
Belum sempat Kaisar dan Alena beranjak dari tempatnya, datanglah Janeta menghampiri Nickel yang masih menegang tangannya yang memerah karena cengkraman kuat dari Kaisar
"Apa yang terjadi tuan Nickel?" Ucap Janeta
"Tenanglah, rupanya laki-laki ini ingin mencari masalah denganku" jawab Nickel
"Maksud anda Kaisar?" Tanya Janeta terkejut
"Jadi kau mengenalnya?" Ucap Nickel menatap tajam Janeta
"Aku hanya melindungi Alena dari sikap kurang ajar tuan mu itu, dan aku peringatkan, jangan berani mengulanginya!" Ucap Kaisar kasar dan membuat Janeta terkejut tak percaya
Kaisar segera mengajak Alena pergi kembali ke tempat duduknya, Alena tersenyum ke arah Kaisar berusaha untuk meredam emosinya
"Jangan tersenyum dan menatapku seperti itu Al, ingin sekali aku membunuh laki-laki kurang ajar itu" ucap Kaisar
"Ayolah Kai, dia tidak akan aku biarkan menyentuh ku, apa kau mulai meragukan kekuatanku?" Ucap Alena
Kaisar hanya terdiam, dan kini meluruskan pandangannya, melihat Edward dan Daniel yang kini sedang berbincang kembali dengan Nickel sambil tertawa, Rasanya Kaisar ingin segera memberi tahu apa yang sudah di lakukan laki-laki itu ke Edward dan Daniel, tapi Alena menyuruhnya berjanji sampai acara pesta ini selesai baru memberitahukan ke Edward
Janeta merasa sangat khawatir dengan keselamatan Kaisar, pasalnya Nickel sudah memberikan peringatan bahwa dirinya menginginkan Alena apapun caranya, dan ingin membunuh siapapun yang menghalanginya
"Kakakmu itu sudah Gila Nat, bagaimana mungkin dia menginginkan istri orang, apalagi itu milik seorang Edward Runcel Eagle"
"Keterlaluan, aku akan memperingatkan Kak Nickel, berani dia menyentuh istri Edward, yang dia hadapi bukan hanya keluarga Eagle, tapi juga keluarga Nugraha, apa dia sudah gila!" Ucap Natasya ikut khawatir
Nickel terdiam sejenak kemudian menghubungi seseorang dari kelompok Mafia yang berada di bawah kendalinya
"Persiapkan segala hal untuk menghadapi keluarga Eagle dan Nugraha"
"Apa!, anda tidak salah tuan Nickel?, mereka bukan keluarga biasa, aku dengar keluarga Nugraha dulu mampu menghancurkan kelompok Mafia terbesar di Asia kalau tidak salah kelompok Black Moon"
"Aku tidak perduli, kita lakukan perlahan dan tersembunyi, putar otakmu agar wanita itu jatuh ke tanganku" ucap Nickel
Pertemuan singkat itu segera berakhir dan Nickel kembali lagi ke tempat pestanya
Malam semakin larut, tiba saatnya pesta berakhir, Edward dan Daniel segera pamit untuk kembali pulang, Daniel menjabat tangan Nickel lalu saling berpelukan sebentar, terakhir di susul oleh Edward yang kini sudah menjabat tangan Nickel lalu saling berpelukan, Edward membisikkan sesuatu yang membuat Nickel terkejut dan melebarkan matanya
"Jangan berani mengusik wanitaku, atau kau akan menyesal seumur hidupmu tuan Nickel"
Nickel terdiam tidak bergeming, dan sesaat kemudian Edward menepuk bahunya pelan sambil tersenyum dan menatapnya tajam, Daniel merasakan ada yang tidak beres dengan sikap sahabatnya Edward terhadap Nickel, kini mereka menuju ke Mansion dengan pengawalan ketat dari Kaisar
*
Natasya dan Janeta melihat dari jauh interaksi Nickel dengan Edward, ada rasa khawatir yang dirasakan keduanya saat Edward tersenyum sinis dan menatap tajam ke arah Nickel
__ADS_1
"Kak Nic, apa yang terjadi, apa mungkin Edward tau tentang perlakuan mu ke Istrinya?" Tanya Natasya yang kini sudah berada di dekat Kakaknya
"Diam, jangan ikut campur urusanku!" Ucap Nickel memperingatkan
"Tapi kak, apa yang kamu lakukan bisa membahayakan dirimu, mereka bukan orang sembarangan, kita bisa terkena masalah besar kalau sampai mereka turun tangan, tolong pikirkan baik-baik kak, cari saja wanita yang lain jangan Alena" ucap Natasya
"Tidak bisa, apa yang aku inginkan akan menjadi milikku, dan aku menginginkan Alena, hanya Alena!"
"Kak Nic!!, Sadarlah, Alena sudah menjadi istri orang, dia bahkan sudah punya tiga anak dari Edward, mustahil Alena akan menyukai mu"
"Aku tidak perduli, menyukai atau tidak, dia harus menjadi milikku dan wanitaku, aku akan menyingkirkan siapapun yang menghalanginya"
"Termasuk Aku?" Tanya Natasya
"Iya, jadi jangan coba-coba menghalangi ku Natasya" ucap Nickel
"Kau benar-benar sudah tidak waras Kak Nic, aku sudah memperingatkan mu, jangan sampai kau menyesal sudah membuat masalah dengan keluarga Eagle dan Nugraha" ucap Natasya
"Dengan kekuatan pasukan dan kekuasaan ku, aku tidak akan kalah dengan mereka, dan saat ini aku ingin sekali membunuh Kaisar sialan itu, yang sudah mempermalukan ku di depan Alena!" Ucap Nickel
"Tuan Nickel, saya mohon, berpikirlah sehat sebelum bertindak, mereka orang-orang yang sangat kuat, apa tidak sebaiknya sudahi saja pertikaian ini, aku dan Natasya yang akan meminta maaf kepada mereka atas sikapmu tuan" sahut Janeta
PLAK
Nickel langsung menampar keras Janeta hingga sudut bibirnya berdarah
*
Selama berada di dalam mobil, Edward yang berada di samping Daniel masih terdiam seperti menyembunyikan sesuatu
"Apa aku melewatkan sesuatu Ed?" Tanya Daniel
"Apa maksudmu?"
"Aku sangat tau dirimu, ada sesuatu yang terjadi di pesta itu bukan?"
"Sepertinya begitu, apa kau mengetahui sesuatu Kai?" Ucap Edward
Edward sangat terkejut mendengar pertanyaan Edward dan baginya tidak mungkin lagi menutupi ke jadian tentang Alena, sementara Daniel dan Delia menjadi tambah bingung
"Bukan salah Kaisar Honey, aku yang menyuruhnya diam sampai nanti kita sampai di Mansion" sahut Alena
"Rupanya kalian bersekongkol untuk menutupi semuanya dariku" ucap Edward
"Tunggu-tunggu, ada yang bisa membuatku mengerti apa yang sebenarnya terjadi?" Sahut Daniel
__ADS_1
"Al, ada apa sih?" Tanya Delia
"Nickel" jawab singkat Alena
"Nickel?, Oh maksudnya pemilik perusahaan yang bekerjasama dengan kita, memangnya kenapa?" Tanya Delia
"Berani berbuat kurang ajar ke Alena" ucap Kaisar
"APA!!" Ucap Daniel dan Delia bersamaan
"Ceritakan yang jelas Kai, apa yang sudah diperbuat Nickel ke Alena?" Kata Daniel
Kaisar menghela nafas lalu menceritakan apa yang sudah dilihatnya, Alena juga sedikit bercerita tentang kejadiannya, sementara Edward hanya terdiam dengan raut wajah yang sulit untuk diartikan
"Bangsat!, jadi Nickel berani berbuat hal itu Al, apa dia lupa kalau kamu istri Edward?"
"Entahlah, aku juga tidak mengerti bagaimana bisa dia berbuat seperti itu'" jawab Alena
"Dan seandainya aku tidak merasakan sesuatu terjadi antara kau dan Nickel, apa kamu akan merahasiakan semuanya dariku Bee?"
DEG
Alena terdiam dan tau bahwa saat ini Edward sedang marah padanya
"Alena berniat menceritakan semuanya nanti saat kita sudah sampai di Mansion Ed" ucap Kaisar membela
"Bisa kamu jelaskan Kai, kenapa harus menunggu tiba di Mansion, apa kau ingin hanya dirimu yang tau keadaan Alena, apa kau ingin hanya kamu yang bisa melindunginya, apa kau masih mencintainya Kai?"
"Honey!!"
Teriak Alena yang kini ikut tersulut emosi dengan perkataan suaminya
Semua orang yang ada di dalam mobil itupun diam tanpa ada yang berani mengeluarkan sepatah katapun, Kaisar yang berusaha menahan Emosi atas perkataan Edward juga terbungkam, Alena berusaha mati-matian menahan air matanya yang ingin menetes, sedangkan Delia memegang erat tangan Alena untuk menguatkannya, Daniel pun tidak bisa berbuat apa-apa
BERSAMBUNG
Author akan UPDATE SETIAP HARI
Jangan lupa Dukung Author dengan
LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN
HADIAH HADIAH HADIAH
__ADS_1
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE