
Pangeran Kenan masuk dan menghadap ayahnya untuk menceritakan semua kejadian yang menimpa Kaisar dan juga dirinya, ayah Kenan yang tak lain adalah ketua Klan Kegelapan yang bernama Rangga terkejut mendengar keterlibatan Kaisar dengan keluarga Nugraha
"Lalu, bagaimana keadaan Kaisar sekarang Kenan?"
"Aku sedang berusaha untuk membatu menyembuhkan lukanya yah"
"Hem, bagaimana bisa kalian terlibat dengan Klan Nugraha, apa kau tau itu sangat berbahaya, mereka bukan orang sembarangan"
"Aku tau yah, tapi semua sudah terjadi"
"Dan kita harus menghadapinya, laporkan padaku kalau Kaisar sudah lebih baik lagi, aku ingin melihat semua kejadian darinya lewat penerawangan ku"
"Baik"
Kenan segera pergi dan beristirahat
Sedangkan Rangga sang ketua klan hitam masih duduk termenung dan terlihat raut kekhawatiran dari wajahnya
"Bagaiman kekuatan klan Nugraha sekarang ini, apa mereka terus meningkatkan ilmu tenaga dalamnya?" Batin Rangga sambil menarik nafas panjang
Sebuah hunian megah yang dikelilingi banyak rumah-rumah kecil disekitarnya, berada di sebuah pulau yang tersembunyi, dijaga ketat oleh para pasukan dan disinilah markas kelompok klan hitam Melakukan semua aktifitasnya
Disalah satu rumah yang lumayan besar di pulau itu, Kirana sedang berada di samping kakaknya yang sedang terluka, bayangan wajah Edward masih terlihat jelas dalam ingatannya
"Benar-benar laki-laki yang sangat berkarisma, kekuatannya juga langka dan luar biasa, aku sangat mengaguminya, seandainya saja dia bisa masuk ke klan hitam, pasti kekuatan pasukan ini akan lebih hebat lagi" batin Kirana
Sementara itu sang ketua klan hitam berjalan masuk ke dalam kediaman Kaisar untuk melihat keadaan murid kesayangannya, Kirana terkejut melihat kedatangan sang ketua dan berdiri menyambutnya
"Silahkan duduk master, maaf saya tidak menyambut kedatangan anda"
"Sudahlah, aku hanya ingin melihat keadaan Kaisar"
Sang ketua duduk di sebelah Kaisar yang masih belum tersadar, melihat keadaan Kaisar sang ketua pengerat kan rahang dan menahan Emosi nya melihat apa yang sudah dilakukan keluarga Nugraha terhadap murid kesayangannya
"Ini tidak bisa diterima, kita harus memberi pelajaran kepada mereka"
Kirana yang mendengar itu terkejut dan hanya menunduk patuh, sementara sang ketua menyalurkan tenaga dalamnya untuk membantu proses kesembuhan Kaisar, benar saja, kaisar langsung menggerakkan tangannya dan membuka matanya pelan
"Kak, kau sudah sadar?"
Kaisar masih terdiam dan terkejut melihat kedatangan ketua klan hitam yang sedang duduk disampingnya
"Jangan bergerak dan bicara dulu, simpanlah tenaga mu Kaisar" ucap sang ketua
Kaisar hanya terdiam dan kemudian memejamkan matanya kembali, sang ketua berdiri dan hendak melangkah pergi
"Beritahu aku kalau dia sudah bangun dan membaik"
"Baik Master"
Keesokan harinya terlihat kaisar sudah bisa duduk dan berjalan pelan menuju ke meja makan, Kirana terkejut melihat kakaknya sudah menunggu untuk sarapan
"Kak, kau sudah bisa berjalan?"
"Tentu saja, kekuatan tenaga dalam Master sangat hebat, kini tubuh dan tenagaku mulai pulih kembali"
__ADS_1
"Aku akan melaporkan hal ini setelah kita sarapan"
"Tidak perlu, aku akan menghadap master sendiri"
"Baik, aku temani"
Setelah keduanya menyelesaikan sarapan paginya, segera bergegas menemui sang ketua di kediamannya, Kaisar di papah oleh Kirana karena keadaan tubuhnya belum pulih sepenuhnya, Kenan yang melihat kedatangan mereka segera ikut membantu
"Jadi Kau sudah lebih baik Kei?"
"Begitulah pengeran Kenan, berkat pertolongan master"
"Hem, aku akan memanggil ayahku"
Tak berapa lama Kenan dan sang ketua datang dan duduk di depan Kaisar, sementara Kenan beranjak dan mendekat ke Kirana untuk duduk disampingnya, terlihat sang ketua berbicara sejenak dengan Kaisar kemudian memegang kepala kaisar dengan kedua tangannya
"Apa yang di lakukan master pangeran Kenan?" Tanya Kirana
"Ayah berusaha mengetahui kejadian yang menimpa kita waktu itu lewat penerawangan pikiran Kaisar"
"Oh, hebat sekali ya"
Kenan dan Kirana masih terdiam dan mengamati apa yang dilakukan sang Ketua dan Kaisar
Sang ketua terlihat sangat terkejut dengan hasil penerawangannya, ada kekuatan yang Dahsyat dapat dia lihat saat ada Alena dalam penglihatannya, sang ketua segera melepaskan tangannya dan menatap tajam ke arah Kaisar
"Siapa Wanita itu, apa dia keturunan Klan Keluarga Nugraha?" Tanya Sang ketua
"Maksud Master, wanita yang ingin aku miliki?"
"Maksudnya?"
"Kalau penglihatan ku tidak salah, wanita itu sedang mengandung calon-calon bocah yang kekuatannya luar biasa"
"Apa!"
Ucap Kaisar sangat terkejut mendengar penjelasan dari Sang Ketua
Begitu juga dengan Kenan dan Kirana yang sama kagetnya saat mendengar bahwa wanita yang di inginkan Kaisar sedang mengandung bayi yang kekuatannya luar biasa
"Aku menginginkan wanita itu hidup-hidup, tangkap dan bawa kesini segera, aku menugaskan misi ini padamu Kenan"
"Tapi ayah, dia_"
"Aku tau Kaisar sangat menginginkannya, jadi jangan sampai dia terluka"
"Baiklah"
"Ingat aku sangat menginginkan wanita ini, dengan memilikinya sampai dia melahirkan bocah-bocah itu, aku akan membimbing mereka masuk ke dalam Klan Kekuatan Hitam kita, bisa kau bayangkan bukan, bagaimana Klan kita akan menguasai dunia" ucap Sang Ketua
"Aku tau tujuanmu ayah, dan aku akan melaksanakan titahmu"
"Dan kau Kaisar, keinginanmu untuk memiliki wanita itu akan segera terkabul, kau bisa memilikinya dan menjadi pasangan hidup wanita ini, anak-anak nya juga butuh sosok seorang ayah nantinya"
"Iya Master aku mengerti, hanya saja, Alena juga mempunyai kekuatan yang lumayan untuk melawan saat dirinya merasa terancam, saya hanya khawatir nantinya dia akan terluka"
__ADS_1
"Kita lihat saja nanti" ucap Sang ketua
Kaisar merasakan kekhawatiran akan keselamatan Alena, dia sangat tau wanita itu akan berusaha melawan saat bahaya sedang mengancamnya
"Pangeran Kenan, aku akan ikut misi mu, jadi tunggulah beberapa hari sampai aku pulih kembali" ucap Kaisar
"Tidak perlu, kau pulihkan saja tenaga dalam dan luka di tubuhmu, biar Kenan dan aku yang menyelesaikan ini semua" ucap Sang Ketua tak terbantahkan
Semuanya terdiam saat Sang Ketua akhirnya meninggalkan ruangan, kini hanya tinggal Kaisar yang terdiam mengkhawatirkan Alena, begitu juga Kenan yang tidak kuasa untuk menolak perintah Ayahnya, apalagi Kirana yang juga sangat takut terjadi sesuatu dengan kakaknya jika wanita yang dicintainya sampai terluka
*
Di sebuah kamar seorang Kyai sedang menunaikan Sholat malamnya, ketika sedang berdzikir tiba-tiba saja ada penglihatan yang membuat dirinya tersentak
"Alena"
Ucap kyai Rahmad pelan, sambil melanjutkan dzikir nya kembali
Pagi harinya Kyai Rahmad segera menghubungi Abraham untuk memberi kabar tentang kunjungannya ke Jakarta yang mungkin agak lama dan menetap di Mansion mereka
"Baiklah Ayah, kita sangat senang ayah berada dengan kami disini" ucap Abraham
"Perketat penjagaan Alena, ada bahaya besar sedang mengancamnya"
"Maksud Ayah?"
"Sudahlah, akan aku jelaskan nanti setiba di sana, aku bersiap dulu, dan akan berangkat hari ini"
"Baiklah Ayah, hati-hatilah di perjalanan, kami akan menjemput di bandara"
Setelah percakapan itu, Kyai Rahmad segera bersiap untuk terbang menuju ke Jakarta
Sementara itu Jasmine yang sedang duduk di sebelah Abraham mendengar semua percakapan ayah dan suaminya merasa sangat cemas dengan keadaan Alena
"Ada apa sayang?" Tanya Jasmine
"Ayah memberi perintah untuk memperketat pengawalan Alena, aku khawatir ayah mendapatkan firasat yang buruk tentang putri kita"
"Ya Alloh, semoga Alena di jauhkan dari bahaya dan bukan penglihatan yang mengerikan terlihat oleh Ayah"
"Amin, semoga saja, ayah akan menetap di Mansion kita untuk beberapa lama, ayo kita bersiap ke bandara dan menjemputnya"
Abraham dan Jasmine segera bersiap dan menuju ke badara
Bersambung
Jangan lupa mampir di karya terbaruku "SAHABATKU KEKASIHKU", mohon dukungannya ya)
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN
HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE
__ADS_1