Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 52


__ADS_3

Sementara Delia dan Amaya mengikuti dengan penasaran


"Kak, ini beneran Alena melawan pak Alex?" tanya Amaya pelan dan khawatir


"Tau deh, gawat ini Am, bisa bonyok itu si Alena di hajar sama kakak nya" jawab Delia panik


"Ini keluarga milyarder hobinya aneh-aneh ya kak, suka gebuk-gebukan gitu, ngeri aku kak Del"


"Aku juga heran, biasanya orang kayak mereka ini sukanya traveling, belanja barang-barang branded, kumpul-kumpul Arisan mobil mewah, lah ini main adu jotos"


Keduanya tertawa pelan dan terus mengikuti pertandingan di depannya, hati Amaya dan Delia beberapa kali berdenyut khawatir saat beberapa kali Alena mendapat tendangan dari Alex, Edward yang masih tidak mengalihkan pandangannya dari Alena juga sempat khawatir dengan keadaan Alena, sementara Reyna tentu saja masih bisa menangkis serangan suaminya walaupun sempat keteteran


"Kalian ini kenapa, honey perhatikan gerakan mu, mangkanya jangan malas berlatih, dan kau Alena benar-benar payah" ucap Alex yang kemudian melakukan gerakan dan serangan lagi, kali ini Alex sepertinya benar-benar menggunakan tenaga dalamnya untuk menyerang Reyna, dengan cepat Reyna melompat ke sana kemari menghindar dan sesekali mengeluarkan kilatan cahaya untuk menyerang suaminya


"Ini gila kak, mereka itu punya kekuatan apa sih, lihat kak Reyna gerakannya makin cepat, di tangganya bisa mengeluarkan kilatan cahaya saat menyerang pak Alex" ucap Amaya kagum dan terkejut


"Apalagi pak Alex, lihat Am, gerakannya sangat tenang ,tatapan matanya sangat tajam, semua serangan dari istrinya dan Alena bisa di tepisnya, macho banget Am, gila!" Sahut Delia heboh dan kepo tapi tetap di rem karena di samping Amaya ada Jasmine


Hingga disaat Alex menyerang Reyna seakan dengan kekuatan penuh, dan tentu saja tenaga dalam Istrinya lama-lama tidak kuat menahan tenaga dalam Alex, hingga menghantam tubuh Reyna dan tanpa sengaja serangan tenaga dalam Reyna bergeser akan mengenai tubuh Alena


Edward yang menyadari hal itu langsung melompat dengan cepat, menarik tubuh Reyna dan menghentikan tenaga dalam Reyna yang hampir mengenai tubuh Alena, Reyna akhirnya terhindar dari serangan Alex, Alena pun terhindar dari hantaman tenaga dalam Reyna


Namun Dimata Alena apa yang dilakukan Edward sepertinya hanya untuk menyelamatkan Reyna saja, bukan dirinya


"Dasar brengs*k, kau bahkan menolong kak Reyna tanpa memperdulikan ku, di depan semua orang" batin Alena sambil menatap Edward dengan tajam


"Kau tidak apa-apa Rey?" tanya Edward


"Tenang, aku tidak selemah yang kau pikir Ed" ucap Reyna

__ADS_1


"Kau baik-baik saja honey?" Ucap Alex sambil tersenyum menghampiri Reyna yang juga tersenyum ke arahnya


"Tentu saja honey, kau pikir bisa melukaiku hem?" jawab Reyna dan segera ditarik ke dalam pelukan Alex suaminya


"Kau hampir membuat Reyna dan Alena celaka Lex, apalagi Alena, tenaga dalamnya tidak sebanding dengan kita, dia juga tidak pernah melatihnya, apa kau sadar hal itu?" ucap Edward


"Tenanglah, kami juga menyayangi Alena seperti mu, jadi jangan kuatir dengan keadaan istrimu ok" ucap Alex sambil menepuk pundak Edward


Sementara itu Kyai Rahmat, Abraham dan Jasmine malah tersenyum melihat insiden di depan matanya yang terlihat sangat membahayakan Reyna dan Alena


Delia dan Amaya yang hampir pingsan langsung di buat bingung dengan ekspresi keluarga Alena yang tampak biasa saja, bahkan tersenyum senang


"Ya Alloh, ini keluarga macam apa sih Am, malah senyum gitu melihat Alena dan dan Kak Reyna hampir celaka, jantungku aja rasanya mau copot ini, saking paniknya" ucap Delia


"Tau deh kak, haduh, sudah deh cukup, aku gak mau lihat latihan mereka lagi, bisa rontok jantungku, itu Alena kok malah masuk ke Vila kak, ayok kita lihat keadaan tu bocah, apalagi beberapa kali kena tendang pak Alex tu" sahut Amaya


Kemudian mereka berdua langsung ikut masuk mencari Alena


"Apa kakek, mommy, dan Daddy melihatnya?" ucap Alex sambil tersenyum dan merangkul Reyna duduk disampingnya


"Edward menarikku bukan untuk menolongku mom, tapi menolong Alena, Edward tau serangan Alex tidak mungkin membayakanku karena aku jelas masih bisa menahannya ,tapi serangan tidak sengaja dari ku yang berbelok ke Alena akan sangat bisa melukai Alena" sahut Reyna menjelaskan


"Untuk itu Edward menarik tubuh Reyna, dan mematahkan serangan tenaga dalam Reyna yang tidak sengaja berbelok ke Alena, itu juga cara tercepat untuk mencegah agar Alena tidak sampai terluka" lanjut Alex menjelaskan


"Apa mommy, Dady dan kakek masih tidak yakin sebenarnya sudah ada cinta di hati mereka?" Tanya Reyna


"Aku mengerti maksudmu honey, kami sudah merencanakan hal ini semalam Dad, sekalian untuk membuktikan, apakah insting seorang Alex masih tidak bisa diremehkan" ucap Alex sambil tersenyum ke arah kakek dan Dady nya


"Mommy sudah lega dan makin bahagia dengan Edward yang ada di samping Alena, aku yakin Edward bisa melindungi Alena kedepannya" ucap Jasmine

__ADS_1


"Tentu saja sayang, keluarga kita akan mempunyai bibit-bibit unggul dalam melahirkan keturunannya, Edward laki-laki yang sangat bertanggung jawab, pasti bisa bersabar dalam membimbing Alena yang kadang masih kekanak-kanakan" sahut Abraham


"Kakek juga mempunyai firasat baik dengan mereka berdua, kini kakek semakin yakin, Aku bangga dengan kalian semua, melindungi keluarga bukan hanya dari fisik saja, tapi hati kalian harus saling memberikan kekuatan dan kepercayaan, semoga keluarga Nugraha akan tetap kuat dalam menghadapi cobaan-cobaan hidup yang ada di dunia, tetaplah ingat kekuatan keluarga kita yang sebenarnya hanya dari dalam hati dan keimanan, harta benda dan kekayaan yang kita punya hanya titipan saja, jangan sampai kita terperdaya dan lupa dengan sang PENCIPTA" kata kyai Rahmat memberi petuah kepada anak dan cucunya


semuanya tersenyum dan saling berpelukan, Kehadiran sang kakek kyai Rahmat memang selalu menjadi mood booster untuk menguatkan keimanan semua anggota keluarga Nugraha


Alena berjalan cepat menuju ke kamarnya, sementara Edward terus mengejarnya hingga di belakang Alena


"Al, hei, Al, tunggu!" ucap Edward sambil menarik tangan Alena yang membuat Alena menghentikan langkahnya ketika sudah sampai di depan pintu kamarnya


Alena berbalik menatap Edward tanpa sepatah katapun


"Kamu gak apa-apa?, Apa tubuhmu tidak ada yang terluka atau nyeri, tadi aku lihat Alex sempat melepaskan tendangan yang mengenai tubuhmu" ucap Edward


"Apa urusannya denganmu!"


BRAK


Alena langsung menutup pintu kamar dengan keras sampai Edward terkejut


"Ini bocah kenapa lagi, ditanya baik-baik malah banting pintu, gak tau aku khawatir banget apa, dasar!" batin Edward kesal


Sementara itu Alena langsung masuk ke dalam kamar, melepaskan bajunya dan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri, Alena merendam dirinya dalam bathtub yang berisi air hangat di campur dengan aroma terapi, Alena memejamkan mata dan berusaha menenangkan dirinya, bahkan nyeri dan memar ditubuhnya tidak dirasakan lagi


Bersambung


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2