
Hampir satu bulan berlalu, Edward dan Daniel bekerja keras untuk mencari Bukti kejahatan Perusahaan Natasya, dan akhirnya mereka berhasil, siang itu anak buah Daniel berhasil mendapatkan bukti dan ingin segera mengirimkannya
percakapan di telepon
"Halo tuan Daniel, saya mendapatkan semua bukti yang dibutuhkan"
"Kirim segera" jawab Daniel
"Baik tuan, saya kirim lewat email, tapi saya masih belum bisa keluar dari gedung ini, saya_"
Tut Tut Tut
Tiba-tiba saja sambungan telepon terputus sebelum anak buah Daniel menyelesaikan kata-katanya
Daniel cemas dan segera menghubungi kembali anak buahnya, namun nomernya sudah tidak aktif, beruntung file yang dikirim sudah sampai ke email Daniel, saat di cek semua berkas yang di perlukan sudah masuk dan lebih dari cukup
Edward segera datang keruangan Daniel
"Apa yang terjadi Niel?"
"Orang suruhan ku tertangkap Ed"
"Lalu, apa mereka sudah mendapatkan semua bukti yang ada?"
"Iya Ed, berkasnya sudah berhasil dikirim ke Email ku"
"Aku akan menyuruh Kaisar dan Raka untuk membantunya, kau tau posisinya terakhir kali bukan?"
"Tentu saja, akan aku berikan Titik koordinatnya ke handphone Raka, apa kita perlu kesana juga?"
"Tidak usah, aku rasa Kaisar dan Raka sudah bisa mengatasi hal ini"
Tak lama kemudian Raka dan Kaisar sudah berada diruangan Edward untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, tidak menunggu lama Keduanya sudah meluncur ke tempat kemungkinan anak buah Daniel di tangkap
Kaisar sudah berada di gedung perusahaan Natasya, tatapan Raka memberikan kode ke kaisar untuk lebih berhati-hati saat memasuki gedung itu, tak berapa lama mereka sudah berada di lantai atas dan rupanya sudah di sambut dengan beberapa orang yang kini sudah menyerang ke arah mereka berdua
Perkelahian pun terjadi, bukan hal yang sulit untuk Kaisar dan Raka serta empat buah pengawalnya melawan musuh-musuhnya, pihak Kaisar menang dan segera masuk ke sebuah ruangan
Seperti dugaan Raka, ternyata anak buah Daniel yang di cari sudah ada di sana dengan luka penyiksaan di sekujur tubuhnya, saat Kaisar berhasil membuka pintu dan hampir mendekati orang itu, terdengar suara tepukan tangan dari seseorang
Raka dan para pengawalnya bersiap melakukan perlindungan jika terjadi penyerangan, sementara kaisar tegap berdiri di tempatnya untuk mengetahui siapa yang sudah menyapa dengan tepukan tangannya
__ADS_1
"Oh, rupanya Sang Kaisar, pengawal seorang Edward Runcel Eagle, selamat datang semuanya!" Ucap seorang laki-laki yang tak lain adalah Nickel Hodmer sang ketua Mafia
"Tidak usah banyak bicara, lepaskan orang itu, dan kita akan pulang tanpa membuat kekacauan di sini" ucap Kaisar
"Tidak semudah itu Kaisar, sayang sekali, aku berharap Edward dan Daniel yang ada di sini, tapi ternyata hanya pesuruhnya saja" ucap Nickel
"Untuk mengatasi masalah ini, tidak perlu mereka yang turun tangan, cukup kita saja" ucap Raka dengan tenang
"Lancang!, Kalian pikir sedang berhadapan dengan siapa Ha!" Teriak Nickel Emosi
Anak buahnya segera diberi perintah untuk menyerang, perkelahian pun terjadi, dengan sigap Raka melesat ke arah orang yang ingin di diselamatkannya, sementara kaisar berlompatan kesana kemari menghadapi anak buah Nickel
Raka berhasil menyelamatkan anak buah Daniel dan segera memberi kode Kaisar untuk segera mundur dan pergi dari tempat itu, namun sayang sekali, ruang besar itu segera tertutup rapat dan menyulitkan semuanya untuk segera keluar
Nickel sangat terkejut melihat kemampuan bela diri kaisar yang menurutnya sangat aneh, kecepatan dan tendangannya sangat menantikan, dia sana sekali tak tersentuh oleh lawannya walaupun berhadapan bukan hanya dengan satu atau dua orang
Nickel langsung memberi kode untuk menambahkan anak buahnya, kali ini diikuti oleh kemunculan Janeta dengan pakaian serba hitamnya
Janeta sangat terkejut saat melihat yang ada di sana adalah Kaisar dan dia harus bertarung melawannya
"Sh*it!, kenapa harus Kaisar yang ada di sana, bagaimana mungkin aku bisa menghadapinya" batin Janeta
"Rupanya wanita ini anak buah Nickel dan pemimpin salah satu pasukan bayangan Nickel" ucap Raka
"Hem, dia adalah Janeta, aku sudah menduga dia bukan wanita yang biasa saja Ka, kita harus lebih berhati-hati" ucap Kaisar
Janeta dan pasukannya segera melompat ke bawah menyerang Kaisar dan anak buahnya, kali ini Raka yang menghadapi Janeta, sedangkan Kaisar menghajar musuh-musuhnya yang lain, Janeta melemparkan gas beracun dan berharap bisa melumpuhkan lawannya tanpa harus bertarung kembali
"Sialan!, perhatikan nafas kalian, ini gas pelumpuh saraf" teriak Raka yang langsung mundur menghindari gas itu
Kaisar tidak bisa bersabar lagi, akhirnya kekuatan tenaga dalamnya di keluarkan, gulungan awan hitam yang sangat mengerikan pun muncul dan berusaha menyapu asap gas beracun, Raka tersenyum lega saat keadaan mulai bisa di kuasainya kembali dan satu tendangan di hadiahkan ke Janeta hingga terjerembab
"Hancurkan pintunya Kai, segera keluar dari sini, misi kita kali ini hanya penyelamatan saja, bukan penyerangan!" Teriak Raka
"Aku tau, tetap ada di belakangku!" Teriak Kaisar dan kini sudah menghantamkan awan hitam nya berkali-kali ke pintu untuk menghancurkannya
Nickel yang masih sangat terkejut dengan kekuatan supranatural Kaisar segera mengeluarkan senjata dan menyuruh anak buahnya untuk ikut membidik Kaisar dan anak buahnya
Tidak butuh waktu lama, akhirnya Kaisar berhasil menghancurkan pintunya, Raka segera melesat keluar diikuti yang lainya, hujaman peluru di hadang oleh Kaisar dan tidak ada satu peluru pun yang berhasil menembus kekuatanya
"Ayo Kai, segera keluar!" Teriak Raka
__ADS_1
"Kalian duluan saja, aku ada di belakang untuk melindungi!" Teriak kaisar
Janeta segera bangkit kembali dan mengejar keberadaan Raka, namun gagal karena di hadang oleh Kaisar
"Jangan berani maju lagi Janeta, aku memperingatkan mu!" Ucap Kaisar
"Maaf, aku harus merebut kembali orang itu dan menangkap kalian, itu tugasku!" Ucap Janeta
"Baiklah, jangan salahkan aku kalau kau sampai terluka" ucap Kaisar
"Asal kau yang melakukanya, aku terima Kai, aku juga sudah bosan hidup di dunia ini!" Ucap Janeta yang membuat Kaisar terkejut
Janeta meloncat dan menyerang Kaisar, ada rasa iba di hati Kaisar saat mendengar perkataan Janeta tadi, sangat terlihat betapa menderitanya wanita yang kelihatanya tegar dan ada di hadapannya saat ini
Kaisar berusaha menangkis serangan Janeta dan menahan gerakan menyerangnya, Kaisar tidak ingin melukai Janeta terlalu dalam, Janeta keteteran dan kelelahan hingga akhirnya Kaisar berhasil melumpuhkan dirinya
"Maafkan aku Janeta, aku terpaksa melumpuhkan mu sementara, dan kamu adalah seorang manusia yang selalu punya pilihan dalam menjalani hidupmu, ingat itu!"
DAK
BUG
Kaisar menendang Janeta hingga kemudian tak sadarkan diri, namun bisikan kata-kata dari Kaisar sangat terdengar jelas di telinga Janeta sebelum dia memejamkan matanya dan tak sadarkan diri
Kaisar dan Raka berhasil keluar dan pergi, misinya kali ini berhasil dilakukan dengan baik, mereka langsung meluncur kerumah sakit untuk memberikan pertolongan dengan segera kepada anak buah Daniel yang telah di siksa hingga terluka sangat parah
Bersyukur sekali mereka tidak terlambat, nyawa orang itu masih bisa di selamatkan walaupun sekarang masih belum sadar dan ada di ruang ICU, Sementara itu Kaisar memerintahkan beberapa pengawal untuk menjaganya, kemudian dirinya dan Raka segera kembali ke Edward untuk melaporkan segalanya
BERSAMBUNG
Author akan UPDATE SETIAP HARI
Jangan lupa Dukung Author dengan
LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN
HADIAH HADIAH HADIAH
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE
__ADS_1