Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 130


__ADS_3

Sementara di tempat lain, Rama dan Amita sedang panik karena luka dalam yang dialami oleh kaisar lagi


"Apa yang sudah kamu lakukan, aku sdah bilang jangan menggunakan kekuatanmu dulu, luka mu yang kemaren saja baru sembuh" ucap Rama


"Diamlah, dan bantu aku, jangan mengomeli ku" jawab Kaisar


Kaisar merasa badannya makin bertambah sakit, hingga akhirnya dia memutuskan untuk memanggil teman satu aliran untuk membantunya


Keesokkan harinya datanglah dua orang tamu di rumah Amita yang tak lain adalah klan dunia hitam yang sengaja dipanggil oleh Kaisar


"Rupanya kau sudah datang pangeran Kenan"


"Apa yang terjadi denganmu Kei, siapa orang yang berani melukaimu seperti ini?" Tanya Kenan


Sebelum sempat menjawab keluarlah seorang wanita dari belakang Kenan, yang tak lain adalah Kirana adik dari Kaisar


"Kau, kenapa kau ikut ke sini Kiran?" Ucap Kaisar terkejut


"Tentu saja karena aku mencemaskan mu kak, apa lagi" jawab Kirana


"Aku tidak apa-apa, harusnya kau tidak usah ikut keluar, berlatihlah terus agar kau bisa menjadi wanita yang kuat"


"Aku juga bosan di sana kak, lagian pangeran Kenan juga tidak keberatan aku temani, bukan begitu pangeran?"


"Hem, sudahlah jangan berdebat, aku akan membatu menyembuhkan lukamu dulu kei, jangan membuang waktu"


"Baiklah pangeran"


Kenan langsung mengambil posisi di belakang Kaisar untuk membantu luka dalamnya, sedangkan Kiran mendampingi di samping kakaknya


Tenaga dalam pangeran yang disalurkan ke tubuh Kaisar bereaksi sangat cepat, kini tubuh Kaisar sudah lumayan kembali segar, luka dalam yang ada kini sudah tidak terasa begitu nyeri dan menyesakkan, Kenan menghentikan pertolongannya dan tersenyum ke arah Kaisar


"Jadi Klan keluarga Nugraha yang sudah membuatmu seperti ini Kei?"


"Iya, aku tidak menyangka mereka begitu hebat, bahkan istri Alex bisa melukaiku"


"Apa kau belum pernah berhadapan langsung dengan Alex?"


"Belum, katanya dia sangat kuat dan hebat"


"Aku juga penasaran, ayah pernah memperingatkan tentang keluarga Nugraha, karena ilmu tenaga dalam yang diturunkan dari keluarga itu sangat Dahsyat"


"Jadi sang Ketua juga sudah tau soal keluarga Nugraha ini?"


"Pikir mu siapa yang mengijinkan ku untuk membantumu disini?" Ucap Kenan


"Lain kali hati-hati kalau mau mencari musuh kak, keluarga ini bukan orang sembarangan, sekarang kakak harus berhati-hati karena sudah berani mengusik keluarganya" sahut Kirana


Siang hari tiba-tiba saja mansion Amita yang ditempati oleh Kaisar di serang oleh pasukan yang di pimpin oleh Alex adan Edward, terdengar beberapa pasukan Kaisar terjungkal dan tak bernyawa saat mencoba melawan Alex dan Edward di dalam Mansion, Amita dan Rama sagat terkejut mendapati hal itu, dan segera bersembunyi mengamankan diri


Kini klan aliran hitam sudah berhadapan dengan Alex dan Edward


"Jadi kau yang bernama Kaisar?" Dan sudah berani mengusik kediaman keluarga Nugraha?!" Ucap Alex dengan emosi tertahan


"Aku tidak berniat mengusik ketenangan keluarga mu, aku hanya ingin mengambil milikku disana" ucap kaisar


"Apa kau gila, yang kau sebut milikmu itu adalah adikku dan istri dari Edward, apa kau tau hal itu tuan Kaisar?"


"Aku tidak perduli, apa yang sudah aku klaim menjadi milikku, tidak boleh dimiliki orang lain!"


"Baji*ngan, rupanya kamu memang cari mati Kaisar" sahut Edward makin geram


Kenan dan Kiran sangat terkejut kalau ternyata ada seorang wanita yang tak lain adalah istri Edward sedang di perebutkan oleh Kaisar yang dulu sangat dingin dan tidak ingin punya perasaan dengan wanita manapun


"Kau memang harus di beri pelajaran Kaisar" ucap lirih Alex


"Dan kalian akan menghadapi kami karena kami akan melindungi Kaisar" kata Kenan bersiap

__ADS_1


"Bagus, aku rasa ini bukan hal yang sulit" ucap Edward


Kini keduanya sudah siap saling menyerang, Edward yang sudah emosi dengan Kaisar langsung menyerangnya dengan cepat dan terarah, pukulan dan tendangan keduanya saling beradu, kini Kaisar dengan sekuat tenaga dan lebih berhati-hati dalam mengahadapi Edward


Kirana masih terpaku mengamati Edward, wajah tampan dan tubuh atletisnya membuat Kirana benar-benar terpesona hingga tidak bisa berkata-kata


Sedangkan Alex berhadapan langsung dengan sang pangeran Kenan, semua serangan Kenan dapat dengan mudah di tangkis oleh Alex, Kenan sangat terkejut saat merasakan aura kekuatan yang sangat besar dari dalam diri Alex, tak butuh waktu lama Alex sudah bisa menendang Kenan tepat di perutnya


Edward tersenyum miring saat pukulannya lagi-lagi mengenai tubuh Kaisar, hingga saat serangan yang sangat kuat hampir menghantam dada kaisar, namun hal itu tidak terjadi karena Kirana adik Kaisar berhasil menangkis dan menahannya


"Sh*it, kekuatan laki-laki ini benar-benar hebat, aku tidak mungkin terus menahan serangannya" batin Kirana


Semua pasukan hitam dan juga pasukan yang di bawa oleh Alex dan Edward juga saling menyerang diluar Mansion


Hampir bersamaan, Alex berhasil memukul dan melukai Kenan, begitu juga Edward berhasil melayangkan pukulan ke Kaisar dan Kirana hingga keduanya terhuyung ke belakang


Luka kaisar yang baru saja sembuh kini makin parah lagi, Kirana yang melihat hal itu langsung memberi kode kepada sang pangeran untuk segera lari dan pergi dari arena pertempuran itu, pasukan ninja miliknya langsung berloncatan menyerang Alex dan Edward untuk mempermudah kepergian ketuanya, namun itu tidak di biarkan begitu saja oleh Alex dan Edward


Hingga secara bersamaan mereka sangat terkejut mendapat serangan dahsyat dari Alex dan Edward


Rama dan Amita yang juga merencanakan kabur dari sana langsung di sambar dan dimanfaatkan untuk menahan serangan Alex dan Edward, hingga akhirnya mereka meregang nyawa


Saat itulah Kiran berhasil melemparkan pisau kecil dan melukai tangan Edward kemudian ketiganya menciptakan kepulan awan hitam dan segera menghilang


Pasukan ninja yang jumlahnya cukup banyak menyerang Alex dan Edward membuat dirinya kehilangan jejak musuhnya, yang sudah hilang lenyap bagai di telan bumi


"Hentikan Edward, jangan mengejar mereka, aku khawatir mereka kembali ke sarangnya"


Edward segera berhenti dan menenangkan dirinya kembali


"Mereka bukan lawan sembarangan Lex, kekuatan mereka lumayan besar" ucap Edward


"Aku tau, aku merasa sepertinya kita akan menghadapi musuh yang lebih kuat lagi"


Edward terdiam dan merasakan hal yang sama seperti Alex


Sampai di Mansion utama keduanya di sambut oleh semua keluarga dengan wajah yang sangat cemas dan juga lega


"Tentu aku baik Bee, apa kau meragukan kekuatanku, lihat, aku saja bisa membuat 3 sekaligus di dalam sini"


PLAK


Alena memukul lengan Edward sambil tertawa


"Sudah, aku bersihkan badanku dulu, kita ke kamar" ucap Edward


Keduanya kini langsung berpamitan dan berjalan menuju kamarnya


"Honey aku sangat khawatir, kenapa aku gak boleh ikut tadi?" Ucap Reyna


"Kalau kau ikut, siapa yang akan menjaga keluarga kita disini honey" jawab Alex sambil memeluk istri tercintanya


Sementara itu kedua bocah cilik itu langsung berhamburan berlari dan berebut memeluk Daddy nya, Jasmine bisa bernafas lega dan tersenyum, baik Putra dan Menantu nya pulang dengan selamat, Jasmine juga sangat bersyukur di kelilingi Anggota keluarga memiliki kekuatan yang tidak bisa remehkan


Malam menjelang semua orang di Mansion keluarga Nugraha segera beristirahat


Alex merebahkan tubuhnya di kasur, Reyna memeluk suaminya sambil tiduran


"Aku sangat khawatir tadi Honey"


"Tenanglah, suami mu ini tidak akan mudah di kalahkan oleh mereka honey" jawan Alex


"Aku tau, tapi kekuatan hitam mereka juga sangat kuat honey, aku sudah pernah menghadapi nya"


"Hem aku tau"


CUP

__ADS_1


Tiba-tiba saja Alex langsung mencium bibir Reyna


"Honey, apa yang kau lakukan, kamu habis saja bertarung" ucap Reyna


"Dan sekarang aku ingin bertarung denganmu honey, siapa yang akan menang, Hem?" ucap Alex


"Akh!"


Teriakan Reyna menggema di seluruh ruangan kamar dan tanpa menyadari jendela kamarnya masih belum tertutup


Alex memang selalu membuat Reyna bisa menjerit dan mend*esah kuat berkali-kali saat akan melakukan penyatuan


Tubuh Reyna benar-benar dibuat polos tanpa apapun oleh Alex, ciuman luma*an dan gigitan kecil dari Alex sudah tak tau lagi berapa banyak menghampiri seluruh tubuhnya


"Ooh, honey, masukkan!" Teriak Reyna


"Memohon lah honey!" Ucap Alex


"Aku mohon honey, aku menginginkanmu my love"


Alex tersenyum kecil, dan kembali melu*at bibir istrinya, pusakanya sudah di persiapkan untuk melesak masuk ke dalam in*tim istrinya yang sudah basah dan menginginkan dirinya


"Ah!, Shh"


Desa*han Reyna mengalun indah saat milik suaminya sudah bersarang di dalam dirinya


"Ooh honey, ini sangat nikmat" ucap Alex di saat memompa miliknya keluar masuk ke dalam in*tim Reyna


"Faster honey, aku hampir, Ooh" ucap Reyna


Alex segera memacu gerakannya dengan lebih cepat, tubuh istrinya di tahan hingga hujaman miliknya menancap begitu dalam dan sesaat kemudian era*ngan kenikmatan dari keduanya terdengar penuh kepuasan


Sementara itu Edward dan Alena yang sedang duduk di balkon kamarnya langsung saling berpandangan ketika mendengar rin*tihan, era*ngan dan teriakan dari kamar milik kakak nya


"Oh, Sh*it!, Masuk Bee!" Ucap Edward dan langsung berlari kedalam kamar mandi


Alena tertawa melihat tingkah kelimpungan suaminya yang masih harus puasa untuk menjaga keadaan dirinya dan anak-anak dalam kandungannya


"Kenapa sih honey?" Tanya Alena menggoda suaminya yang baru saja keluar dari kamar mandi


"Gak ada Bee, itu jendela dan pintu balkon udah kamu kunci kan?"


"Sudah beres, di jamin gak ada suara-suara aneh kedengaran lagi kok honey"


"Besok kita cek up Bee, ini kan sudah lama sejak kamu mengalami pendarahan"


"Hehehe, iya iya, sorry ya anak kamu minta Dady nya harus puasa dulu"


"Iya gak apa-apa, tapi jangan lama-lama ya dek, Dady bisa garing kalau gak menyentuh tubuh mommy, kalian gak ingin di jenguk sama Dady?"


"Ih, apaan sih honey, ngomongnya jangan bikin mereka bingung lo, cukup Dadynya aja yang linglung, xixixi"


"Sudah, yok tidur Bee, aku peluk jangan gerak-gerak, junior kalau bangun susah tidurnya, jangan buat aku menderita"


"Hihihi, iya, siap honey"


Keduanya segera tertidur dengan berpelukan


(HARI INI UP 2 KALI, di tunggu ya)


Bersambung


Jangan lupa mampir di karya terbaruku "SAHABATKU KEKASIHKU", mohon dukungannya ya)


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2