Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 257


__ADS_3

Terdengar suara ledakan hebat dari dalam Mansion, semua yang sedang menunggu di luar sangat terkejut dan dengan cepat mengambil jarak mundur, semua cemas dan tegang


Alex bahkan bersiap menerjang kobaran Api untuk menyelamatkan Edward dan yang lainya, Alena dan ketiga anaknya saling berpelukan menguatkan hati melihat apa yang terjadi


"Mom, mana Daddy dan yang lainya?" Tanya Ailina cemas dan masih dalam pelukan Mommy nya


"Tenanglah, tidak akan terjadi apa-apa sayang" ucap Alena menenangkan ketiga anaknya


Janeta dan Natasya yang baru saja tersadar terkejut dan saling berpelukan sambil menahan nafas saat melihat Mansion milik kakaknya meledak dan porak poranda


"Apa yang terjadi Janet?"


"Semua sudah berakhir Natasya"


"Bagaimana dengan Kak Nickel?"


"Entahlah"


Pasukan dari kepolisian ikut terkejut dan bersiap melakukan tindakan penyelamatan


Dan kemudian tak berapa lama terlihat banyak pasukan Mafia dan anak buah Edward yang selamat berlarian keluar dari Mansion, disaat itu juga terlihat tiga sosok laki-laki yang melompat dari atas gedung mansion menuju ke bawah dengan cepat, mereka adalah Edward, Kaisar dan Raka


Alex langsung bernafas dengan lega, begitu juga dengan Alena dan ketiga buah hatinya yang sudah melebarkan senyumnya, sedangkan Natasya dan Janeta segera berlari dan menghampiri Nickel dengan keadaan yang sangat mengenaskan


Kaisar melangkah mendekati ketiga bocah kembar kesayangannya


"Kalian baik-baik saja?" Tanya kaisar


"Kami baik, papa Kai juga kan?" Jawab Ailina sambil tersenyum


"Hem, papa Kai baik, apa mereka menyakitimu gadis kecilku?" Ucap Kaisar


"Tentu saja tidak Pa, aku gadis kecil yang sangat kuat" jawab Ailina menggemaskan


Kaisar langsung memeluk ketiganya dan mencium mereka satu persatu


Sedangkan Raka tersenyum bahagia melihat ketiga bocah itu tertawa bahagia sambil memeluk Kaisar


"Apa kalian tadi ikut bertarung?" Tanya Raka


"Iya papa Raka, kita bertarung dan mengalahkan mereka" jawab Ethan bangga


"Bagus, kalian memang hebat" ucap Raka


"Papa Raka juga, aku suka melihat aksi papa meledakkan semuanya, itu keren!" Teriak Evan

__ADS_1


"Dan kau Evan, punya hutang penjelasan dengan Daddy" ucap Edward menyela


"Iya Dad, sorry" ucap Evan menunduk dengan wajah cemasnya


"Kalian berdua juga, kenapa ikut merahasiakan kekuatan Evan, jadi kalian harus ikut bertanggung jawab nanti" sahut Edward kembali


"Iya Dad" ucap Ailina dan Ethan ikut menunduk tak kalah cemas dengan Evan


"Gimana ini kak, kita bisa dihukum berat sama Daddy karena udah gak jujur sama mereka" ucap lirih Ailina


"Sstt, diam, nanti kita bahas di kamar saja" jawab Ethan yang kini berjalan mendekati Evan


"Sudah jangan cemas gitu, nanti kita tanggung bareng-bareng, kita emang salah" ucap Ethan menenangkan Evan


Edward melangkah mendekati Alena dengan tersenyum dan memeluk istrinya erat kemudian hendak mencium bibirnya


"Jangan ada adegan dewasa, ada anak-anak disini, kendalikan dirimu Edward, Dasar!" Ucap Alex kesal sendiri


Edward langsung menggagalkan aksinya lalu memanggil anak-anaknya dan memeluk mereka dengan erat dan sedikit lama


"Maafkan Daddy, sudah membuat kalian dalam situasi yang berbahaya"


Ketiganya hanya tersenyum dan membalas memeluk Daddy-nya dengan erat, yang lain ikut terharu menyaksikannya


Alena berjalan mendekati Janeta dan Natasya yang masih meneteskan air mata melihat keadaan Nickel yang mengenaskan, tanpa sadar Janeta mengatakan sesuatu yang membuat Natasya dan Alena sangat terkejut


Alena terkesiap dan merasa tidak tega melihat keadaan Janeta yang ternyata tengah hamil dari hubungannya dengan Nickel Hodmer


"Kalian minggir lah, aku akan membantu" ucap Alena dengan sigap segera mendekati Nickel dan segera menempelkan telapak tangannya ke beberapa luka yang tampak parah


Mengetahui apa yang dilakukan Alena, Edward merasa tidak terima dan menghentikan Alena dengan paksa


"Hentikan Bee, apa yang kau lakukan, jangan membantu baji*ngan ini, dia hampir membunuh Ailina dan juga berbuat kurang ajar padamu!" Ucap Edward hampir saja memutuskan tenaga dalam Alena dengan paksa


"Jangan berani lakukan itu Edward!" Ucap Alex segera menepis tangan Edward dengan keras


"Kenapa kau ikut membela penjahat ini Lex!" Bentak Edward tidak terima


"Tunggu dulu, jangan berbuat gegabah, memutuskan kekuatan Alena dengan paksa bisa melukai istrimu juga, Alena melakukan semua itu pasti ada alasannya, tenanglah dulu" ucap Alex memperingatkan


Alena masih melanjutkan pertolongan nya, hingga kemudian diapun menyerah


"Luka dalamnya cukup Parah, aku bisa menyelamatkan nyawanya, tapi dia tetap akan lumpuh, bahkan susah untuk berbicara" ucap Alena


"Kalau begitu tidak usah di lanjutkan lagi Al, semuanya akan percuma" ucap Alex

__ADS_1


Dan tak lama Ambulan pun datang, orang-orang yang terluka parah segera di bawa kerumah sakit terdekat, begitu juga dengan Nickel yang di bawa serta bersama dengan Natasya dan Janeta


Alena tersenyum ke arah Edward yang masih dengan muka marahnya, perlahan memeluk suaminya dan membisikkan sesuatu


"Maaf, aku hanya ingin mempertemukan ayah dari bayi yang dikandung Janeta, apa kau tega melihat mereka honey?"


"Apa!, Jadi mereka_?" Ucap Edward tertahan dan langsung membalas pelukan istrinya dengan erat


"Maafkan Aku Bee" ucap Edward lirih


Semua kini telah berkumpul dan kembali dengan perasaan yang bahagia, Edward bersama dengan Alex dan keluarganya segera menuju ke tempat tinggalnya, begitu juga dengan Kaisar, Daniel dan Raka


*


Di tempat lain, Ambar masih dalam pelukan Anggel sambil tak hentinya mendoakan keselamatan Ailina, begitu juga dengan Ratu dan Delia yang bolak balik memeriksa handphone berharap segera mendapat kabar dari suaminya masing-masing


Hingga tak berapa lama kemudian terdengar suara bel dari pintu Apartemen Anggel


Anggel segera beranjak dari duduknya berjalan kearah pintu dan membukanya pelan, tampak senyuman lebar dari suaminya yang menandakan itu suatu kabar bahagia


"Yang!" Teriak Anggel dan langsung memeluk suaminya dengan Erat sambil menangis


"Sudah, jangan menangis yang, semuanya sudah selesai dengan baik" ucap Raka sambil menggosok lembut punggung istrinya agar bisa lebih tenang


"Kalian mau sampai kapan di tengah pintu gini, aku juga pengen masuk menjemput istriku" ucap Daniel jengah


"Minggir lah Ka, aku juga sudah kangen dengan Ratu ku" ucap Kaisar kesal


"Eh maaf-maaf, masuklah" ucap Raka sambil tersenyum aneh dan segera menyingkir dari pintu masuk


Delia langsung berlari dan memeluk suaminya saat tau Daniel sudah ada di depan mata, begitu juga dengan Kaisar yang juga mendapatkan pelukan hangat dari istri tercintanya


Kemudian mereka semua duduk dan berbincang menceritakan semua kejadian itu hingga pada puncaknya semua bisa terselamatkan tanpa terluka sedikitpun, Anggel mengucap syukur sambil memeluk Ambar mendengar Ailina dan Alena dalam keadaan sehat-sehat saja


Hari semakin malam dan akhirnya mereka semua pulang ke kediaman masing-masing dengan hati yang lega


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI


Jangan lupa Dukung Author dengan


LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2