Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 255


__ADS_3

Alena segera mendekap Ailina, takut pecahan pintu ada yang terlempar dan mengarah ke anaknya, sementara itu Nickel dan anak buahnya terpecah menjadi dua kelompok untuk menghadapi dua kubu yang bersiap menghancurkan mereka


"Dady!" Teriak Ailina saat menoleh dan melihat ada Edward disana


"Kalian baik-baik saja!" Teriak Edward sambil melihat ke arah anak dan istrinya


"Kami baik-baik saja Honey!" Ucap Alena sambil tersenyum ke arah Edward


Sementara Nickel yang masih terkejut menghadapi kekuatan Alena dan Ailina, kini bertambah shock dengan kedatangan Edward, Kaisar, Raka dan beberapa orang di belakangnya


Ruangan Mansion sudah di penuhi lautan manusia, pasukan dari Nickel yang beratus jumlahnya tersebar di lantai satu dan dua bersiap menghadapi pasukan Edward dan Alena yang hanya segelintir orang saja


Janeta maju mendampingi Alena bersiap untuk bertarung, Ailina di suruh mundur oleh Alena untuk bergabung dengan Natasya di belakang


"Mom, aku ingin ikut membantu, kita cuma sedikit orang" ucap Ailina


"Ini berbahaya sayang, mundur lah, ingat, jangan gunakan kekuatanmu kalau tidak terpaksa, kau harus tetap menyembunyikan semuanya okey?"


"Baiklah Mom, hati-hati menghadapi mereka" ucap Ailina kini Mendur dan mengajak Natasya untuk mencari tempat yang aman sebelum bisa keluar dari sana


Pertarungan pun terjadi Alena berusaha melompat dan menggiring mereka menjauh dari tempat Anaknya, tendangan dan suara tembakan semakin bising terdengar, Alena berhasil melumpuhkan beberapa orang dengan gerakannya yang sangat lincah dan di padukan dengan kekuatan tenaga dalamnya


Begitu juga dengan Edward, dia bergerak tenang dan penuh kekuatan, tangannya terangkat ke udara dan bergerak mengendalikan beberapa musuhnya hingga terkapar tak berdaya, pantang baginya untuk membunuh kalau tidak sangat terpaksa tapi kekuatannya bisa membuat musuhnya jatuh tak berdaya


Sementara Kaisar juga melakukan tugasnya dengan sigap, gerakannya di selimuti awan hitam yang menyerang musuh-musuhnya hingga terjungkal dan tidak bangun lagi, gerakanya juga cepat dan kuat untuk melumpuhkan musuh-musuhnya


Begitu halnya dengan Raka, ilmu bela dirinya tidak bisa dianggap remeh walaupun tanpa kekuatan tenaga dalam, beberapa senjata canggih mampu membuatnya dengan mudah menghajar musuh-musuhnya hingga terluka parah


Sementara itu di luar terlihat Alex sedang mengawasi keadaan bersama dengan Ethan dan Evan


"Pa, aku bosan disini, kenapa gak ikut bertarung saja di dalam?" Tanya Ethan


"Kalian masih kecil, jangan terlalu banyak melihat aksi kekerasan, sebaiknya kita mencari Ailina dan membawanya keluar dari tempat ini"


"Setuju!, Aku yang masuk ya pa?" Ucap Evan


"Kenapa harus kamu, biar papa Alex saja"


"Biarkan Evan saja pa, dia akan menunjukkan kekuatan tenaga dalam yang dimilikinya, bukan begitu Evan?"


"Tentu saja, saatnya aku beraksi" jawab Evan


"Tunggu-tunggu, apa maksud kalian berdua, jangan buat papa Alex penasaran" ucap Alex mulai curiga dengan kedua keponakannya


Evan dan Ethan hanya tersenyum dan kemudian Evan segera menunjukkan kekuatan teleportasi nya, di tatapnya mata Alex yang menatapnya lekat hingga kemudian Evan menghilang tepat di hadapan Alex


"Astagfirullah, apa yang terjadi Ethan?" Tanya Alex sangat terkejut melihat apa yang bisa di lakukan oleh Evan


"Tenanglah Pa, kita sebentar lagi akan melihat Evan kembali"


"Dia melakukan teleportasi?" Tanya Alex masih tak percaya, karena kekuatan itu selama ini hanya kakeknya sang Kyai Rahmad yang bisa melakukannya

__ADS_1


Ethan mengangguk sambil tersenyum kearah Alex


"Sejak kapan Evan mempunyai kekuatan itu, apa orang tua kalian sudah tau?" Tanya Alex merasa heran karena baik Edward ataupun Alena tidak pernah menceritakannya


"Tidak ada yang tau kecuali kita bertiga pa, kami merahasiakannya, Evan yang meminta kami untuk tidak menceritakan kepada siapapun karena belum sempurna menguasainya"


"Maksudnya?"


"Evan hanya bisa membawa satu orang saja bersamanya saat melakukan Teleportasi, dia terus melatih kekuatanya untuk bisa lebih hebat lagi"


"APA!, dia bahkan bisa membawa seseorang bersamanya?" Ucap Alex


Belum selesai Alex dengan keterkejutan cerita Ethan, tiba-tiba saja dia di kejutkan lagi dengan kemunculan Evan yang sudah membawa Ailin bersamanya


"Ya Alloh ya Rob, kalian baik-baik saja?" Ucap Alex merasa shock


Huek! huek!


Ailina berlari sedikit menjauh dan memuntahkan isi perutnya karena efek teleportasi yang dilakukan Evan dan membuat kepalanya pusing dan perutnya mual


"Sorry Ailin, hehe" ucap Evan


"Kak Ev, jangan terlalu cepat, aku jadi pusing ini!" Teriak Ailina protes dengan kelakuan kakaknya yang membuat dirinya muntah


"Iya maaf, maklum dong, aku kan masih tahap belajar ni" ucap Evan


"Sudah-sudah, kamu sudah baikan Ailin?" Ucap Ethan sambil menggosok lembut punggung Ailina


"Siap!" Evan segera menghilang kembali


Sementara di dalam tempat itu Alena masih terus melakukan pertarungan dan kini sudah bisa bersanding dengan suaminya


"Kau baik-baik saja Bee?"


"Tentu saja Honey!"


"Dimana Ailina?" Tanya Edward


"Itu ada di _" Alena terkejut saat melihat ke atas dan hanya mendapati Natasya saja yang berada di sana


"Oh sial, dimana Ailina, aku tidak melihatnya, aku ke atas lagi Honey!" Teriak Alena dan berloncatan menuju ke arah Natasya


Edward merasa khawatir dan segera menyusul Alena, sementara Kaisar dan Raka terus berkonsentrasi menghadapi musuh-musuhnya


"Nat, kamu kenapa, dimana Ailina?" Tanya Alena yang makin cemas melihat Natasya tampak shock dan bingung


"Dia, di bawa_ , menghilang_ , Ailina_"


"Hei Nat, yang jelas ngomongnya, Ailina menghilang di bawa siapa?" Tanya Alena


"Itu_ , dia_ , di bawa_ ,"

__ADS_1


"Ya Alloh Natasya, tenangkan dirimu, dibawa siapa, Nickel?"


"Bu bukan" jawab Natasya tampak bingung dan ketakutan


"Lalu siapa?" Tanya Ailina makin panik


"Ada apa Bee, kemana Ailina?" Ucap Edward


"Entahlah, aku bingung dengan penjelasan Natasya, dia tampak shock dan ketakutan" jawab Alena


Namun tiba-tiba saja Natasya menjerit sekuatnya di barengi dengan kemunculan Evan di sampingnya


Alena dan Edward ter lonjak ke belakang saking kagetnya melihat kemunculan Evan yang tiba-tiba saja ada di sana dan membuat keduanya melongo tak percaya


"Jangan bawa aku Jin, setan..Ampun..!" Teriak Natasya


"Hehe, sorry Mom, aku jelaskan nanti" ucap Evan yang kemudian mencekal lengan Natasya dan keduanya lenyap seketika


Edward dan Alena langsung saling menatap dan serasa ikut shock melihat kenyataan yang ada di depan matanya


"Teleportasi?" Ucap keduanya bersamaan


Serangan peluru hampir saja mengenai tubuh Edward dan Alena, beruntung Raka segera mematahkan serangan itu dengan tamengnya


"Kalian ini kenapa, jangan bertatapan dan bermesraan di saat genting seperti ini, Dasar!" Teriak Raka


"Eh iya iya sorry Ka" ucap Alena


Keduanya saling melempar senyum, kini kembali bersama Raka dan Kaisar menghadapi musuh-musuhnya


Natasya berhasil di bawa keluar oleh Evan dan tentu saja kali ini bukan hanya pusing dan mual, Natasya langsung pingsan, Alex segera membantunya kemudian membawanya ke mobil untuk di istirahat kan disana


"Bagus, saat ini semua sudah aman, kita tinggal tunggu saja disini, sebentar lagi semua akan selesai" ucap Alex santai


Namun tiba-tiba saja Alex dan ketiga bocah kembar itu terkejut dengan datangnya bantuan pasukan musuh yang kini sudah berada di halaman Mansion


"Saatnya kita beraksi, kalian bersiaplah!" Teriak Alex di sambut senyuman dari ketiga jagoan kecil


"KAMI SIAP !"


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI


Jangan lupa Dukung Author dengan


LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2