
Pagi hari yang sangat cerah, kini semuanya sudah berkumpul di teras belakang menikmati minuman hangat dan beberapa Roti, Delia merasa heran tidak biasanya Alena belum turun untuk membantu menyiapkan sarapan pagi, dilihat ketiga bocah kembar sedang berlarian dari tangga menuju ke Daddy nya yang ada di teras belakang bersama yang lain
"Hati-hati sayang, jangan berlarian terlalu kencang nanti terjatuh!" teriak Delia
"Okey ma" teriak ketiganya
"Mommy Alena belum bangun?" Tanya Delia
"Belum ma" jawab Ailina
"Kenapa, Mommy sakit?"
"Gak tau Ma, kata Deddy, Mommy masih butuh istirahat, kecapekan" sahut Ethan
"Iya, tadi kita lihat Mommy masih tertidur nyenyak, waktu mau kita bangunkan, gak boleh sama Daddy" kata Evan
Delia tersenyum mulai mengerti apa yang tengah terjadi
"Rupanya Alena habis di hajar sama pak Edward" batin Delia
"Kenapa mama Delia senyum-senyum?" Tanya Ailina
"Gak ada, sudah sana ikut latihan pemanasan sama Daddy dan papa papa kalian" jawab Delia
Ketiganya akhirnya berlarian menghampiri Deddy nya untuk ikut melakukan gerakan bela diri pemanasan di pagi hari
Tak lama kemudian Alena terbangun saat sinar matahari masuk dan menyapa kulit lembutnya
"Rupanya sudah terang, kenapa Edward gak bangunkan aku sih" batin Alena sambil beranjak dari tempat tidur dan segera berjalan ke kamar mandi
Tubuhnya masih terasa remuk redam, sehabis sholat Subuh dia sengaja tidur kembali karena merasa tubuhnya sangat kelelahan dan mengantuk, setelah mencuci muka, Alena segera pergi ke bawah menuju dapur untuk membantu Delia, namun ternyata semuanya sudah berkumpul di meja makan
"Sorry, gak bantu Kak Del" ucap Alena gak enak hati sambil kini duduk di sebelah suaminya
"Gak apa-apa, masih sakit semua badannya?" Tanya Delia sambil tersenyum
"Hehe, lumayan kak" ucap Alena
"Kenapa gak istirahat dulu Bee, nanti sarapannya biar aku bawa ke kamar" ucap Edward
"Ini gara-gara kamu nih Honey, Dasar, ngerjain aku banget" ucap Alena spontan
Dan tentu saja yang lain langsung terdiam dengan alam pikiran masing-masing, anak-anak juga mulai penasaran
"Daddy ngerjain Mommy apa?" Tanya Evan dan membuat Alena langsung menutup mulutnya sendiri
"Daddy kalian semalam habis bertarung sama Mommy, dan Mommy kalian kelihatannya kalah" ucap Delia sambil tertawa
"Enak aja, aku cuma kelelahan doang kak Del, maklumlah seharian habis jalan-jalan di luar"
"Yang nantang juga siapa?" Ucap Edward
"Honey!!"
Teriak Alena sambil melototkan matanya
Orang dewasa yang ada di meja makan langsung melepaskan tawanya
"Sudah-sudah, kamu juga Al, jangan berani nantang si Singa, bisa habis kamu" ucap Kaisar
"Jangan macem-macem Al" sahut Daniel
__ADS_1
"Rupanya ganas juga ya Al" ucap Raka
"Sudah, makan yok, kalian jangan ngrecoki Alena, kasian juga ni para bocah, kalian pada bingung kan?" Ucap Delia dan di jawab anggukan tanpa dosa dari mereka bertiga
Semuanya tertawa melihat aksi lucu dan menggemaskan dari ketiganya, Alena menjelaskan kalau Daddy-nya hanya melatihnya bertarung saja semalam, dan penjelasan itu membuat ketiganya tersenyum tanda mengerti
"Mommy gak bohong kan, soalnya Mommy sama Daddy menghindari tatapan Ethan dari tadi?" Ucap Ethan
"Jangan coba-coba membaca pikiran Deddy sama Mommy tanpa ijin, itu gak sopan Ethan" ucap Edward memperingatkan
"Sorry Dad" ucap Ethan
Kini acara sarapan pagi dimulai dengan tenang, setelah itu Alena membantu membereskan meja makan dan menyuruh Delia segera pergi ke tempat profesor bersama Daniel karena hari ini adalah jadwal kembalinya, sebelum besok semuanya sudah terbang kembali ke Indonesia
*
Setelah acara pesta semalam Janeta Merakan kepalanya benar-benar berat, maklum saja acara pesta yang di lakukan ya tak pernah jauh dari minuman beralkohol, itu sudah biasa di lakukan bersama dengan Natasya, maklum saja keyakinan mereka tidak mengharamkan jenis minuman seperti itu untuk dinikmati
"Ada apa Janet, kamu sakit?" Tanya Natasya
"Entahlah, pusing banget aku Nat"
"Istirahat saja dulu, dua hari lagi kita kembali ke Indonesia, jangan sampai kamu sakit Janet"
"Iya, aku tau, sebaiknya aku ke dokter dulu untuk periksa, pusingku lumayan ini Nat, gak seperti biasanya" ucap Janeta merasa cemas sendiri
"Okey, aku antar"
Keduanya kini keluar dari Apartemen Natasya dan segera meluncur ke Rumah Sakit, setelah menunggu beberapa antrian, akhirnya Janeta di periksa dan dokter menyatakan kalau pusing yang di alami Janeta karena pengaruh Alkohol yang berlebihan di konsumsinya, selain itu juga karena faktor stres yang dialami Janeta
"Saya akan memberikan resep ini, dan tolong jagalah istirahat Anda nona Janeta, itu akan mempercepat proses penyembuhannya" ucap sang dokter
"Kamu tunggu di ruang tunggu sini saja janet, biar aku yang mengambil obat mu" ucap Natasya, Janet hanya mengangguk sambil menahan sakit kepalanya yang bertambah hebat
Janeta ingin buang air kecil di Toilet, Saat dirinya ingin berjalan ke kamar mandi, tiba-tiba dia tidak bisa menjaga keseimbangan dirinya hingga membuatnya hampir terjatuh, beruntung ada tangan seseorang menyambar tubuhnya
"Apa anda baik-baik saja Nona, Janeta?" Ucap laki-laki itu yang ternyata mengenal Janeta
"Kaisar?"
Ucap Janeta terkejut dengan apa yang dilihatnya
"Duduklah dulu, kamu sakit?" Tanya Kaisar kini membantu Janeta duduk kembali ke kursi
"Iya, Kepalaku pusing dan bertambah nyeri sekali"
"Kamu sendirian?" Tanya Kaisar
"Tidak, Natasya masih mengambil resep obatku"
"Oh, syukurlah"
Janeta bingung mau bicara kalau saat ini dirinya menahan ingin kencing, hingga ekspresi wajahnya tampak aneh terlihat oleh Kaisar
"Kamu kenapa?" Tanya Kaisar
"Aku pengen ke kamar mandi, gak kuat nahan, bisa kau bantu aku berjalan ke Toilet Kai?"
"Tentu saja, Ayok" jawab Kaisar yang kemudian segera memapah Janeta pergi ke Toilet, hati Janeta menghangat saat dengan Sabar Kaisar memapahnya pelan hingga sampai ke Toilet
"Aku masuk dulu Kai"
__ADS_1
"Sebaiknya pintu jangan kamu kunci, aku menunggumu di sini, kalau merasa badanmu tidak kuat seperti tadi, teriak lah, kau mengerti?"
Janeta terkejut dan merasakan hatinya saat bahagia, selama hidupnya tidak pernah ada laki-laki yang memperlakukan nya penuh perhatian dan begitu lembut, kemudian dirinya pergi ke Toilet, tak berapa lama kemudian Janeta sudah keluar dan di papah kembali oleh kaisar ke Ruang tunggu yang tadi
"Kau sendiri kenapa ada disini Kai?" Tanya Janeta
"Aku mengantar Daniel dan Delia"
"Oh, mereka ada disini juga, mereka Sakit?"
"Tidak, hanya konsultasi kesehatan saja"
Sesaat kemudian datanglah Natasya yang juga terkejut sudah mendapati Kaisar ada di samping Janeta
"Anda Kaisar kan?" Tanya Natasya
"Iya, kebetulan saya lewat saat Janeta hampir terjatuh tadi, jadi saya menemaninya sampai nona Natasya datang"
"Oh, iya iya, makasih Kaisar, kau tidak apa-apa Janet?" Tanya Natasya Cemas
"Aku baik-baik saja"
"Baiklah, aku pamit dulu, sudah di tunggu oleh Daniel, permisi" ucap Kaisar
"Oh, iya Kai, makasih banyak ya" ucap Janeta
Sementara Natasya masih tertegun saat nama Daniel di sebut oleh Kaisar dan sedang berada di Rumah Sakit yang sama
"Jadi Kaisar ngantar Daniel berobat juga, Daniel Sakit?" Ucap Natasya merasa khawatir
"Bukan, mereka hanya konsultasi kesehatan saja katanya, kesini bareng istrinya juga Nat"
"Emm, jadi begitu, rupanya mereka jadi ikut program kehamilan oleh profesor yang ada di Rumah sakit ini" ucap Natasya
"Kok kamu bisa tau?" Tanya Janeta
"Aku dulu yang diminta tolong mencarikan jadwal profesor itu oleh Daniel, sepertinya ada masalah dengan kandungan istrinya, mangkanya dia pengen konsultasi ke sini"
Kemudian Natasya segera membantu Janeta untuk kembali ke Apartemennya dan beristirahat
*
Sementara itu hasil dari pemeriksaan Delia kali ini sangat memuaskan, sang profesor tersenyum dan memberikan support untuk terus melanjutkan terapi herbal yang di berikan karena tubuh Delia bereaksi positif terhadap pengobatan yang di berikan
"Jadi untuk jadwal kembali ke sini tiga bulan lagi, kalau anda belum juga hamil nyonya Daniel" ucap sang profesor
Keduanya mengerti dengan semua penjelasan profesor dan kemudian pamit, dan tak lama kemudian Kaisar datang lalu memberikan selamat saat Daniel mengatakan hasil pemeriksaan nya baik dan sesuai yang di harapkan, Kini semuanya sudah berada di dalam mobil untuk kembali ke Mansion
BERSAMBUNG
Author akan UPDATE LAGI MALAM INI
Jangan lupa Dukung Author dengan
LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN
HADIAH HADIAH HADIAH
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE
__ADS_1