Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 148


__ADS_3

Sore itu Edward memejamkan mata sejenak saat duduk di ruang kerja Pak Hari, sudah seminggu keberadaan istrinya juga masih belum diketahui olehnya, Bayangan Alena membuat hati Edward bertambah sakit hingga dia hampir meneteskan air matanya


Namun tiba-tiba saja suara deringan handphone mengagetkan Edward dan langsung mengangkatnya


"Iya Dad, ada apa, aku di ruang kerja Pak hari" ucap Edward


"Segera siapkan orang-orang, kita akan berangkat mengambil Alena, kakek mu mengetahui tempatnya, ajak pak hari juga, kita masih perlu melacak daerah tepatnya ada dimana"


"Apa!, Oke Dad, aku akan segera menyiapkan semuanya!" Ucap Edward dengan deru jantung yang langsung menggebu-gebu


"Sekalian beritahu keluarga Eagle untuk segera bersiap, musuh yang kita hadapi sangat kuat"


"Siap Dad"


Sambungan telepon langsung terputus, pak hari yang tidak sengaja mendengar perbincangan itu langsung mengehentikan pekerjaannya


"Jadi Nona Alena sudah ditemukan, tuan?"


"Iya pak, walaupun masih belum jelas tepatnya dimana, persiapkan diri pak Hari, kita akan segera berangkat, kami membutuhkan kemampuan Pak Hari di sana nanti"


"Siap tuan, aku segera bersiap"


Edward keluar ruangan kerja pak hari, kemudian langsung memberitahu Dady dan pamannya, sementara Alfaro yang masih keluar rumah langsung di hubungi oleh Edward


"Halo, Ed, Ohh, Faster baby, sshh, ada apa Ed?" Jawab Alfaro di balik sambungan teleponnya


Edward belum menjawab dan hanya mendengarkan apa yang sedang terjadi dengan Sepupunya itu


"Bang*sat loe emang, pulang sekarang juga, kita akan menjemput Alena"


"Anjir, gue lagi nanggung, Ooh baby, ahh, sshh, i'ts good, bentar lagi aku pulang!"


Edward langsung menutup sambungan teleponnya


"Sialan ini orang, jam segini sudah main gila sama wanita, dasar" ucap Edward lirih


Sementara itu Edoardo dan Aliardo sudah bersiap untuk ikut dengan Edward dan keluarga Nugraha, Edward segera menghubungi orang-orangnya untuk menyiapkan pesawat pribadi, sesaat kemudian Edward menghubungi Raka untuk menanyakan sesuatu


"Iya pak Edward?"


"Ka, kita menemukan posisi Alena walaupun masih belum jelas, ada di sekitar pulau-pulau terpencil, dan entah yang bagian mana"


"Syukurlah pak, saya akan meminta ijin pihak dokter untuk bisa ikut pak"


"Jangan, lukamu belum sembuh, aku hanya perlu bantuan mu untuk menyiapkan 2 pesawat helikopter yang canggih untuk memudahkan pergerakan kita saat menuju pulau itu"


"Siap pak Edward, akan saya carikan, ada beberapa kolega saya yang punya"


"Bagus, malam nanti kita akan berangkat"

__ADS_1


"Siap pak"


Setelah Edward mematikan sambungan telepon, Raka segera menghubungi rekan bisnisnya dan tentu saja dengan mudah mendapatkan dua pesawat helikopter super canggih beserta pilotnya


Sementara itu dikediaman Nugraha semuanya juga sudah bersiap, Kyai Rahmad menyiapkan hati dan pikirannya untuk tetap tenang, karena kekuatan dahsyat nya sudah lama dia simpan dan tidak pernah digunakan lagi


"Aku ikut ya honey?" Pinta Reyna ke Alex


"Jangan, kamu dan mommy jaga baik-baik anak-anak kita dan juga orang-orang yang ada disini"


"Janji ya kalian akan pulang dengan selamat" ucap Reyna lagi


"Tentu saja, kita akan baik-baik saja" ucap Alex kemudian mencium kening dan bibir istrinya


"Bawa Alena pulang ya sayang, jaga putri kita baik-baik" ucap Jasmine sambil meneteskan air mata


"Tentu saja, Alena akan baik-baik saja dan pasti akan kita bawa kembali" ucap Abraham


"Kalian disini bantu berdoa, semoga kita bisa mengambil kembali Alena dengan baik dan selamat semuanya" ucap kyai Rahmad


Semuanya segera melangkah keluar dan mengantar kepergian anggota keluarga Nugraha menuju ke rumah Edward untuk bergabung dengan yang lainnya, setelah mereka semua bergabung, kini bersiap menuju ke bandara untuk merangkai di tempat yang dituju


"Perjalanan kita kali ini kurang lebih 4 jam tuan Edward, dan disana nanti kita masih harus mencari tau kepastian tempatnya" ucap pak Hari


"Lakukan tugasmu dengan baik pak Hari, kita juga akan mencari tau dengan cara yang lain"


"Iya tuan, sepertinya kalau memang jarak alat pelacak ini dekat akan mudah kita akses"


Kaisar sudah menyusun rencananya dengan matang, orang-orang yang setia ikut serta dalam misi itu, mereka sebenarnya juga ingin keluar dari belenggu Klan hitam, sementara itu Alena dan Kirana juga sudah menyiapkan diri


"Apa tuan Kaisar sudah menyiapkan diri untuk membuka batas segel jalan keluar dari pulau ini?"


"Iya, aku bisa melakukannya, kekuatanku cukup untuk melakukan hal itu"


"Baik tuan, kami sudah siap"


Orang-orang pengikut Kaisar sudah bejalan duluan dan mengamankan situasi di luar hingga tidak menimbulkan kecurigaan, Alena dan Kirana menyamar dengan berpakaian seperti para pengawal laki-laki dan ikut berjalan keluar dengan dikawal Kaisar di depannya


Sampai di ujung pulau, Kaisar segera mengeluarkan tenaga dalamnya untuk membuka segel pelindung pulau, sampai Beberapa saat kemudian Kaisar sangat terkejut ternyata kekuatan Segel itu sudah dilipat gandakan hingga kekuatan tenaga dalamnya hampir terkuras habis untuk membukanya


"Kalian berdua cepat keluarlah, sudah ada kapal yang menunggu kalian, aku akan menutup jejak kita dulu"


Alena segera keluar dari batas segel pelindung dan liontinnya langsung berkedip-kedip, saat Semua orang-orang kaisar sudah di atas kapal, tiba-tiba saja kapal tersebut langsung meledak, Alena di tarik oleh Kaisar dan melindunginya dari cipratan Api yang terlempar kemana-mana


"Sial, langkah kita tercium oleh Master, dan mereka sudah menyerang kita" ucap Kaisar panik


"Bagaimana ini Kak?" Tanya Kirana ketakutan


Dan tak lama kemudian datanglah sejumlah pasukan beserta sang Master, Kenan dan beberapa tetua lainnya, Kaisar langsung menarik tubuh kedua wanita dan menempatkannya di belakang tubuhnya

__ADS_1


"Berani sekali kau Manusia rendah" usap Kenan geram melihat Kaisar bersama dengan wanitanya


"Jadi begini kau membayar kebaikan ku selama ini Kaisar?, Dasar baji*ngan!" Ucap sang Master


"Maaf, saya melakukan ini karena ingin melindungi orang-orang yang saya sayangi master"


"Keparat, kau berani memberontak dan melarikan wanita yang sangat dibutuhkan di klan kita hah!, Hanya hukuman mati yang pantas untukmu Kaisar" ucap sang Master


"Serang dan rebut Wanita itu hidup-hidup, yang lainya aku tidak perduli, kalian boleh membunuh atau mencincangnya" perintah Master


Semua orang-orang yang mengawal segera menyerang Kaisar, Alena dan Kirana tidak tinggal diam, dan membantu Kaisar melawan semua pasukan klan hitam, kekuatan Awan hitam milik kaisar yang terkenal sangat dahsyat segera di keluarkan hingga pasukan terkalahkan


Kini Kenan sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi dan langsung menyerang Kaisar, pertarungan sengit terjadi, keduanya mempunyai kekuatan yang hampir sama , hingga Kenan terlempar ke tanah oleh pukulan Kaisar


Master semakin geram dan mengeluarkan kekuatan hitamnya menyerang Kaisar, tentu saja Kaisar tidak sanggup melawannya, hingga akhirnya tendangan di dadanya membuat Kaisar tidak bisa bangun lagi, master menginjak dada kaisar dengan kasar


"Kau pikir, mudah melawanku ha, kekuatanmu tidak ada apa-apanya dengan ku"


"Bunuh aku dan bebaskan mereka berdua, aku mohon master" ucap Kaisar lirih karena lukanya yang parah


Sementara itu Alena masih menahan emosinya dan memegangi Kirana yang sudah berteriak sambil menangis memanggil Kakaknya


"Bangun kak, bangun!, Dasar manusia bia*dab, jangan berani menyentuh kakakku!"


Kenan beranjak dan meloncat hendak menendang Kirana, namun dengan cepat Alena menghadang dan menangkisnya dengan kekuatan perisainya


"Kurang ajar, berani kau melawanku Alena!"


"Aku akan melawan siapapun yang ingin menyakiti keluarga dan teman-teman ku"


"Hahaha, kau menganggap dua sampah ini keluarga dan temanmu!"


Kenan langsung melompat dan menyerang Alena lagi, sementara itu sang master langsung menyeret Kirana dengan kekuatannya kemudian membenturkan tubuhnya di sebuah pohon, kini sang Master mencengkram leher Kirana dengan kuat


Bersambung


PERHATIAN


Author akan tetap UPDATE SETIAP HARI


Sampai Novel ini tamat (PAGI dan SIANG)


Author minta tolong ya..mampir dong di karyaku"SAHABATKU KEKASIHKU", aku ucapin makasih sekebon buat pembaca setiaku yang udah mampir, yang belum, ayoo buruan,.muach muach


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2