
Edward terkejut saat mendengar suara pintu kamar mandi di ketuk dengan keras oleh istrinya yang sempat memanggil namanya
"Ada apa Bee?!" Teriak Edward
"Honey, tolong!" Teriak Alena yang samar-samar terdengar oleh Edward
"Bee, Bee, Alena?!" Teriak Edward lagi, merasa ada yang aneh dengan istrinya, Edward langsung berlari keluar kamar mandi, saat membuka pintunya, Edward sangat terkejut mendapati Alena meringkuk di lantai sambil meringis kesakitan
"Bee, ada apa, apa yang terjadi?" Teriak Edward panik dengan keadaan Alena, hingga dia langsung membopong Alena kedalam pelukannya dan membawanya ke atas tempat tidur
Edward segera mengambil handphone dan menghubungi Kaisar
"Ada apa Ed?" Ucap Kaisar
"Cepat kesini Kai, terjadi sesuatu dengan Alena!" Teriak Edward
Kaisar yang baru saja terbangun dari tidurnya langsung membelalakkan mata terkejut dan sesaat kemudian berlari keluar menggedor kamar Kirana
Kaisar dan Kirana kini segera berlari menuju ke kamar Alena
Edward sangat terkejut merasakan tubuh Alena bergetar hebat, Edward memeluk istrinya erat hingga sesaat kemudian tubuh Alena tenang kembali
"Bee, kamu kenapa, apa yang kamu rasakan?" Tanya Edward bingung dan kemudian terkejut saat mendengar pintu kamarnya di ketuk
"Masuklah Kai!" Teriak Edward
Detik berikutnya muncullah Kirana dan Kaisar dari balik pintu dan langsung berhamburan mendekat ke Alena
"Apa yang terjadi dengan Alena Ed?" Tanya Kaisar panik melihat keadaan Alena
"Kak Al, ada apa?, Apa yang Kakak rasakan?" Tanya Kirana sambil menahan air matanya
"Panas honey, Kiran, aku tadi merasakan tubuhku seperti terbakar, sekarang perlahan menghilang lagi" ucap Alena
"Ya Alloh, kamu demam?" Ucap Edward sambil memeriksa kening Alena, namun Edward terheran karena dia tidak merasakan tubuh istrinya panas
"Aku tidak tau Honey, ini bukan demam, tapi tadi seperti terbakar api perlahan dan semakin panas"
"Sebelumnya kamu tadi mengalami ini?" Tanya Edward mulai curiga ada yang tidak beres dengan istrinya
"Iya, saat aku hampir terjatuh tadi waktu di ruang kerja kamu honey, rasanya sama dan menghilang saat kau menyentuh ku, ini tadi juga begitu" ucap Alena
"Oke, Bee, akan aku lepaskan lagi pelukanku dari tubuhmu, dan coba rasakan kembali" ucap Edward
Alena mengangguk, sesaat kemudian perlahan Edward melepaskan pelukannya, benar saja beberapa detik kemudian Alena mulai merasakan hawa panas ditubuhnya perlahan menjalar kembali, saat dirinya mulai panik Edward segera memeluk tubuh istrinya kembali, dan apa yang terjadi, Alena merasakan hawa panas itu sirna perlahan
"Ada apa dengan tubuhku honey, kenapa bisa seperti ini?" Tanya Alena cemas
"Sebaiknya kita besok periksa ke rumah sakit Bee, aku takut ada apa-apa denganmu dan anak kita" ucap Edward
Kirana segera menyentuh tangan Alena, dan kejadian aneh langsung terjadi di depan mata, Tubuh Kirana bergetar hebat sambil mengucapkan sebuah kata yang sulit di pahami, melihat hal itu dengan cepat Kaisar langsung menarik Kirana dan membentaknya
__ADS_1
"Berhenti Kiran!, Jangan gunakan mantra Aliran Hitam lagi!" Teriak Kaisar dan kemudian menampar Adiknya cukup keras
Kirana terpelanting hingga terjatuh duduk di lantai sambil menangis
Alena dan Edward sangat terkejut melihat apa yang sudah di lakukan Kaisar terhadap Kirana
"Kai, apa yang kau lakukan, Dia Kirana adik kandung mu!" Teriak Alena
"Jangan berani merapal kan lagi mantra itu Kiran, jangan sampai kita tersesat lagi, Alloh akan murka terhadap mu!"
"Tapi kak, aku bisa membalikkan tel*uh itu dengan cara yang aku lakukan, aku tidak bisa melihat kak Alena menderita!" ucap Kiran terisak
"Ada jalan yang lain, tidak harus menggunakan jalan kegelapan untuk melawan kekuatan ilmu hitam itu Kiran!" Bentak Kaisar
"Cukup!,Ada apa ini, Tel*uh?, ilmu hitam?, jelaskan padaku Kai!" Teriak Edward ikut Emosi
Kirana perlahan berdiri dan duduk di samping Alena
"Ada seseorang yang sudah mengirimkan Tel*uh kedalam tubuh kak Alena, aku bisa merasakannya kak" ucap Kirana pelan
"Kirana dulu pernah mempelajari ilmu hitam sejenis itu waktu masih berada di pulau , kemudian kami sudah berjanji untuk hijrah di jalan Alloh saat kalian membawa kami ke rumah ini" ucap Kaisar
Alena sangat terkejut mendengar penjelasan Kirana dan Kaisar
Kaisar menatap Kirana penuh penyesalan karena Sudah menamparnya dengan keras tadi, hingga perlahan Kirana di peluknya erat,
"Maafkan aku Kiran, aku sangat menyayangimu, kita harus menguatkan iman apapun yang terjadi, kau ingin kita nanti bersama berkumpul di surga bukan?"
"Iya kak, aku minta maaf, karena tidak berpikir panjang sebelum melakukan hal itu" ucap Kirana sambil menangis
"Lalu, apa tubuhku bisa membentengi ilmu itu hingga Alena bisa terhindar dari hawa panas saat berada dalam pelukanku?" Tanya Edward
"Aku tidak tau pasti pak Edward, tapi dari apa yang aku lihat tadi, untuk sementara sepertinya begitu" jawab Kirana
"Aku punya saran, sebaiknya kita menghubungi Kyai Rahmad kakek mu Al" ucap Kaisar
Baru saja Kaisar berbicara, tiba-tiba saja terdengar suara handphone Edward berdering, dilihatnya ternyata dari Alex
"Assalamualaikum, Lex" ucap Edward
"Waalaikumsalam, Alena baik-baik saja bukan?" Tanya Alex membuat Edward sempat terkejut
"Emm, ada sesuatu yang terjadi dengannya, tapi untuk saat ini Alena masih baik-baik saja" jawab Edward
"Baguslah, barusan kakek telpon, besok malam beliau akan datang kesana, mungkin kita semua akan ikut" kata Alex
"Benarkah, Alhamdulillah, aku senang sekali mendengar kabar ini, aku menunggu kedatangan kalian semua Lex" ucap Edward
"Bisa aku bicara dengan Alena?" Tanya Edward
Edward segera memberikan handphonenya ke Alena
__ADS_1
"Iya kak"
"Kau baik-baik saja Al?" Tanya Alex
"Iya kak, aku baik-baik saja"
"Kau harus kuat, ada seseorang yang sudah mengirimkan sesuatu di tubuhmu, aku dan kakek bisa merasakan hawa panas itu"
"Benarkah kak, aku juga merasakan ada yang aneh di tubuhku, rasanya seperti terbakar"
"Aku tau, bersabarlah, sering berdzikir dan membaca kitab suci Al, perkuat sholat mu dan untuk saat ini jangan jauh dari suamimu, kakek mengatakan kalau Edward bisa menetralkan kekuatan ilmu hitam itu"
"Benarkah kak?" Ucap Alena terkejut
"Lakukan apa yang kakak bilang, besok malam kakek sudah tiba disini dan kita akan menginap di rumahmu beberapa malam"
"Iya kak, aku senang sekali mendengar kabar ini"
"Istirahatlah, jangan jauh dari Edward, bisa aku bicara dengannya lagi?" Ucap Alex
"Iya kak, makasih"
"Hati-hatilah Al, aku sangat menyayangimu" ucap Alex
"Aku juga kak" ucap Alena kemudian menyerahkan handphone ke Suaminya
Alena terkejut saat melihat suaminya yang ternyata sudah menatap tak suka ke arah Alena yang berbincang hangat dengan Alex, Alena pun tertawa, Kaisar dan Kirana berusaha menahan senyumnya
"Iya Lex?" Ucap Edward
"Jaga Alena untukku, jangan sampai dia kenapa-napa, sesuai amanah kakek, kamu jangan pergi jauh darinya dulu, tubuhmu bisa menetralkan kekuatan ilmu hitam itu, apa kau mengerti?" Ucap Alex
"Aku tau Lex, Alena istriku, tentu aku akan menjaganya dengan nyawaku, gak usah kamu beri tahu!" Ucap Edward
"Hei, hentikan sifat konyol mu, dia itu adikku, gak usah lagi cemburu padaku, dasar!" Jawab Alex
"Alena itu istriku, kau juga jangan terlalu mesra dengannya, dasar kau ini!" Ucap Edward
Alena segera menarik tangan Edward dan memberi kode untuk tidak meneruskan perdebatan nya dengan Alex Kakaknya, kali ini Kaisar dan Kirana sudah tidak bisa menahan senyumnya, bahkan mereka sempat tertawa lirih sejenak
Bersambung
Author Akan UPDATE SETIAP HARI
Ikuti juga cerita "SAHABATKU KEKASIHKU" yang semakin seru
Jangan lupa Dukung Author dengan
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN
__ADS_1
HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE