Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 215


__ADS_3

Mohon maaf, baca kembali Episode sebelumnya jika merasa tidak nyambung, ada editing dan penambahan kata


*


Pertemuan dua perusahaan itu berjalan dengan baik, bahkan kini Obrolan mereka mengalir begitu saja, Edward merasakan tidak ada maksud apapun di balik kerjasama ini kecuali sebuah bisnis mencari keuntungan semata


Untuk mengawali kerjasama yang baik, Natasya mengajak semuanya untuk menikmati makanan di restoran bawah sebelum nanti berpisah


"Jadi rupanya ada penganten baru di antara kita?" Ucap Natasya


"Ehem, kebetulan sekali aku baru saja menikah kurang lebih satu bulan yang lalu" ucap Daniel sambil tersenyum


"Wow, selamat ya Niel, bolehkan aku memanggilmu seperti itu?" Tanya Natasya


"Tentu saja" jawab Daniel sambil melanjutkan makannya


Setelah makan siang bersama, Natasya segera berpamitan ke Edward dan Daniel untuk kembali ke hotel, kerjasama kali ini akan dimulai satu bukan lagi, hingga mengharuskan Natasya dan Janeta harus segera kembali ke Belanda untuk mempersiapkan segalanya


"Jadi, apa kau nanti akan sering ke Indonesia sendiri atau anak buah mu yang akan menghandle semua urusan di sini?" Tanya Edward


"Aku rasa, nanti aku dan Janeta sendiri yang akan sering ke sini, aku paling tidak puas kalau bekerja hanya di belakang layar saja, kau mengerti maksud ku kan Edward?" Ucap Natasya


"Aku mengerti, semoga kerjasama lima tahun kita ini akan berjalan dengan baik" kata Edward


"Semoga saja, yang penting kita harus saling menjaga kenyamanan dalam kerjasama ini"


"Hem, benar sekali"


Tak lama kemudian datanglah mobil mewah menjemput Natasya dan Janeta untuk kembali ke mansionnya yang ada di Jakarta


*


Tiba di hari pesta pernikahan Kaisar dan Ratu sebuah gedung megah yang sudah dipersiapkan oleh keluarga Nugraha, dengan hamparan bunga putih nan bersih serta manik-manik keemasan sudah menghiasi seluruh gedung pernikahan, semua tampak elegan dan mewah


Ratu kini sudah berada di sebuah kamar yang merias dirinya ditemani Alena dan Kirana, gaun putih menjuntai indah sudah terpasang di tubuhnya, senyuman mengembang dari bibir Kirana di kala hari penting dalam hidupnya akan segera terjadi, sebuah pernikahan dengan orang yang sangat dia cintai


Dengan di hadiri keluarga besar Nugraha dan di saksikan oleh semua tamu undangan yang hadir, Kaisar menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya, debaran jantungnya serasa makin kencang saat waktu ijab qobul semakin dekat, Alex dan Edward kini mendampingi Kaisar sebelum keluar dari kamarnya


"Ayo Kai, semua sudah menunggumu, acara akan segera dimulai" ucap Edward


Kaisar keluar bersama dengan Edward dan Alex disampingnya dan segera menuju ke Tempat yang digunakan untuk acara ijab qobul


Ratu di gandeng oleh Bagas Wirakusuma menuruni anak tangga, membawanya ke tempat di mana ijab khobul akan di langsungkan, senyuman Ratu makin mengembang ketika melihat Kaisar sudah duduk menantinya disana, Kaisar begitu Tampan dengan Jas hitam yang di kenakan nya, Ratu teringat bagaimana Kaisar berulang kali membantunya dari kesusahan dan menyelamatkan hidupnya, hingga air matanya hampir jatuh


Kaisar terpukau dengan kecantikan Wanitanya, Riasan di wajah dan tubuhnya benar-benar membuat Calon istri nya bak seorang Ratu, Kaisar pun tersenyum bahagia menyambut kedatangan Ratu dan duduk di sampingnya, Kaisar melihat Ratu sangat tegang, hingga dengan lembut Kaisar menyambut tangan Ratu dan menggenggamnya sejenak untuk memberikan ketenangan

__ADS_1


"Ratuku sangat Cantik" ucap Kaisar lirih dan membuat Ratu terkejut dan tersipu


"Kaisar ku juga sangat tampan" sahut Ratu lirih


Bagas Wirakusuma sudah siap di posisinya, sementara Jasmin, Alena, Kirana dan yang lainnya ikut merasakan ketegangan dan kebahagiaan Kaisar dan Ratu yang akan segera bersatu dalam ikatan yang suci


"Saudara Kaisar, apa anda sudah siap?" Tanya pak penghulu


"Siap" jawab Kaisar


"Silahkan bapak Bagas selaku wali dari anak kandung bapak yaitu Nona Ratu Maira Wirakusuma untuk menikahkan mereka berdua"


Bagas segera beranjak dan bertukar posisi dengan bapak penghulu, kini Bagas sudah berhadapan dengan Kaisar menantunya, Kaisar menatap langsung mata Bagas, keduanya saling menjabat tangan, ijab qobul siap di lakukan


"Bismillahirrahmanirrahim"


"Ananda Kaisar saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri kandung saya Ratu Maira Wirakusuma, dengan mas kawin sejumlah uang sebesar Tiga ratus juta Rupiah dan sebuah Rumah di bayar Tunai!"


"Saya terima nikah dan kawinnya Ratu Maira Wirakusuma binti Bagas Wirakusuma dengan mas kawin tersebut Tunai!"


"SAH!"


"SAAAH!!"


"Selamat menempuh hidup baru kepada kedua mempelai, dilanjutkan dengan menyematkan cincin pernikahan" ucap pembawa acara pernikahan


Kaisar tersenyum ke arah Ratu, begitu juga sebaliknya, segera Kaisar membuka sebuah kotak berisi cincin pernikahan, saat melihatnya Ratu sangat terkejut karena sebuah cincin dengan hiasan Berlian yang tentu saja sangat mahal


"Kai, ini terlalu mahal"


Kaisar hanya tersenyum


"Mana jari manis mu, sini" ucap Kaisar


Kaisar meraih jari Ratu dan menyematkan cincin di jarinya, begitu juga dengan Ratu, setelah itu dengan lembut dan dalam Kaisar mencium kening istrinya


"Aku mencintaimu Ratu Maira Wirakusuma"


Ratu tidak kuasa menahan haru di dalam hatinya hingga meneteskan air matanya


Semua berkas-berkas yang ada sudah di tandatangani, kini kedua mempelai melanjutkan acara sungkeman memohon restu secara resmi ke orang tua atau yang mewakilinya


"Mom, maafkan semua kesalahan saya, Terimakasih sudah mau menjadi orang tua untuk saya" ucap Kaisar


"Iya Kai, maafkan Mommy juga mungkin pernah menyinggung mu atau kurang membuatmu nyaman di keluarga ini " ucap Jasmine

__ADS_1


Keduanya saling berpelukan, menangis haru dan bahagia


Begitu juga dengan Ratu


"Maafkan semua kesalahan Ratu Pa, sering membuat Papa kecewa dan belum bisa membahagiakan papa sepenuhnya"


"Kamu anak yang baik dan bertanggung jawab Ratu, Papa juga meminta maaf karena sering membuat kamu kecewa sering meninggalkanmu dan terkadang tidak mengerti semua kesedihanmu, maafkan Papa sayang" ucap Bagas


Merekapun akhirnya saling berpelukan erat dan sempat meneteskan air mata


Kini giliran Kaisar mendapatkan pesan dari Bagas


"Aku serahkan Ratu padamu Kiasar aku tidak meminta sesuatu yang aneh padamu, hanya meminta jaga dan bahagiakan Anak ku, jangan pernah menyakiti hati maupun raganya, bersabarlah dengan sikap Ratu yang terkadang masih belum dewasa, bicarakan masalah kalian baik-baik jangan dengan emosi, Aku selalu mendukungmu dan siap membantumu, kau sudah aku anggap seperti anakku sendiri Kaisar"


"Aku berjanji Pa, akan menjaga Ratu dengan jiwa dan ragaku, aku akan berusaha menjadi Suami yang bertanggung jawab untuk Istri dan anak-anakku"


Giliran Ratu mendapatkan restu dan pesan dari Abraham


"Jagalah hati Kaisar, sekarang kaulah pemilik hatinya, Kaisar terkadang sangat keras, itu karena dia hidup penuh dengan bahaya dan berusaha mengatasinya sendiri, aku berharap dengan berada di sisimu, Kaisar akan menemukan kebahagiaan yang lengkap, aku sudah menganggapnya seperti anakku sendiri, jadi jangan sengkan meminta bantuan ataupun hanya sekedar bercerita denganku" ucap Abraham


"Iya Dad, saya akan berusaha menjadi pendamping terbaik Kaisar, berusaha terus belajar menjadi seorang istri yang baik dan bertanggung jawab kepada suami dan anak-anak kelak"


Merekapun akhirnya saling berpelukan, Ratu sempat menangis sebentar dalam pelukan Jasmine, tangisan Ratu segera berhenti saat Kaisar mengusap lembut punggungnya dan memberikan ketenangan


Kirana langsung menangis di pelukan Kaisar, dirinya tidak pernah membayangkan kakaknya akan menikah dengan sebuah keluarga yang lengkap dan seistimewa ini


"Selamat ya Kak, semoga bahagia selalu" ucap Kirana dalam tangisannya


"Terimakasih adik tercintaku, maafkan kesalahan kakakmu ini, mungkin ada sikap dan kata-kata kasar yang menyakitimu" Jawab Kaisar sambil membiarkan Kirana menagis dalam pelukannya


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI


Ikuti juga cerita "SAHABATKU KEKASIHKU"


Jangan lupa Dukung Author dengan


LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE

__ADS_1


__ADS_2