Dokter ALENA

Dokter ALENA
Promosi Novel Baru 'SELEMBAR KERTAS'


__ADS_3

Cara mencari Novelnya langsung KLIK PROFIL Author Sinho saja ya kak.. sementara di pencarian judul ada trouble, jadi belum bisa di temukan. caranya buka salah satu novel author, lalu klik detail, klik profil Author



Episode 2


Keduanya langsung tertawa bareng saat membayangkan Hani dengan Tubuh mungilnya memakai pakaian Kirana yang longgarnya minta ampun.


Saatnya menikmati makanan yang dipesan, dengan berdoa sejenak keduanya segera meng eksekusi semua makanan yang ada di atas meja, banyak mata yang memandang heran namun juga takjub saat keduanya beralih menggunakan jari jemarinya yang lentik untuk menyiapkan makanan ke dalam mulutnya.


"Makan dengan tangan memang selalu nikmat ya Beb?"


"Tentu saja, kan memang dianjurkan banget, banyak nikmat dan manfaat luar biasa disana" sahut Kirana.


"Apalagi ditambah suapan tangan dari sang kekasih, pasti nyes"


"Mau kamu disuapin es balok?"


"Ih, kok es balok?


"Itu tadi nyes, apaan coba?"


"Ih, dasar, kamu itu model papan atas tapi ilmu soal percintaan Nol"


"Kayak kamu sendiri nggak"

__ADS_1


"Eh enak aja, biar jomblo gini aku masih mengikuti trend percintaan abad ini ya"


"Buktinya mana, tetep aku saja kan yang kamu peluk tiap malam, apalagi kalau ada masalah, bawaannya nggelendot di bahu aku terus kayak ibu hamil ngidam gak ke turutan"


"Kiran!!, Apaan sih, helo.. apa kabar kamu yang lebih ekstrim dari aku, makan masih sering minta aku suapin, mandi kadang minta aku temenin, pikiran kalut minta di manja menggosok punggung dan kepala segala, untung aku bisa ngejelasin itu semua ke para wartawan, kalau enggak kita sudah dikira pasangan gila, tau nggak?!"


Seketika Kirana tertawa kembali dan iseng menoel pipi sahabatnya. Sontak Hani langsung menampel dengan sengit sebelum banyak pikiran orang yang melihatnya traveling kemana-mana.


Kirana tertawa melihat ekspresi Hani yang sudah memanyunkan mulutnya dan keduanya segera makan dengan tenang tanpa bersuara mengisi perutnya yang sudah kelaparan dari tadi.


Keduanya segera membersihkan tangan dan bersiap untuk kembali pulang setelah makan malam sukses dihabiskan, setelah membayar semua makannya, para pelayan memberikan senyuman melepaskan kepergian keduanya


"Datang lagi ya nona, kami sangat suka dengan kedatangan anda, kalian pasangan yang sangat lucu dan keren"


"Maksud saya pasangan sahabat nona, maaf"


"Oh, syukurlah" ucap Hani menormalkan wajahnya lega, sambil mengelus dadanya, Kirana tertawa melihat apa yang dilakukan sahabatnya.


"Okey, kita pergi dulu, makasih semuanya" ucap Kirana sambil tersenyum dan melambaikan tangan ke beberapa pelayan yang ada di sana.


Kirana berjalan Sambil menggoda Hani dengan berusaha menggenggam jari jemarinya, dengan sengit Hani melemparkan tangan Kirana yang gerayangan menyentuh tangannya, hingga keduanya saling dorong di tengah suara tawa Kirana, lalu kemudian..


BRUG


Kirana menabrak seseorang dan seketika meminta maaf sambil menundukkan wajahnya tanpa melihat siapa orang yang sudah di tabrak nya, sementara Hani membelalakkan matanya terkejut melihat sosok laki-laki yang ada di depannya, tangannya segera menarik-narik tangan Kirana.

__ADS_1


"Kirana?"


Kirana terkejut ketika namanya di sebut oleh seseorang yang suaranya seperti dia kenal, perlahan dirinya mengangkat kepalanya dan kini menatap seorang laki-laki tepat di depannya.


DEG


Dunia terasa berhenti berputar, kisah masa lalu seakan hadir kembali, sebuah janji yang pernah dia dengar seakan merobek hatinya, entah apa yang kini bisa dirasakan oleh Kirana, yang dia tau dirinya semakin terluka melihat sosok laki-laki yang pernah berjanji akan kembali padanya, hingga kemudian hampir tiga tahun menghilang tanpa kabar.


"Maaf, saya tidak sengaja menabrak anda, permisi" ucap Kirana yang segera mengalihkan pandangannya dan berlalu begitu saja seolah tidak pernah mengenal laki-laki yang masih shock menatap dirinya.


Sampai jarak keduanya sudah lumayan jauh, laki-laki itu disadarkan oleh sahabatnya.


"Ada apa Faro, kau mengenalnya?"


Alfaro segera tersadar dari kebingungannya dan segera berlari berusaha mengejar Kirana yang sudah berada di dalam mobilnya.


"Kirana, tunggu, Kiran!!" Teriak Alfaro sambil berlari mengetuk pintu mobil Kirana yang tetap berjalan dan tidak memperdulikan dirinya.


**


Penasaran..?..yuk segera meluncur ke Novel Selanjutnya dengan judul "SELEMBAR KERTAS"


Jangan lupa menangkan hadiah menarik dari Author dengan memberikan


VOTE, HADIAH, KOMEN dan LIKE sebanyak-banyaknya, dan pemenang akan di umumkan di episode 60.

__ADS_1


__ADS_2