Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 141


__ADS_3

Setelah saling mengenalkan diri, para laki-laki duduk santai di ruang tengah sambil berbincang membicarakan hal yang serius, sedangkan Alena, Reyna, Jasmine dan kedua cucunya menyiapkan cemilan dan makan malam bersama dengan para asisten rumah tangga


"Sepupu Edward mirip ya wajahnya, selain itu orangnya lucu juga ya Al" ucap Reyna


"Dia seorang Casanova yang konyol kak"


"Oh, pantesan, ***** banget kalau lihat wanita cantik"


Jasmin, Alena dan Reyna tertawa bersama saat sedang membicarakan Alfaro, Alena juga menceritakan bagaimana Alfaro bertarung hingga babak belur di hajar Edward gara-gara cemburu karena menggoda Alena, sementara itu pembicaraan di ruang tengah berbeda lagi


Semua orang membahas Klan hitam yang telah menandai Alena, Kyai Rahmad juga menceritakan penglihatan tentang Alena yang di dapatnya setelah melakukan sholat malam beberapa hari yang lalu


"Kalau sampai klan aliran hitam tau keberadaan kekuatan perisai yang sangat langka dari tubuh Alena ,mereka pasti akan mengejar dan berusaha mendapatkan Alena" ucap Kyai Rahmad


"Cucu anda yang masih di dalam rahim punya kekuatan gabungan klan Nugraha dan Eagle, kolaborasi yang sangat unik, dan itu sangat diinginkan oleh banyak klan hitam untuk memperkuat posisinya" jawab Aliardo


"Benar sekali, Alena dan Edward menghasilkan sesuatu yang luar biasa hebat, dan mereka adalah cucu-cucu ku" ucap Edoardo bangga


"Ke tiga anak ini pasti sangat kuat" sahut Alfaro


"Sama seperti ke dua cucu anda sebelumnya kyai Rahmat" ucap Aliardo


"Begitulah, kekuatan Afita dan Aftan sengaja masih di segel oleh orang tuanya" ucap Kyai Rahmad


"Kami tau, kalau sampai terlepas, kekuatan dahsyat kedua cucu anda akan membuat orang tuanya kewalahan bukan?" Kata Aliardo


"Untuk itu saya sengaja menyegel kekuatan mereka dulu paman Aliardo"


Ucap Alex


"Begitulah, dan sekarang aku mendapatkan 3 calon cucu lagi, yang kekuatannya juga luar biasa" sahut Kyai Rahmad


"Sungguh, keluarga Nugraha dan Eagle akan mempunyai keturunan dan orang-orang yang sangat kuat, aku sangat bersyukur dengan hal ini" ucap Edward


"Kamu benar Ed, tapi aku juga sangat mencemaskan hal ini" kata Alex


"Kita harus lebih waspada, karena hal ini akan banyak mengundang klan ilmu hitam yang akan berusaha merebutnya" sahut Alfaro


"Untuk itulah kita sebagai keluarga harus bersatu, aku atas nama pribadi dan keluarga Nugraha, meminta kerja sama keluarga besar Eagle" ucap Kyai Rahmad


"Jangan bicara seperti itu Kyai, sudah kewajiban kami sebagai keluarga Eagle melindungi Alena dan keluarga Nugraha, bukankah kita sudah menjadi satu keluarga sekarang?" Ucap Edoardo


"Benar sekali, sebaiknya kita perlu latihan setiap hari, saya merasakan sesuatu yang buruk akan segera terjadi, dan kita harus bersiap akan hal itu" sahut Aliardo


"Hem, bagaimana kalau kita semua untuk sementara melakukan latihan di rumah kami, disana sangat lengkap dan luas untuk arena latihan apapun" ucap Edward


Dan semua orang akhirnya setuju, Alena sangat senang mendengar hal itu, dirinya juga sudah sangat kangen dengan rumahnya sendiri, rumah yang sangat besar dengan 6 kamar dirasa cukup untuk memboyong Edoardo, Aliardo dan juga Alfaro untuk tinggal disana, sedangkan keluarga Nugraha yang lain hanya akan datang saat sedang latihan


*


Kepulangan Alena ke rumahnya yang sangat luas membuatnya sangat bahagia, apalagi kini lebih ramai dengan adanya keluarga Eagle yang tinggal disana, semua para tetua juga melakukan latihan bersama, hingga akhirnya Alena ikut berlatih juga

__ADS_1


Kyai Rahmad hanya melatih Alena mengendalikan kekuatan perisai yang sangat langka di tubuhnya, bahkan kini setelah latihan beberapa Minggu kekuatan perisai itu luar biasa, semua ilmu tenaga dalam tidak ada yang bisa menembusnya bahkan kekuatan terdahsyat milik Kyai Rahmad


Alfero semakin tercengang tak percaya dengan kekuatan aneh yang dimiliki oleh Alena saat mengandung ketiga anaknya, bahkan saat peluh bercucuran dari wajah Alena membuat Alfaro sangat menikmati pemandangan yang sangat menyenangkan baginya, hingga akhirnya Edward melihat gelagat aneh dari sepupunya


"Kalau latihan jaga matamu Faro, jangan memandang Alena seperti itu, ingat dia istriku, apa kau mau aku menghajar mu lagi?"


Alex dan Reyna yang mendengar hal itu saat berlatih langsung berhenti dan menertawakan mereka


Alfaro mengalihkan pandangannya dan tersenyum saat melihat Reyna sedang bertarung dengan suaminya, Kecantikan dan ketangkasan Reyna membuat gerakan lincahnya sangat seksi di mata Alfaro, hingga kini dia menatapnya tanpa berkedip


"Jangan membuat masalah dengan Wanita yang satu itu Faro, kau bisa di habisi oleh Alex suaminya, bahkan sampai sekarang aku belum bisa mengalahkannya" ucap Edward lagi


"Lalu aku harus mencuci mataku ini dengan melihat siapa Ed, semuanya kok gak boleh, aku mau keluar dulu cari angin, capek juga dari tadi latihan"


"Ya sudah, Hati-hati kalau mau cari wanita untuk memuaskan mu, jangan sampai membuat masalah lagi"


"Siap, aku sudah tau" jawab Alfaro kemudian mengemudikan mobil sportnya keluar dari area rumah Edward


*


Keesokan harinya Alena sudah bersiap untuk bekerja di Rumah Sakit seperti biasanya, Edward dan Raka mengantarnya hingga sampai di tempat, Edward segera melanjutkan perjalanan menuju ke tempat kerjanya


Alena berjalan di samping Raka dan sesekali tertawa di tengah perbincangannya, bagi yang tidak mengenal mereka banyak pasang mata kadang yang salah paham dengan hubungan mereka, Sampai di ruangan kerjanya Alena terkejut dengan kedatangan Ratu yang sudah duduk menunggunya


"Ada apa Dokter Ratu?"


"Apa kau sangat nyaman dengan pria di sampingmu itu, kalian sangat menjijikkan"


"Kau sengaja menjerat semua pria dengan pesonamu bukan?, Bahkan Edward juga tidak percaya apa yang aku katakan, dia benar-benar sudah buta"


"Ratu, apa sebenarnya niatmu, kalau ingin membuat masalah denganku kamu salah, sebaiknya kamu pergi dari ruangan ku, aku sudah tidak ada waktu lagi berdebat hal konyol denganmu"


"Kau!"


"Pergi, atau aku akan melaporkan sikapmu yang kurang ajar padaku, aku tidak akan perduli lagi kalau Edward akan turun tangan juga"


"Kau mengancamku?!"


"Aku memperingatkan mu Ratu, kesabaran ku juga ada batasnya"


Ratu segera pergi meninggalkan ruangan Alena dengan muka yang sangat dongkol, berkali-kali rencana akan memberi pelajaran ke Alena selalu gagal, hal itu membuatnya makin membenci Alena, Raka segera masuk ke dalam setelah kepergian Ratu yang baginya sangat mencurigakan


"Ada apa Al, apa wanita itu membuat masalah?" Tanya Raka


"Nggak, dia hanya membenciku karena belum bisa merelakan Edward saja, aku gak habis pikir dengan kelakuannya"


"Kalau itu mengganggumu sebaiknya diberi pelajaran, biar tidak seenaknya lagi"


"Sudahlah Ka, itu gak penting, Ratu hanya butuh waktu saja untuk menerima kenyataan, rasa cintanya dengan Edward mungkin terlalu dalam"


"Hem, baiklah, aku menunggu di depan"

__ADS_1


Alena kini sudah melanjutkan tugasnya kembali, sebenarnya ada keinginan untuk bicara dari hati ke hati dengan Ratu agar semuanya tidak semakin berlarut-larut, bagaimana pun Ratu akan menjadi partner kerjanya dalam waktu yang lama


Setelah menyelesaikan tugasnya dan sudah menunjukkan pukul 2 siang, waktunya Alena untuk selesai bertugas dan menyusul ke tempat Edward, namun kali ini Alena mempunyai rencana lain untuk berbicara baik-baik dengan Ratu, setelah menelpon Edward untuk pamit, Alena langsung menghubungi Ratu untuk bertemu di sebuah Mall yang tidak jauh dari perusahaan Edward, dan Ratu pun setuju


"Katakan apa yang ingin kamu sampaikan Al, aku tidak ada waktu berlama-lama denganmu" ucap Ratu


"Aku minta maaf karena takdirku berjodoh dengan Edward membuatmu membenciku"


DEG


Ratu sangat terkejut mendengar permintaan maaf Alena


"Aku_"


"Aku tau dokter Ratu, Aku tau semua, aku tau perasaanmu sangat kuat untuk Edward, aku berterimakasih kau sudah mencintai dan menyayangi suamiku dengan tulus"


"Aku memang menyukainya, dan aku tidak bisa melihatnya denganmu, hatiku rasanya hancur"


"Rasaku dan rasamu sama untuk Edward, aku tidak akan membandingkan besar mana rasa diantara kita untuknya, jadi katakan apa yang bisa aku lakukan untuk tidak membuatmu sakit?"


"Apa maksud mu Alena?" Ucap Ratu bingung


"Apa kau benar-benar mencintai Edward?"


"Tentu saja"


"Kau ingin aku meninggalkan nya untuk bisa kau miliki?"


"Aku_"


Ratu terdiam dengan semu pertanyaan Alena, dalam hatinya dia sungguh tidak bisa memastikan apa Edward akan mencintai nya juga


"Kau sangat mengenal Edward dari dulu, bahkan sebelum dia bertemu denganku Ratu, sebesar apa Edward mencintaiku, aku yakin kamu sangat mengerti, kalau aku melepaskannya untukmu, apa kau yakin dia akan bahagia dengan mu?"


"Aku tidak tau Alena, aku bingung, aku menyukainya, aku hanya tidak rela melihat dia bersamamu"


"Baik, jadi kamu rela melihat Edward mati, asal dia tidak bersamaku, karena aku yakin saat aku meninggalkannya dia juga akan membunuh dirinya"


DEG


Ratu membelalakkan matanya sangat terkejut mendengar perkataan Alena, setelah itu dia tertunduk dan menangis


Bersambung


Jangan lupa mampir di karya terbaruku "SAHABATKU KEKASIHKU", mohon dukungannya ya


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2