus mundur, disaat itulah Kaisar menghantamkan tenaga dalamnya ke dada Edward hingga membuatnya terhuyung mundur, Edward langsung menata jalan nafasnya, kini kekuatan tenaga dalam dari klan Eagle benar-benar dia siapkan


Saat Kaisar menyerang dengan tenaga dalamnya lagi, Edward menangkap serangannya dan langsung menyedot kekuatan lawan, Kaisar sangat terkejut tidak menyangka Edward punya kekuatan langka seperti itu


"Jadi kau memiliki kekuatan ini Edward, jangan senang dulu" batin Kaisar sambil menyeringai


Gumpalan awan hitam tiba-tiba saja datang dengan cepat dan melesat menghantam tubuh Edward hingga terpental ke belakang, kini gumpalan awan yang lain menyusul untuk menghantam Raka dan juga Daniel yang sedang melawan pasukan musuh


Edward melesat berhasil menyelamatkan Daniel, Namun Raka yang tidak menyadari hal itu sangat terkejut dan memejamkan mata pasrah menerima kematiannya, di saat itulah bayangan yang melesat cepat mendorong tubuh Raka hingga terhindar dari hantaman awan hitam


(Jangan lupa mampir di karya terbaruku "SAHABATKU KEKASIHKU", mohon dukungannya ya)


Bersambung


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2