
Hai gaes..
Aku persembahkan sekilas tentang Kirana, barangkali ada yang sudah kangen ya..
Seorang model papan atas, yang sudah terkenal dengan segudang prestasinya, dialah Kirana.
Dengan kehidupan yang lebih mandiri, kini Kirana sudah berada di Apartemen sendiri, keinginannya untuk berpindah tempat dari kediaman sang kakak yaitu Alena, rupanya sudah di mencapai kesepakatan bersama.
Semua aktivitas kerjanya membuat dirinya hampir tidak punya waktu lagi untuk sekedar bersantai, sungguh demikian Kirana sangat menikmatinya, tentu saja itu bukan tanpa suatu sebab, karena dia melakukannya karena tidak ingin pikirannya terisi oleh kenangan seseorang yang bernama Alfaro Rich Eagle.
Kenangan buruk tentangnya saat di Paris membuatnya terkadang menangis, diantara kebimbangan apakah dirinya sudah ternoda atau tidak, Kirana sungguh tidak mengerti.
Suatu pagi yang cerah di sebuah taman kota tampak begitu ramai orang berlalu lalang hanya untuk sekedar nongkrong mau pun berolah raga, dan disinilah saat ini Kirana berada, duduk bersantai setelah melakukan joging.
"Apa yang kau pikirkan Kiran?" Ucap seseorang yang mengagetkannya dari belakang tempat duduknya.
"Kak Kai, ada disini juga?"
__ADS_1
"Hem, aku bersama dengan ketiga bocah kembar kesayanganmu, mereka sedang berlari"
"Apa, benarkah kak, wah, aku kangen sekali dan berharap segera ketemu dengan mereka kak Kai"
"Sebentar lagi mereka akan sampai sini, kau sendiri kenapa melamun disini hem?" Tanya kaisar sambil merangkul adik satu-satunya.
"Nggak kak, aku hanya istirahat saja disini, tadi habis lari, capek"
"Lalu kenapa kamu tidak melanjutkan kariermu di Paris, apa disana ada sesuatu yang membuatmu berhenti untuk berjuang?"
"Kak Kai ini ngomong apa sih, aku lebih suka di Indonesia, suasana lebih nyaman, persaingan di sini juga tidak terlalu ekstrim, beda dengan disana kak, mereka melakukan segala cara yang menjijikan untuk mencapai tujuannya"
"Kak Kai, bisa kita ngomong yang lain, aku ingin bersantai di hari libur ini, jangan menambah beban ku dengan pertanyaan mu kak"
Kausar tersenyum lalu sambil mengacak-acak rambut adik tercintanya, dan tak lama kemudian datanglah ketiga bocah kembar yang langsung berlari dan berebut memeluk Kirana.
Sontak suasana menjadi ramai dan kisruh, banyak orang yang melihat kelakuan ketiga bocah kembar itu sambil tersenyum dan terpesona, pasalnya wajah ketiga bocah itu mampu menyihir semua mata yang memandangnya.
__ADS_1
"Aunty jahat, jarang kerumah lagi, kita jadi gak bisa tiap hari ketemu" ucap Ailin manja.
"Iya, kenapa sih Aunty harus pindah rumah, enakan sama kita, rame, dan jadi banyak cewek-cewek cantik temannya Aunty sering datang kerumah, pemandangan yang sangat indah, hem"sahut Evan
Tak
Tangan kakaknya Ethan langsung menjitak kepala Evan.
"Aduh kak, sakit!" Teriak Evan sambil menggosok kepalanya.
"Mangkanya, masih kecil gak usah genit, aku lapor ke mommy baru tau rasa kau, dasar" jawab Ethan.
Dan semuanya langsung tertawa melihat pertengkaran kedua bocah laki-laki itu, Kaisar sampai di buat geleng-geleng kepala dengan tingkah Evan yang mengingatkannya akan Alfaro.
Merekapun akhirnya melanjutkan aktifitasnya dengan berjalan kaki sambil sesekali tertawa di tengah obrolan serunya bersama dengan Kirana, terkadang Kaisar membelikan jajanan di pinggir jalan dan sangat disukai oleh si kembar.
Kirana mengabadikan kebersamaan di pagi yang cerah ini, dengan menjepret beberapa kali gambar mereka semua dengan handphone nya, lalu segera mengirimkan ke orang tua mereka, siapa lagi kalau bukan Edward dan Alena.
__ADS_1
**
Semoga sedikit persembahan ini bisa mengobati rasa kangen para pembaca akan karyaku ini, dan tiba saatnya nanti Author ingin menuliskan kisah Kirana dan Alfaro setelah menyelesaikan Novel terbaru Author "AKULAH WANITAMU" Mohon dukungannya.